Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, mengungkapkan isi pertemuan dirinya dengan Presiden RI, Prabowo Subianto di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.

"Bahas kemenangan bola. Ya benar, cerita yang banyak mengenai bola kok. Kan senang kita menang," ujar Jokowi pada Kamis (8/10/2026).

"Berbicara mengenai bola, juga mengenai ekonomi dan politik," lanjutnya.

Jokowi juga mengungkapkan tidak ada pembicaraan mengenai putusan MK terkait ijazah Wapres Gibran.

Baca Juga KRONOLOGI PUTUSAN MK! Terkait Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Gibran di https://www.kompas.tv/nasional/694829/kronologi-putusan-mk-terkait-gugatan-syarat-pendidikan-wapres-gibran

#jokowi #prabowo #presidenprabowo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694833/full-jokowi-bocorkan-isi-pertemuan-dengan-presiden-prabowo-bicara-ijazah-wapres-gibran-politik
Transkrip
00:00Bicara mengenai bola, juga mengenai ekonomi dan politik.
00:05Itu kan juga dihadirkan sama saat MK, Pak, keputusan MK.
00:09Ya, itu wilayah yudikatif, yang ini kan wilayah eksekutif.
00:13Ya, Mas Gibran seperti apa, Pak?
00:16Ya, kita menghormati keputusan MK,
00:22serta tahapan-tahapan yang ada,
00:25termasuk di dalamnya pertimbangan hukum
00:28yang diberikan
00:30dan yang paling penting kita semua menghormati
00:36dari konstitusi yang kita miliki.
00:41Kemarin kan dalam putusannya MK menyatakan bahwa
00:43tidak ditemukan adanya ijazah atau setara SMA
00:46atau sederajatnya, Pak.
00:48Mungkin bisa dijelaskan, Pak?
00:51Di setiap negara itu memiliki sistem pendidikan
00:55yang berbeda-beda.
00:58Kalau kita ini tahapan dari bawah kan ada SD, SMP, SMA, S1,
01:05atau ada di sini juga diploma.
01:10Di luar juga ada sistem, sistemnya sendiri.
01:16Ada yang dari seperti kita, SD, SMP,
01:25kemudian secondary school, kemudian masuk ke universitas,
01:35tapi juga ada sistem yang lewat program pathway,
01:42kemudian baru masuk ke diploma dan S1-nya.
01:51Saya kira setiap negara sistemnya berbeda-beda.
01:59Dan yang paling penting,
02:07WAPRES ini sudah menyelesaikan S1.
02:12Kalau menyelesaikan S1 itu mesti akan sudah melewati tahapan sebelumnya.
02:17Kalau di sini kayak SMA-nya mesti akan sudah selesai.
02:20Kalau belum kan ya enggak bisa datar ke S1-nya.
02:36Di negara kita ada mekanisme demokrasi yang harus dilalui.
02:46Jadi ya silahkan ikuti mekanisme demokrasi yang tersedia,
02:53yang sesuai dengan konstitusi,
02:55yang sesuai dengan aturan hukum yang ada.
02:58Saya kira itu.
03:00Enggak ada masalah.
03:02Kalau terkait tanggapan,
03:03terkait Mas Gibran tidak bisa mengajuk ke pres maupun pilkada di 2029, Pak?
03:08Semuanya ada yang memiliki kewenangan untuk memutuskan itu.
03:17KPU, ada kita punya Bawaslu.
03:24Semuanya ada, semuanya ada mekanismenya.
03:26Dan semuanya ada lembaga yang memiliki kewenangan untuk itu.
03:41Pak, kemarin sempat bertemu Pak Prabowo, Pak.
03:45Mungkin di Kartanagara membahas apa?
03:48Membahas kemenangan bola.
03:51Ya benar cerita yang banyak mengenai bola kok.
03:55Kan senang kok kita menang.
03:58Di undang Pak Prabowo ya?
03:59Ya, berbicara mengenai bola,
04:03juga mengenai konomi dan politik.
04:06Itu kan juga di hadiah yang sama saat MK Pak,
04:09keputusan MK.
04:09Ya, itu wilayah yudikatif ya.
04:12Yang ini kan wilayah eksekutif.
04:15Dibedakan, dan enggak ada bicara mengenai itu.
04:18Oh, bisa.
04:18Pak, termasuk ke 2029 untuk Mas Gibran,
04:22dengan Pak Prabowo tidak membicarakan?
04:25Masih jauh, 2029.
04:28Semuanya kerja dulu,
04:31entah kerja politik,
04:33entah kerja pemerintah,
04:34di pemerintahan,
04:35kerja rakyat lah semuanya.
04:43Cara baru nonton di Smart TV.
04:46Nonton live streaming,
04:48dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
04:50langsung dari Smart TV kamu.
04:52Cara installnya,
04:54buka Google Play Store di Smart TV kamu.
04:57Cari Kompas TV melalui pencarian.
05:00Pilih aplikasi,
05:01lalu install.
05:02Selesai,
05:03kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
05:07Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.

Dianjurkan