Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Singgung Pengalaman di PLN, Tifatul Pertanyakan Dugaan Korsleting Listrik Kebakaran Dusun Sade ke Menpar

Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring mempertanyakan kejelasan penyebab kebakaran yang melanda kawasan wisata Dusun Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB), kepada Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI dan Menteri UMKM.

Tifatul menyoroti keterangan awal yang menyebut insiden tersebut dipicu oleh korsleting listrik. Berbekal pengalamannya bekerja selama delapan tahun di PLN, ia mengingatkan agar dugaan korsleting listrik tidak dijadikan alasan instan hanya demi meredam gejolak persoalan di tengah masyarakat tanpa penelusuran mendala

#KebakaranDusunSade #SadeKorsletingListrik

Creative/Video Editor: Aqilah/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Terus sedikit lagi poin-poin mengenai sama tadi kebakaran di Dusun Sade, NTB ini, ini saya banyak, tapi penyebabnya itu
00:08apa ya?
00:11Konselek listrik Bapak.
00:13Iya maaf Bu ya, saya udah 8 tahun di PLN dulu, jadi kalau supaya aman sama polisi ini, bilang aja
00:19konselek listrik gitu, padahal itu kan rumah-rumahnya banyak ijuk gitu ya.
00:25Jadi maksud saya, supaya mencegah ke depan, dan kebakaran itu luas sekali gitu loh, dan habis gitu loh.
00:36Ibu tadi sebut 33,4 miliar ya, kerugiannya, ya angkanya tadi saya dengar, ini satu penyebab kalau koslet listrik itu
00:48terlalu sederhana,
00:51tapi mungkin ada kompor yang menyala atau kelalayanan, mungkin ke depannya perlu prosedur-prosedur, karena itu benda-benda yang sangat
01:00rentan untuk terbakar.
01:01Jadi satu penyebab, yang kedua solusinya, tadi mungkin gini Bu, perlu tambahan anggaran khusus ya, satu untuk kebakaran itu,
01:13yang kedua pencana itu di Flores tadi ya, Flores sama di Labuan Bajo ya, dampak-dampak itu.
01:20Jadi saya, PKS mendukung ada anggaran khusus tambahan untuk pemulihan pasca pencana itu.
01:30Itu Bu ya, Pak Maman mengunyah sirih, cukup sekian dan terima kasih.
01:43Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan