Skip to playerSkip to main content
  • 5 hours ago
Penyelidik Kanan Greenpeace Indonesia, Sapta Ananda Proklamasi, kesal apabila tuntutan supaya krisis jerebu diisytiharkan sebagai Bencana Nasional (National Disaster) tidak diendahkan pemerintah, meskipun kesannya sudah menjejaskan jutaan rakyat di Indonesia, Malaysia dan Singapura selama lebih tiga bulan.

Menurutnya, kegagalan membawa pihak bertanggungjawab ke muka pengadilan menunjukkan penderitaan rakyat seolah-olah dinormalisasikan tanpa sebarang tindakan tegas.

Category

🗞
News
Transcript
00:00Tetapi jerebu asap yang merugikan, jangankan merugikan Malaysia Singapura, merugikan rakyatnya sendiri itu tidak pernah dikejar.
00:10Itulah yang menjadi sekarang kita menuntut Haste Disaster menjadi National Disaster itu tidak ditanggapi.
00:20Dianggap sebagai normal gitu ya.
00:23Padahal ini sudah 3 bulan lebih, bahkan ini juga akan terus berlangsung sampai musim hujan mungkin akan datang di November
00:31atau bahkan bisa mundur lagi.
00:34Artinya ini cuma dianggap sebagai fenomena biasa gitu, fenomena tahunan gitu.
00:42Padahal ini impactnya sudah sangat luar biasa gitu ya bagi rakyat Indonesia, Malaysia, Singapura gitu.
00:50Nah ini yang kita melakukannya sekarang dalam konteks yang legal gitu ya.
00:58Tapi dalam konteks boycott seperti itu ya mungkin nanti masyarakat sendiri yang menilai ya menjustisnya gitu.

Recommended