Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi mulai berkurang. Kondisi ini terlihat di kawasan Simpang Empat Lampu Merah Telanaipura, menuju kompleks perkantoran Gubernur Jambi.

Warga menyebut, kondisi hari ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Meski kabut asap mulai berkurang, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat berharap kondisi ini terus membaik, sehingga aktivitas warga dapat berjalan normal.

#jambi #karhutla #asapkarhutla

Baca Juga Dokter Tifa Cecar Andi Azwan dalam Sidang Kasus Ijazah Jokowi, Tanyakan soal Kerugian yang Dialami di https://www.kompas.tv/nasional/696094/dokter-tifa-cecar-andi-azwan-dalam-sidang-kasus-ijazah-jokowi-tanyakan-soal-kerugian-yang-dialami



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696098/kabut-asap-di-kota-jambi-mulai-berkurang-warga-diminta-tetap-waspada-kompas-siang
Transkrip
00:00Kembali di kompas ya Saudara Pemerintah Kota Jambi memperlakukan kebijakan work from home atau WFH
00:06bagi ASN yang tengah hamil dan rentan mengalami gangguan pernafasan.
00:11Kebijakan diambil menyusul kualitas udara Kota Jambi dalam level sangat tidak sehat.
00:17Pemerintah Kota Jambi memberikan kelonggaran bekerja dari rumah bagi ASN yang tengah hamil.
00:22Kebijakan diterapkan sebagai langkah perlindungan kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara akibat karhutlah.
00:29Terutama saat indeks standar pencemaran udara atau ISPU menunjukkan tingkat pencemaran membahayakan bagi kesehatan.
00:37Tidak hanya pegawai yang tengah hamil, longgaran WFH juga diberikan pada ASN yang mengalami infeksi saluran pernafasan akut.
00:46Kebijakan diharapkan dapat meminimalkan resiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap pekat.
00:59Kebijakan diharapkan ada yang sudah memasuki lebih besar dan lain-lain.
01:05Nah, intinya dengan kondisi udara sudah di ratus 200 ini,
01:10ya kami instruksikan juga sesuai dengan lain-lain seorang diri itu untuk meliburkan diri juga,
01:16terutama juga untuk mungkin kegiatan aktivitas, mungkin guru dan lain-lain,
01:22dan petugas pendidik yang amin dan lain-lain itu, petugas kesehatan lebih baik di rumah.
01:27Termasuk juga untuk seluruh masyarakat juga.
01:30Pada saat ini kan sudah diintruksikan seluruh warga masyarakat untuk menguas padai tentang kondisi cuaca di kota Jambi.
01:41Kabut asap melimuti kota Jambi mulai berkurang.
01:44Kondisi ini terlihat dari kawasan Simpang 4, Lampu Merah, Telanai, Pura,
01:49menuju kompleks perkantoran Gubernur Jambi.
01:52Warga menyebut kondisi hari ini jauh lebih baik dibandingkan hari sebelumnya.
01:57Meski kabut asap mulai berkurang, warga diimbau untuk waspada dan mengenakan masker,
02:03terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
02:11Informasi selengkapnya kita telah terhubung dengan Jurnalus Kompas TV, Ratna Sari di kota Jambi.
02:17Ratna, untuk saat ini bagaimana pantauan kabut asap di sana dan apakah masih dalam level sangat tidak sehat?
02:27Ya saudara, seperti yang terlihat di belakang saya inilah suasana kualitas udara pada siang hari di kompleks perkantoran Gubernur Jambi.
02:35Memang terlihat di belakang saya masih ada kabut asap,
02:37namun dengan sangat tipis bila dibandingkan beberapa hari kemarin.
02:42Memang kalau kita lihat beberapa hari kemarin kabut asap di komplekskan kantor Gubernur Jambi ini sangat pekat.
02:50Namun hari ini kabut asap sudah mulai berkurang saudara.
02:54Ini juga turut dirasakan masyarakat di mana mereka mengaku bahwa hari ini matahari sudah mulai terlihat bila dibandingkan beberapa hari
03:02kemarin.
03:03Di mana matahari pun tidak terlihat sama sekali.
03:07Sudara, selain itu juga dampak kebakaran hutan dan lahan ini menyebabkan kasus infeksi saluran penapasan atau ISPA melonjak.
03:14Di mana saat ini berdasarkan catatan dinasihat setan kota Jambi ada sekitar 10 ribu atau mendekati 11 ribu kasus ISPA.
03:23Dengan rata-rata pasien mulai anak-anak, dewasa hingga langsia.
03:27Sementara dari catatan Pukesmas Putri Ayu mencatat pada akhir September kemarin, total kasus ISPA atau pasien ISPA yang berobat ke
03:35Pukesmas berjumlah 800 pasien.
03:42Ya Rat, nantus saat ini kabut asap telah berkurang di kota Jambi.
03:46Lalu seperti apa informasi terkait dengan sejumlah kota lain ataupun kabupaten lainnya?
03:53Ya saudara, kalau memang kita melihat kabupaten lainnya seperti Muaro Jambi, Tebo, Batanghari, dan juga kabupaten lainnya.
04:01Di mana memang kalau kita melihat mengacu kepada dampak kabut asap ini.
04:05Di mana memang sejumlah kabupaten yang saya sebutkan tadi menerapkan pembelajaran jarak jauh atau PJJ bagi siswa-siswi.
04:12Siswi yang berada di kelas EKA, SD, PAUD, hingga SMA dimanang kualitas udara di Jambi.
04:20Meskipun kabut asap ini sudah berkurang namun kualitas udara di Jambi belum sehat.
04:27Oke baik, terima kasih atas laporan Anda Jalas Kompas TV, Ratna Sari dari Kota Jambi.
04:33Terima kasih atas laporan Anda.

Dianjurkan