Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Pratikno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung sebagai bagian dari jajaran Wantimpres, serta Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) bersama sejumlah pejabat lainnya di Istana Negara, Jumat, 2 Oktober 2026.

Usai pelantikan, Pratikno, Syahganda Nainggolan, hingga Rocky Gerung menyampaikan pernyataan perdana mereka.

Mereka berbicara mengenai alasan menerima jabatan tersebut serta hal-hal yang ingin dilakukan dalam menjalankan tugas masing-masing. Seperti apa pernyataan perdana mereka setelah dilantik Presiden Prabowo?

Produser: Prayogi Haro
Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/693888/perdana-usai-dilantik-prabowo-pratikno-syahganda-rocky-gerung-buka-suara-soal-wantimpres-bakom
Transkrip
00:00Berterima kasih kepada teman-teman media, wartawan yang memang selama ini banyak membantu
00:10mengkomunikasikan pikiran-pikiran Presiden dan programnya.
00:14Ya karena yang paling susah ditangkap oleh rakyat itu adalah pikiran Presiden.
00:21Ya program oke kemudian orang melihatnya tapi pikiran.
00:25Nah itu pikiran-pikiran beliau itu pikiran-pikiran konstitusional.
00:29Dan itu penting sampai rakyat tahu semua.
00:32Jadi sebenarnya saya dan Pak Padli, Wakil Bakom nanti akan bekerjasama.
00:38Pertama meneruskan program-program yang sudah ada.
00:41Yang kedua kita akan mempelajari soal algoritma ya.
00:45Karena menurut Yofal Noa Harari, tantangan terbesar pada komunikasi itu adalah soal algoritma, soal AI dan lain-lain.
00:54Jadi kita akan masuk juga ke sana, mungkin kita akan mengembangkan satu kelompok tim khusus
01:01mempelajari bagaimana algoritma itu bisa merusak atau memberi jarak antara pikiran-pikiran Presiden dengan masyarakat.
01:10Jadi selain dibantu oleh teman-teman media, kita juga memikirkan itu ke depan.
01:24Ya kalau intinya bangsa itu kan kalau narasi ya, kalau kita juga merujuk pada bukunya Sapiens ya,
01:32tentang apa namanya, bagaimana peradaban itu berkembang.
01:35Intinya kan komunikasi dan narasi.
01:38Ya jadi kalau badan komunikasi ya pasti kita untuk menjaga peradaban.
01:42Nah peradaban itu lagi dibangun oleh Bapak Presiden Prabowo yang kembali membuat negara hadir,
01:49ya kedaulatan hadir dan kesejahteraan rakyat hadir.
01:52Itu tentu kita harus banyak ketemu teman-teman media, teman-teman wartawan,
01:57bagaimana dialog antara pemerintah dan teman-teman media itu bisa pada akhirnya
02:04menyampaikan pesan-pesan pemerintah kepada masyarakat dan pesan-pesan masyarakat kembali kepada pemerintah.
02:10Jadi ada dialog yang intensif nantinya gitu.
02:13Akan merubah nggak cara untuk menyampaikan, ini kan Bapak menjadi salah satu menjadi jugir pemerintah juga,
02:18bagaimana caranya agar masyarakat atau secara luas itu menerima pesan-pesan yang disampaikan oleh presiden kepada masyarakat?
02:24Ya tentu kita akan berusaha mengoptimalkan, ya artinya itu yang saya bilang kemarin bahwa
02:34Elon Musk waktu diwancarain dengan masalah ekonomis ya,
02:40kemudian apa namanya ditangkapin oleh Bernie Sanders ya,
02:45dan ditangkapin kemudian oleh pakar-pakar dunia bahwa memang ke depan itu pertarungan kita itu,
02:50pertarungan narasi yang dikuasai oleh non-human,
02:53non-human itu namanya artificial intelligence,
02:55nah ini yang kita memang coba nanti melengkapin dengan itu,
02:59bagaimana tidak didistorsi.
