- 7 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai polemik surat keterangan pengganti ijazah (suket) pendidikan Wapres Gibran Rakabuming berpotensi menjadi beban politik bagi Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Ray, persoalan tersebut dapat merembet kepada Prabowo apabila partai-partai politik pendukung Gibran di DPR tidak segera mengambil sikap.
"Kalau sekarang misalnya disebut berkali-kali oleh pendukung Pak Gibran, tembakannya ini Pak Prabowo itu. Nah, justru karena itulah kemudian sebaiknya Gerindra salah satunya ya tampil ke depan untuk memberi penjelasan bahwa enggak ada kaitannya ini dengan Pak Prabowo," ujar Ray Rangkuti dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Baca Juga Ray Rangkuti Respons Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran: Mundur atau Dimundurkan di https://www.kompas.tv/nasional/699325/ray-rangkuti-respons-putusan-ma-soal-suket-ijazah-gibran-mundur-atau-dimundurkan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699327/full-ray-rangkuti-dan-aliansi-masyarakat-sipil-bicara-soal-ijazah-gibran-minta-dpr-ambil-sikap
Menurut Ray, persoalan tersebut dapat merembet kepada Prabowo apabila partai-partai politik pendukung Gibran di DPR tidak segera mengambil sikap.
"Kalau sekarang misalnya disebut berkali-kali oleh pendukung Pak Gibran, tembakannya ini Pak Prabowo itu. Nah, justru karena itulah kemudian sebaiknya Gerindra salah satunya ya tampil ke depan untuk memberi penjelasan bahwa enggak ada kaitannya ini dengan Pak Prabowo," ujar Ray Rangkuti dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Baca Juga Ray Rangkuti Respons Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran: Mundur atau Dimundurkan di https://www.kompas.tv/nasional/699325/ray-rangkuti-respons-putusan-ma-soal-suket-ijazah-gibran-mundur-atau-dimundurkan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699327/full-ray-rangkuti-dan-aliansi-masyarakat-sipil-bicara-soal-ijazah-gibran-minta-dpr-ambil-sikap
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00:00dan rekan sekalian yang berbahagia.
00:00:04Pertama mungkin kita sedikit mohon maaf karena ruangan agak panas gitu ya.
00:00:11Ini kantor yang bersejarah penuh dengan kesaksian tentang perjalanan
00:00:19perjuangan reformasi Indonesia.
00:00:22Di kantor ini saya masih ingat dulu kita pernah menjadi kantor sementara KIPP
00:00:33Komite Independen Pemantauan Pemilu
00:00:35yakni sebuah lembaga yang pertama di Indonesia melakukan pemantauan pemilu
00:00:43dipimpin oleh awalnya Bang Guanawan Muhammad
00:00:52lalu diteruskan oleh Mas Mulyana Wekusumah
00:00:56dan setelah itu saya sendiri ikut serta memimpin KIPP
00:01:00dan sekarang dipimpin oleh Saudara Brahma Aryana
00:01:04yang sekaligus juga putra dari Mas Mulyana Wekusumah.
00:01:11Nah kawan-kawan sekalian setelah keluarnya putusan MA itu
00:01:17saya kira diskusi, debat dan apapun namanya itu selesai.
00:01:22Kita sudah harus dapat kesimpulan, kesimpulannya bagi kami cuma dua
00:01:28Saudara Gibran mundur atau kalau tidak berkenan mundur
00:01:35ya dimundurkan gitu.
00:01:37Nah oleh karena itulah siang ini kami gak buat rilis dalam bentuk tertulis
00:01:43karena rilisnya itu cuma dua kata itu
00:01:46Gibran anda mundur atau anda mau dimundurkan
00:01:50itu aja rilisnya itu.
00:01:53Nah gak pakai argumen-argumen panjang lagi
00:01:55karena argumennya sepanjang apapun
00:01:57kenyataannya sudah dua ada ketetapan dari lembaga hutum tertinggi di Indonesia ini.
00:02:03Satu dari mahkamah konstitusi yang menyatakan ijazah tidak ada
00:02:08Kedua, putusan mahkamah agung yang menyatakan bahwa
00:02:13Suket yang dimiliki oleh Saudara Gibran itu
00:02:17dianggap batal demi hukum
00:02:19dan dengan sendirinya harus dimusnahkan.
00:02:23Itu pernyataan dari mahkamah agung ya
00:02:26bukan pernyataan kami.
00:02:28Dan oleh karena itu ruang diskusi sudah gak ada
00:02:30itu sudah putusan hukum
00:02:32dan karena putusan hukum
00:02:34tinggal ada dua
00:02:36jalannya
00:02:37jadi bukan diskusi lagi apa itu
00:02:39anda mundur atau anda dimundurkan gitu.
00:02:43Oleh karena itulah hari ini kami gak buat rilis
00:02:46dalam bentuk tertulis
00:02:48apalagi panjang-panjang
00:02:49karena kesimpulannya cuma itu
00:02:51anda mundur
00:02:52dan atau anda dimundurkan gitu.
00:02:54Nah melihat gelagat akhir-akhir ini
00:02:59kami menangkap
00:03:02bahwa pihak dari Gibran
00:03:06terlihat
00:03:07tidak akan mengambil jalan mundur.
00:03:11Setidaknya itu kesan yang kami ambil
00:03:13dan tangkap dari
00:03:15berbagai diskusi
00:03:17baik yang terjadi di media
00:03:19apa namanya itu ya
00:03:21media swasta nasional
00:03:23media-media online
00:03:25podcast dan seterusnya
00:03:27bahkan kemarin
00:03:30dalam salah satu
00:03:33diskusi di media
00:03:34televisi nasional
00:03:36saya mendapatkan
00:03:39pernyataan yang
00:03:40bagi saya agak mengejutkan
00:03:42meskipun
00:03:43apa namanya itu ya
00:03:47tidak
00:03:49meskipun saya bisa memahaminya
00:03:51itu pernyataan
00:03:53dari sudara
00:03:54predi damanik
00:03:55yang menyebut bahwa
00:03:57pilihan mereka
00:03:58lebih baik
00:03:59dimakzulkan
00:04:00daripada mundur
00:04:02saya
00:04:03sempat
00:04:05menanyakan kembali
00:04:06kalimat itu
00:04:07apakah
00:04:08disampaikan
00:04:10secara
00:04:11sadar
00:04:12atau seperti apa
00:04:14gitu
00:04:16dan
00:04:17jawaban yang saya
00:04:18terima
00:04:18bahwa
00:04:20pernyataan itu
00:04:21disampaikan
00:04:22secara sadar oleh
00:04:23pihak
00:04:25Gibran
00:04:26bahwa
00:04:27mereka
00:04:29lebih memilih
00:04:30dimundurkan
00:04:31ketimbang
00:04:32mundur
00:04:33alias
00:04:34sampai saat ini
00:04:35mereka gak punya
00:04:36pilihan mundur
00:04:37kecuali memang
00:04:38harus dimundurkan
00:04:41nah
00:04:42oleh karena itu
00:04:43memang
00:04:44tinggal satu pilihan
00:04:45sebetulnya yang tersedia
00:04:46bahwa
00:04:47sudara
00:04:48Gibran ini
00:04:49dimundurkan
00:04:50pertanyaannya
00:04:51oleh siapa
00:04:52tentu
00:04:53kalau dilihat dari
