Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Delapan orang utan Kalimantan korban kebakaran hutan dan lahan dilepasliarkan ke Hutan Lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kedelapan orang utan ini telah selesai menjalani perawatan dan pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan siap kembali ke habitat alami.

Delapan orang utan Kalimantan korban kebakaran hutan dan lahan dilepasliarkan ke Hutan Lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Mereka dipindahkan setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan kesehatan. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan sehat dan siap kembali ke habitat alami.

Pemindahan orang utan dilakukan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Kalimantan Barat bersama YIARI, Dinas LHK Kalbar, dan KPH Ketapang Utara beberapa hari lalu.

YIARI menyebut sejumlah orang utan lainnya masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar dan gangguan kesehatan lainnya.

Hutan Lindung Batu Nyambu dipilih karena memiliki sumber pakan, air, serta kawasan hutan yang mendukung kehidupan orang utan.

Kedelapan orang utan ini diselamatkan dari sejumlah wilayah terdampak karhutla di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara pada Agustus hingga September 2026.

Upaya penyelamatan ini diharapkan diikuti perlindungan hutan dan patroli rutin agar orang utan Kalimantan tetap memiliki habitat yang aman.

Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) menegaskan, translokasi bukan solusi akhir jika kerusakan habitat dan karhutla terus terjadi.

#orangutan #kalimantan #karhutla

Baca Juga Imbas Karhutla! ISPA Melonjak di Jambi, Warga Terdampak Dapat Layanan Gratis di https://www.kompas.tv/regional/695515/imbas-karhutla-ispa-melonjak-di-jambi-warga-terdampak-dapat-layanan-gratis



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/695516/8-orangutan-korban-karhutla-dilepasliarkan-ke-hutan-lindung-batu-nyambu-sapa-siang
Transkrip
00:00Dan saudara yang juga jadi sorotan ini terkait dengan 8 orang hutan Kalimantan korban kebakaran hutan dan lahan dilepas liarkan
00:07ke hutan lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
00:12Kedelapan orang hutan ini telah selesai mencari perawatan dan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan siap kembali ke habitat alami.
00:228 orang hutan Kalimantan korban kebakaran hutan dan lahan dilepas liarkan ke hutan lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
00:32Mereka dipindahkan setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan kesehatan.
00:38Hasilnya, seluruhnya dinyatakan sehat dan siap kembali ke habitat alami.
00:45Pemindahan orang hutan dilakukan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Kalimantan Barat bersama Yari, Dinas LHK Kalimantan Barat, dan KPH
00:55Ketapang Utara beberapa hari lalu.
00:58Yari menyebut, sejumlah orang hutan lainnya masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar dan gangguan kesehatan lainnya.
01:08Orang hutan-orang hutan yang dilepas liarkan di sini itu merupakan orang hutan yang terdampak karhutlah.
01:15Awalnya memang beberapa orang hutan dilepaskan juga di sekitar lokasi penemuan mereka.
01:20Cuma karena saat ini karhutlah belum berhenti dan lokasi-lokasi yang awalnya ditargetkan sebagai lokasi pelepas liaran itu juga terkena
01:32api.
01:32Sehingga kami memikirkan bahwa alangkah baiknya kita mencari lokasi yang memang tidak terdampak karhutlah secara langsung ya.
01:41Hutan rendung batu nyambu dipilih karena memiliki sumber pakan, air, serta kawasan hutan yang mendukung kehidupan orang hutan.
01:51Itu alasan untuk dilepas liarkan pesatwa orang hutan di HL Bukit Batu Nyambu ini karena memang ketersediaan pakan cukup untuk
02:02cukup melimpah pada saat musim buah-buahan.
02:05Jadi dan sedikit tingkat aksesibilitas masyarakat juga tidak terlalu mudah untuk menjangkau kawasan HL Bukit Batu Nyambu.
02:20Kedelapan orang hutan ini diselamatkan dari sejumlah wilayah terdampak karhutlah di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara pada Agustus hingga September
02:292026.
02:31Upaya penyelamatan diharapkan diikuti perlindungan hutan dan patroli rutin agar orang hutan Kalimantan tetap memiliki habitat yang aman.
02:42Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia biarin menegaskan translokasi bukan solusi akhir.
02:49Jika kerusakan habitat dan karhutlah terus terjadi.

Dianjurkan