Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Visual udara memperlihatkan permukaan lahan gambut di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terlihat seolah sudah padam.

Namun, asap masih terus mengepul dari sejumlah titik. Bara api masih membakar di dalam lapisan gambut. Ketika angin bertiup kencang, bara di dalam gambut dapat kembali menyala. Api kemudian menjalar di bawah permukaan dan kembali membakar lahan di sekitarnya.

Kondisi inilah yang membuat kebakaran sulit dikendalikan dan luas lahan terbakar terus bertambah. Asap dari kebakaran gambut juga terus membumbung, menambah pekat kabut asap yang menyelimuti Palangkaraya.

Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan. Tak hanya memicu kabut asap, api juga mendekati permukiman warga di Mariana, Kecamatan Banyuasin Satu, Sumatera Selatan.

Api membakar lahan di sejumlah titik, sementara asap pekat membumbung dan menutupi area di sekitar permukiman.

Hingga Kamis pagi, konsentrasi PM2,5 tercatat 510 mikrogram per meter kubik, dengan kategori pada level berbahaya.

Petugas gabungan terus berupaya memadamkan api. Namun, keterbatasan sumber air di lokasi kebakaran menjadi salah satu kendala pemadaman.

#palangkaraya #karhutla #gambut

Baca Juga Visual Udara Kebakaran Lahan Dekati Area Kampus Uniska Banjarmasin | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/694889/visual-udara-kebakaran-lahan-dekati-area-kampus-uniska-banjarmasin-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/694890/titik-api-kebakaran-lahan-gambut-di-palangka-raya-masih-terlihat-kompas-petang
Transkrip
00:14Terima kasih.
00:30Dan kembali membakar lahan di sekitarnya.
00:32Kondisi inilah yang membuat kebakaran sulit dikendalikan dan luas lahan terbakar terus bertambah.
00:38Asap dari kebakaran gambut juga terus membumbung menambah pekat kabut asap yang menyelimuti Palangkaraya.
00:53Terima kasih.
00:57Ini di belakang merah putih.
01:14Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.
01:19Tak hanya memicu kabut asap, api juga mendekati permukiman warga di Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Sumatera Selatan.
01:28Api membakar lahan di sejumlah titik, sementara asap pekat membumbung dan menutupi area di sekitar permukiman.
01:35Hingga Kamis pagi, konsentrasi PM 2,5 tercatat 510 mikrogram per meter kubik dengan kategori pada level berbahaya.
01:45Petugas gabungan terus berupaya memadamkan api, namun keterbatasan sumber air di lokasi kebakaran menjadi salah satu kendala pemadaman.
01:53Kita temuin, yang pertama kendala karena ini musim kemarau, kita kesulitan air.
02:01Untuk penyebab kebakaran sendiri?
02:03Penyebab kebakaran sampai sekarang masih dalam rangka penyelidikan.
02:08Tak hanya di Sumatera Selatan, hari ini kabut asap juga masih menyelimuti wilayah Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
02:14Kabut asap yang sudah berlangsung selama tiga bulan, kini membuat jarak pandang di area bandara menurun.
02:21Sejak Rabu kemarin, sejumlah penerbangan terpaksa ditunda bahkan dibatalkan
02:26karena kondisi visibilitas tidak memenuhi syarat untuk lepas landas maupun mendarat.
02:31Sejumlah penumpang terpaksa mendapatkan penjadwalan ulang sambil menunggu informasi lebih lanjut dari maskapai.
02:39Pemberitahuan tadi seharusnya jam tengah dua, ada pemberitahuan ke 16.55, ini mau kompirlah kemarin.
02:49Oh berarti ada delay ya penundaan keberangkatan?
02:52Ada pengalian dari Airline ke Batik, itu tadi informasinya melalui email.
02:58Dampak kabut asap tak hanya mengganggu aktivitas warga dan jadwal penerbangan.
03:03Di Banjarmasin, kabut asap juga menyisakan duka bagi keluarga Lisna, guru honorer SDN Tanjung Pagar 3.
03:11Setiap hari, Lisna harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit menuju sekolah,
03:16meski PJJ diberlakukan bagi siswa, namun para guru tetap diwajibkan datang ke sekolah.
03:23Kondisi udara yang buruk diduga memicu kambuhnya asma yang diidap Lisna.
03:28Mungkinan itu, cuma kan di dasar ada asmanya, mungkin karena kabut menil, malah lebih micu,
03:36yang lebih rancak tuh, pakai asmanya kambuh setiap hari, kambuh terusan.
03:43Dadanya kan sesak, disitu minta uapakan, uapakan ulun, sakit, tak ada ulun, nafasnya sesak,
03:55kesangkankan ibu itu.
03:58Kabut asap bukan lagi sekadar mengganggu aktivitas warga.
04:01Ketika kualitas udara memburuk, dampaknya menyentuh kesehatan, mobilitas, hingga keselamatan masyarakat.
04:08Tim Liputan, Kompas TV
04:11Kompas TV
04:12Kompas TV
04:12Kompas TV
04:13Kompas TV

Dianjurkan