00:00Asap Imbaskar Hutlah yang menyelimuti Palangkaraya, Kalimantan Tengah
00:04mengajam kesehatan warga.
00:05Salah satunya adalah siswa SMP yang mengalami sesak nafas
00:08hingga tak bisa tidur tiap malam.
00:33Kepungan kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan kian mengkhawatirkan.
00:38Warga terus mengeluhkan gangguan kesehatan dampak kabut asap.
00:42Salah satunya dialami seorang siswa SMP di Palangkaraya, Meisha Mikaela.
00:48Paparan kabut asap selama dua bulan lebih membuatnya sesak nafas tak berkesudahan.
00:54Ia pun merasa trauma hingga tak bisa tidur tiap malam.
00:58Asap-asap ini kan di belakang rumah kami.
01:02Di belakang rumah kami itu kebakaran.
01:04Aku tuh terus melihat asap dari sini.
01:08Nah, terus?
01:09Iya, terus tambur tiap malam.
01:12Nah, rasanya gimana?
01:14Sakit sekali.
01:15Dinyatuh, tiba-tiba rasanya sesak sekali.
01:23Aku, aku, aku susah nafas.
01:28Susah nafas?
01:29Iya.
01:31Aku gak bisa rapat sama sekali.
01:34Terus mamaku coba, coba bawa aku ke dokter.
01:39Menteri Kesehatan Budi Gunadisadikin meminta warga terdampak kabut asap
01:44tetap tinggal di rumah demi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.
01:50Nomor satu, kalau bisa stay di rumah.
01:52Kalau sudah kondisinya seperti itu, kita tahu alamnya sudah seperti ini,
01:57kita sebagai manusia harus bersegera beradaptasi dan usahakan stay di rumah.
02:04Jangan keluar kecuali benar-benar.
02:09Kepungaan kabut asap mengakibatkan jarak pandang di ruas jalan di Palangkaraya sangat terbatas,
02:15mengganggu arus selur lintas dan jalur penerbangan dari dan menuju Bandara Cilik Riwut.
02:21Paparan kabut asap telah membuat kualitas udara di Palangkaraya berada dalam level berbahaya.
02:26Tim Liputan Kompas TV