Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KALIMANTAN, KOMPAS.TV - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu fokus penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Luas area yang menjadi perhatian mencapai 335 hektare.

Hingga 25 September, kebakaran di sekitar 255 hektare lahan berhasil dipadamkan.

Penanganan masih menghadapi kendala, terutama kondisi lahan gambut yang memungkinkan api bertahan di bawah permukaan.

Kondisi lahan yang kering, keterbatasan akses air, serta angin kencang membuat api dapat menyebar dengan cepat, ditambah kabut asap yang menurunkan jarak pandang.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Satgas melakukan pembasahan dan pendinginan lahan gambut, serta menempatkan tangki air portabel, hingga menggunakan drone termal untuk mendeteksi titik api di bawah permukaan.

BNPB juga membuka akses menuju titik api, membuat kanal dan menyiapkan tampungan air agar proses pemadaman dan pendinginan lebih efektif.

Baca Juga Warga Palangka Raya Terdampak Kabut Asap Karhutla, Pendapatan Turun hingga Udara Berbahaya di https://www.kompas.tv/regional/693440/warga-palangka-raya-terdampak-kabut-asap-karhutla-pendapatan-turun-hingga-udara-berbahaya

#karhutla #kebakaranhutan #bnpb #kalimantan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/693494/bnpb-update-255-hektar-lahan-terbakar-telah-berhasil-dipadamkan-jmp
Transkrip
00:00Saudara Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB menjadikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu fokus penanganan kebakaran hutan dan lahan.
00:08Luas area yang menjadi perhatian mencapai 335 hektare.
00:15Hingga 25 September kebakaran di sekitar 255 hektare lahan berhasil dipadamkan.
00:23Penanganan masih menghadapi terkendala atau menghadapi kendala, saudara, terutama kondisi lahan gambut yang memungkinkan api bertahan di bawah permukaan.
00:32Kondisi lahan yang kering, keterbatasan akses air, serta angin kencang membuat api dengan cepat menyebar, ditambah kabut asap yang menurunkan
00:40jarak pandang.
00:41Untuk mengatasi kondisi ini, Satgas melakukan pembasahan dan pendinginan lahan gambut, serta menempatkan tangki air portable hingga menggunakan drone thermal
00:50untuk mendeteksi titik api di bawah permukaan.
00:54BNPB juga membuka akses menuju titik api, membuat kanal, serta menyiapkan tampungan air agar proses pemadaman dan pendinginan lebih efektif.
01:08Yaitu penanganan di Kalimantan terkendala kebakaran pada lahan gambut.
01:12Ini sifatnya memang gambut, akses air dan sumber air relatif terbatas karena memang kering.
01:18Angin kencang ini yang membuat kepala api itu bisa menyebar kemana-mana.
01:24Kepala api itu artinya memang bagian yang cepat menyebar dan itu sangat ditakuti oleh teman-teman yang ada di Satgas
01:32Darat untuk memadamkan.
01:34Dan tentu juga ada kabut asap dan jarak pandang ini yang rendah.
01:39Namun demikian kita selalu melakukan upaya seperti melakukan pemadaman, penyekatan, pembasahan dan pendinginan gambut.
01:47Menempatkan tangki air portable sehingga nanti bisa berupaya mendapatkan air dengan mudah.
01:55Mengoptimalkan pompa dan sumber air alternatif, menggunakan drone thermal sehingga kita dapat melihat di bawah itu, di bawah tanah itu
02:03memang ada titik api atau tidak.
02:05Kadang-kadang di atas sudah padang tapi di bawah belum, ternyata ada barahnya.
02:11Ini juga kita lakukan sehingga kita dapat menginjeksi air atau surfaktan sehingga bisa memadamkan api lebih banyak lagi.

Dianjurkan