00:00Saya ingin apaguri yang lebih baik dilakukan investasi mendalam terhadap kasus ini.
00:05Sekiranya memang apa yang ditemukan oleh Ombudsman benar,
00:09maka kami tidak segan-segan mengambil satu langkah tegas terhadap
00:12petugas pemasarakatan dan pejabat pemasarakat yang terlibat
00:15dalam pengadaan pasitas-pasitas yang tidak sesuai dengan peruntukan ini.
00:20Usai polemik hunian mewah di lapas kelas 2A Cibino,
00:23Dirjen Kemen Imipas, Mas Hudi,
00:25mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral
00:27terhadap peristiwa yang terjadi di lapas Cibino.
00:30Sementara Dirjen Kemen Imipas memberi sanksi kepada 17 orang,
00:33termasuk salah satunya,
00:35memecat kalapas Cibino, Wisnu Haniputranto, sebagai ASN.
00:40Sudah 17 orang yang diberikan sanksi hukuman disiplin.
00:48Kalapas lama dan kalapas baru kita periksa dan kita jatuh hukuman.
00:53Yang 17 itu termasuk kalapas Cibino, Wisnu?
00:56Iya, iya.
00:57Dia diberhentikan atau disiplin berhentikan?
00:59Diberhentikan.
01:00Diberhentikan.
01:00Diberhentikan, oke.
01:00Ya.
01:01Pak, diberhentikan menjadi ASN atau kalapas?
01:03Iya, iya.
01:03Diberhentikan menjadi ASN.
01:08Ini adalah kontainer yang juga didatangi oleh ombudsman
01:15dan disebut sebagai homestay.
01:19Karena ada tiga jenis hunian mewah yang diduga oleh ombudsman
01:22ada di lapas pas 2A Cibino.
01:23Yang pertama adalah berbentuk homestay.
01:25Yang kedua berbentuk kluster.
01:27Dan yang terakhir tadi sudah kita datangi adalah berbentuk villa.
01:31Oke.
01:32Ini adalah salah satu ruangan yang juga didatangi oleh ombudsman.
01:38di sebelah pintu masuk ada ruang tamu ya.
01:43Dan ini masih ada meja.
01:44Ini juga kemudian saat itu ditemukan oleh ombudsman.
01:47Ada tiga buah kulkas yang ada di sini.
01:52Dan di area lainnya ada kamar.
01:57Di depan ada tiga kamar.
01:59Dan di bagian belakang juga ada sejumlah kamar lainnya.
02:03Saya akan coba menuju ke titik lainnya, saudara.
02:09Saya akan coba melihat dan juga mencari temuan ombudsman lainnya.
02:14Yang disebut terdapat fasilitas gym termasuk juga simulator golf.
02:20Yang sedang dalam proses pembangunan.
02:23Ini adalah area gym ya.
02:26Yang sangat berdekatan dengan salah satu kunian mewah.
02:30Oke.
02:30Alat-alatnya pun cukup lengkap ya.
02:32Memang ruangannya tidak terlalu besar.
02:34Tetapi sangat cukup untuk kemudian digunakan.
02:39Oleh penghuni dari bangunan yang tadi kita sudah datangi, saudara.
02:47Yang tepat berada di sebelah area gym adalah
02:50Satu ruangan yang disebut oleh pihak
02:57Dari lapas merupakan area loker.
03:01Tetapi area ini, saudara, diduga kuat oleh ombudsman
03:04Merupakan area simulator golf.
03:08Yang masih dalam proses pembangunan.
03:10Betul bahwa di sini ada sejumlah
03:12Ornamen kayu menyerupai loker.
03:14Tetapi
03:16Untuk tempat penyimpanan nampaknya ini cukup minim.
03:19Dan juga tentu yang menjadi pertanyaan adalah
03:21Fungsi
03:22Dari bantalan yang ada di
03:24Tempat ini, saudara.
03:26Yang berwarna hitam ini.
03:37Setelah saya bersama dengan
03:38Wakil Ketua Komis 13 DPR RI
03:40Andrea Sugo Parera.
03:42Bungu Go, terima kasih
03:42Untuk waktunya.
03:44Luar biasa dipot.
