- 8 menit yang lalu
- #jokow
- #psi
- #politik
- #faldomaldini
- #rayrangkuti
KOMPAS.TV Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menyatakan telah menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak Oktober 2025. Jokowi juga secara terbuka menunjukkan kartu tanda anggotanya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD PSI Kota Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyebut PSI merupakan partai baru, tetapi sudah banyak pihak yang merasa khawatir dengan perkembangan partai tersebut. Ia menilai PSI memiliki potensi menjadi partai besar sehingga harus berhati-hati dalam melangkah.
Jokowi juga menyatakan target PSI lebih besar dari sekadar lolos ke Senayan. Kepada kader PSI, Jokowi meminta mereka tidak khawatir mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold pada pemilu mendatang.
Apa makna pernyataan Jokowi soal PSI yang harus berhati-hati dan berpotensi menjadi partai besar? Siapa pihak yang dimaksud Jokowi merasa khawatir dengan PSI? Kita bahas bersama Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Faldo Maldini, dan Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti.
#jokow i #psi #politik #faldomaldini #rayrangkuti
Baca Juga Jokowi: "Hati-Hati", PSI Disebut Akan Jadi Partai Besar dan Banyak yang Ketakutan | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/692954/jokowi-hati-hati-psi-disebut-akan-jadi-partai-besar-dan-banyak-yang-ketakutan-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692956/full-ray-rangkuti-dan-psi-bahas-pesan-jokowi-soal-psi-yang-ditakuti-oleh-siapa-sapa-malam
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyebut PSI merupakan partai baru, tetapi sudah banyak pihak yang merasa khawatir dengan perkembangan partai tersebut. Ia menilai PSI memiliki potensi menjadi partai besar sehingga harus berhati-hati dalam melangkah.
Jokowi juga menyatakan target PSI lebih besar dari sekadar lolos ke Senayan. Kepada kader PSI, Jokowi meminta mereka tidak khawatir mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold pada pemilu mendatang.
Apa makna pernyataan Jokowi soal PSI yang harus berhati-hati dan berpotensi menjadi partai besar? Siapa pihak yang dimaksud Jokowi merasa khawatir dengan PSI? Kita bahas bersama Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Faldo Maldini, dan Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti.
#jokow i #psi #politik #faldomaldini #rayrangkuti
Baca Juga Jokowi: "Hati-Hati", PSI Disebut Akan Jadi Partai Besar dan Banyak yang Ketakutan | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/692954/jokowi-hati-hati-psi-disebut-akan-jadi-partai-besar-dan-banyak-yang-ketakutan-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692956/full-ray-rangkuti-dan-psi-bahas-pesan-jokowi-soal-psi-yang-ditakuti-oleh-siapa-sapa-malam
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Jokowi juga memastikan target PSI lebih besar dari sekedar lolos ke Senayan.
00:05Kepada kader PSI, Jokowi pun menyatakan,
00:08tak perlu khawatir soal ambang batas parlemen atau parliamentary threshold pada pemilu mendatang.
00:14Target kita bukan hanya masuk Senayan.
00:18Bukan hanya masuk Senayan.
00:22Oleh sebab itu, saya sampaikan,
00:25mau parlemen threshold 5, oke gak masalah?
00:31Mau parlemen threshold 6 persen, gak masalah?
00:37Mau parlemen threshold 7 persen, gak masalah?
00:42Mau parlemen threshold 8 persen, gak masalah?
00:48Asal, as long as, asalkan.
00:55Saudara-saudara bekerja keras untuk partai PSI.
01:05Lalu apa sebenarnya makna hati-hati dan PSI akan jadi partai besar
01:10dibalik ucapan Jokowi di depan kader PSI di Bandung beberapa hari lalu?
01:14Siapa pihak yang dimaksud Jokowi takut dengan PSI?
01:18Kita bahas bersama jurubicara Partai Solidaritas Indonesia PSI,
01:21Bung Faldo Maldini dan Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti.
