Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Ombudsman mengungkap temuan terkait keberadaan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:02Kompus mengungkapkan temuan fasilitas mewah di lapas kelas 2 Acibidong Kabupaten Bogor saat melakukan inspeksi mendanak.
00:11Dalam sifat tersebut ditemukan 4 bangunan dengan fasilitas setara apartemen di dekat rumah dinas Kepala Lapas.
00:20Akibat temuan itu, Kementerian Imipas menonaktifkan 5 pejabat struktura.
00:25Kelimanya adalah Kepala Lapas, Kepala Kesatuan Peramanan Lembaga Pemasyarakatan atau KPLP, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik, Kepala Seksi Keamanan
00:39dan Ketertiban, dan Kepala Pusat Umum.
00:43Halo teman-teman yang TVLN, kembali lagi bersama saya, Bisbal Munir, di segmen Branda Nasional.
00:49Lapas seharusnya berfungsi sebagai tempat binaan dan penyadaran atas kejahatan.
00:54Bukan malah menjadi ruang rekreasi berbayar bagi nerapi nerapi nerapi berkantong tebal.
01:01Dengan aktifan pejabat terkait memang sudah seharusnya menjadi respon awal.
01:06Namun masyarakat tentunya tidak ingin kasus ini hanya berhenti pada saksi administrasi semata.
01:13Keberadaan fasilitas mewah tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
01:17Hal ini mengindikasikan adanya transaksi bisnis haram di balik jelajibesi.
01:22Apabila terbukti adanya dana mengalir ke kantong petugas demi membeli keistimewaan ini,
01:29penindakan tak boleh berhenti dengan etik internal saja.
01:33Papar penegak hukum harus turun tangan melakukan audit keuangan dan musuh sebagai tindak pindahan korupsi serta suam.
01:41Kasus lapas dibinung membuktikan bahwa sistem pengawasan internal saat ini masih sangat lemah dan cenderung reaktif.
01:50Pengawasan seolah-olah baru berjalan tegas ketika sebuah pelanggaran sudah terlanjur meledak dan viral di media sosial.
01:58Pola yang berulang ini memperlihatkan adanya sindrom pembendahan parsial.
02:03Pejabat dicopot namun akar masalahnya dibiarkan.
02:07Kita membutuhkan mekanisme evaluasi berkala serta penerapan transparansi digital yang ketat agar integritas pemasakatan bisa terjaga.
02:17Jika masyarakat melihat nara pidana kasus berat masih bisa menikmati hidup nyaman layaknya di Hotel Bintang 5,
02:24makna dari hukuman pidana itu sendiri menjadi kabut.
02:28Penjara tidak lagi menakutkan bagi mereka yang memiliki uang,
02:33sementara nara pidana dari kawanan tidak mampu harus bergesakkan diesel over kapasitas dengan fasilitas seadanya.
02:40Mari kita kawal bersama penanganan kasus ini hingga tuntas
02:44demi memastikan tidak ada lari kasta dan diskriminasi di balik jerukin besi.
02:50Terima kasih.

Dianjurkan