03:45Baik.
03:45Saya ingin langsung tunjukkan Bungu Go bahwa
03:47Di depan kita
03:47Bisa ditunjukkan ya
03:49Ada satu truk yang kemudian
03:50Digunakan untuk kemudian membawa
03:52Sejumlah barang.
03:53Hal apa yang kemudian akan
03:55Dilakukan saat ini, Bang?
03:56Nah ini barang-barang yang sudah digularkan
03:58Tapi ini sudah kita minta
04:00Supaya ini menjadi catatan
04:01Untuk menjadi barang bukti.
04:03Oke, catatan untuk menjadi barang bukti.
04:05Ini barang bukti bahwa
04:06Apa yang tadi kita minta kepada Pak Irjen
04:10Supaya ini semua masuk menjadi catatan
04:12Barang bukti
04:13Bahwa di sini, di rumah ini, di tempat ini
04:16Ini dibangun
04:18Ya dalam tanda petik kemewahan-kemewahan
04:21Yang ada di lapas ini
04:22Kita lihat juga ini masih ada
04:24Pas minuman keras di sini
04:26Ada dispenser
04:28Ada AC
04:30Yang ini dilepas dan sebentar lagi akan dibongkar
04:34Akan dibongkar ya?
04:35Akan dibongkar
04:36Saya ditunjukkan ya
04:36Itu salah satu proses pemindahan kulkas
04:39Yang ada di sini
04:41Oke
04:42Dan ini sesuai dengan permintaan dari Komisi 13 DPRR
04:50Betul, betul
04:50Oke
04:51Ini juga semuanya dikeluarkan ya
04:56Nah ini kalau kita lihat ini kan
04:57Ini ya
04:58Bisa ditunjukkan ya
05:01Mungkin bisa ditunjukkan
05:02Ini adalah area yang kemudian
05:04Sangat terbuka dan sangat tidak aman
05:06Untuk standar lapas
05:08Ya karena dari sini kan bisa akses langsung keluar
05:11Ke kampung ya
05:14Dan di situ ada Kali Ciliwung
05:16Kali Ciliwung
05:18Kali Ciliwung ya mungkin ya
05:19Agak dalam sih memang
05:20Tapi kalau orang bisa berenang kan sebentar-sebentar juga bisa nyeberang ke sana
05:24Oke
05:25Artinya ketika kunian ini digunakan oleh
05:28Sejumlah nyara pidana tidak menutup kemungkinan ada akses untuk kabur
05:33Dan ini rumah dinas kalapas
05:46Dinas Kalapas yang kemarin ya
05:47Yang dinonaktifkan
05:49Wah dinas kalapas nonaktif
05:53Wisnu Hani Putranto
05:54Dan masih ada fotonya ya
05:56Masih ada Pak Wisnu
05:57Kayaknya udah siap-siap ya
05:58Mas ya
05:59Karena udah dinonaktifkan
06:01Oke
06:01Oh ini kamar gudang mungkin ini ya
06:05Ini kamar tidur ini harusnya
06:07Ini kamar tidur
06:08Karena mau pindah
06:09Tapi artinya coba dibandingkan dengan yang punya
06:11Bisa ditunjukkan ya
06:12Kasih kamtip tadi ya
06:13Sangat jauh dengan
06:15Iya
06:15Iya yang kasih kamtip tadi kan luar biasa itu
06:18Rumah dinas yang diduga hunian mewah
06:20Situasinya sangat jauh dengan kondisi rumah dinas kalapas
06:26Oke dan itu ada satu alat berat ya Bang ya
06:28Iya ini digunakan untuk menghancurkan
06:29Proses kita pembongkaran
06:31Artinya selain barang-barang yang berada di dalam hunian ini dikeluarkan disita
06:35Bukan barang beli negara kan
06:36Tetapi rumah ini juga dihancurkan
06:38Ini proses ya
06:41Pembongkaran
06:42Kita tidak ingin ini disalahgunakan
06:44Jadi setelah di-inventarisir
06:46Ini kita
06:47Kita hancurkan
06:48Setelah di-inventarisir
06:50Diancurkan
06:51Seluruhnya?