03:01Jadi pikiran-pikiran presiden menurut saya selama ini banyak didistorsi,
03:04ya distorsi oleh kekuatan AI itu, digital itu gitu.
03:08Ini mudah-mudahan kita berharap ke depan dengan kehadiran saya dan Pak Tono,
03:13selain melanjutkan yang ada ya,
03:17kita tentu akan mengkombinasikan dengan teknologi yang berkembang.
03:25Ya, saya itu percaya tentang anak-anak muda ya,
03:36saya kadang-kadang sudah merasa itu wajib,
03:37jadi saya akan bersandar banyak juga kepada beliau ke depan ya,
03:42karena ini kan junior saya di ITB juga,
03:44kita sama-sama habis di PSIK ITB ya,
03:47jadi kita sudah saling mengenal lama,
03:48jadi saya akan sangat mempercaya wakil saya untuk mengambil porsi yang sangat besar.
03:54Kenapa?
03:57Ya, kalau arahan presiden yang saya disampaikan beliau itu,
04:02adalah bagaimana caranya komunikasi ini menjadi alat persatuan nasional.
04:08Oke, siapkan.
04:09Ya, makasih ya.
04:10Selamat tinggal.
04:11Selamat tinggal.
04:13Selamat tinggal.
04:13Makasih ya, makasih ya.
04:14Makasih ya, makasih ya.
04:14Siap.
04:17Eh.
04:20Ya, mau lagi.
04:22Lies.
04:22Kami,
04:25Masih ya, jadi ketua ya.
04:27Kasih-kasih uang.
04:29Ini yang ditunggu besok ya, Pak.
04:30Pak, kasih.
04:32Rekan-rekan media yang saya hormati,
04:34kami Dewan
04:36Pertimbangan Presiden
04:38Ketua, Wakil Ketua
04:40kemudian Sekretaris dan para anggota
04:42baru saja dilantik oleh Bapak Presiden
04:45kami menyampaikan
04:47terima kasih kepada Bapak Presiden
04:49dan Bapak Wakil Presiden
04:50kepercayaan kepada kami
04:51sebagaimana Anda ketahui
04:55bahwa
04:56anggota-anggotawan tim pres
04:58yang baru ini adalah
05:00tokoh-tokoh nasional
05:01dari berbagai bidang
05:04dari berbagai agama
05:06dari berbagai profesi yang sudah
05:08berpengalaman
05:09membaktikan diri pada
05:11negeri kita tercinta
05:13dan ini adalah
05:15kesempatan yang luar biasa bagi kami
05:18untuk berbagi pengalaman
05:20menyampaikan
05:22pertimbangan kepada
05:24Bapak Presiden
05:25jadi dengan kekayaan
05:28pengetahuan pengalaman yang luar biasa
05:31dari para anggota
05:32Dewan Pertimbangan Presiden
05:35kami yakin
05:35kami bisa
05:37memberikan
05:38saran
05:39masukan
05:40pertimbangan
05:42sebagaimana
05:43dimandatkan
05:44oleh undang-undang
05:45jadi tugas kami
05:47memang khusus
05:48dengan
05:49satu
05:49beneficiary
05:51ya
05:51yaitu
05:53Bapak Presiden
05:54jadi kami tugasnya adalah
05:55memberikan masukan
05:57pertimbangan
05:58kepada
05:58Bapak Presiden
06:00saya
06:01dipercaya oleh Bapak Presiden
06:04sebagai Ketua
06:05kemudian
06:06Pak Atta Rajasa
06:08sebagai Wakil Ketua
06:09dan Pak Kodari
06:10sebagai
06:11Sekretaris
06:12akan berusaha
06:13semaksimal mungkin
06:14memfasilitasi
06:16seluruh anggota
06:17bisa
06:17maksimal
06:19memberikan
06:19saran
06:20masukan
06:20dan pertimbangan
06:21kepada
06:22Bapak Presiden
06:23dan Bapak Wakil Presiden
06:24saya kira itu
