00:00Dan saudara temuan 22 korban selamat KM Virgo yang ternyata tidak tercatat dalam manifest
00:05menimbulkan pertanyaan besar tentang sistem pendataan penumpang.
00:10Manifest seharusnya menjadi data penting bukan hanya untuk administrasi
00:13tetapi juga untuk memastikan jumlah penumpang dan mempermudah proses evakuasi
00:18serta pencarian korban jika memang ada kasus kecelakaan seperti KM Virgo ini.
00:23Lalu bagaimana 22 orang ini bisa berada di atas kapal namun tidak tercatat dalam manifest?
00:28Apakah ada masalah dalam pengawasan keselamatan pelayaran?
00:31Kita akan bahas hal ini bersama Joko Stiowarno, Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia.
00:37Selamat malam Pak Joko.
00:39Selamat malam Mas Radhi.
00:41Pak Joko, kita tahu ada 22 yang akhirnya menurut KSOP Banjarmas ini tidak tercatat dalam manifest.
00:49Secara prinsip keselamatan pelayaran, sebenarnya seberapa serius persoalan ini
00:53dan di titik mana biasanya celah seperti ini terjadi, Pak Joko?
00:58Yang jelas itu, ini kan membuat penumpang ini kalau kecelakaan seperti ini,
01:06mereka tidak atau sulit mendapatkan kesantunan ya.
01:10Ini menjadi persoalan karena dengan data manifest itu otomatis kan kalau dia menjadi korban,
01:15jenisnya nanti ada kesantunan.
01:17Nah kalau tidak ada gini, ini mengalami kesulitan.
01:21Tapi semoga saja nanti PT. Jasa Radhi bisa melakukan kehususan lah,
01:28ada tindakan khusus bagi kelompok seperti ini.
01:30Tapi sebenarnya ini persoalan lama sudah dimintakan.
01:35Saya paham sekali KNKT itu setiap ada kecelakaan meminta agar manifest ini dibenarkan,
01:40dibenahilah artinya.
01:42Namun tidak pernah dilakukan.
01:45Banyak rekomendasi dari KNKT yang belum dilaksanakan.
01:49Padahal kalau kita mau belajar,
01:51yang kalau pesawat terbang mungkin sejak dulu sudah bagus.
01:54Bagaimana PT. Kretapi itu yang buruk sekali.
01:58Oh mereka bisa kalau sekarang ini.
02:00Memang tidak serta-merta sekali jadi itu tidak.
02:02Pasti ada kelompok-kelompok yang tidak suka ada perbaikan.
02:07Karena mereka sudah mapan dengan cara mereka mendapat keuntungan.
02:10Iya, betul.
02:11Terutama calon-calon tiket,
02:13belum lagi kalau di pelabuhan.
02:15Tapi ini kami lihat sudah agar lebih bagus namanya Petro.
02:19Pengatur truk, itu yang mengatur truk luar masuk coba.
02:22Mestinya pelabuhan itu dari yang steril seperti nyel stasiun.
02:25Sekarang kalau masuk ke peron itu ada ruang penunggu,
02:28sudah punya tiket.
02:29Ini kan tidak.
02:30Kita lihat pelabuhan-pelabuhan kita kan
02:31sembarangan orang bisa masuk.
02:33Tidak banyak pelabuhan yang steril.
02:36Saya lihat itu baru satu dua yang steril.
02:39Yang lainnya itu semua orang bebas masuk.
02:40Mestinya tidak boleh seperti itu.
02:43Dan mestinya ini bisa kok di era digitalisme sekarang.
02:46Ini kan mudah kalau dilakukan.
02:47Tinggal mau atau tidak.
02:50Itu saja.
02:51Oke.
02:52Berarti kalau tadi saya bertanya soal celah,
02:54mengapa ini bisa terjadi?
02:55Salah satunya itu tadi ya.