06:52Semuanya
06:52Saya akan tunjukkan sederhana lebih dekat lagi proses
06:55Dari
06:56Pembongkaran yang ada disini ya
07:00Ini adalah
07:02Bangunan yang kemudian sudah dihancurkan ya
07:04Satu hunian
07:06Yang tadi sudah dihancurkan dengan menggunakan alat berat
07:09Dan beberapa hunian lainnya nanti juga akan dihancurkan
07:12Menggunakan alat berat yang ada disini
07:14Kurang lebih ada
07:16Sepuluh
07:16Bangunan
07:17Atau perhunian mewah yang ada disini
07:19Dan kemudian tidak terdaftar
07:21Dalam sistem informasi
07:24Barang milik negara
07:25Satu upayanya ya
07:26Bisa dilihat ya
07:26Bagian samping
07:27Bagian kaca dan juga pintu
07:28Ini langsung
07:30Diancurkan
07:31Sudah
07:32Oke
07:38Dan pintu sudah hancur
07:39Terus juga bagian atap
07:40Dan juga
07:41Bagian pagar
07:51Saudara temuan Ombudsman pada 23 September
07:542026
07:55Membuka mata semua pihak
07:56Bahwa ada persoalan serius
07:58Di dalam lembaga
07:59Pemasyarakatan
08:00Apakah benar
08:01Bahwa terdapat jual beli
08:03Fasilitas yang sudah terjadi
08:05Secara lumrah
08:06Kepada narapidana
08:08Di dalam lapas
08:09Saya akan tanyakan secara langsung
08:10Kepada anggota Ombudsman
08:11Republik Indonesia
08:12Dengan Bapak Fikri Yassin
08:14Pak Fikri
08:15Terima kasih
08:15Untuk waktunya Pak
08:16Tidak hanya Ombudsman
08:17Tidak hanya Menteri IMIPAS
08:19Dan Kepala Bapisus
08:19Tetapi juga DPR
08:20Bersama
08:22Irjen
08:23Dari
08:23Kementerian IMIPAS
08:25Juga memantau secara langsung
08:26Temuan dari Ombudsman
08:28Dan sejumlah fasilitas dikeluarkan
08:30Dan sejumlah bangunan
08:32Yang diduga hunian mewah
08:33Dihancurkan
08:35Ombudsman sepakat dengan langkah ini?
08:37Ya itu yang kita sayangkan
08:38Menurut kami itu tidak benar
08:40Idealnya memang
08:42Ini diaudit bersama dulu
08:44Di sini
08:45Dalam rangka koreksi
08:46Lebih besar kepada semua lapas
08:48Tetapi juga
08:49Triggernya adalah
08:50Lapas Cibinong
08:51Maka
08:52Bagi kami
08:53Penghilangan barang bukti ini
08:56Ada upaya seperti
08:57Untuk mempercepat
08:58Menghilangkan
08:59Barang buktinya
09:01Supaya sulit untuk diaudit
09:03Dan salah satu
09:04Instrumen
09:06Ataupun barang bukti
09:06Yang mungkin bisa menjadi
09:08Barang bukti kunci adalah
09:10Video yang kemudian
09:11Sebelumnya sudah direkam juga
09:12Oleh pihak Ombudsman
09:13Dan kami punya semua buktinya
09:15Ombudsman punya semua buktinya?
09:17Punya semua
09:17Oke kita coba
09:18Play ya
09:18Salah satu video
09:19Ketika
09:20Ombudsman hendak masuk ya
09:22Ke salah satu hunian mewah
09:23Yang memang bentuknya
09:25Sangat mirip
09:26Seperti rumah klaster
09:27Dan di sini juga
09:28Betul terjadi intimidasi?
09:30Kita beradu fisik sama mereka
09:31Beradu fisik?
09:32Beradu fisik
09:33Dan ketika masuk
09:35Selain fasilitasnya mewah
09:36Tapi ada satu orang Pak
09:37Nah ini
09:38Ada satu orang
09:39Yang kemudian langsung menutup pintu
09:41Iya
09:42Orang ini
09:43Ini awalnya
09:45Tim kita
09:46Dia di sini
09:46Di sofa ini?
09:48Di sofa ini
09:48Nah di sini
09:50Sempat ditanya
09:51Bapak siapa?
