Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BALIKPAPAN, KOMPAS.TV - Sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan terganggu dampak karhutla. Keterlambatan penerbangan bahkan mencapai tiga jam.

Akibat asap karhutla yang semakin pekat, sejumlah penerbangan langsung dari Balikpapan menuju Banjarmasin dan Pontianak dalam dua hingga tiga hari terakhir mengalami keterlambatan.

Kondisi ini dipengaruhi terbatasnya jarak pandang di bandara tujuan, terutama pada penerbangan pagi hari.

Sementara itu, jarak pandang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, saat ini masih memenuhi batas minimum operasional penerbangan.

Sementara itu di Kampar, Riau. Warga yang terpapar asap karhutla memilih bertahan di rumah yang berjarak 500 meter dari lokasi kebakaran.

Mereka menyiapkan alat kesehatan berupa nebulizer, tabung oksigen hingga obat-obatan di rumah.

Awalnya, keluarga ini berencana mengungsi karena sejumlah anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit paru.

Namun, akhirnya mereka memilih bertahan dan menyiapkan peralatan medis lengkap di rumah.

Baca Juga Update Kondisi Karhutla di Jambi Hingga Kasus Penanganan ISPA | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/687786/update-kondisi-karhutla-di-jambi-hingga-kasus-penanganan-ispa-kompas-malam

#karhutla #balikpapan #riau

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687788/dampak-karhutla-penerbangan-di-bandara-balikpapan-terganggu-hingga-3-jam-kompas-malam
Transkrip
00:00Sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman sepinggan Balikpapan terganggu dampak Karhutla.
00:07Keterlambatan penerbangan bahkan mencapai 3 jam.
00:12Akibat asap Karhutla yang semakin pekat, sejumlah penerbangan langsung dari Balikpapan menuju Banjarmasin dan Pontianak
00:19dalam 2 hingga 3 hari terakhir mengalami keterlambatan.
00:23Kondisi ini dipengaruhi terbatas dengan jarak pandang di Bandara Tujuan, terutama pada penerbangan pagi hari.
00:28Sementara itu jarak pandang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman sepinggan Balikpapan
00:33saat ini masih memenuhi batas minimum operasional penerbangan.
00:58Lagi-lagi karena memang kondisi cuaca yang ada di Pontianak.
01:05Sementara itu di Kampar Riau, warga yang terpapar asap Karhutla memilih bertahan di rumah yang berjarak 500 meter dari lokasi
01:13kebakaran.
01:14Mereka menyiapkan alat kesehatan berupa nebulizer, tabung oksigen hingga obat-obatan di rumah.
01:20Awalnya, keluarga ini berencana mengungsi karena sejumlah anggota keluarga yang memiliki rewayat penyakit paru.
01:26Namun akhirnya mereka memilih bertahan dan menyiapkan peralatan medis lengkap di rumah.
01:30Ini dia lewat di rumah saja, nanti tinggal hidupkan.
01:36Nah, kebakaran itu ya risiko pertama itu gejalanya kadang batu, itu kadang kalau sesak tiba-tiba.
01:45Tapi kalau misalnya ada penyakit komplikasi kayak mertua kan ada sakit paru, kadang ada sesak batu sering.
01:55Bisa diatasi di rumah, karena kan alat persen medis kan kami ada di rumah juga.
01:59Oh, medis sendiri ya?
02:00Ya, memang udah punya alat medis sendiri.

Dianjurkan