06:25dari saya
06:26saya bersilakan
06:27Pak Wakil Ketua
06:28dan Pak Sekjen
06:29terima kasih
06:31Assalamualaikum
06:32Warahmatullahi Wabarakatuh
06:33para
06:35sahabat
06:36media
06:36yang saya
06:37cintai
06:38kita bersyukur
06:39pada hari ini
06:40semua
06:42anggota
06:43Dewan
06:44Pertimbangan
06:44Presiden
06:45Republik
06:45Indonesia
06:46sebagaimana
06:48diatur
06:48dalam undang-undang
06:49yang sudah
06:49dirubah
06:50dari undang-undang
06:5064
06:512006
06:51ke undang-undang
06:532024
06:55hari ini
06:56resmi
06:57dilantik
06:58Bapak Presiden
06:58kami bersyukur
07:00kami
07:01berusaha
07:02keras
07:03untuk
07:04mengabdikan
07:06diri
07:06kepada bangsa
07:07dan negara
07:08dan memberikan
07:09masukan-masukan
07:10terbaik
07:11saran-saran
07:13terbaik
07:13dan tentu
07:15juga
07:15sebagaimana
07:17dia sampaikan
07:18undang-undang
07:18nasihat terbaik
07:20kepada
07:21Bapak Presiden
07:21sebagaimana
07:23kawan-kawan
07:24pahami
07:25setelah
07:26dilakukan
07:27perubahan
07:28undang-undang
07:28dari
07:292016
07:29ke
07:302024
07:30lembaga ini
07:32menjadi
07:32lembaga negara
07:33dari
07:34lembaga
07:35pemerintah
07:36namun
07:37tetap
07:37berada
07:38di bawah
07:39Presiden
07:40oleh sebab itu
07:41tugas kami
07:41adalah
07:42mensukseskan
07:43Bapak Presiden
07:44dengan
07:44memberikan
07:45masukan-masukan
07:46yang berkualitas
07:48dari
07:49berbagai macam
07:50aspek
07:50yang kami
07:51kumpulkan
07:51dan dari
07:52berbagai macam
07:53pengetahuan
07:54yang telah kami
07:55miliki
07:57namun
07:57kawan-kawan
07:58jangan pernah
07:59bertanya
07:59nasihat apa
08:01yang diberikan
08:01kepada Bapak Presiden
08:02karena
08:02berdasarkan
08:03undang-undang
08:03kami dilarang
08:04untuk
08:05menyampaikan itu
08:06jadi kami
08:07tentu akan
08:08silence
08:08apapun yang kami
08:10sampaikan
08:10kepada Bapak Presiden
08:11terima kasih
08:12Assalamualaikum
08:12Warahmatullahi Wabarakatuh
08:16Tugas Pak Sekretaris
08:17adalah
08:18mendukung
08:19agar
08:20organisasi
08:21bisa berjalan
08:21dengan optimal
08:22dan tentunya
08:24mendukung
08:24Bapak Ketua
08:24dan Wakil Ketua
08:25cukup
08:26terima kasih
08:34pesan khusus
08:36diberikan oleh
08:38Pak Presiden
08:39bahwa
08:40Dewan Pertimbangan
08:41punya
08:43kedudukan etnis
08:44bukan teknis
08:45apa itu
08:46kedudukan etnis
08:47kemampuan
08:49untuk melihat
08:50ekses-ekses
08:52dari kebijakan
08:53dan memberi
08:54pertimbangan
08:55tentang
08:56arah
08:57dari kebijakan
08:58itu
08:58supaya
08:59sesuai dengan
09:00visi Presiden
09:01itu fungsi
09:03normatif
09:03dari Dewan
09:04itu ada fungsi
09:05yang lebih politis
09:06yaitu
09:06memonitor
09:08situasi politik
09:09memonitor
09:10situasi kebudayaan
09:11jadi semua hal
09:13yang akan
09:13dibicarakan
09:14di dalam Dewan
09:15didasarkan
09:16pada tanggung jawab
09:17etnis
09:18dari masing-masing
09:18anggota
09:20bukan tanggung jawab