09:51Ya Nafi
09:52Nah begitu ini karena kelihatan rame
09:54Dia ini lompat
09:55Mengunci pintu
09:55Mengunci pintu?
09:56Mengunci pintu
09:57Nah di sini
09:58Semua
09:59Saya perintahkan di sini
10:00Semua ruangan ini
10:01Jangan ada yang terlewatkan
10:02Dipisualkan semua
10:03Nah termasuk tadi
10:05Di
10:05Sorry
10:05Di sini
10:06Sebelah ini
10:07Foto dia ini
10:08Ada di sini
10:09Foto keluarganya
10:10Foto dia dengan anaknya
10:11Dengan istrinya
10:12Semua ada di situ
10:13Ada
10:14Arti
10:14Tidak hanya foto yang ditemukan oleh Ombudsman
10:17Atas nama Jimmy Masri
10:18Narapidana Lapas
10:19Kelas 2 Ciminong
10:20Orangnya ada
10:20Tapi orangnya adalah dia
10:21Ini
10:22Ini orangnya
10:25Tidak hanya satu
10:26Tapi ada sejumlah Nafi lainnya
10:27Yang juga diduga
10:29Menghuni
10:30Hunian mewah
10:30Saya akan coba tunjukkan
10:31Ini dua narapidana yang juga ditemui oleh Ombudsman
10:35Ini namanya Ahmad Albani
10:36Di sini kami bentrok dengan Anu
10:39Di depan ini
10:40Bentrok dengan petugas
10:42Untuk huniannya Pak
10:43Ahmad Albani ini
10:44Di hunian yang berbentuk apa Pak?
10:46Ini satu rumah
10:47Isinya empat kamar
10:48Satu rumah isinya empat kamar
10:50Jadi dia modelnya itu beda-beda
10:51Di sana itu
10:52Yang berwarna biru ya
10:53Rumah berwarna biru
10:54Ini rumah
10:55Ini Bapak ini yang kamar
10:56Nomor
10:56Dia ini disebelahnya ini
10:58Tapi bagian depan dia
11:00Bagian belakang ini
11:00Nah yang ini langsung ngunci pintu
11:02Ada yang satu kebuka
11:04Yang satu ngunci
11:04Nah kita tanyakan sama dia
11:06Kenapa Bapak di sini?
11:07Kami ditempatkan Pak
11:08Loh ditempatkan oleh siapa?
11:10Oleh petugas
11:10Itu hasil wawancaranya ya
11:12Petugas
11:13Terus ininya
11:13Bapak di sini sewa?
11:15Iya
11:15Berapa sewanya Pak?
11:17Ada nominal yang disampaikan?
11:19Enggak
11:19Itu
11:20Mereka semua sepakat
11:22Untuk gak ngomong berapa nilainya
11:23Apakah artinya jika terbukti
11:25Memang
11:26Pihak-pihak yang kemudian diperiksa
11:28Ini terbukti bersalah
11:30Tidak hanya sanksi administratif
11:32Tapi juga
11:33Harus diberikan sanksi pidana
11:35Harus diperiksa secara serius
11:37Oh ini jelas kok
11:39Oh ini jelas
11:40Di sini ada korupsinya
11:43Di sini ada pelanggaran hukumnya
11:45Semua harus diperiksa
11:46Bukan administratif
11:48Bukan hanya pencopotan
11:50Oke
11:50Kami mendorong untuk pidana
11:51Kalau cuma sekarang kita mendorong administratif
11:54Hanya pencopotan sementara dan sebagainya
11:57Agak keliru
11:59Terlalu sederhana kita memandang kasus Cibino
12:06Empat tahun Abang ditahan
12:08Dari 2018 hingga 2022
12:10Apakah pernah mendengar
12:11Bahwa betul ada hunian mewah di dalam lapas?
12:14Benar
12:14Ada hunian mewah di dalam lapas
12:16Ini kan kita bayar
12:17Abang tau numinannya berapa?
12:18Saya denger-dengar hampir 1M
12:20Terima kasih telah menonton!
12:21Terima kasih telah menonton!
12:21Terima kasih telah menonton!
12:22Selamat menonton!