00:04:55aspek
00:04:56sosiologis
00:04:57politik
00:04:57gitu
00:04:58kekuatan itu
00:04:59ada pada dua bidang
00:05:01pertama
00:05:02dari
00:05:03formal
00:05:03dari mereka
00:05:04yang berada di DPR
00:05:05dan yang kedua
00:05:07ya
00:05:07tentu
00:05:08publik
00:05:09secara menyeluruh
00:05:10masyarakat
00:05:10secara menyeluruh
00:05:13nah
00:05:14cuma tentu
00:05:15karena pilihannya
00:05:17kelihatan
00:05:17hanya dimundurkan
00:05:18dan tanggung jawab
00:05:21besarnya
00:05:21supaya
00:05:22tidak melebar
00:05:23kemana-mana
00:05:24berada di
00:05:25partai politik
00:05:26nah
00:05:26oleh karena itulah
00:05:27sekarang
00:05:28kami
00:05:29berkesimpulan
00:05:30agar
00:05:31partai-partai politik
00:05:32ini
00:05:33ya
00:05:34segera
00:05:35mengu
00:05:36apa namanya
00:05:37itu ya
00:05:37meluncurkan
00:05:38segera
00:05:39mendorong
00:05:40terjadinya
00:05:41hak
00:05:42menyatakan pendapat
00:05:43bila sebelumnya
00:05:45kami mendukung
00:05:47supaya
00:05:48dilakukan
00:05:49angket
00:05:49karena
00:05:50masih kemungkinan
00:05:52terbuka ruang
00:05:53dimana kita
00:05:54bisa menguji
00:05:55ya
00:05:56apa yang mereka
00:05:57sebut sebagai
00:05:58keberadaan
00:05:58ijazah itu
00:05:59gitu
00:05:59bahwa ijazah itu
00:06:01ada
00:06:02karena itulah
00:06:03kita dorong
00:06:04DPR
00:06:05supaya
00:06:05mengangketnya
00:06:06supaya
00:06:07kita bisa
00:06:08melihat
00:06:08keberadaan
00:06:09ijazah itu
00:06:10dimana adanya
00:06:11gitu
00:06:12tetapi
00:06:13di luar
00:06:14dugaan
00:06:15kita semua
00:06:17keluarlah
00:06:18putusan
00:06:18mahkamah agung itu
00:06:19yang menyatakan
00:06:20suket itu
00:06:21tidak berlaku
00:06:24alias
00:06:25ijazah itu
00:06:26sama seperti yang disimpulkan oleh
00:06:28mahkamah konstitusi
00:06:29tidak ada
00:06:30sebab
00:06:31kalau suket
00:06:32dinyatakan
00:06:33tidak berlaku
00:06:34alias
00:06:34penyeimbangnya
00:06:35tidak ada
00:06:36pensetaraannya
00:06:37tidak ada
00:06:37dan dengan
00:06:39sendirinya
00:06:39ya
00:06:40bisa dikatakan
00:06:41mahkamah agung pun
00:06:42menganggap
00:06:43bahwa ijazah
00:06:44tidak ada
00:06:44nah oleh
00:06:46karena itulah
00:06:46tidak ada lagi
00:06:47ruang
00:06:48untuk kita
00:06:48memberi
00:06:49suatu tempat
00:06:51dimana kita
00:06:51berdebat lagi
00:06:52soal ada
00:06:53tidak adanya
00:06:53ijazah
00:06:54soal sah
00:06:55dan tidak sahnya
00:06:56suket
00:06:56dalam konteks itulah
00:06:58kami merasa bahwa
00:06:59angket pun
00:07:00sudah tidak lagi
00:07:01memadai
00:07:02dan sudah harus
00:07:03sampai pada
00:07:04kesimpulan
00:07:06ini harus
00:07:07di
00:07:07hak menyatakan
00:07:09pendapat
00:07:10HMP
00:07:12lalu turunan
00:07:14pertanyaannya
00:07:14tentu saja
00:07:15siapa sebenarnya
00:07:16yang paling
00:07:16bertanggung jawab
00:07:17untuk mendorong
00:07:18lahirnya HMP itu
00:07:20kalau kami
00:07:21memandang
00:07:22itu tanggung jawab
00:07:23terbesarnya
00:07:23sebetulnya ada
00:07:24di partai-partai
00:07:26politik
00:07:28pendukung
00:07:29Gibran sendiri
00:07:31setidaknya kita
00:07:32bisa menyebut
00:07:334 partai politik
00:07:34ada Gerindra
00:07:36ada Golkar
00:07:37ada PAN
00:07:38dan juga
00:07:39Demokrat
00:07:40partai-partai
00:07:42yang memiliki
00:07:43kursi di DPR
00:07:45tentu di luar
00:07:46partai-partai
00:07:47yang mendukung
00:07:48Gibran juga
00:07:48tapi tidak
00:07:49terlibat
00:07:50atau tidak
00:07:50ada kursinya
00:07:51di DPR
00:07:53oleh karena
00:07:54itulah kita
00:07:54berharap
00:07:55kepada
00:07:554 partai ini
00:07:56untuk
00:07:57segera
00:07:59mengeluarkan
00:08:00satu sikap
00:08:02yang berhubungan
00:08:02dengan
00:08:03hak
00:08:04menyatakan
00:08:04pendapat
00:08:07kenapa
00:08:08setidaknya
00:08:09karena 2
00:08:09alasan
00:08:10alasan pertama
00:08:11karena memang
00:08:11mereka yang secara
00:08:12moral harus
00:08:13bertanggung jawab
00:08:14pada kenyataannya
00:08:15wakil presiden
00:08:16yang mereka
00:08:17usung ini
00:08:18tidak memenuhi syarat
00:08:19oleh karena itulah
00:08:21mereka harus
00:08:22mempertanggung jawabkan
00:08:23itu kepada publik
00:08:24dengan cara
00:08:25ya tentu
00:08:26ya meminta
00:08:28yang bersakutan
00:08:29supaya
00:08:29mundur
00:08:30atau ya
00:08:31kalau enggak
00:08:32dihmpkan
00:08:32gitu
00:08:33itu tanggung jawab
00:08:35alasan pertamanya
00:08:36alasan yang kedua
00:08:37adalah
00:08:38agar tidak terjadi
00:08:39tafsir yang macam-macam
00:08:41seperti sekarang
00:08:42yang mulai
00:08:42dikembangkan oleh
00:08:43para pendukung
00:08:45Gibran
00:08:46yang menganggap
00:08:47bahwa
00:08:49semua proses
00:08:50yang terjadi ini
00:08:51tidak lebih dari
00:08:52gerakan politik
00:08:53berdasar atas
00:08:55ketidakpuasan
00:08:56hasil pemilu
00:08:572024 yang lalu
00:08:59gitu
00:09:01itu terus
00:09:02dikembangkan
00:09:03sampai sekarang
00:09:04nah oleh
00:09:05karena itulah
00:09:05saya melihat
00:09:07dan
00:09:08apa namanya itu ya
00:09:09menganggap
00:09:10keinginan mereka itu
00:09:11dimundurkan
00:09:12jadi bukan mundur
00:09:13salah satunya adalah
00:09:15untuk memberi sinyal
00:09:16yang kuat
00:09:17kepada publik
00:09:18bahwa
00:09:19pembicangan
00:09:21soal
00:09:21apa namanya itu ya
00:09:23soal
00:09:24suket
00:09:24ijazah
00:09:25dan sebagainya ini
00:09:26benar-benar
00:09:27berhubungan
00:09:29dengan
00:09:29apa istilahnya itu ya
00:09:32persaingan politik
00:09:34gitu
00:09:35enggak murni
00:09:37semata-mata
00:09:38karena proses hukum
00:09:40dan seterusnya itu
00:09:40tapi
00:09:41karena
00:09:42persaingan politik
00:09:43gitu
00:09:43nah ini
00:09:45saya kira
00:09:46salah satu
00:09:46alasan
00:09:47mengapa mereka
00:09:48ingin agar
00:09:50lebih baik
00:09:51dimundurkan
00:09:52ketimbang mundur
00:09:53karena
00:09:55mau
00:09:56mempertontonkan
00:09:57kepada masyarakat
00:09:57bahwa
00:09:58di belakang
00:10:00semua
00:10:00gelagat ini
00:10:01adalah
00:10:01adanya
00:10:03keinginan
00:10:03untuk
00:10:04mendongkel
00:10:05Sudara Gibran