09:21kelompok
09:21tanggung jawab
09:22etnis
09:22karena itu
09:23pertanggung jawaban
09:24pertama adalah
09:25kemampuan
09:26untuk mengambil
09:27jarak
09:28dari peristiwa-peristiwa
09:29konkret
09:29jadi Dewan ini
09:31bukan untuk
09:31melayani
09:32pertanyaan-pertanyaan
09:33konkret harian
09:33diperlukan
09:35kontemplasi
09:36diperlukan
09:36evaluasi
09:38diperlukan
09:39bahkan
09:39kemampuan
09:40untuk berfantasi
09:41tentang mas depan
09:42Republik
09:45semacam
09:46semacam
09:47oversight
09:47komite
09:47dalam perusahaan
09:48namanya
09:48oversight
09:49komite
09:49tapi
09:49karena ini
09:50urusan publik
09:51maka
09:52keahlian
09:52diperlukan
09:55naluri
09:56harus diandalkan
09:57dan yang
09:58paling penting
09:59adalah
10:00menunjukkan
10:01tanpa ragu-ragu
10:03apa yang
10:04salah
10:05di dalam
10:05persepsi publik
10:06terhadap
10:07kekuasaan
10:08dan bagaimana
10:09kekuasaan
10:10mengolah
10:11persepsi itu
10:12menjadi positif
10:13bagi negeri
10:15oke
10:15udah kayak kuliah ya
10:17apa alasan
10:18mengolah persepsi
10:20atau
10:22orientasinya
10:23mengolah persepsi
10:24terhadap publik
10:25bukan mengolah persepsi
10:26mengolah persepsi itu
10:27supaya sama
10:28dengan persepsi presiden
10:31kan seringkali
10:32itu persepsi publik
10:33itu berbeda
10:33menangkap masalah
10:34yang ada di publik
10:35kemudian mengolah
10:36mengolahnya
10:37bukan itu
10:38urusan bakom itu
10:39tetapi
10:40Dewan Pertimbangan itu
10:42mengolah isu
10:43untuk
10:44gimana
10:45karena itu
10:46biar saya terangin dulu
10:47mengolah isu
10:49untuk diletakkan
10:50pada koridor etis
10:51kalau koridor politis
10:53itu di kabinet
10:54jadi kemampuan individual
10:56untuk menangkap
10:58bahkan secara batinia
11:00problem
11:01itu menjadi andalan
11:02dari
11:03Dewan ini
11:06alasannya
11:07kenapa sih
11:07berakhirnya
11:08alasannya
11:09untuk masuk ke
11:10watimras ini
11:11akhirnya bergabung
11:12bersedia
11:12alasan
11:13alasan gue menolak apa
11:22bukan mengkritik
11:25Dewan ini
11:26justru fungsinya
11:27kritis
11:28bukan kritik
11:28ya beda tuh
11:29kritis
11:30terhadap kebijakan
11:31kenapa harus kritis
11:33karena pasti ada
11:34persepsi negatif
11:35ada persepsi positif
11:37dua-duanya persepsi
11:38karena itu
11:39tugas Dewan
11:40tadi saya terangkan dengan
11:41sempurna
11:42dan kalian gak dengar
11:43dengan sempurna
11:44dia
11:45mengandalkan
11:46kepekaan etis
11:47dan kemampuan
11:48untuk melihat
11:49detail persoalannya
11:50dimana
11:50dan itu yang
11:52dijadikan pertimbangan
11:53kan anda biasa
11:56apa namanya
11:57kalau bikin
11:57suatu keputusan tuh
11:58mengingat
11:59menimbang
12:00memutuskan
12:00menetapkan
12:01tugas Dewan
12:03adalah mengingat
12:04dan menimbang
12:05dan memutuskan
12:06penetapannya
12:08ada pada Presiden
12:08jadi kita
12:10membuat pertimbangan
12:12usernya adalah
12:12Bapak Presiden
12:14itu
