00:00Terima kasih, berarti Ibu Titi belum boleh keluar ya seperti saksi karena nanti akan ada sesi pendalaman dari hakim untuk
00:06Ali.
00:07Jadi setelah selesai semua, nanti giliran Ali nanya apa, nanya apa, makamah atau hakim nanya para Ali.
00:15Siapa lagi Pak Bambang, Pak Revli?
00:18Selanjutnya...
00:19Sekali-sekali suruh Pak Revli menjawab Pak Bambang, biar kedengaran suaranya Pak Revli.
00:24Kalau enggak nanti kita dibully terus sama Pak Revli ini.
00:28Saya kan orang baik, yang mulia.
00:32Siapa lagi Pak Revli?
00:35Yanche, Arizona. Kami hadirkan dari Amerika Serikat ini.
00:39Silakan Pak Yanche, 15 menit ya.
00:43Baik, terima kasih yang mulia. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:47Salam sejahtera untuk kita semua, yang saya hormati.
00:50Menjelaskan Mahkamah Konstitusi, termohon, pemohon, pihak terkait, dan juga Bawaslu.
00:58Saya akan menyampaikan keterangan ahli dengan fokus pada isu yang berkaitan dengan disqualifikasi.
01:05Saya menyiapkan satu slide powerpoint yang dipersiapkan, kalau sudah bisa ditampilkan.
01:15Dan, ya, isunya berkaitan bagaimana kita bisa menyelamatkan demokrasi melalui mengembangkan regulasi dan juga mempraktikan praktik yang berkaitan dengan disqualifikasi.
01:29Yang menjadi problem selama ini ya, di banyak negara adalah demokrasi semakin hari semakin merosot.
01:38Ada kemunduran demokrasi, demokratik, backsliding terjadi di mana-mana dan pemilunya di selenggaraka.
01:44Tetapi, yang kita lihat adalah orang yang kemudian menduduki jabatan-jabatan politik itu justru orang-orang yang tidak memiliki komitmen
01:54yang kuat terhadap nilai-nilai demokrasi,
01:56bahkan melakukan manipulasi demokrasi elektoral.
02:01Penelitian dari Stephen Witsky dan Daniel Ziblatt 2018, How Democracy is Death, menunjukkan bahwa dalam konteks kontemporer hari ini,
02:10demokrasi itu bukan lagi mati karena kudita militer, tetapi karena pemilu justru.
02:15Pemilu yang menghasilkan orang yang tidak memiliki komitmen dan juga tidak punya kualifikasi untuk merawat demokrasi.
02:24Di slide berikut, apa yang bisa dilakukan di tengah konteks global yang terjadi seperti itu?
02:31Menjadi satu perhatian penting untuk mengembangkan mekanisme diskualifikasi.
02:39Salah satu mekanisme yang perlu dikembangkan dalam kajian hukum tata negara untuk menyelamatkan demokrasi
02:45dari terpilihnya pemimpin yang memiliki komitmen yang lemah terhadap demokrasi.
02:50Salah satunya adalah dengan mengembangkan diskusi yang serius terkait dengan diskualifikasi.
02:56Itu artikel dari Aziz Haq dan juga Tom Gensbrook tahun 2024,
03:04judulnya The Comparative Constitutional of Democratic Backsliding,
03:08A Report on the State of the Field.
03:11Jadi mengembangkan diskusi tentang diskualifikasi bisa menyelamatkan demokrasi itu poin utamanya.
03:17Apa yang dimaksud dengan diskualifikasi?
03:19Diskualifikasi adalah pencabutan atau penghilangan hak seseorang untuk mengikuti,
03:25melanjutkan, atau memperoleh hasil dari suatu proses karena tidak memenuhi persyaratan
03:32atau melanggar ketentuan yang berlaku.
03:35Lebih lanjut, Tom Gensbrook dan Aziz Haq dan juga David Landa tahun 2023
03:44mengembangkan model tentang diskualifikasi.
03:47Jadi dia mengembangkan model diskualifikasi itu berdasarkan subjeknya,
03:53apakah itu ditujukan kepada kelompok atau kepada individu, itu secara subjek,
03:58lalu kepada tindakannya apakah itu terhadap tindakan yang dilakukan fokus pada kesalahan yang terjadi pada masa lalu,
04:07atau dia bersifat preventif untuk menyelamatkan demokrasi ke depan.
04:12Nah, model pertama disebut dengan lustration.
04:15Ini dipraktekan di banyak negara pasca komunisme, ditujukan kepada kelompok orang,
04:22tujuannya adalah screening politik agar aktor politik lama tidak ikut di dalam rezim pemerintahan yang baru.
04:29Jadi dia menjadi salah satu mekanisme di dalam politik transisional, transisional justice.
04:34Nah, itu model pertama yang ditujukan kepada kelompok terhadap kesalahan yang dilakukan pada masa lalu.
04:41Model yang kedua ditujukan kepada kelompok juga,
04:44tetapi diarahkan untuk mencegah supaya aktor-aktor yang tidak punya komitmen terhadap demokrasi
04:50tidak ikut dalam kontestasi elektoral.
04:52Misalkan terjadi...