00:10:06demi kepentingan
00:10:07politik
00:10:08gitu
00:10:08keuntungan
00:10:09politik
00:10:11nah itu
00:10:11menghindari
00:10:12itulah
00:10:12makanya kami
00:10:13mendorong
00:10:13supaya
00:10:14partai-partai
00:10:15pengusung Gibran
00:10:15yang harus
00:10:16pertama kali
00:10:18meminta
00:10:18kepada Gibran
00:10:20untuk mundur
00:10:21jadi mereka
00:10:22minta dulu
00:10:23Gibran
00:10:24Anda memang
00:10:25kami usung
00:10:25tapi kalau
00:10:26sudah dua putusan
00:10:27hukum tertinggi
00:10:28di Indonesia ini
00:10:29menyatakan
00:10:30persyaratan Anda
00:10:30enggak cukup
00:10:31bahkan
00:10:32batal
00:10:33demi hukum
00:10:33maka
00:10:35sebaiknya Anda
00:10:35mundur
00:10:36kalau tidak
00:10:36ya terpaksa
00:10:37partai-partai
00:10:38pendukung
00:10:39menggunakan
00:10:39hak
00:10:40untuk
00:10:41menyampaikan
00:10:42pendapat
00:10:42melalui
00:10:43DPR
00:10:45nah setelah itu
00:10:46mungkin akan
00:10:47didorong oleh
00:10:48partai-partai
00:10:48politik yang lain
00:10:49sebagai pendukung
00:10:50jadi
00:10:51pada intinya
00:10:52adalah
00:10:52ini sebetulnya
00:10:56menunggu
00:10:56khususnya
00:10:57sikap Gerindra
00:10:58dan Golkar
00:10:59akan kemana
00:11:00kalau tidak
00:11:02ya tentu saja
00:11:03ini menjadi beban
00:11:04kalau sekarang
00:11:05misalnya disebut
00:11:06berkali-kali
00:11:07oleh pendukung
00:11:09Pak Gibran
00:11:10tembakannya ini
00:11:11Pak Prabowo
00:11:13nah
00:11:14justru karena itulah
00:11:16kemudian
00:11:17sebaiknya
00:11:18Gerindra
00:11:19salah satunya
00:11:19tampil ke depan
00:11:22untuk memberi penjelasan
00:11:23bahwa
00:11:23enggak ada ketanya
00:11:24ini dengan
00:11:25Pak Prabowo
00:11:26bahkan kita mendukung
00:11:27hak menyatakan pendapat
00:11:31itu
00:11:32mestinya
00:11:32tentu
00:11:33melalui suara-suara
00:11:35yang dimukakan
00:11:35masyarakat
00:11:36kalau tidak
00:11:37karena
00:11:38rekan-rekan sudah
00:11:39pada mulai
00:11:40berdatangan
00:11:40saya khawatir
00:11:42ini akan panjang
00:11:43dan kalau ini panjang
00:11:44enggak
00:11:45mustahil
00:11:46ini akan merembek
00:11:47kepada
00:11:47Pak Prabowo
00:11:48Pak Prabowo
00:11:50akan dipertanyakan
00:11:52juga
00:11:52konsistensi
00:11:54ya
00:11:55apa namanya
00:11:56sikapnya
00:11:56terkait dengan
00:11:57faktanya
00:11:58ada wakilnya
00:12:00yang wakilnya ini
00:12:01sudah tidak
00:12:03memiliki
00:12:04legitimasi moral
00:12:05dan legitimasi hukum
00:12:07untuk tetap
00:12:09menjabat
00:12:09sebagai wakil presiden
00:12:11jadi
00:12:12Gibran sekarang
00:12:13sudah tidak lagi
00:12:14memiliki
00:12:15legitimasi moral
00:12:16dan legitimasi hukum
00:12:18sebagai wakil presiden
00:12:20pertanyaannya adalah
00:12:21apakah
00:12:22Pak Prabowo
00:12:23dan partai-partai politik
00:12:24di DPR itu
00:12:25mempertahankan
00:12:27seorang wakil presiden
00:12:29yang secara moral
00:12:30dan secara hukum
00:12:32tidak lagi
00:12:33memiliki
00:12:34dasar
00:12:35dan oleh karena itulah
00:12:37bagi kami
00:12:38kesimpulannya
00:12:39tidak ada yang lain
00:12:40Sudara Gibran mundur
00:12:42dan kalau tidak
00:12:44dimundurkan
00:12:45melalui
00:12:46cara yang
00:12:47konstitusional
00:12:48terima kasih
00:12:49Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
00:12:53Terima kasih
00:12:55Bung Raih
00:12:55itu si inti
00:12:57utama
00:12:59apa yang kita
00:13:01mau sampaikan hari ini
00:13:02Gibran
00:13:03mundur
00:13:04atau
00:13:05dimundurkan
00:13:06pasca putusan
00:13:08Mahkamah Agung
00:13:09dan
00:13:10jalan untuk
00:13:12memundurkan Gibran itu
00:13:14sudah disediakan oleh
00:13:15konstitusi
00:13:16melalui lembaga
00:13:17wakil
00:13:18rakyat
00:13:20melalui DPR
00:13:21saya selalu berulang kali
00:13:23bilang sejak awal
00:13:24bahwa ketimbang
00:13:25menggunakan hak angket
00:13:26hak menyatakan pendapat ini
00:13:28secara prosedural
00:13:29paling gampang
00:13:30ditempuh oleh DPR
00:13:32kalau di hak
00:13:33menyatakan pendapat
00:13:34butuh
00:13:35dukungan 25
00:13:37anggota
00:13:38plus
00:13:39sekurang-kurangnya
00:13:412 fraksi
00:13:41di hak menyatakan pendapat
00:13:44cukup 25 orang saja
00:13:46tanpa ada
00:13:47syarat
00:13:48fraksi
00:13:49jadi
00:13:49mau satu fraksi saja
00:13:51tapi ada 25
00:13:52tanda tangan
00:13:53mereka sudah bisa
00:13:54mengajukan ke
00:13:55badan musyawarah
00:13:57untuk mengagendakan
00:13:58Paripurna
00:13:59menyampaikan
00:14:01rencana
00:14:02penggunaan hak
00:14:03menyatakan pendapat
00:14:04dan kalau disetujui oleh
00:14:06Paripurna
00:14:06maka jalan
00:14:08semakin terbuka
00:14:10untuk
00:14:11memaksudkan
00:14:12Gibran
00:14:13dari DPR
00:14:15setelah
00:14:15Paripurna itu
00:14:16lalu dibawa
00:14:18ke Mahkamah Konstitusi
00:14:19kalau Mahkamah Konstitusi
00:14:21oke
00:14:21balik lagi ke
00:14:22MPR
00:14:23untuk
00:14:24sudah eksekusi
00:14:26memakjulkan
00:14:27Gibran
00:14:29jadi itu tadi
00:14:32sikap
00:14:33aksi
00:14:34koalisi
00:14:34masyarakat sipil
00:14:35yang berkumpul hari ini
00:14:36dan kebetulan
00:14:37tadi
00:14:38di tengah-tengah
00:14:39Bung Rai
00:14:39menyampaikan
00:14:40pernyataan itu
00:14:41hadir juga
00:14:43Kang Ubedillah
00:14:44Badrun
00:14:44ini salah satu
00:14:47senior
00:14:48aksi
00:14:49jadi
00:14:50kalau ada masalah
00:14:51dengan gerakan-gerakan ini
00:14:53dua orang ini
00:14:54yang paling bertanggung jawab
00:14:55untuk digulung
00:14:58dan tadi
00:14:59saya lupa
00:15:00memperkenalkan
00:15:01teman-teman lain
00:15:01ada Kang Ubed
00:15:04tadi
00:15:04saya sudah sebutkan
00:15:05beliau
00:15:07pemikir politik
00:15:08sekaligus
00:15:09sosiolog
00:15:09di sebelahnya
00:15:11yang tampannya
00:15:12tampannya itu
00:15:14hampir sama dengan
00:15:15Kang Ubed
00:15:15itu Bung Dendi
00:15:16beliau dari
00:15:18Gemeni
00:15:19teman-teman Jokowi
00:15:20juga sih
00:15:21dulu
00:15:24itu Bung Rai Rangkuti
00:15:26lalu yang ini
00:15:27ketua
00:15:27PPP Mkri
00:15:28yang kemarin
00:15:30bawa salib merah
00:15:32di
00:15:32demonstrasi
00:15:33Bung Yonas
