Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PADANG, KOMPAS.TV - Banjir melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang.

Di Kampung Panadah, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, dua rumah hanyut terbawa arus banjir. Banjir juga merendam permukiman dan menutup akses jalan. Data sementara mencatat lebih dari 4.000 jiwa di sembilan desa terdampak.

Sementara itu, banjir di Kota Padang membuat warga mengungsi. Tim SAR gabungan masih mengevakuasi warga yang terjebak banjir, termasuk di Perumahan Lumin Park Padang.

Banjir yang datang tiba-tiba pada Sabtu, 10 Oktober, membuat warga Kelurahan Lubuk Minturun berupaya menyelamatkan diri. Sebagian warga bahkan bertahan di loteng rumah. Di Kecamatan Kuranji, luapan sungai turut membanjiri permukiman. Warga yang pulang pada siang hari untuk membersihkan rumah memilih kembali ke pengungsian pada malam hari.

Banjir di sejumlah wilayah Kota Padang ini merupakan kejadian kedua setelah sebelumnya terjadi pada November 2025.

#banjir #padang #timsar #sumatera

Baca Juga Warga Ceritakan Terkepung Air di Kebun saat Banjir Bandang Menerjang Padang di https://www.kompas.tv/regional/695461/warga-ceritakan-terkepung-air-di-kebun-saat-banjir-bandang-menerjang-padang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/695483/banjir-sumbar-rumah-hanyut-hingga-warga-bertahan-di-loteng-kompas-pagi
Transkrip
00:00Dua rumah hanyut terbawa arus saat banjir melanda ke Bupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat.
00:15Dua rumah hanyut di Kampung Manada, Nagari Sungai Gambir Sakotapan, Kejamatan Rana Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat.
00:25Selain merendam permukiman warga, banjir menutup akses jalan.
00:30Data sementara, sodara, lebih dari 4.000 jiwa yang tersebar di sembilan desa terdampak banjir.
00:40Sejak hujan semalam, yang cukup jelas, mengakibatkan menguapnya batang-batang.
00:46Sekiranya itu pukul 16.00 libe, yang lebih kurang berlampai 3 jam setelahnya, artinya sampai pukul 19.00.
00:57Data yang kami terima di posko darurat yang kami buat di Jember 7.00 di Kampung Manada, Nagari Sungai Gambir
01:16Sakotapan.
01:16Prioritas, di tegah derasnya arus banjir, tim Sargabungan mengevakuasi satu persatu warga terjebak banjir di perumahan Lumin Park, Padang.
01:26Lapangan saat ini kondisi arus yang deras, yang dangkal dan berbatuan itu menyebabkan tim merilai ataupun mengevakuasi secara estafet,
01:35karena bisa membahayakan jika kita melewati arus yang deras.
01:40Air bah yang tiba-tiba menerjang pada Sabtu 10 Oktober siang, membuat warga di Kelurahan Lubuk Linturun harus berpikir cepat
01:49untuk menyelamatkan diri, termasuk bertahan di loteng rumahnya.
01:58Kecamatan Kuranji, sungai meluap hingga membanjiri permukiman.
02:03Siang hari, warga pulang untuk membersihkan rumah.
02:06Di malam hari, warga memilih kembali ke pengungsian.
02:10Kalau malam, kalau keadaan di sini, ya was-was juga kita jaga-jaga kan, takut air naik kan, ya udah
02:17trauma lah kita bang sini bang.
02:19Jadi jaga-jaga lah, jadi keluarga, anak sama istri, kalau malam gak ada di rumah.
02:24Di mana bang?
02:25Di pengungsian bang, ada tempat pengungsian.
02:29Banjir di sejumlah wilayah di kota Padang merupakan kali kedua setelah sebelumnya terjadi pada November 2025 lalu.

Dianjurkan