Skip to playerSkip to main content
  • 5 minutes ago
Amanah accepts Pakatan Harapan’s decision to allocate it five seats in the Melaka state election, down from the nine it contested in 2021, said party strategy director Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad after launching the national-level 2026 World Mental Health Day celebration on Sunday (Oct 25).

Read more at https://tinyurl.com/3a4ttc9y

WATCH MORE: https://thestartv.com/c/news
SUBSCRIBE: https://cutt.ly/TheStar
LIKE: https://fb.com/TheStarOnline

Category

🗞
News
Transcript
00:00Why do you have a candidate for the RNI in Melaka and Amanah got 5 kursi?
00:05If you have a chance in 2021, you can have 9 kursi at kursi?
00:07Can you comment on that kursi at kursi?
00:10Oh, this is a lot of politics here.
00:13What mustahak is for us,
00:18is for Amanah,
00:22a part of the coalition of the coalition.
00:28From 2015,
00:32we have taken action and
00:33make a difference.
00:37We have always been,
00:42Yeah, kami sentiasa ya, bertindak dan mengatur, menyusun, melaksanakan ya, tindakan-tindakan dan pelaksanaan-pelaksanaan campaign kami sebagai satu pakatan
00:55yang, yang concerted, in tandem, ya, yang dalam kita dengar dalam mana-mana pun pilihan raya kita bermasalah dalam pakatan
01:05rapan.
01:05Saya tidak kata yang lain, tetapi cukup dengar saya kata begitu, maka keputusan-keputusan yang dia ambil itu adalah keputusan
01:12-keputusan yang sangat, setelah ya, lumat diperbincangkan dan dirundingkan, therefore, ya, apapun yang diputuskan oleh pimpinan tertinggi dalam pakatan rapan,
01:24the rank and file, middle managers, top management, parti dan koalisi, kesemua rakan-rakan kami dalam pakatan rapan, we will
01:34abide by it, ya,
01:35kita dapat lima, itu pun, Alhamdulillah, we hope to win all of them, dapat banyak pun, kalau tidak menang pun,
01:40tidak ada juga manfaat, ya, jadi, ya, sudah cukup dengan apa yang kita berikan dan we will do our best
01:46untuk saling menyokong dan memenangkan kesemua rakan-rakan dalam pakatan rapan yang bertanding di PRM Melaki nanti.
02:05Terima kasih.
Comments

Recommended