00:15:36ada Bung Anton
00:15:41Lalu yang terakhir itu
00:15:43ada Bung Bram
00:15:44dari KIPP
00:15:46seperti yang diberitakan oleh
00:15:47Bung Rai
00:15:47jadi sebelum
00:15:48Formapi berkantor
00:15:49di sini
00:15:50tempat ini
00:15:51dirisakin dulu
00:15:52oleh KIPP
00:15:53Bung Bram
00:15:54di Bung Rai
00:15:55lalu berikutnya
00:15:57saya minta
00:15:58teman-teman yang lain
00:16:00berkomentar
00:16:02kurang lebih
00:16:035 menit
00:16:03satu orang gitu ya
00:16:04kita mulai dari
00:16:06Bung Bram
00:16:06nanti penutupnya
00:16:07di Kang Ubed
00:16:08silahkan Bung Bram
00:16:11oke
00:16:15terima kasih
00:16:16Formapi
00:16:17teman-teman
00:16:18arah sumber
00:16:18yang saya hormati
00:16:19para senior
00:16:20kawan-kawan
00:16:21dan rekan-rekan media
00:16:22rekan-rekan
00:16:23masyarakat sipil
00:16:25teman-teman gerakan
00:16:29saya kira tadi
00:16:30sikapnya
00:16:30Bung Rai
00:16:32jubir mungkin ya
00:16:33jubir dari
00:16:34aksi
00:16:35aliansi
00:16:35kolektif
00:16:36sipil
00:16:36Indonesia ini
00:16:37sudah cukup jelas
00:16:38gitu
00:16:39cuma ada 2 kata kunci
00:16:40cuma ada 2 kata kunci
00:16:42yang berangkat
00:16:43dari 2
00:16:43putusan
00:16:44mahkamah konstitusi
00:16:46dan juga putusan
00:16:46mahkamah agung
00:16:47kalau kita
00:16:48tarik ke belakang
00:16:50kemarin
00:16:50pada saat putusan
00:16:51mahkamah konstitusi
00:16:52perdebatannya
00:16:53masih di seputar
00:16:54suket
00:16:54suketnya
00:16:56ada kok
00:16:57suketnya ada
00:16:57tapi belum kita tunjukkan
00:16:58kok
00:16:59suketnya ada
00:17:00tapi memang gak kita bawa kok di MK
00:17:02gitu
00:17:03pasca putusan MA
00:17:04yang menyatakan
00:17:07batal suketnya
00:17:08dan
00:17:09kalau kita perhatikan bersama itu
00:17:11dalam putusan MA itu ya
00:17:13di pengumuman itu juga
00:17:14mengatakan
00:17:15mengabulkan seluruhnya
00:17:17mengabulkan seluruhnya itu berarti
00:17:19semua yang diminta oleh
00:17:20penggugat
00:17:21Pak Subhan Palal itu
00:17:22dikabulkan oleh
00:17:24mahkamah agung
00:17:24salah satunya ya
00:17:25pembatalan suket
00:17:26dan juga pencabutan suketnya itu
00:17:29konsekuensinya
00:17:30dari situ adalah
00:17:31pembelaannya
00:17:32yang di kubu Gibran ini
00:17:33lari lagi ke soal
00:17:34PKPU
00:17:36PKPU 19
00:17:37masih
00:17:37bisa kok
00:17:38kita pakai
00:17:39untuk Gibran gitu
00:17:40karena kalau gak ada
00:17:42SMA luar negeri
00:17:43boleh S1 gitu
00:17:44yang mana itu
00:17:45pasal selundupan juga
00:17:46yang sama-sama kita tahu
00:17:47belakangan
00:17:47dan
00:17:49kita gak tahu
00:17:50apalagi selanjutnya
00:17:51tapi yang jelas
00:17:52begini
00:17:52kawan-kawan semua
00:17:53dua putusan
00:17:55pengadilan tertinggi
00:17:56di Indonesia
00:17:57makamah konstitusi
00:17:58sebetulnya sudah sangat kuat
00:17:59diteruskan oleh
00:18:00makamah agung
00:18:01itu sudah menjadi
00:18:02sebuah
00:18:03bukan lagi sinyal
00:18:05tapi sebuah pecutan
00:18:06bagi Gibran
00:18:07untuk
00:18:07tahu diri
00:18:08dan tahu malu
00:18:09sebetulnya
00:18:09cuma dua itu
00:18:11syaratnya untuk
00:18:12mundur
00:18:12bukan dimundurkan
00:18:14ini mundur
00:18:14cuma dua itu
00:18:15syaratnya tahu diri
00:18:16dan tahu malu
00:18:17tahu diri
00:18:18karena sudah dinyatakan
00:18:19tidak memiliki
00:18:21apa namanya
00:18:22basis penyataran
00:18:23ijazah
00:18:24dan juga
00:18:24suket yang digunakan
00:18:26untuk mencalonkan
00:18:27itu batal
00:18:28digantakan oleh
00:18:29makamah agung
00:18:30dengan demikian
00:18:31harusnya tahu
00:18:32malu
00:18:32untuk mundur
00:18:34tapi kelihatannya
00:18:35kan tidak ada
00:18:36sinyal-sinyal
00:18:37dan kita merhatikan
00:18:38juga gestur-gestur
00:18:39yang tidak ingin
00:18:40mundur dari jabatannya
00:18:41sebagai
00:18:41wakil presiden
00:18:43oleh karenanya
00:18:44kami tetap
00:18:46konsisten
00:18:47sejak awal
00:18:47untuk mendukung
00:18:48hak menyatakan pendapat
00:18:50khususnya
00:18:51yang digulirkan oleh
00:18:52partai pengusung
00:18:53sebetulnya
00:18:54partai pengusung
00:18:55dari Gibran sendiri
00:18:56untuk menggulirkan
00:18:57hak menyatakan pendapat
00:18:58di BPR nanti
00:19:00pada saat masa
00:19:00reses selesai
00:19:01di tanggal 9 ya
00:19:02Bung
00:19:04Bung
00:19:04Bungusius
00:19:06kenapa
00:19:07partai pengusung
00:19:08yang kita sasar pertama
00:19:09itu karena memang
00:19:10dia yang
00:19:11menyodarkan ini
00:19:12kepada kita
00:19:13kepada publik
00:19:14dia pula yang
00:19:15mengkampanyakan
00:19:16dan sampai sekarang
00:19:17dia pula yang mempertanyakan
00:19:19yang mempertahankan
00:19:20pertanyaannya
00:19:21ketika sampai sekarang
00:19:22partai pengusung itu
00:19:23belum mengeluarkan sikap
00:19:24pendapat
00:19:25maupun
00:19:26apapun
00:19:27kita patut curiga
00:19:29kepada mereka-mereka
00:19:30kepada partai-partai pengusung
00:19:32dari Gibran ini
00:19:33bahwa
00:19:33apakah
00:19:35kalian masih
00:19:36membela
00:19:37dan mendukung
00:19:38orang yang sudah
00:19:38nyata-nyata
00:19:39dinyatakan oleh
00:19:40dua peradilan tertinggi itu
00:19:42tidak memenuhi syarat
00:19:43sebagai
00:19:44wakil presiden
00:19:45itu malunya
00:19:46bukan main
00:19:47serius
00:19:48dari pagi
00:19:49sampai malam itu
00:19:50kan diomongin terus
00:19:51ini orang
00:19:52tidak memenuhi syarat
00:19:52sebagai wakil presiden
00:19:53itu syarat
00:19:54dan kumulatif
00:19:55syaratnya
00:19:55ijazah itu
00:19:57syarat yang
00:19:58kumulatif
00:19:59dalam persyaratan
00:20:00dalam undang-undang
00:20:01pemilu yang disyaratkan
00:20:02dan oleh
00:20:04karenanya
00:20:04kita mempertanyakan
00:20:06itu kepada partai pengusung
00:20:07kemana sikap
00:20:08mereka sekarang
00:20:09dan
00:20:09apakah mereka
00:20:10masih melindungi
00:20:11orang yang sudah
00:20:12terang benerang
00:20:13melalui dua putusan
00:20:14pengadilan tertinggi
00:20:15di Indonesia
00:20:15dinyatakan tidak
00:20:16memenuhi syarat
00:20:16sebagai wakil presiden
00:20:17ini yang harus kita
00:20:19patut curigai
00:20:21dan juga pertanyakan