01:25Selamat malam, Bung Ray, Bang Faldo.
01:28Selamat malam, Bang Radhi, Bang Ray.
01:31Waalaikumsalam, warahmatullahi wabarakatuh.
01:34Saya ke Bung Faldo dulu.
01:35Kader PSI sendiri, kalau di internal menerjemahkannya gimana dengan kata-kata Pak Jokowi kemarin?
01:40Hati-hati katanya.
01:41Ini akan jadi partai besar atau juga ini bukan sekedar lolos ke parlemen.
01:45Bagaimana menerjemahkannya, Bung Faldo?
01:47Iya, Mas Radhi, itu kan sebenarnya bahasa seorang senior yang lagi menyemangati kader di forum internal
01:53dan maksudnya sederhana banget bahwa PSI mulai diperhitungkan.
01:58Jadi kami partai muda, anak baru, itu kan diperhitungkan adalah kabar baik, Mas.
02:03Artinya kerja-kerja kader kami sudah mulai terasa.
02:07Tapi buat kami yang penting bukan siapa yang takut, Mas.
02:10Melainkan siapa yang mau ikut.
02:12Dan itu yang malam ini saya pengen mengajak semua yang menonton untuk ikut dengan gelombang ini.
02:18Dan kami kira ini tidak menyebutkan siapapun, karena memang bukan itu semangatnya ya, Mas Radhi ya.
02:25Karena kan PSI itu tidak harus tumbuh dan tidak akan pernah tumbuh dengan membuat orang lain takut.
02:30PSI justru tumbuh dengan membuat orang lain merasa memiliki rumah dalam berpolitik.
02:35Jadi kami kira kekhawatiran-kekhawatiran yang terjadi tidak perlu diperpanjang,
02:41karena pintunya di PSI justru makin terbuka.
02:44Jadi lebih baik berjuang bersama kami daripada saling mengkhawatirkan.
02:49Tapi yang nggak kalah jauh lebih penting adalah,
02:52menurut kami yang namanya jabatan presiden itu kan ada batasnya, Mas Radhi.
02:56Tapi pengabdian kan enggak.
02:58Dan setiap pemimpin itu pada satu hari akan memilih ketika selesai dalam jabatannya.
03:05Pilihannya menepi atau terus berjuang dengan cara yang berbeda.
03:08Dan Pak Jokowi memilih berjuang sejak 14 Oktober 2025.
03:11Beliau resmi jadi bagian keluarga besar PSI.
03:14Oke, jangan takut tapi ayo ikut gitu kalau kata Bung Falu.
03:17Tapi kalimat jangan takut ini sudah terlanjur ditafsirkan macam-macam oleh publik.
03:22Dan saya ingin bertanya lebih spesifik lagi.
03:25Banyak yang takut PSI.
03:28Ini pesan ini ditujukan kepada siapa?
03:29Satu pertama ditujukan kepada siapa?
03:31Dan kalau melihat dinamika politik Indonesia,
03:33kepada sosok atau kepada partai politik?
03:36Ya yang disampaikan Pak Jokowi kan sebenarnya adalah bagaimana
03:40PSI itu tumbuh, ya.
03:44Tidak perlu menakut-nakuti, tidak perlu takut juga gitu.
03:47Justru yang paling penting adalah mengajak sebanyak-banyaknya orang ikut.
03:51Dalam beberapa hal ya, beberapa kegiatan kita bisa lihat Pak Jokowi
03:56menyampaikan hal-hal yang sederhana yang sebenarnya harus dikerjakan oleh kader.
04:01Yaitu turun ke masyarakat, kerja bakti, macam-macam lah.
04:05Sehingga saya yakin banyak sekali motif-motif atau kalkulasi dari banyak orang gitu ya
04:11yang pasti punya seribu bahkan atau lebih gitu ya.
