00:00Saudara kapal tanker berbendera Mongolia dicegat tim gabungan di perairan Tanjung Balai Asahan karena diduga membawa narkotika.
00:17Kapal tanker MT Global 168 dihentikan paksa tim gabungan dari BNN, Bareskrim, Polri, Polair, dan Beacukai.
00:24Saat digeledah, tim gabungan menemukan 1,16 ton ketamin HCL, salah satu bahan dasar pembuatan narkotika jenis sabu.
00:32Sebelum ditangkap, kapal tanker terdeteksi radar tengah melakukan manuver mencurigakan dengan laju rendah di kawasan perairan andaman kawasan perbatasan Indonesia
00:40dengan Thailand dan Myanmar.
00:42Selain barang bukti narkotika, tim gabungan juga menangkap 8 orang dari dalam kapal, satu di antaranya adalah warga negara Tiongkok.
00:58Kapolri Jenderal Suyudi Arioseto menyebut nilai sitaan narkotika lebih dari 3,4 triliun rupiah.
01:05Kapolri mengungkap meski berbendera Mongolia, tapi asal kapal dari Malaysia dan sudah berganti nama menjadi MT Global 168.
01:13Menurut Kapolri, pergantian nama kapal diduga menjadi salah satu strategi penyelundupan narkoba untuk mengelabui petugas.
01:31Terdaftar atas nama perusahaan pemilik atau register owner yaitu Makmur Merin Petrolio.
01:40Alamat perusahaan tersebut juga telah kita ketahui, yaitu berlokasi di suite S11 dan S12, lantai 5 menara TJB, Jalan Shek.
01:50Bukti Bandar Johor Bahru, 8000 Johor Malaysia.
01:56Nah inilah salah satu strategi para penyelundup selalu merubah-rubah nama kapal.
02:03Ya Pak, dijenak, selalu.
02:05Kita dari berbagai pengungkapan dan menangkapan kapal, itu selalu fenomena ini terjadi.
02:11Kapal itu dirubah-rubah namanya untuk menginginkan petugas.
02:18Terima kasih.
02:18Terima kasih.
02:19Terima kasih.
02:20Terima kasih.
02:21Terima kasih.