00:20:22karena semakin
00:20:23mereka mempertahankan
00:20:25partai-partai pengusung ini
00:20:26ini menyebabkan
00:20:27nanti bakal berdampak
00:20:28kepada elektabilitas
00:20:29mereka pula
00:20:29dalam kontestasi
00:20:31pemilu berikutnya
00:20:32maupun kepercayaan publik
00:20:33sekarang ini
00:20:34kepada partai-partai pengusungnya
00:20:35oleh karenanya
00:20:37jalan kita
00:20:37sudah jelas
00:20:38mendukung
00:20:39hak nyatakan pendapat
00:20:40yang
00:20:41bisa digulirkan
00:20:42tadi sudah dijelaskan
00:20:43mekanismenya
00:20:44oleh Bunga Lusio
00:20:45sangat mudah
00:20:4525
00:20:4725 aja nih
00:20:48kemarin kita
00:20:49sudah jalan
00:20:51kemana
00:20:52ke DPR
00:20:52ke beberapa fraksi
00:20:53tapi sampai sekarang
00:20:54belum juga ada
00:20:55ada yang
00:20:56muncul
00:20:57salah satu partai
00:20:58yang sudah kita
00:20:59kunjungi
00:20:59dan kita sambangi
00:21:00oleh karenanya
00:21:01mungkin
00:21:02mungkin ya
00:21:03isu ini mungkin
00:21:05hanya ramai
00:21:05di Jakarta
00:21:07saja
00:21:07tak oleh karenanya
00:21:08kami di
00:21:09karena kita
00:21:10sama-sama
00:21:11wakili
00:21:12organisasi masing-masing
00:21:13KPP sebentar lagi
00:21:15akan melakukan
00:21:15konsolidasi
00:21:16di perwakilan kita
00:21:17di tiap-tiap daerah
00:21:18supaya
00:21:19isu
00:21:20untuk
00:21:22memundurkan
00:21:22wakil presiden kita ini
00:21:23juga ramai
00:21:24di daerah
00:21:24masing-masing
00:21:25mendorong ke
00:21:26DPRD-DPRD
00:21:27dan juga
00:21:28menggalang
00:21:28konsolidasi
00:21:29di tiap-tiap daerah
00:21:31itu yang mungkin
00:21:31bisa kita lakukan
00:21:32untuk menguatkan
00:21:33apa yang sedang
00:21:34kita ikhtiarkan
00:21:35dan
00:21:36kalau tadi
00:21:36Bung Rai menyampaikan
00:21:37ini adalah
00:21:38gerakan politik
00:21:39untuk menumbangkan
00:21:40Gibran dan Solo
00:21:42segala macam
00:21:42enggak
00:21:42orang-orang itu
00:21:44terlalu sederhana
00:21:45bagi kami
00:21:45terlalu sepele
00:21:46yang kita jaga itu
00:21:47persoalan integritas pemilu
00:21:48persoalan integritas pemilu
00:21:50yang
00:21:50dipenuhi
00:21:52segala hal
00:21:53kecurangan
00:21:54hukum digunakan
00:21:56untuk
00:21:56merubah
00:21:57persyaratan
00:21:57hukum dipakai untuk
00:21:58apa namanya
00:21:59meloloskan orang
00:22:00yang tidak
00:22:01qualify
00:22:01sebagai wakil presiden
00:22:03yang dipaksakan
00:22:03dan oleh karena
00:22:05kita harus marah
00:22:06sebagai pemegang
00:22:07kedaulatan
00:22:07kita kasih mandat
00:22:09ke mereka
00:22:09dan saatnya
00:22:10saat ini
00:22:11saya kira
00:22:11kita harus
00:22:12mencabut
00:22:13mandat itu
00:22:14dari mereka
00:22:15dengan cara
00:22:15mendorong mereka
00:22:16untuk
00:22:17mendorong hak
00:22:18menyatakan pendapat
00:22:19karena itu
00:22:19jalur konstitusional
00:22:20yang di jamin
00:22:21oleh konstitusi kita
00:22:23dan
00:22:24di 7A itu
00:22:26sudah jelas
00:22:26karena bunyinya
00:22:27kan tidak lagi
00:22:28memenuhi syarat
00:22:28sebagai wakil presiden
00:22:29saat ini
00:22:30dia tidak lagi
00:22:30memenuhi syarat
00:22:31sebagai wakil presiden
00:22:32dan
00:22:33kalau
00:22:34perdebatannya
00:22:35ditarik
00:22:36ini tidak bisa berlaku
00:22:37surut
00:22:37konstitusi itu
00:22:38hanya juga
00:22:38mensyaratkan
00:22:39untuk bisa
00:22:40berlaku surut
00:22:41karena bunyinya
00:22:41tidak lagi
00:22:42memenuhi syarat
00:22:44saat ini
00:22:44dia tidak lagi
00:22:45memenuhi syarat
00:22:46karena sukatnya itu
00:22:47yang sebagai syarat
00:22:48mencalonkan diri
00:22:49itu sudah dibatalkan
00:22:50oleh makamah konstitusi
00:22:52oleh karenanya
00:22:54di kesempatan ini
00:22:56saya rasa
00:22:57tadi cukup jelas
00:22:58dengan mundur
00:22:59dan syarat mundur
00:23:00itu cuma dua
00:23:01tahu diri
00:23:02dan tahu malu
00:23:03dan
00:23:03kalau tidak
00:23:04bisa dijalankan
00:23:05oleh parlemen
00:23:07parlemen
00:23:07di Senayan
00:23:08kita masih punya
00:23:09parlemen
00:23:10jalanan
00:23:11untuk melakukannya
00:23:11sekian dari saya
00:23:13assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:23:17terima kasih
00:23:18kita lanjut saja
00:23:20karena semakin panas saja
00:23:22jadi kita
00:23:23efektif dan efisien
00:23:25silakan
00:23:27oke terima kasih
00:23:29mungkin
00:23:30saya mau jelaskan
00:23:32sedikit perjalanan kita
00:23:33sampai hari ini
00:23:34memang
00:23:36kita bukan hanya
00:23:37konversi pes hari ini
00:23:38kita sebelumnya
00:23:39pernah hadir
00:23:40kita meminta
00:23:42ketemu
00:23:43perwakilan
00:23:44fraksi Golkar
00:23:45dan diterima
00:23:47waktu itu
00:23:47lalu berikutnya
00:23:49kita juga
00:23:49sudah ketemu
00:23:50dengan perwakilan
00:23:51dari
00:23:52PKS
00:23:54diterima
00:23:54di DPP-nya
00:23:55kita
00:23:57sampaikan
00:23:58apa maksud
00:23:59dan tujuan kita
00:24:00terhadap
00:24:01kondisi
00:24:01permasalahan
00:24:03diberan ini
00:24:04berikutnya
00:24:05kita juga
00:24:06sudah diterima
00:24:07oleh fraksi
00:24:08PKB
00:24:08jadi sudah ada
00:24:10tiga fraksi
00:24:10yang menerima kita
00:24:12dan ada dua fraksi
00:24:13yang terus
00:24:14masih sulit
00:24:15sama kita
00:24:16untuk berkomunikasi
00:24:17kita sudah jadwalkan
00:24:19berkali-kali
00:24:19tapi gagal
00:24:20dan ada yang takut
00:24:22lah ya
00:24:22takut kenapa
00:24:23kita juga gak tahu
00:24:24apakah ada tekanan
00:24:26dari ketua umumnya
00:24:27atau tekanan dari yang lain
00:24:28atau ketua umum yang lain
00:24:29kita juga gak tahu
00:24:30tapi
00:24:31kita terus akan
00:24:33desak mereka
00:24:34untuk terus
00:24:36menjalankan
00:24:37angket terhadap
00:24:38Gibran
00:24:38itu
00:24:39itu
00:24:40itu perjalanan kita
00:24:41sampai
00:24:42siang ini
00:24:42jadi
00:24:43masalah
00:24:45tadi masalah
00:24:46alasan kenapa
00:24:47mundur atau dimundurkan
00:24:48sudah dijelaskan
00:24:49dari teman-teman
00:24:49yang pasti
00:24:51kita melakukan ini
00:24:53karena cinta dengan Gibran
00:24:55ya begitu
00:24:56Bung Raya
00:24:56karena cinta dengan Gibran