04:15Tapi yang paling penting yang ditekankan oleh Pak Jokowi adalah ujung dari kalimat-kalimat itu, Mas.
04:20Asal semuanya bekerja keras dan caranya bekerja keras adalah turun ke lapangan
04:26dan itu lagi ditunjukkan oleh Pak Jokowi.
04:28Pak Jokowi hadirnya di rapat level kota menyampaikan harus ada struktur perkecamatan
04:33dan sebagainya-sebagainya gitu.
04:34Jadi ini tidak perlu ditebak lebih jauh saya mikir, karena kartunya dilihatin.
04:40Tapi kok saya punya keyakinan, karena Pak Jokowi itu penuh simbol kalau berbicara
04:44dari mulai track record dia sebelum menjadi presiden, setelah menjadi presiden pun sekarang.
04:48Itu penuh dengan simbol gitu.
04:50Meskipun tadi kalau kata Bung Faldo, bukan banyak yang takut tapi ayo ikut.
04:54Saya bertanya ke Bung Rai kalau gitu.
04:57Kalau dengan politik simbol yang seringkali dimainkan oleh Jokowi,
05:02kalimat banyak yang takut dengan PSI, Anda memaknanya bagaimana?
05:05Ini ke sosok atau ke partai politik?
05:08Bisa dua-duanya.
05:09Oke.
05:10Nah, cuma Bung Faldo nggak berani mengungkapkannya karena dia masih berada di dalam lingkaran kekuasaan gitu ya.
05:17Lompak Jokowi udah terang-terangan kok, dan bukan hanya pidato kali ini kan.
05:21Sebelumnya juga beliau udah mengatakan itu di beberapa tempat.
05:24Bahwa PSI misalnya targetnya nggak hanya sekedar lolos parliamentary transform,
05:29tapi lebih dari itu gitu ya, dan seterusnya gitu.
05:32Nah, oleh karena itu harus dilihat dalam landscape yang lebih luas untuk menerbaikan itu.
05:37Lancet pertama adalah, menurut saya salah satu indikator yang paling kuat itu adalah pidato Bung Abu Diyari di pertemuan relawan
05:45yang kemarin.
05:46Dimana disana itu bahwa relawan-relawan siap kalau misalnya patahan sejarah ini terjadi.
05:53Dalam bahasa yang lain itu adalah, saya menyebut itu deklarasi kecil-kecilan dari Pak Jokowi yang mengatakan bahwa dia siap
06:03berpisah dengan Pak Prabowo.
06:04Dan saya udah juga ulang kali mengatakan, dan saya kira udah ada 14 ya, tanda yang bisa menjelaskan hubungan Pak
06:13Prabowo dengan Pak Jokowi itu retak istilah saya.
06:16Belum pecah ya, tapi retak.
06:18Dan boleh jadi retak kepecahnya itu nanti di 2029.
06:22Nah, oleh karena itu kalau ditanyakan ini ke individu atau ke parpol?
06:26Nah, kalau konteksnya ke individu itu ya ke Pak Prabowo itu.
06:29Saya ke Pak Prabowo mengatakan, Gibran siap untuk maju sendiri tanpa Prabowo.
06:35Dan apa yang saya sampaikan berkali-kali seperti ini, dalam dua hari ini saya udah membaca pernyataan-pernyataan beberapa relawan.
06:43Yang menyebut itu di beberapa podcast ya, mereka mengatakan bahwa sudah ada semacam keyakinan bahwa 2029 yang akan datang itu
06:52Prabowo-Gibran itu tidak lagi bersama.
06:55Itu satu ya.
06:56Nah, kalau ke partai, saya kira khususnya ini ke partai-partai dengan basis di bawah 8 persen.
07:06Nah, kenapa saya sebut 8 persen?
07:09Karena lihat tadi tuh pidato Pak Jokowi kan, mau naik parlementary transportnya 5 persen, oke.
