Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Operasi bawah laut pencarian korban kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa masih terus dilakukan pada hari ke-15 dan kembali diperpanjang hingga 7 hari ke depan.

Perpanjangan waktu pencarian dilakukan karena masih ada puluhan korban hilang yang belum ditemukan dalam musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8.

Keputusan perpanjangan masa pencarian ini akan dievaluasi berkala setiap tiga hari. Tim SAR juga mengganti dan menambah sejumlah kapal untuk mendukung proses evakuasi korban hilang KM Virgo Transport 8.

Untuk mengetahui operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8, kita terhubung dengan Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada II, Laksamana Pertama Edy Setyawan.

Baca Juga Eksklusif! Arus Tak Stabil dan Jarak Pandang Jadi Tantangan Penyelam TNI AL Evakuasi Korban KM Virgo di https://www.kompas.tv/nasional/692915/eksklusif-arus-tak-stabil-dan-jarak-pandang-jadi-tantangan-penyelam-tni-al-evakuasi-korban-km-virgo

#kmvirgo #tnial #penyelam #operasisar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692932/pencarian-korban-km-virgo-transport-8-tni-al-akan-perbanyak-penyelaman-bawah-laut
Transkrip
00:00Untuk mengetahui operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8, kita sudah terhubung dengan Komandan Gogus Keamanan Laut Koarmanda 2, Laksamana
00:09Pertama Edy Setiawan.
00:10Pak Edy, selamat siang.
00:12Selamat siang, Mbak Sindi.
00:14Pak Edy, operasi pencarian kan diperpanjang lagi selama 7 hari ke depan. Apakah ada strategi atau metode yang berbeda yang
00:22akan dilakukan oleh tim dari TNI AL?
00:26Baik, terima kasih Mbak Sindi. Jadi hasil dari evaluasi dari Basarnas yang tadi malam di pencarian hari ke-14, tadi
00:35malam sudah diputuskan bahwasannya untuk kegiatan SAR akan diperpanjang sampai dengan 7 hari ke depan.
00:42Di mana evaluasi itu tetap akan dilaksanakan tiap 3 hari sekali untuk mendapatkan, memutuskan apakah dilanjutkan atau tidak.
00:49Tapi secara overall, 7 hari ke depan itu sudah diputuskan oleh Basarnas.
00:53Terkait dengan strategi, kita tetap menggunakan strategi yang sudah kita laksanakan sebelumnya, yaitu dengan memasifkan, menurunkan seluruh penyelamnya kita.
01:03Baik itu penyelam dari TNI Angkatan Laut, penyelam dari Gabungan Basarnas untuk turun ke area spot tenggelamnya dari KM Virgo
01:11Transport 8.
01:12Di mana rencana besok kita akan bergerak, ulangi, malam ini kita akan bergerak pukul 23.00 beserta dengan KN Purworejo,
01:22di mana KN Purworejo ini akan membawa peralatan chamber yang akan kita gunakan untuk hiperbarik para penyelam kita.
01:30Sehingga besok pagi pukul 08.00, local time atau waktu Indonesia bagian tengah, kita akan turunkan seluruhnya tim penyelam untuk
01:39turun ke bawah laut, ke area tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
01:43Demikian, Mbak Cindy.
01:45Pak Yedi, tapi kalau dari hasil evaluasi rutin mendengar apa yang dialami oleh para penyelam, ada masukankah Pak untuk mengoptimalkan
01:54pencarian beberapa hari ke depan lagi?
01:58Untuk dari penyelam, tentu saja kita masih fokus, Mbak. Jadi kita masih belum berani untuk melaksanakan evakuasi dari lambung kiri.
02:06Kita harus berhati-hati karena posisi dari KN Virgo ini dia agak miring ke kiri.
02:11Jadi saran dari para penyelam yang turun ke bawah ini, yaitu tetap dengan memperbanyak para penyelam kita, kemudian tetap memperhatikan
02:19cuaca, kita akan meng-assessment semuanya, sehingga kita akan bersama-sama memperbanyak sorti penyelaman.
02:25Harapannya adalah kita akan mulai setat dari awal, pukul 08.00 sampai dengan pukul 17.00.
02:32Harapannya dengan memperpanjang jeda kita melaksanakan penyelaman itu, kita bisa menemukan banyak korban kembali.
02:39Demikian, Mbak Cindy.