00:24:58makanya kita minta
00:24:59Gibran mundur
00:25:00kalau Gibran mundur
00:25:02kan dia bisa kejar
00:25:03paket C
00:25:04disini kan ada
00:25:06Bungu Bet
00:25:06Bungu Bet ini kan dosen
00:25:08bisa kasih bimbingan
00:25:09belajar
00:25:09mau kajar pakai C
00:25:10sehingga ke depannya
00:25:12kalau mau nyalonin lagi
00:25:13kan bisa
00:25:14gitu kan
00:25:14jadi
00:25:15kita bukan karena
00:25:16sebel dengan Gibran
00:25:17karena kita sayang
00:25:18dan pencinta Gibran
00:25:20makanya kita ingin
00:25:21Gibran mundur
00:25:22jadi
00:25:23itu yang menjadi
00:25:25poin kita
00:25:25jadi
00:25:26kalau alasan
00:25:27konstitusi
00:25:28sudah dijelaskan
00:25:28dari KIPP
00:25:31alasan
00:25:32masalah
00:25:33Parlemen
00:25:34kenapa harus gerak
00:25:35sudah dijelaskan
00:25:36dari Formapi
00:25:36alasan etika
00:25:38nanti mungkin dijelaskan
00:25:39dari Bungu Bet
00:25:40saya alasannya
00:25:41karena saya cinta Gibran
00:25:42makanya
00:25:43Gibran mundur
00:25:44itu saja
00:25:45terima kasih
00:25:48iya cinta itu
00:25:50butuh respons
00:25:50jadi kalau
00:25:51cuman pernyataan
00:25:53dari satu pihak
00:25:53itu namanya
00:25:54apa
00:25:58cinta selamat
00:25:59ya
00:26:01kita lanjut
00:26:02ke Bungu Jonas dulu
00:26:03silahkan Bungu Jonas
00:26:05ya terima kasih
00:26:07Bang Lucius
00:26:08teman-teman wartawan
00:26:09selamat siang semuanya
00:26:11sebelumnya
00:26:12terima kasih
00:26:12sudah mau hadir
00:26:13saya
00:26:13mau menyampaikan sedikit
00:26:17pandangan kami
00:26:19dari
00:26:19perimpunan
00:26:20mahasiswa katolik
00:26:21Republik Indonesia
00:26:22sebagai organisasi
00:26:23jadi
00:26:24betul memang
00:26:25Pemkris sudah
00:26:26hadir dari awal
00:26:27membersamai
00:26:28dalam konteks
00:26:30mendorong
00:26:31DPR untuk
00:26:32segera mengadakan
00:26:33hak angket itu
00:26:34dari awal hingga hari ini
00:26:35cuma pada
00:26:36hasil akhirnya kan
00:26:37memang
00:26:37dalam momentum
00:26:39awal
00:26:39saat kami di DPR
00:26:41itu masyarakat itu
00:26:42semacam masih
00:26:42berada dalam
00:26:43dua pertanyaan kan
00:26:44karena ruang publik
00:26:46masih diperdebatkan
00:26:47apa
00:26:49karena
00:26:50suket itu
00:26:51masih di
00:26:51masih diklaim
00:26:52ada dan sah
00:26:54gitu ya
00:26:54tapi
00:26:55keputusan MA
00:26:56hari ini tuh
00:26:56semacam sudah
00:26:57menyelesaikan semua
00:26:58pertanyaan
00:26:59gitu
00:26:59menyelesaikan semua
00:27:00keraguan masyarakat
00:27:01tentang status administratif
00:27:03seorang wakil presiden
00:27:05kita hari ini
00:27:06jadi itu final
00:27:07menurut saya sudah
00:27:07kita gak bisa
00:27:08perdebatkan lagi
00:27:09yang di mata kita hari ini
00:27:11fakta yang kita tahu
00:27:12bahwa real
00:27:13wakil presiden kita
00:27:14tidak memenuhi syarat
00:27:16sudah selesai
00:27:17tidak ada debat
00:27:18yang pertama
00:27:18yang kedua
00:27:19kalau kita merujuk
00:27:20pada tema hari ini
00:27:21kita mau
00:27:23presiden ini
00:27:24wakil presiden ini
00:27:25mundur atau dimundurkan
00:27:27saya mungkin sedikit
00:27:28punya catatan
00:27:29tentang ini
00:27:29tetapi
00:27:30kalau seandainya
00:27:32wakil presiden ini
00:27:35mundur
00:27:36gitu ya
00:27:36artinya
00:27:37berlaku
00:27:38berlaku
00:27:39nanti itu undang-undang
00:27:40nomor 7
00:27:40tahun 1978
00:27:42tentang hak
00:27:42keongan
00:27:43dan administrasi presiden
00:27:44dan wakil presiden
00:27:45serta berkas presiden
00:27:46dan wakil presiden
00:27:47bekas wakil presiden
00:27:49dan wakil presiden
00:27:49apa konsekuensinya
00:27:50dia akan dapat
00:27:51gaji
00:27:52ya
00:27:53dari negara
00:27:54dia akan dapat
00:27:55protokoler dari negara
00:27:56dia akan diundang
00:27:58dalam acara-acara
00:27:58kenegaran
00:27:59karena statusnya
00:28:00wakil presiden
00:28:00yang diberhentikan
00:28:02dengan hormat
00:28:03tetapi
00:28:03yang kita ingin
00:28:04bukan itu
00:28:05kita ingin ada
00:28:06pelajaran konstitusional
00:28:07dalam kita bernegara
00:28:08yang ingin kita dorong
00:28:10adalah pelajaran moral
00:28:11supaya lembaga negara kita
00:28:13belajar tentang independensi
00:28:14supaya partai politik
00:28:16kita belajar
00:28:16soal transparansi
00:28:17supaya orang muda
00:28:19lebih melek
00:28:20dan lebih menghargai
00:28:21proses
00:28:21ke depan
00:28:22jadi kalau seandainya
00:28:23wakil presiden ini
00:28:25mundur
00:28:25konsekuensi dalam
00:28:26hukum petatan negara kita
00:28:27juga
00:28:27kita rugi dua kali
00:28:29gitu ya
00:28:30karena setelah beliau mundur
00:28:31dia status dia
00:28:32wakil presiden
00:28:33yang diberhentikan
00:28:33dengan hormat
00:28:34dan dia masih
00:28:35diberi fasilitas-fasilitas
00:28:36negaraan
00:28:37itu kita rugi dua kali
00:28:39maka solusi
00:28:39yang paling konkret
00:28:40buat kami
00:28:41adalah
00:28:42mendorong
00:28:42supaya hak angket
00:28:44atau hak
00:28:45menyatakan pendapat
00:28:46dari DPR ini
00:28:47segera dilakukan
00:28:48karena hanya
00:28:49itu saja cara
00:28:50untuk menyatakan
00:28:52bahwa
00:28:52negara hukum ini
00:28:54benar-benar
00:28:54masih kita hargai
00:28:56di republik ini
00:28:57itu
00:28:58jadi
00:28:58yang kedua
00:28:59buat kami
00:29:01karena ini
00:29:02statusnya
00:29:03sudah final
00:29:03bahwa wakil presiden ini
00:29:04sudah tidak punya
00:29:06ijazah
00:29:07dan dia
00:29:07dengan pasal 7a itu
00:29:09secara otomatis
00:29:10dia batal demi hukum
00:29:11batal demi hukum
00:29:12dianggap
00:29:12dianggap tidak pernah ada
00:29:14gitu
00:29:15dan
00:29:16makanya kita ingin
00:29:18mendorong
00:29:18dan satu refleksi kami
00:29:20pada hasil akhirnya ya
00:29:21kami berharap
00:29:23supaya
00:29:25saya dulu
00:29:26teman-teman
00:29:26saya sebelum
00:29:27di Jakarta
00:29:27saya bekerja
00:29:28dan
00:29:29saya bekerja
00:29:31di sebuah perusahaan swasta
00:29:32dan saya harus punya
00:29:32sertifikasi
00:29:33dan sertifikasi itu
00:29:35berlaku hanya satu tahun
00:29:36dan mesti saya update
00:29:37dan ketika
00:29:38sertifikasi itu