07:176 persen, oke.
07:187 persen, oke.
07:198 persen, oke.
07:21Di situ Pak Jokowi berhenti.
07:23Artinya mungkin target yang ingin dicapai oleh PKS ini adalah di 8 persen.
07:31Nah, kalau 8 persen yang mau ditarget, itu artinya partai seperti PAN, pantan partainya Bumpal dulu tuh.
07:40Lalu partai PKS ya, kemungkinan juga Demokrat, ya itu bisa tersapu, ya bisa keambil tuh.
07:47Nah, oleh karena itu basis pemilihnya mungkin akan di sana, tentu ditambah dengan partai-partai nasional lain seperti Golkar dan
07:56Gerindra.
07:57Pertanyaan berikutnya adalah, apakah itu tidak dimaksudkan kepada PDI Perjuangan?
08:03Saya mudah-mudahan kali mengatakan bahwa ujian bagi PDI Perjuangan tuh di tahun 2024 yang lalu.
08:09Jadi kalau PDI Perjuangan masih bertahan di angka 16, misalnya seperti sekarang, atau supaya menyebut sudah di angka 15, itu
08:18udah paling mentok tuh.
08:20Artinya apa gitu, artinya PDI Perjuangan tidak terlalu terpengaruh lagi sekarang dengan persona Pak Jokowi.
08:29Oleh karena itu, kira-kira ya, yang ditarget oleh, apa namanya itu ya, kata hati-hati itu, hati-hati satu
08:38ke personnya Pak Prabowo,
08:40atau Gibran siap melaju dengan sendiri.
08:43Yang kedua adalah hati-hati kepada partai yang sekarang berada di ambang batas ya, angka 4%, kalau naik 5%, itu
08:50artinya bisa PAN, bisa PKB, dan Demokrat.
08:53Oke, nah, alih-alih, saya ke Bung Faldo lagi, alih-alih tadi Anda mengatakan, ayo ikut dibandingkan dengan takut gitu
09:01ya.
09:02Ini saya bertanya, jika betul ada partai yang takut atau individu yang takut, bagaimana sikap PSI sendiri?
09:09Dan apakah lebih agresif merekrut, atau justru fokus membangun struktur di akar rumput yang ada saat ini?
09:16Ya, sebenarnya kan bicara partai ya, Mas. Kita kan bicara soal bagaimana untuk bekerja berkuasa sebesar-besar untuk masyarakat gitu.
09:25Dan dalam demokrasi memang partai ya dibentuk untuk memenangkan kepercayaan rakyat.
09:30Dan itu hakikat partai, dan kami kira itu kan bukan dosa. Tapi yang paling penting kan caranya gitu loh, Mas.
09:35Hari ini Pak Jokowi itu kan nggak megang jabatan apapun, dan satu-satunya jalan yang beliau tempuh, ya sama kayak
09:41kader lain, turun ke bawah gitu.
09:43Lalu biarkan masyarakat yang memutuskan di balik-bilik suara.
09:48Tapi bicara soal ini yang mulai dikait-kaitkan soal keretakan, karena kan yang ingin saya jawab adalah bahwa yang dilakukan
09:55Pak Jokowi kemarin,
09:57dan beberapa tahun ini, terutama bersama PSI, itu kan membangun partai, Mas. Bukan memutus hubungan.
10:05PSI tetap jadi bagian dari pendukung pemerintahan Pak Prabowo.
10:08Dan Pak Jokowi pernah menegaskan dukungannya secara terbuka. Yang terbaru juga ada kok.
10:13Jadi, maksudnya begini, kita lihat ini sebagai rumahnya mungkin beda gitu.
10:17Tapi barisannya tetap sama, dan PSI di barisan itu.
10:20Dan kalau itu misalnya disampaikan, ditujukan kepada Pak Prabowo dan partai yang sedang ada di kekuasaan gitu.