12:14cara kerja dari
12:16Dewan ini
12:17biasa aja
12:32dari awal
12:34saya terangkan tadi
12:34ini Dewan
12:35etis
12:36lebih
12:36bukan teknis
12:38ada persen
12:39khusus
12:40tentang luar negeri
12:41tentang peran
12:41segala macam
12:42tapi ini Dewan
12:43yang diisi oleh
12:44orang-orang
12:46dengan kapasitas
12:56terus
12:59kalian mau
13:00maju terus
13:00ya
13:03terus
13:04apa lagi
13:05menjaga agar
13:05One Team Press ini
13:07kan tadi mengkritisi
13:08bukan
13:08maksudnya gitu ya
13:10agar tidak
13:11bukan mengkritisi
13:12kritis terhadap
13:14ini
13:14jangan-jangan salah kuat ya
13:16kritis terhadap
13:17bukan mengkritisi
13:18kritis terhadap
13:20beda
13:20nah bagaimana agar
13:22ruang itu
13:22tidak bias
13:23karena bagian dari
13:25pemerintah juga
13:25bagaimana
13:27apa yang
13:27maksud
13:27bias
13:28siapa yang bias
13:29One Team Press ini
13:30dalam
13:33tidak bias
13:34bias artinya
13:39dalam fisika
13:40bias artinya
13:41defraksi
13:42itu
13:42di bengkok
13:43jadi bias
13:43apa-apa
13:44kan
13:44apa yang bias
13:45misalnya
13:47tidak dipengaruhi
13:48oleh
13:48political
13:49interest
13:51ya pasti
13:52tidak dipengaruhi
13:53mau dipengaruhi oleh
13:54siapa
13:55kan gak ada
13:56semua hal yang
13:57etis itu
13:58sifatnya wajib
13:59harus
14:00normatif
14:01nah itu bedanya
14:03antara kebijakan
14:04etis dan kebijakan
14:05teknis
14:05kebijakan teknis itu
14:06adalah tugas
14:07dari teman-teman
14:08di departemen
14:09di kementerian
14:10jadi kita
14:10di One Team Press
14:11tidak evaluasi
14:13kebijakan teknisnya
14:15itu ada
14:16apa
14:17kalau di kementerian
14:18irgennya
14:18yang
14:18mengawasi itu
14:20kita mengawasi
14:21arah dari
14:22kebijakan
14:22supaya sesuai
14:23dengan janji
14:24presiden pada
14:25waktu kampanye
14:26sesuai dengan
14:27tema yang diinginkan
14:28oleh presiden
14:28misalnya bahwa
14:29kemakmuran rakyat itu
14:31harus didalilkan
14:32habis-habisan
14:32kita monitor itu
14:34persepsinya
14:35tiba di publik
14:35sama enggak
14:36kalau tidak sama
14:37berarti ada
14:38kekurangan komunikasi
14:39diperbaiki
14:40kita membuat
14:41pertimbangan itu
14:42buat presiden
14:43bukan kita yang
14:44memperbaiki
14:45itu ya
14:46kenapa
14:53apa pentingnya itu
14:55selain
14:55hal yang
14:56yaitu cerita
14:58nanti di bagian
15:01atertorial
15:02tadi pagi
15:04bu
15:04apa
15:05ya apa
15:08pentingnya itu
15:08buat apa
15:10coba
15:12enggak ada
15:13beritanya
15:13nanti
15:14soal itu yang
15:15kalian beritakan
15:15sementara esensinya
15:16gak kalian beritakan
15:17boleh dong
15:20tadi
15:26enggak dengar
15:26saya udah bilang
15:27bukan mengkritisi
15:28kritis terhadap
15:29udah-udah
15:30ini metro
15:31nih
15:31bicara
15:32metro
15:33cara bertanya
15:34begitu
15:52dan ketika
15:54gabung oleh
15:54pemerintah
15:55presiden ini
15:56menjadi
15:57sorotan
15:58kenapa
15:58makanya
15:59mengkritik
16:00dari luar
