Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia menerima tuntutan dari Aliansi Masyarakat terkait hak angket Ijazah Wapres Gibran Rakabuming.

Hal ini disampaikan dalam audiensi aliansi masyarakat dengan anggota DPR Fraksi Golkar di Kompleks Senayan pada Senin (12/10/2026).

Doli menyampaikan pihaknya akan mempertimbangkan dan menindak lanjuti usulan pembentukan hak angket oleh DPR.

"Kami akan pertimbangkan dan tidak lanjuti usulan dari kawan-kawan untuk membentuk angket dalam rangka untuk pembuktian kembali kan kira-kira gitu ya," ujar Ahmad Doli.

#dpr #hakangket #ijazahgibran

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695595/kata-ahmad-doli-golkar-usai-terima-tuntutan-aliansi-masyarakat-hak-angket-ijazah-gibran
Transkrip
00:01Terima kasih, sahabat-sahabat kawan-kawan yang mewakili aliansi kolektif sipil untuk Angkat Gibran.
00:11Tentu kami sekali lagi minta terima kasih atas saran, masukan, kritik, pandangan, pernyataan, tuntutan, dan provokasi.
00:25Mudah-mudahan ditanggapi secara positif.
00:29Nah seperti yang saya katakan tadi, saya kira kita pertama tidak boleh tidak menerima aspirasi apapun yang disampaikan oleh kelompok
00:40masyarakat manapun,
00:41apalagi sudah hadir di rumah rakyat ini, di gedung DPR ini.
00:46Yang kedua, kami sudah betul-betul mendengar secara seksama apa yang disampaikan termasuk tuntutan yang tadi disampaikan,
00:59bahwa masukan-masukan itu akan kemudian kami tidak lanjuti, seperti yang saya katakan tadi.
01:09Saya akan sampaikan kepada pimpinan kami di fraksi maupun di partai.
01:15Walaupun dari pemicara informal, kami sebetulnya sudah ada beberapa diskusi yang
01:22bagaimana supaya masalah ini tidak berkepanjangan, tidak terus menjadi polemik.
01:29Memang DPR punya fasilitas, sebenarnya kalau kawan-kawan menanggap pernah mengikuti beberapa waktu sebelumnya,
01:39saya sebenarnya mengusulkan juga ada fasilitas lain.
01:43Tapi ini dalam rangka untuk menerima, membangun kesadaran untuk supaya semua proses yang selama ini kita anggap ada yang keliru,
01:59itu bisa diperbaiki.
02:00Waktu itu melalui komisi buah untuk bisa mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari penyelenggara pemilu.
02:08Sebetulnya pintu masuknya di situ.
02:10Nah, apakah kemudian mau dipergunakan untuk bagaimana supaya bisa menjelaskan bahwa ada atau tidak ijazahnya,
02:23saya kira itu juga bisa menjadi fasilitasnya juga di situ.
02:29Dan makanya sebetulnya memasuk di DPR ini apa?
02:33Kalau saya kan menilai putusan makamah konstitusi itu ya sudah final and binding.
02:41Dan DPR saya kira tidak punya kewenangan secara konstitusional untuk menguji putusan makamah konstitusi.
02:48Ini kan yang disoalkan ketika setelah putusan itu disabutkan ada pandangan yang lain, pendapat yang lain.
02:55Nah, kalau kemudian pendapat lainnya itu bisa membatah, yang bantahnya cuma sederhana saja.
03:01Ya kan, waktu itu kalau tidak sempat, kalau kata Bang Effendi Gazzali, waktunya tidak cukup.
03:07Sekarang kan waktunya cukup lapang.
03:10Ya, tinggal ditunjukkan saja.
03:12Ya, tinggal ditunjukkan saja.
03:14Saya kira clear.
03:18Kalau memang ada tinggal ditunjukkan, saya kira kami tidak perlu di desa-desa untuk buat angket sebenarnya.
03:25Ya, kalau memang mau menunjukkan.
03:30Tapi ya sudah, kalau memang ini salah satu ya, salah satu yang memang mungkin, apa namanya,
03:40kami akan pertimbangkan dan tidak lanjuti usulan dari kawan-kawan untuk membentuk angket dalam rangka untuk pembuktian kembali, kan kira
03:51-kira gitu ya,
03:52soal apa yang menjadi perusahaan makam konstitusi itu.
03:55Saya kira itu saja yang bisa saya sampaikan.
03:58Sekali-terima kasih atas kehadiran Bapak, Ibu sekalian semua.
04:04Mudah-mudahan apa yang kita lakukan sekarang ini,
04:10saya selalu mengatakan apapun nanti langkah yang diambil, keputusan yang kita tempuh ya,
04:17itu berdasarkan tiga hal.
04:19Yang pertama adalah tetap di atas segala-galanya adalah untuk keberian rakyat.
04:24Kemudian yang kedua adalah untuk menjaga martabat bangsa dan kedalatan negara.
04:29Saya kira itu yang sama-sama kita harus pegang teguh.
04:32Apapun nanti kemudian yang kita ambil langkah dan keputusannya.
04:37Terima kasih.
04:38Sekali lagi, selamat sore, selamat sihat kepada kita semua.
04:41Bila Tuh Hidayah.
04:42Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:45Terima kasih banyak Pak.
04:46Terima kasih.
04:47Terima kasih.
04:51Terima kasih.
04:54Terima kasih.
04:54Terima kasih.
04:54Terima kasih.

Dianjurkan