10:29Jujur ya Pak Jokowi tidak menyebut nama satupun.
10:32Dan sekali lagi ingin kami sampaikan bahwa ini adalah bahasa seorang senior,
10:36yang menyemangkan di dinda-dinda, Mas, di forum internal gitu loh.
10:39Jadi, kalau ditarik ke Pak Prabowo, saya kira itu tafsir kata dan bukan pernyataan dari Pak Jokowi gitu.
10:46Jadi, biasanya kalau kanda-kanda di depan dinda itu kan, maju terus dinda.
10:505 gas, 6 gas, 7 gas, 8 gas.
10:54Kalau saya, sampai 16 kan kehabisan waktu itu sampai di situ gitu.
10:57Tapi yang penting, tafsir-tafsir ini yang menarik ya untuk didiskusikan.
11:01Tentu kami hormati, tapi yang jelas kami di PSI mengajak semuanya,
11:05terutama orang-orang yang selama ini mungkin ragu, relawan, ayo pulang lah.
11:10Udah jelas Pak Jokowi di sini, mari pulang bersama ke rumah kita, Partai Solidaritas Indonesia.
11:15Tapi ada fakta menarik juga, nih Bung Faldo, saya tanya ke Bung Ray ya kalau begitu.
11:19Ini ada fakta menarik juga, pernyataan Pak Jokowi ini muncul ketika banyak sekali belakangan ini serangan-serangan terhadap diri.
11:26Termasuk soal ijazah beliau sendiri, ijazah Jokowi.
11:29Dan terakhir ada upaya gugatan ijazah Gibran bahkan, anaknya sendiri yang saat ini wakil presiden kita,
11:34di Mahkamah Konstitusi.
11:36Nah saya tanyakan ke Bung Ray, kalau bicara momentum, analisis Anda,
11:40kenapa Jokowi mengungkap hal seperti ini tengah upaya-upaya untuk menegasikan bahwa Jokowi ini punya hal-hal negatif di belakang
11:48Pilpres 2024 dan seterusnya?
11:53Titik tekannya misalnya ada dua, yang besar ya.
11:55Nanti ada turunannya dari titik tekanku.
11:58Pertama adalah, itu tadi, bahwa Pak Jokowi beserta elemen yang mendukungnya, mulai sampai pada kesimpulan bahwa mereka berpisah dengan Pak
12:09Prabowo.
12:092019 yang akan datang.
12:11Bukan karena Pak Jokowi tidak mau, tetapi lebih karena Pak Prabowo-nya lebih menginginkan nampaknya kader lain atau orang lain
12:19yang menduduki atau mendapisi beliau untuk 2019 yang akan datang.
12:23Dan yang kedua adalah, oleh karena itu dibutuhkan penguatan terhadap partai.
12:28Nah itu yang kedua itu.
12:29Dan salah satu, cara untuk membuat partai ini kelihatan benar-benar kuat,
12:34tidak bisa tidak lagi, Pak Jokowi harus menyatakan dengan tegas bahwa beliau itu bagian dari PSI.
12:42Kita tahu bahwa ternyata Pak Jokowi ini sudah setahun menjadi anggota PSI, tetapi tidak pernah diungkapkan kepada publik.
12:52Meskipun ya tentu saja kita mengerti, ya salah satu yang asik dari Pak Jokowi ini adalah seringkali hal-hal yang
12:58dipertanyakan publik tidak pernah diungkapkan kepada publik.
13:01Lalu kali ini gitu ya, bahwa beliau menunjukkan saya sudah anggota PSI sejak Oktober 2025 yang lalu dengan memperlihatkan kartu
13:10PSI-nya.
13:13Orang mengatakan bahwa kalau ijazahnya dibuat begitu juga asik tuh ya, gitu kira-kira ya.
13:18Nah tetapi yang kita mau katakan itu faktor kedua tuh.