02:56Ada kendaraan-kendaraan yang masuk,
02:59namun tidak dipastikan berapa orang
03:01yang diangkut oleh kendaraan itu.
03:02Begitu ya, Pak Joko ya?
03:05Ini kalau kendaraan itu hanya membayar saja.
03:08Terkadang tidak terdata orangnya.
03:10Seperti kalau penyeberangan lah.
03:12Coba bus masuk itu.
03:14Apakah ada penumpangnya?
03:15Nggak ada.
03:15Cuma dia bayar bus sudah.
03:17Mau orangnya berapa terserah.
03:18Itu sebenarnya tidak boleh seperti itu.
03:21Dan pendataan itu tidak harus jauh hari kan.
03:23Kalau bisa ada yang jauh hari,
03:26kemudian ada yang seketika kan bisa.
03:28Oke.
03:28Salah, pasti itu bisa.
03:29Memang kalau langsung tidak bisa.
03:32Tapi akan dicoba terus-menerus.
03:34Oke.
03:34Dan nanti menemukan yang
03:36pasti sesuai dengan kebutuhan sekarang ini.
03:39Tapi yang jelas,
03:40ini tidak bisa tidak.
03:41Namanya manifesto harus
03:43sudah mulai sekarang.
03:44Pak Joko ini kan yang mengungkap
03:46adanya 22 orang
03:47yang tidak terdaftar dalam manifest ini
03:49adalah KSOP Banjarmasin.
03:51Yang mana KSOP Banjarmasin ini
03:53adalah pelabuhan ketibaan,
03:55bukan keberangkatan.
03:56Yang memberangkatkan kan KSOP Surabaya
03:58dari Tanjung Perak.
03:59Nah pertanyaannya,
04:00apakah memang KSOP Surabaya
04:02yang seharusnya memastikan
04:03setiap orang berada di atas kapal ini
04:05sudah tercatat dalam manifest?
04:06Atau ada otoritas lain yang memang
04:08secara khusus untuk melihat manifest ini?
04:10Dan memastikan apakah sesuai
04:11penumpang dengan manifest?
04:14Nah kalau KSOP itu
04:16dia lebih pada surat
04:17persetujuan untuk berlayar.
04:19Artinya kesiapan kapal itu sendiri.
04:21Nah kalau manifest ini kan
04:23di pihak pelabuhan lah ya.
04:25Otoritas pelabuhan ya?
04:27Ya, bukan orang.
04:27Ya, termasuk juga barangnya.
04:30Jadi barang itu apa jenisnya,
04:32bergatnya berapa, gitu kan.
04:34Itu terdata.
04:35Sekarang kan bebas semua.
04:37Kami melihat ke pelabuhan-pelabuhan
04:39yang ada di Jawa ke Kalimantan
04:40itu semua truknya itu
04:42kalau muat barang mesti odol.
04:44Nah padahal kita pengen
04:462027 jenis
04:47zero odol.
04:48Saya kira saya sudah menulis
04:49di harian kompasan ini
04:50tidak mungkin itu.
04:52Pasti mundur.
04:53Ya, karena kesiapan-kesiapannya juga
04:55pelabuhan itu
04:56setidaknya dia punya jembatan timbang.
04:58Pelabuhan mana kita punya jembatan timbang?
05:00Saya dapat info katanya
05:02baru di Surabaya.
05:03Tapi yang lainnya tidak.
05:05Ya, kita kurang 4 bulan lagi
05:07belum mendeteksi jenis barang apa
05:10yang dibawa.
05:11Ya, nah itu juga
05:12yang harus tahu
05:13kalau tiba-tiba dia bawa barang
05:14yang berbahaya
05:15yang tidak terdeteksi
05:16kan beberapa peristiwa
05:17juga pernah terbakar
05:18juga di tengah laut.
05:21Nah itu rekomendasi itu
05:22sebenarnya
05:23sudah diberikan ke NKNK
05:24itu sejak lama itu.