00:29:39sudah selesai
00:29:41masa temporan
00:29:42saya harus belajar lagi
00:29:43dan memperbaru
00:29:44sertifikasi itu
00:29:45dalam kehidupan kita
00:29:47masyarakat Indonesia itu
00:29:48situasi seperti itu
00:29:49kita alami betul
00:29:51nah sekarang
00:29:52wakil presiden kita
00:29:53setelah dia duduk
00:29:55keputusan MK dan MOA
00:29:57menyatakan dia
00:29:57tidak memenuhi syarat
00:29:59tidak punya ijazah SMA
00:30:01ini logika publik
00:30:03itu sederhana sekali
00:30:04mestinya
00:30:05beliau mundur
00:30:06dan dia sudah
00:30:06status dia tidak sah
00:30:08sebagai wakil presiden
00:30:09nah ini yang sebenarnya
00:30:10mau kita dorong
00:30:11dan terakhir
00:30:12ya buat kami
00:30:13ini refleksi
00:30:14bagi seluruh partai politik lah
00:30:16kalau bisa ke depan
00:30:17tolong kalian
00:30:18tegakkan betul
00:30:19proses berpolitik
00:30:20yang transparan
00:30:21ya
00:30:21proses politik
00:30:23yang jujur
00:30:24lembaga penyelenggara juga
00:30:25jangan kalian berkom
00:30:26menjadi komplotan
00:30:27dari kekuatan politik tertentu
00:30:29di setiap pemilu
00:30:30ini kan melelahkan sekali
00:30:31kita ngurusin ijazah loh
00:30:33sedangkan kondisi ekonomi
00:30:35dan seterusnya juga
00:30:35jadi tantangan di depan mata
00:30:37kita bangsa yang mundur sekali
00:30:39diskusi ruang publiknya
00:30:40teman-teman
00:30:41jadi kita berharap
00:30:42ini jadi kesadaran
00:30:43dan dorongan
00:30:44untuk wakil presiden ini
00:30:45mundur
00:30:46atau dimundurkan
00:30:47atau mendorong
00:30:48supaya DPR segera
00:30:49melakukan hak-hakat
00:30:50sangat konstitusional
00:30:51dan sangat mulia
00:30:52per hari ini
00:30:53nah bagi kami
00:30:55setelah semua proses ini
00:30:57sudah berjalan
00:30:57satu refleksi saya
00:30:59teman-teman
00:31:00bahwa
00:31:01apakah sebenarnya
00:31:03status administratif
00:31:05itu masih dihargai
00:31:12di republik ini
00:31:12atau mungkin
00:31:14sebenarnya kita hanya
00:31:15coba adu keberuntungan
00:31:18adu strategi
00:31:19adu taktik
00:31:20siapa yang lolos
00:31:21siapa yang bersiasat
00:31:22itu bukan konstitusional
00:31:24itu bukan jujur
00:31:25dan adil
00:31:26tetapi itu undian
00:31:28ini bukan
00:31:30republik undian
00:31:31memilih pemimpin
00:31:31kita ingin memilih
00:31:33pemimpin yang terlegitimasi
00:31:35dengan syarat
00:31:36dengan status politik
00:31:37dan dengan visi
00:31:38dan gagasannya
00:31:39jadi bagi kami itu
00:31:40dari PMKRI
00:31:42kami berharap
00:31:43masyarakat juga
00:31:44membuka mata
00:31:45bahwa ini
00:31:45sungguh-sungguh
00:31:46isu yang mendasar
00:31:47dan penting buat kita
00:31:48ini bukan isu
00:31:49di kalangan-kalangan elit
00:31:50ini isu
00:31:51di akar rumput
00:31:52isu masyarakat
00:31:53di bawah yang kita butuhin
00:31:54isu bapak ibu
00:31:56yang hari ini
00:31:56yang ada di pelosok-pelosok daerah
00:31:58menyekolahkan
00:31:59anak-anaknya
00:32:00capek-capek
00:32:00sampai tamat kuliah
00:32:02dan mendapat pekerjaan
00:32:03tetapi
00:32:04kita sadar bahwa hari ini
00:32:05ada orang yang tak tamat SMA
00:32:07tapi diruskan
00:32:08dengan intrik politik
00:32:09lalu menjadi wakil presiden
00:32:11ini pelajaran
00:32:12dan gugatan moral
00:32:13dan penting
00:32:14sekali kita
00:32:15ngomong
00:32:15kita gak ingin hal seperti ini
00:32:17terus berlanjut
00:32:18dan mestinya
00:32:19wakil presiden
00:32:20dan segera mundur
00:32:21atau paling penting sebenarnya dimundurkan
00:32:23terima kasih
00:32:27terima kasih
00:32:28bung Jonas
00:32:31ketua
00:32:31PPP Mkri
00:32:32kita
00:32:33ke GMNI sekarang
00:32:35bung Dindi
00:32:36silahkan
00:32:38baik
00:32:39selamat
00:32:41siang
00:32:41assalamualaikum
00:32:42terima kasih
00:32:43bang
00:32:44alasyus
00:32:44dan bang rey
00:32:46serta
00:32:46kawan-kawan yang lainnya
00:32:47kawan-kawan
00:32:48jurnalist yang lainnya
00:32:49tentunya
00:32:50ini jadi
00:32:51pembicaraan publik
00:32:52bagi kawan-kawan
00:32:53GMNI
00:32:54tentu
00:32:54persoalan
00:32:55Gibran ini
00:32:56bukan sekedar
00:32:58isu elit
00:32:59sebenarnya
00:32:59dampaknya besar
00:33:00tentunya
00:33:01ekonomi politik
00:33:02hari ini berdampak
00:33:04kris ekonomi
00:33:04karena legitimasi
00:33:05pemimpin itu penting
00:33:06pemilu itu
00:33:08menentukan
00:33:08semua sisi betul
00:33:10nah kemudian
00:33:11persoalan Gibran
00:33:13bagi kita ini kan
00:33:14persoalan di daerah pun
00:33:15mengalami hal yang sama
00:33:16dinastia yang ada itu juga sama
00:33:17dan ini
00:33:18bagi kita
00:33:19supaya
00:33:20kepala kapal daerah pun
00:33:21jabatan gubernur
00:33:22sampai ke bupati
00:33:23jangan mengulangi hal yang kayak gini
00:33:26dan ini
00:33:26dibilang capek
00:33:28tentu capek
00:33:29dan bagi kawan-kawan
00:33:30GMNI kan memang
00:33:31kita melihat ini dari
00:33:31putusan 90
00:33:32kemudian
00:33:33putusan MK
00:33:34putusan MA
00:33:35itu sudah
00:33:36menjelaskan bahwa
00:33:36Gibran tidak punya
00:33:37ijasa
00:33:38tentunya memang
00:33:39ketika tidak punya ijasa
00:33:42harusnya memang
00:33:44Gibran
00:33:45harusnya segera mundur
00:33:46atau dimundurkan
00:33:48tadi yang Bang Rai
00:33:48katakan
00:33:49kalau tidak
00:33:50ini jadi presiden buruk
00:33:51ini dampaknya bukan karena
00:33:53saya punya masalah
00:33:54sama Gibran
00:33:55tapi dampaknya
00:33:55keperekonomian
00:33:56keperpolitikan
00:33:57tata negara kita
00:33:58yang akhirnya
00:34:00melihatkan legitimasi
00:34:01yang tidak bagus
00:34:02buat ke depannya
00:34:03nah bagi kita kan
00:34:05ketika kemarin
00:34:06proses kita
00:34:07berja
00:34:08menyambangi
00:34:09tiga partai ya
00:34:11kemudian kita kemarin
00:34:12menyodori hak angket
00:34:13dan sekarang bagi kita
00:34:14sudah dalam posisi
00:34:16yang
00:34:16hak
00:34:17menyatakan pendapat
00:34:19karena
00:34:20kemarin
00:34:21kemarin waktu kita
00:34:22ke Fraksi Gokal
00:34:23Fraksi Gokal
00:34:24ketemu
00:34:25Doli
00:34:25akhirnya menyampaikan
00:34:26bahwasannya
00:34:27ada pasal penyeludupan