02:40Pak Yedi, tapi dalam satu hari, idealnya bisa berapa sorti dan setiap kali penyelaman itu durasinya berapa lama yang aman
02:47untuk penyelam juga?
02:49Baik, terima kasih, Mbak Cindy.
02:51Jadi, yang kita sudah laksanakan yaitu kita menurunkan 4 sorti, di mana 4 sorti ini terdiri antara 6 sampai dengan
03:008 penyelam.
03:01Jadi, untuk satu penyelam, itu prosedurnya atau normalnya, itu menyelam di bawah permukaan itu antara 25 sampai dengan 30 menit.
03:12Setelah over dari 30 menit, dia harus digantikan oleh penyelam lainnya untuk turun ke bawah.
03:17Demikian secara bergantian, Mbak Cindy.
03:20Dengan pencarian selama 7 hari ke depan, apakah akan ada unsur dari TNI AL yang juga akan memperkuat petugas yang
03:27ada di sana, Pak, untuk pencarian korban?
03:57Baik, terima kasih.
03:58Tapi, dari Surabaya akan mengirimkan 2 unsur lagi, 2 KRI lagi, yaitu KRI Raden Edi Martadinata 331 atau KRI REM,
04:06dan KRI Bung Hatta 370 yang akan join pada kita.
04:10Jadi, harapan kita tidak ada kekosongan unsur yang ada di area tenggelamnya KM Fitgo Transport 8.
04:17Demikian, Mbak Cindy.
04:18Nah, Pak Edi, tadi kan juga disebutkan ada chamber dekompresi.
04:22Mungkin sebagai gambaran juga untuk kami, masyarakat yang awam, sebenarnya bagaimana cara kerja chamber dekompresi ini untuk mengamankan posisi atau
04:31kesehatan dari para penyelam yang sudah 20 sampai 30 menit di bawah laut dengan tekanan tinggi?
04:36Ya, jadi, kita membawa, kita membawa, ulangi, Basarnas itu sudah membawa peralatan chamber yang untuk terapihi berbarik kepada para penyelam
04:47TNI Angkatan Laut dan gabungan Basarnas yang sekarang ini sudah di-onboardkan atau diletakkan di KN Purworejo.
04:53Di mana sebelumnya KN Pacitan itu sebagai tempat holding area-nya para penyelam gabungan kita.
04:59Saat ini KN Pacitan sudah sandar di Pelabuhan TNI Angkatan Laut dan bergantikan ke KN Purworejo yang nanti pukul 23
05:06.00 akan bergerak ke lokasi.
05:08Fungsi dari chamber ini adalah untuk peralatan terapi berbarik untuk menjalankan terapi oksigen.
05:18Di mana pasien atau para penyelam kita ini harus menghirup oksigen murni 100% di dalam ruangan.
05:26Sehingga harapannya ketika dia sudah masuk ke dalam ruangan chamber ini, kondisi tubuhnya dia akan kembali bugar lagi.
05:32Ya, tubuhnya menjadi bugar, tubuhnya menjadi fresh, sehingga para penyelam ini dapat melaksanakan atau melanjutkan kegiatan penyelaman di kemudian hari.
05:41Nah, memang prosedurnya setelah lima kali dia melaksanakan penyelaman, harusnya dia sudah masuk ke ruangan chamber untuk melaksanakan terapi di
05:49perbarik.
05:50Demikian Mbak Cindy.
05:53Informasinya juga selain dekompresi, ada juga dekontaminasi yang mesti dilakukan juga oleh penyelam.
05:59Itu menjadi prosedur yang juga diwajibkan untuk setiap penyelam atau ada perasyarat juga Pak sebelum melakukan dekontaminasi tadi?
06:07Pastinya ada persyaratan-persyarat khusus tertentu ya Mbak ya, persyaratan khusus tertentu secara teknis, nanti dari tim penyelam sendiri yang
06:14merencanakan dan juga akan melaksanakan tindakan-tindakan tersebut.
06:21Demikian Mbak Cindy.
06:23Pak Edi, kalau untuk besok, bagaimana strategi yang sudah disiapkan juga untuk melakukan operasi pencarian korban lagi Pak?
06:32Kita masih menggunakan strategi yang sebelumnya, akan tetapi kita lebih masifkan kembali Mbak.
06:38Kita lebih masifkan lagi, kita tarik mundur mulai dari waktu mulai start kita penyelaman sampai dengan kita berakhirnya penyelaman.
06:46Dan saya mendapatkan laporan dari KRS Pika, untuk per hari ini hasil dari data Automatic Weather Station atau alat ukur
06:57cuaca dan alat CP, Acoustic Doppler Current Profiler, alat ukur arus bawah laut, melangi bawah air, bahwasannya kondisi saat ini
07:06bagus.
07:07Harapannya untuk besok akan kita update terus, kondisinya juga bagus.
07:11Untuk per hari ini cepat arus di arus layar permukaan itu cepatnya hanya 0.35 knots, kemudian cepat arus layar