05:26Tapi itu kembali lagi.
05:28Tidak pernah atau
05:29tidak pernah di
05:30apa ya
05:30ya tidak dikubri
05:31selalu dianggap hal biasa.
05:33Kalau peserta seperti ini
05:34Pak Joko
05:34tapi secara spesifik
05:36secara spesifik
05:36otoritas pelabuhan
05:37yang Anda maksud ini
05:38siapa?
05:39Supaya orang awam juga
05:40bisa sama-sama
05:41meng-crosscheck gitu.
05:42Misalnya kalau memang
05:43ada otoritas yang
05:44berwenang
05:45untuk mengecek manifest ini
05:46bisa langsung di-crosscheck
05:47begitu Pak.
05:49Ya, kalau di pelabuhan
05:50kan ada PT Pelindo.
05:52Pelindo ya?
05:52Pelabuhannya ya.
05:53Oke.
05:54Itu dari Pelindo.
05:56Oke, berarti Pelindo yang
05:58punya
05:58kalau di penyebangan
06:01kalau di penyebaran kan
06:02PT ASDP.
06:03PT ASDP, oke.
06:29PT Pelindo.
06:30Ya, kalau pemilik kapal kan
06:32mereka yang
06:33dalam tanda kutip
06:34memiliki
06:36dampak komersialnya
06:38begitu.
06:38Tapi yang otoritas
06:39dari pemerintahnya adalah
06:40mungkin PT Pelindo ya
06:41yang punya
06:43otoritas
06:43atau wawanan
06:44untuk mengecek manifest ini.
06:45Nah, kalau gitu
06:46pertanyaan saya selanjutnya.
06:47Kalau dalam kasus
06:48KM Virgo ini
06:49apakah
06:50kapal seharusnya
06:51tidak diperbolehkan
06:52berangkat
06:52jika penumpang aktual
06:54tidak sesuai
06:55dengan manifest?
06:55Pak Joko.
06:58Nah, itu juga
07:00akhir dari PT Pelindo juga.
07:02Jadi,
07:03mereka mau ngecek juga
07:04gitu ya.
07:06Sesuai atau tidak,
07:07ya, kalau itu memang
07:08tidak sesuai
07:09itu kan bisa disalahkan
07:10juga pihak
07:11apa,
07:12yang menjualkan tiket.
07:14Betul.
07:14Ya kan,
07:15kenapa mereka memberi data
07:16yang tidak tepat.
07:17Ya.
07:17Jadi,
07:18tanggung jawab juga
07:19ada pada
07:19operator kapal.
07:21Oke.
07:22Bapaknya ada sinergia
07:24antara pelabuhan
07:25pihak pelabuhan
07:26dengan
07:27pemilik kapal.
07:28Oke.
07:29Seperti hanya
07:29kalau di
07:30apa nam?
07:31Di darat
07:32ada terminal
07:33ada PO bus.
07:34Ya, terminal dan PO bus
07:35yang sama-sama
07:35harus memastikan itu ya, Pak.
07:37Oke, berarti
07:37PT Pelindo
07:38dan operator kapal
07:40ini punya
07:41apa,
07:42tanggung jawab
07:42ketika memang
07:43ada ketidaksesuaian manifest
07:44seperti yang diungkap
07:45oleh KSOP Banjarmasin.
07:46Kita tunggu nanti
07:47tindak lanjutnya bagaimana.
07:49Tentu saja
07:50ada penelusuran
07:50dan penyelidikan
07:52dari KNKT
07:53lebih lanjut.
07:54Terima kasih.
07:55Pak Joko Setiawarno
07:56Dewan Penasehat
07:56Masyarakat Anasportasi Indonesia
07:57telah berbagi informasinya
07:59di Sapa Indonesia Malam.
07:59Sampai jumpa lagi, Pak.
08:00Selamat malam.
Komentar