Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Peringatan Menkeu Suahasil! Instruksikan Pengawasan Bea Cukai hingga Presisi APBN Diperketat!

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan instruksi tegas kepada jajaran pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, hingga Sekretariat KSSK. Suahasil meminta Bea Cukai meningkatkan pengawasan berbasis risiko guna membaca pola pelanggaran dari hulu sekaligus mengoptimalkan pembinaan usaha berorientasi ekspor.

Selain itu, ia menekankan agar pengelolaan kas APBN dilakukan secara presisi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tepat waktu. Untuk Sekretariat KSSK, ia menginstruksikan agar lembaga tersebut berperan aktif sebagai penggerak koordinasi antar-pilar keuangan, termasuk melibatkan elemen Danantara secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan guna memastikan deteksi dini risiko ekonomi serta menjaga integritas pengelolaan keuangan negara.

#SuahasilPeringatkanDitjenPajakdanBeaCukai #InstruksiMenkeuSuahasil

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Untuk para pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, saya meminta agar pengawasan Direktorat Jenderal Bea Cukai menjadi semakin tajam,
00:09berbasis resiko, mampu membaca pola, bukan hanya menindak setelah pelanggaran terjadi.
00:16Jadi harus mulai dari awal, dari hulunya, dari kegiatan ekonominya diperhatikan, dan karena itu kita mengurangi nantinya kegiatan-kegiatan ilegal
00:27yang tidak perlu.
00:28Namun di sisi lain, Direktorat Jenderal Bea Cukai juga adalah fungsi Kementerian Keuangan mengumpulkan penerimaan dan juga memiliki fungsi di
00:39Kementerian Keuangan untuk melakukan pembinaan terhadap usaha masyarakat, terutama yang berorientasi kepada ekspor.
00:47Untuk para pejabat Direktorat Jenderal Perbendaraan, saya ingin saudara melihat APBN sebagai instrumen, instrumen kas, instrumen anggaran yang ikut menggerakkan
01:01perekonomian.
01:03Pengelolaan kas harus semakin presisi agar belanja negara hadir pada waktu yang tepat, menjaga momentum ekonomi, dan tetap menghasilkan manfaat
01:12nyata bagi masyarakat.
01:14Untuk para pejabat di Sekretariat KSSK, saya ingin saudara tidak hanya menjadi pengelola forum, tetapi saudara harus menjadi penggerak koordinasi.
01:24Koordinasi pilar KSSK, yaitu Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS, dan di dalam beberapa rapat terakhir kita mulai melibatkan
01:35elemen penting dari pengelolaan Republik ini, yaitu danantara,
01:40maka harus bisa dikoordinasikan sejak awal.
01:43Bukan hanya sekedar menjadi penyelenggara rapat, tetapi menjadi betul-betul penggerak koordinasi.
01:51Artinya, Bu harus dilakukan secara berkelanjutan dari sejak memantau kondisi ekonomi, membaca resiko, menghubungkan informasi antar lembaga, menyiapkan early warning,
02:03dan memastikan.
02:04Tiap rapat menghasilkan tindak lanjut dan monitoring.
Komentar

Dianjurkan