00:01Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, Arief Satria,
00:07untuk membahas inovasi bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan atau karhutla berbasis singkong.
00:13Inovasi ini menggunakan singkong yang dikombinasikan dengan amonium polifosfite atau APP.
00:18Menurut Arief, bahan tersebut telah melalui pengujian di lokasi dan kini memasuki tahap uji lapangan.
00:23Yang singkong itu harus ada APP-nya. Nah, APP itu kami sudah dapatkan yang sudah diuji on-site.
00:30Kemarin, kami juga sudah laporkan bahwa bahan itu sudah siap untuk diuji di lapangan.
00:34Kata Arief, dikutip dari Antara Selasa 27 Oktober 2026.
00:39Selain menguji bahan pemadam tersebut, BRIN juga meneliti bahan pengganti APP.
00:44Langkah ini dilakukan karena sebagian kebutuhan APP di Indonesia masih bergantung pada produk impor.
00:50BRIN ingin mengembangkan bahan yang dapat diproduksi di dalam negeri sehingga ketergantungan terhadap impor bisa dikurangi.
00:55Di sisi lain, BRIN juga berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara, BNNPB, BMKG, dan Kementerian Perhubungan untuk mengembangkan teknologi modifikasi cuaca.
01:05Pengembangan inovasi ini diharapkan dapat mendukung upaya pemadaman Karhutla sekaligus meningkatkan pemanfaatan hasil riset dalam negeri.
01:12Terima kasih telah menonton!