07:1910 meter dari permukaan itu cepatnya 0.3 knots, kemudian di bawah layar 20 meter itu hanya 0.32 knots.
07:29Artinya ini adalah situasi yang sangat ideal bagi kita melaksanakan penyelaman bisa sampai dengan kedalaman 30 meter, bisa menyisir ruangan
07:38-ruangan untuk bisa memprediksi di mana letak dari korban-korban yang ada di bangkai KM Virgo Transport 8.
07:46Demikian Mbak Cindy.
07:48Kalau selain kondisi arus bawah laut atau arus bawah air sebenarnya apalagi sih Pak indikator aman atau tidaknya penyelam melakukan
07:54pencarian ke bawah laut?
07:58Indikator yang lainnya adalah kita ini kan para penyelam itu kan memasuki ruangan-ruangan atau kompartemen atau ruangan-ruangan kecil
08:06yang kita entry-nya masuk dari kaca-kaca yang sudah dipecah.
08:09Ini harus perlu kehati-hatian Mbak, karena ruangannya sempit jangan sampai kita bisa masuk ke dalam sampai mencapai ruangan-ruangan
08:16tertentu, kemudian kita tidak mengikuti tali jalan yang sudah dipasang, kemudian kita tidak bisa escape keluar.
08:22Ini kan butuh kehati-hatian dari para penyelam, apalagi kita bisa mengevakuasi dari dalam korban, kemudian kita bawa keluar, kita
08:30tidak tahu jalan, tidak tahu jalan keluar.
08:33Ini malah membahayakan dari para penyelam kita yang sudah masuk ke dalam ruangan-ruangan dari KM Virgo Transport 8.
08:39Ini yang menjadi kehati-hatian dari para penyelam TNI Katalaut dan Gabungan Basarnas.
08:45Demikian Mbak Sindi.
08:46Untuk gambaran kami juga Pak Edy, sebenarnya ketika melakukan pencarian korban, peralatan apa saja yang dibawa oleh masing-masing penyelam
08:55Pak?
08:55Kan kita juga tahu kemarin ada skenario memecahkan kaca terlebih dahulu, membawa korban itu keluar ke atas.
09:00Nah untuk mengamankan diri sendiri atau dalam hal ini adalah tim penyelam, sekaligus juga memudahkan proses pencarian, apa saja yang
09:06sebenarnya mesti dibawa?
09:09Yang jelas peralatan lengkap ya, peralatan lengkap penyelam itu seperti akwalung, kemudian pemberat, kemudian kita juga membawa alat pemecah kaca,
09:19kemudian kita juga tali jalan, demikian juga kita membawa lampu atau senter, kemudian kita juga membawa kamera GoPro.
09:30Itu salah satu kelengkapan-kelengkapan dari para penyelam kita, jadi dimana kita para penyelam ini tidak bisa sendiri turun ke
09:39bawah, pasti harus ada partnernya atau body pairnya, saling mengingatkan.
09:45Jadi ketika kita masuk ke dalam ruangan itu tidak bisa satu orang dia melaksanakan operasi sendiri, harus ada body pairnya
09:54lah untuk mengingatkan, demikian Mbak.
09:57Kalau ini kan sudah masuk ke hari pencarian ke-15 Pak, bagaimana kondisi para penyelam sebenarnya yang sudah memasuki ini
10:04sudah mau masuk ke minggu ketiga malah sebenarnya?
10:08Baik Mbak Sindi, jadi kondisi saat ini para penyelam TNI yang kata laut dan gabung Mbak Sanas kondisinya sehat, alhamdulillah
10:14sehat.
10:15Tapi kita sudah merencanakan untuk para penyelam ini melaksanakan terapi hiperbarik Mbak.
10:21Kita kan sudah ada chamber yang sekarang sudah di on-boardkan di KN Purworejo, dan kita masih dalam rangka pengecekan
10:29terlebih dahulu oleh tim dari LAKESLA.
10:31Tim dari LAKESLA, Lembaga Kesehatan Kelautan TNI Angkatan Laut, sudah ada satu dokter hiperbarik dan teknisi dari LAKESLA untuk mengecek
10:39kesiapan.
10:40Dan harapannya adalah chamber ini segera bisa digunakan untuk terapi hiperbarik sebanyak 45 para penyelam kita Mbak.
10:48Sehingga besok pagi kondisi para penyelam fresh, fit, sehingga bisa melaksanakan tugas penyelaman selanjutnya.
10:56Demikian Mbak Sindi.
10:58Laksamana pertama Edi Setiawan, terima kasih sudah berbagi di Breaking News Kompas TV.
11:01Salam juga untuk rekan-rekan penyelam semua di sana ya Pak, semoga sehat selalu.
11:05Ya, terima kasih Mbak Sindi.
11:06Terima kasih sudah menonton!

Dianjurkan