Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bungkam saat ditanya wartawan mengenai status Nusron Wahid di Partai Golkar.

Bahlil ditemui usai menghadiri kegiatan donor darah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Senin (21/9/2026).

Saat ditanya mengenai status keanggotaan Nusron di Partai Golkar, Bahlil tidak memberikan jawaban.

Ia hanya memberikan gestur menolak pertanyaan wartawan dan kemudian meninggalkan lokasi acara.

Nusron pun sempat buka suara mengenai pengunduran dirinya dari kepengurusan Partai Golkar.

Usai menghadiri rapat kerja di DPR, Senayan, Jakarta, Nusron mengatakan dirinya telah berdiskusi dengan Bahlil mengenai hal tersebut sejak tahun lalu.

"Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil, dari tahun lalu. Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum, kami sudah pernah diskusi masalah itu, lama," kata Nusron.

Video Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691866/ekspresi-ketum-golkar-bahlil-kala-ditanya-soal-status-nusron-di-golkar
Transkrip
00:00Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku petua umum.
00:06Isin Pak berkaitan dengan Pak Musron, mungkin status kangkotanya bagaimana Pak?
00:15Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku petua umum.
00:21Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama.
00:24Terima kasih.
00:27Isin Pak berkaitan dengan Pak Musron, mungkin status kangkotanya bagaimana Pak?
00:33Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku petua umum.
00:40Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama.
00:42Terima kasih.
00:46Tepatnya Alhamdulillah masalah yang sudah lama dinantikan oleh rakyat sudah diselesaikan.
00:57Moga-moga dengan adanya RUU ini nanti perusian reforma agraria dan konflik penyelesaian agraria
01:05menjadi lebih cepat, tidak terkatung-katung.
01:10Dan ada formula yang jelas.
01:12Karena hampir semua konflik itu kan terjadi karena satu hubungannya dengan aset pemerintah,
01:21aset BUMN maupun konflik dengan aset korporasi.
01:25Dengan adanya formula ini insya Allah akan ada formula penyelesaian lebih cepat.
01:44Kan sudah sampaikan kalau soal itu, kami menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK.
01:54Jadi posisi kami menghormati dan mengikuti proses yang ada.
02:07Kalau soal itu, kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu.
02:15Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku petua umum.
02:21Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama.
02:31Cara baru nonton di Smart TV.
02:34Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
02:40Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
02:44Cari Kompas TV melalui pencarian.
02:47Pilih aplikasi lalu install.
02:50Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
02:55Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
03:00Selesai, kamu bisa menonton video ini.
Komentar

Dianjurkan