13:22Dan yang saya kira karena sudah, kenapa, sorry, pengungkapan ini penting dilakukan oleh Pak Jokowi,
13:31nah ini ada yang saya sebut alasan turunannya.
13:34Satu, komunikasi Pak Jokowi mungkin dengan partai-partai yang lain itu relatif mulai agak mentok ya.
13:39Dulu misalnya kita mengatakan kenapa PSI atau Pak Jokowi belum secara terbuka menyatakan bagian dari struktur PSI itu
13:47mungkin lagi menjalin komunikasi dengan partai-partai yang lain.
13:50Nah saya kira itu sudah agak mentok, dan oleh karena itulah kemudian Pak Jokowi keluar ya, saya PSI.
13:57Nah yang kedua adalah, tidak bisa tidak, kalau hubungan Pak Jokowi dengan tak kalah PSI lebih bersifat biologis gitu ya,
14:05nah orang akan mudah ya, apa istilahnya itu, mengkantarnya.
14:10Nah oleh karena itulah harus dibuat, bangunan itu lebih dari sekedar hubungan biologis, hubungan anak dan bapak.
14:15Tapi ini hubungan struktural, dimana Pak Jokowi adalah tangka, saya ingat saya ya, kalau tidak saya ingat silap,
14:21ketua-duan pembina atau apa istilahnya, sementara ketua umumnya adalah anak-anak beliau dalam ini kesan.
14:29Tapi saya kira, saya mau tanggapi tadi juga pernyataannya Bu Faldo,
14:33soal tidak perlu ditakutkan yang ada adalah, mari masuk ke dalam rumah besar PSI.
14:39Ya ini adalah taktik politik.
14:42Nah itu, elok lah kalau macam begini mainnya ya, cakep lah gitu.
14:46Itu artinya apa gitu, itu artinya, mau seperti yang saya sebutkan tadi tuh,
14:51mau menarget para pemilih dan para calon-calon legislatif lah katakan lebih itu,
14:57bisa tidaknya tiga atau empat partai, yang namanya Partai Nasdem, yang namanya PAN,
15:03yang namanya PKB, ataupun Demokrat.
15:05Agar dari sekarang kira-kira, kalau mereka ragu bahwa partai ini misalnya lolos parlimen teriap resort,
15:11nanti dianggap 5 persen, kalau jadi itu, jangan ragu-ragu, masuklah ke PSI.
15:16Masuklah ke PSI, sudah dipargetkan ke 8 persen.
15:19Akhirnya itulah yang mau disampaikan oleh Bu Faldo gitu.
15:22Sadi, apa namanya, menangin, tapi sekaligus sebetulnya mau narik orang gitu.
15:28Oke, sebenarnya mau narik orang gitu ya.
15:29Cuman dengan pernyataan-pernyataan yang, ya bombasi sebelum dibilang ya,
15:34hati-hati, lalu ada yang takut dengan PSI, sebenarnya ini mau narik orang gitu intinya.
15:38Tapi kurang lebih pertanyaan saya berikutnya ke Bu Faldo sama.
15:41Nah, apa dengan adanya serangan-serangan terhadap Jokowi Dodo?
15:45Mulai dari ijazah beliau, lalu juga ijazah anaknya juga,
15:51di MK sekarang sedang berproses.
15:54Nah, ini segala makna dibalik pesan Jokowi ini apakah ada kaitannya
15:57dan juga apakah mengganggu dengan upaya PSI yang sedang merekrut di akar rumput
16:05maupun di elite begitu.
16:07Dan jikapun Pak Jokowi nanti ke depannya terus bersama PSI,
16:12apakah betul, rasional, bahwa beliau akan menjadi doan pembina di PSI?
16:18Ya, sebenarnya sih Bang, kalau kita lihat ya Mas Radhi ya,
16:21dengan kenapa sekarang, apa momentumnya, lagi ada banyak isu yang menerpa.