16:00mengawasi juga
16:01tapi dari luar
16:02ketika
16:02di dalam
16:03pemerintahan
16:04itu apakah
16:05tidak bias
16:06nanti dipengaruhi
16:07saya cuman
16:07pindah dari luar
16:09ke dalam
16:10apa
16:10bedanya
16:11sikap saya tetap
16:13pandangan saya tetap
16:14radical break
16:15enggak
16:17ya dong
16:18ya
16:19oke
16:25pertanyaan kalian
16:26gak radical
16:26ya
16:27gue gak mau jawab
16:27ya oke
16:28yo teman-teman
16:29thank you
16:30hari ini
16:36saya
16:36terserang
16:37kaget ya
16:38karena baru
16:39tadi pagi
16:40menerima
16:42telpon dari
16:43Pak
16:43Teddy
16:44Indra
16:44Wijaya
16:45untuk
16:46menjadi salah satu
16:48anggota
16:49Dewan
16:49Pertimbangan
16:49Presiden
16:50saya sangat
16:52surprise
16:52karena
16:53seperti
16:54mungkin
16:54teman-teman
16:55tahu
16:55saya ini
16:57dari komunitas
16:58Konghujung
17:00jumlahnya
17:02paling
17:02minim
17:03dan
17:04pernah
17:05mengalami
17:06proses
17:07pembekuan
17:08cukup lama
17:09dari tahun
17:0978
17:10sampai tahun
17:1198
17:13baru pulih
17:14di era
17:15awal
17:15pemerintahan
17:16Pak Habibie
17:17sampai
17:18kemudian
17:19Kustur
17:20Bumega
17:21Pak SBY
17:21Pak Jokowi
17:22dan sekarang
17:24dengan itu
17:25saya
17:26tentu
17:27sangat terharu
17:28karena sebagai
17:28bagian
17:30yang jumlahnya
17:31paling kecil
17:32tapi mendapat
17:33perhatian yang sama
17:34walaupun
17:35sebenarnya
17:36Majelis Tinggi Agama
17:38Konghujung
17:38Indonesia ini
17:39merupakan
17:40Majelis Agama
17:41paling tua
17:41di Indonesia
17:42karena
17:43embryonya
17:44sudah berdiri
17:4417 Maret
17:451900
17:46dan
17:48kemudian
17:49sempat
17:50dipekukan
17:51di jaman
17:51Jepang
17:52kemudian
17:54bangkit lagi
17:54tahun 55
17:55dan sekarang
17:56usianya
17:56sudah 103
17:57kalau dihitung
17:59dari kebangkitan
18:00kembali
18:00tahun 23
18:01bahkan
18:03ketiga
18:03BPUPK
18:04itu ada
18:05beberapa umat
18:05kami yang juga
18:06ikut
18:08di dalam
18:08BPK
18:09BPUPKI
18:10itu
18:11termasuk
18:12ketika
18:13Bung Karno
18:14dan Bung Hatta
18:15diasingkan oleh
18:16sekelompok pemuda
18:17ke
18:17Rengas Denklok
18:19itu adalah
18:20Jogisiong itu
18:22umat
18:22Konghujung
18:23nah ini
18:24dengan
18:27kejadian hari ini
18:28peristiwa hari ini
18:29saya merasa
18:30negeri ini
18:31benar-benar
18:32sudah memegang
18:33teguh
18:34salah satu
18:34pilarnya
18:35semboyanya
18:36Bineka
18:36Tunggal Ika
18:37mudah-mudahan
18:38dengan
18:40kebersamaan
18:41yang semakin
18:42utuh
18:42semakin kokoh
18:43Indonesia
18:44yang kita cintai
18:45ini
18:45yang kita tahu
18:46semua potensinya
18:47begitu besar
18:48ditambah
18:49kerukunan
18:50dan kesikapan
18:51rakyatnya
18:52saya yakin
18:54Indonesia akan
18:55maju ke depan
18:56entah kapan
18:57tergantung dari
18:59kebersamaan
18:59dan dekat keras kita
19:00mungkin itu
19:02sebagai pengantar
19:03iya
19:04iya
19:05iya
19:06makasih
19:07terima kasih

Dianjurkan