00:00Sorotan lain, Saudara Menteri ATRBPN Nusron Wahid tak hadir dalam pemanggilan pemeriksaan KPK terkaksus suap HGB.
00:07KPK menyebut pemeriksaan Nusron penting karena saat ini penyidik sedang menyelidiki alur perintah dan aliran dana.
00:16Dan penjadwalan-pulang berikutnya, Saudara NB bisa hadir memenuhi pemeriksaan penyidik.
00:26Menghormati dan mengikuti proses yang ada.
00:34Menteri ATRBPN Nusron Wahid tak hadir dalam panggilan pemeriksaan pertama yang dijadwalkan KPK Rabu kemarin.
00:41KPK menyebut Nusron tak hadir karena ada kegiatan internal di Kementerian ATRBPN.
00:47KPK pun mengimbau agar Nusron hadir dan kooperatif dalam penjadwalan pemeriksaan ulang.
00:55Pesangkutan ada agenda lain yang sudah dijadwalkan sebelumnya oleh Kementerian ATRBPN.
01:03Tentunya kami berharap, kami mengimbau agar koordinasi dan penjadwalan ulang berikutnya, Saudara NB bisa hadir memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik.
01:19KPK bilang pemeriksaan Nusron penting untuk mengungkap alur perintah dan aliran uang dari suap yang nilainya mencapai lebih dari 100
01:28miliar rupiah.
01:31KPK menduga uang yang disita dalam operasi tangkap tangan kemarin tak hanya terkait pelayanan pertanahan,
01:37tetapi ada setoran internal di lingkup Kementerian ATRBPN.
01:44Ini juga butuh melakukan penelusuran, aliran uang dan juga alur perintah
01:53terkait dengan dugaan tidak pidana korupsi yang dilakukan di lingkungan Kementerian ATRBPN.
02:00Karena diduga uang-uang yang diamankan pada saat peristiwa tertangkap tangan tersebut tidak hanya soal pelayanan pertanahan,
02:08tapi juga ada penerimaan lain yang diduga merupakan setoran internal.
02:17Sebelumnya, Menteri ATRBPN Nusron Wahid mendegaskan dirinya menghormati dan akan mengikuti proses hukum di KPK
02:24setelah empat orang kepercayaan dan pejabat S1 di Kementerian ATRBPN tertangkap dalam OTT KPK
02:30dan ditetapkan tersangka dalam kasus suap ATRBPN.
02:35Kami juga akan mengikuti dan kami akan membangun proses yang ada di sini.
02:44Semoga dengan kejadian ini ada proses percepatan perbaikan pelayanan di internal kantor ATRBPN.
02:54Kita ikuti prosesnya ini dan kami serahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai APH.
03:05Saat ini, KPK telah menetapkan 8 orang menjadi tersangka dalam kasus suap HGB.
03:11Kasus korupsi ini menjadi sorotan karena barang bukti yang disita KPK mencapai lebih dari 100 miliar rupiah.
03:17Kini, publik menunggu apakah pemeriksaan Menteri ATRBPN akan membuat ada tersangka baru.
03:24Tim Liputan, Kompos TV
03:28Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:29Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:31Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:33Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:34Terima kasih.