Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal perkara yang menjeratnya.

Hal ini disampaikan oleh Febrie saat ditemui di Kejari Jaksel pada Jumat (18/9/2026).

"Dan saya yakin ya, Presiden dapat masukan yang salah atas perkara ini," kata Febrie.

"Dan mudah-mudahan, junior-junior saya yang ada di Gedung Bundar akan terus bela kepentingan rakyat dan bangsanya untuk menuju kemakmuran rakyat," jelas Febrie.

Video Editor: Vila Randita

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691393/eks-jampidsus-febrie-saya-yakin-presiden-dapat-masukan-yang-salah-soal-perkara-saya
Transkrip
00:00Presiden dapat masukkan yang salah atas perkara ini.
00:04Dan mudah-mudahan junior-junior saya yang ada di gedung undang
00:08akan terus bela kepentingan rakyat dan bangsa.
00:34Jadi selama jadi jaksa 33 tahun, saya tidak pernah dijatuhi hukuman di pengawasan.
00:47Diperiksa belum.
00:50Dilaporkan belum.
00:52Nah sekarang disangkakan pemerasan.
00:57Nah kalian bisa, makanya ke pengawasan.
01:02Saya juga tadi bicara dengan anak buah saya, Pernahkah selama saya yang mimpi,
01:10Pernahkah diajari dengan perbuatan-perbuatan seperti ini?
01:14Kalian cermati, lihat saya ingin nanti di pengadilan,
01:20Hakim dapat melihat ini dengan saya.
01:22Kenapa perkara ini muncul?
01:26Banyak persahasi yang sudah disampaikan oleh kita di gedung undang.
01:31Perubahan gedung undang juga besar ketika kita pengang.
01:34Apalagi ketua satkas PKN.
01:37300 stay setahun kita kembalikan.
01:39Semua perkara besar kita ada.
01:42Tapi akhirnya, justru kita yang digergaji.
01:47Tapi jangan lupa, database di gedung undang itu akan menjadi data abadi.
01:54Kita semua tahu siapa yang terlibat ke perkara-perkara besar.
01:59Dan saya yakin junior saya, selama ini telah kita didik, itu pasti akan punya keberanian.
02:09Untuk bangsa dan untuk rakyat, itu selalu yang tergetanamkan di gedung undang.
02:24Itu kan sudah diberiksa.
02:27Dan saya juga minta itu digelirkan.
02:31Apa yang punya?
02:33Apa keterkaitan dengan saya?
02:34Itu kan sudah diberikan penjelasan kepada tim ini.
02:38Oleh karena itu, saya berharap nanti, agar rakyat dapat melihat ini.
02:47Saya tidak punya iub tambah.
02:51Saya tidak pernah minta korektum rakyat.
02:55Saya tidak pernah punya konsisi sawit.
02:59Saya tidak pernah minta kuota impor.
03:05Siapa yang terlibat di situ?
03:07Gedung undang ada data bank.
03:09Dan saya yakin ya, presiden dapat masukkan yang salah atas perkara ini.
03:15Dan mudah-mudahan, junior-junior saya yang ada di gedung undang
03:19akan terus bela keberanian rakyat dan bangsa.
03:23Untuk menunggu pak murah rakyat.
03:25Itu saja ya.
03:26Patah karet aliran uang dari Pantian, pak.
03:29Dari Pantian, pak.
03:31Pak, Pak.
03:32Soal Pantian, pak.
03:33Pak, Soal Pantian, pak.
03:35Pak, Pak.
03:38Cara baru nonton di Smart TV.
03:41Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
03:47Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
03:52Cari Kompas TV melalui pencarian.
03:54Pilih aplikasi, lalu install.
03:57Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
04:02Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
04:06perc Stadium saya.nsahaya.
04:07Kompas TV.
04:07Y Sky. Selesai.
04:08Terima kasih. Selesai.
Komentar

Dianjurkan