16:26Kayaknya kalau untuk Pak Jokowi dan orang-orangnya Pak Jokowi sih
16:29nggak sekedar sekarang Mas, sejak dulu kali ya isu yang segera.
16:33Hampir tiap hari lah gitu ya.
16:34Jadi, tapi yang paling penting yang ingin kami tegaskan adalah
16:37bahwa ini bukan kalender politik elite sih sebenarnya,
16:41tapi ini kalender kerja partai Mas mungkin, itu bisa saya sampaikan.
16:44Pertama, itu pemilu tinggal tiga tahun lagi, ya kan?
16:48Dan partai yang nggak serius membangun struktur jelang pemilu,
16:51saya kira akan terlambat.
16:52Dan struktur itu dibangun dari sekarang,
16:55dan ketika masih ada waktu untuk mengisi lanting-lanting yang harus dikejar.
16:59Yang kedua, Mas Radhi, bahwa hasil kerjanya mulai terlihat,
17:05karena kan Pak Jokowi membuka kartunya di Bandung,
17:08di mana di situ strukturnya sudah lengkap 100%.
17:10Nah, itu pesan ke seluruh kader, ini contoh nih harus ditiru nih,
17:14secara nasional tingkat cabangnya itu udah 100%.
17:18Ayo, kita tiru Bandung gitu loh.
17:21Dan yang ketiga, Mas, sebenarnya kan politisi kader itu kan butuh kepastian.
17:26Yang itu yang tadi, yang ragu, apakah ini bener nggak sih Pak Jokowi sama PSI gitu ya.
17:31Jadi kan ini kan kerja-kerja besar PSI kan nggak bisa dibangun di atas keraguan.
17:35Nah, makanya keraguan itu dijawab oleh Pak Jokowi,
17:37dan kami tekatkan lagi malam hari ini,
17:39bahwa itu yang paling konkret untuk menjawab keraguan itu adalah
17:43ambil kartu anggota segera gitu.
17:45Jadi, penegasan ini kan bukan tanda berpisah dengan siapapun, Mas,
17:49seperti yang banyak dipersepsikan oleh beberapa orang-orang ya.
17:53Justru ini tanda dimulainya pekerjaan besar,
17:55yang mana rumahnya boleh beda,
17:57tapi barisannya tetap sama gitu.
18:00Dan pintu PSI selalu terbuka.
18:02Oke, benar tadi pertanyaan saya terakhir tadi singkat jawab.
18:06Benar tadi akan menjadi Ketua Dewan Pembina di masa yang keadatan,
18:08Pak Jokowi dalam waktu dekat mungkin?
18:10Biarkan Mas Kaisang pengharap ketemu, kami akan menyampaikan.
18:14Oke, nanti Mas Kaisang yang akan menyampaikan.
18:18Dan penuh simbol, tetap saya berkesimpulan bahwa Pak Jokowi itu adalah
18:23seseorang yang berpolitik dengan penuh simbol,
18:25termasuk di Bandung kemarin dengan...
18:26Yang perlu dicermati mungkin adalah,
18:29kenapa pernyataan anggota PSI itu di Bandung?
18:32Nah, pernyataan anggota itu di Bandung dengan menggunakan Totopong
18:36atau ikat Sunda ya, yang biasa digunakan oleh salah satu tokoh di Jawa Barat.
18:40Kita tahu siapa ya.
18:42Oke, baik itu politik-politik simbol yang menarik.
18:45Mungkin juga ke depan pasti akan ada simbol-simbol menarik lainnya
18:48dari Pak Jokowi, kita akan nantikan.
18:50Terima kasih.
18:51Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia,
18:52si Faldo Maldini, Direktur Eksekutif Lingkar Marani,
18:55Rai Rangguti.
18:55Terima kasih.
18:55Selamat malam, sampai jumpa.
18:56Sampai ketemu ya.
18:58Siap, Bang.
18:58Sampai ketemu ya.