00:34:28ya jelas pasal itu
00:34:29sudah pasti penyeludupan
00:34:30karena suketnya
00:34:31gak ada gitu loh
00:34:32dan ini berbahaya
00:34:34gitu tadi
00:34:34ketika Bang Rai
00:34:35menyampaikan
00:34:35kalau kawan-kawan
00:34:36Gerindra
00:34:37tidak tegas
00:34:38jangan sampai
00:34:39senjata makan Tuhan
00:34:40tidak tegas
00:34:41jangan sampai
00:34:42senjata makan Tuhan
00:34:43ini yang perlu kita
00:34:46sampaikan
00:34:46karena ini bukan
00:34:47persoalan Gerindra
00:34:48tapi ini persoalan
00:34:49perekonomian kita
00:34:50perekonomian kita
00:34:52yang makin parah
00:34:53krisis semakin
00:34:53masif
00:34:54krisis etika
00:34:55krisis moral
00:34:56yang terjadi
00:34:56nah
00:34:57kita sangat
00:34:58berharap
00:35:00berharap
00:35:00tentunya
00:35:01kepada semua
00:35:02DPR dengan proses
00:35:03di parlimennya
00:35:04sudah disampaikan
00:35:05Bang Alosius tadi
00:35:06dengan 25
00:35:07untuk segera
00:35:08menjalankan hak
00:35:09menyatakan pendapat
00:35:10bergelar paripurna
00:35:11tentunya
00:35:12sanksinya tadi
00:35:14disampaikan
00:35:14saya
00:35:15sepakat dengan
00:35:16kawan-kawan PM
00:35:17Gibran tidak layak
00:35:18mendapatkan
00:35:18hak istimewa
00:35:19sebagai
00:35:20pernah menjadi
00:35:21wakil mantan
00:35:22presiden
00:35:23sangat tidak pantas
00:35:24karena tidak punya
00:35:25ijazah dan lain hal
00:35:26dan Gibran itu
00:35:27menyelanjangkan
00:35:27von invader kita
00:35:30bisa-bisanya kan
00:35:31bagi duit ke mahasiswa
00:35:32di istana Wapre
00:35:33sekarang tidak punya ijazah
00:35:34gimana coba
00:35:35legitima siapa
00:35:36dan ini dunia
00:35:37yang tersebut
00:35:37lagi kacau
00:35:38Eropa siaga satu
00:35:39krisis energi
00:35:41sehingga
00:35:41berdampak
00:35:42ke semua sektor
00:35:43kehidupan
00:35:44biaya hidup sehari-hari
00:35:45dan kita
00:35:46disodorkan
00:35:46seorang Gibran
00:35:47artinya
00:35:48anak muda
00:35:48yang tidak punya
00:35:49ijazah
00:35:49tidak punya
00:35:50kemampuan
00:35:50nah ini bahaya
00:35:52bagi kita
00:35:53segera mundur
00:35:54karena apa
00:35:55harus menyelesaikan
00:35:55persoalan ekonomi
00:35:56bukan
00:35:57dua tahun
00:35:58bahkan
00:35:58tiga tahun
00:35:59lebih nih
00:35:59Bang Ray
00:36:01di televisi
00:36:02harus berhadap
00:36:02padapan Bang
00:36:03sama kawan-kawan
00:36:04yang mengaku
00:36:05cinta Solo
00:36:06tapi membunuh
00:36:07Jokowi juga
00:36:07tentunya kan
00:36:09membunuh ini
00:36:09sebenarnya
00:36:10kita dari Bang Anton
00:36:11menyampaikan
00:36:12kita mencinta Gibran
00:36:14nah kalau kawan-kawan
00:36:15yang ada di Jokowi
00:36:16bagi kita
00:36:16membunuh Jokowi
00:36:17membunuh keluarga Gibran
00:36:19gitu loh
00:36:19karena gak mau jujur
00:36:20sampai kepada proses sekarang
00:36:22ketika putusan MK
00:36:23keputusan MA itu ada
00:36:26artinya
00:36:26kita minta
00:36:27ini bukan persoalan
00:36:28persoalan Gibran
00:36:30tapi ini persoalan
00:36:31dinasti politik
00:36:31di Indonesia
00:36:32begitu banyak
00:36:33sebenarnya
00:36:33dan ini menjadi
00:36:34gerakan anak muda
00:36:35ke depannya
00:36:36kalau di Serbia
00:36:36kita lihat
00:36:37ketika kudeta terjadi
00:36:38dibatasi
00:36:39umur 28 tahun
00:36:41artinya anak muda
00:36:42menyadari hal itu
00:36:43dan di Indonesia
00:36:44kita juga gak mau
00:36:45anak muda
00:36:46tentunya
00:36:46seperti Gibran
00:36:47yang tidak punya ijazah
00:36:49Bang Anton sudah
00:36:50menyarankan tadi
00:36:51ikut paket saya Bang ya
00:36:52kawan-kawan jurnalisis
00:36:53disini kan rata-rata kan
00:36:54S1 semua kan
00:36:55ataupun magang
00:36:57dari SMA kan
00:36:58terus kuliah
00:36:59terus magang
00:36:59dan lain hal
00:37:00Gibran gak melalui hal itu
00:37:02ini namanya istimewa kan
00:37:04karena difasilitasi oleh
00:37:05Bapak dan Pamannya kan
00:37:06tentunya itu
00:37:07dan itu bukan ada
00:37:08secara tiba-tiba gitu loh
00:37:10makanya kita selalu
00:37:11menyampaikan ke
00:37:13kawan-kawan yang selalu
00:37:15yang membela Jokowi
00:37:17tentunya ini bukan ada
00:37:18tiba-tiba karena
00:37:19dia udah jadi wapres gitu loh
00:37:21nah
00:37:21ini kan ketika putusan 90
00:37:23sampai sekarang
00:37:24sehingga krisis itu terjadi
00:37:26dua tahun
00:37:27rejim
00:37:27rejim Prabowo
00:37:28dan Gibran
00:37:29sama sekali gak ada
00:37:30perbaikan nasib rakyat
00:37:31dan tentu
00:37:33kita semua nyampaikan
00:37:34dan ini persoalan
00:37:35sampai di rakyat
00:37:36kelas bawah gitu loh
00:37:37ini bukan persoalan elit
00:37:38tentunya
00:37:39kita butuh
00:37:40lembaga-lembaga negara
00:37:41untuk menggulirkan
00:37:42proses
00:37:43pemunduran
00:37:45dan lain hal
00:37:45tapi persoalan ini
00:37:47persoalan penting
00:37:47yang menyangkut
00:37:48haknya
00:37:48menyangkut
00:37:50perekonomian
00:37:51masyarakat semua
00:37:51nah bagi kita
00:37:52persoalan Gibran ini
00:37:54kita harap
00:37:55bisa segera mundur
00:37:56kalaupun setelah mundur
00:37:58mau ikut paket C
00:37:59silahkan
00:38:00seperti yang disarankan oleh
00:38:01Bang Anton
00:38:02silahkan
00:38:02supaya bisa calon lagi
00:38:03tapi
00:38:04bagi kita
00:38:05persoalan Gibran ini
00:38:06persoalan rakyat
00:38:07karena
00:38:08semua sendi
00:38:09apa
00:38:09perekonomian gak berjalan
00:38:11karena legitimasi
00:38:12pemimpin itu penting
00:38:13itu yang bagi kita
00:38:14ini persoalan yang
00:38:15sangat
00:38:16serius
00:38:17kalau Gerindra
00:38:18partai-partai
00:38:19koalisi
00:38:20tidak serius
00:38:21persoalan ini
00:38:21jangan sampai
00:38:22senjata makan
00:38:23Tuhan
00:38:23itu yang penting
00:38:25bagi kita
00:38:25karena kami
00:38:26anak muda
00:38:27sadar itu
00:38:27tapi
00:38:29kita kasih kesempatan
00:38:30sekali lagi
00:38:31kawan-kawan Gerindra
00:38:31kawan-kawan
00:38:32koalisi
00:38:33segera
00:38:34ngambil
00:38:34tindakan serius
00:38:35jangan kira
00:38:36kita tidak tahu
00:38:37tapi kita
00:38:38memberi pesan
00:38:38dan alarm
00:38:39sebenarnya
00:38:39kalau tidak serius
00:38:41persoalan Gibran ini
00:38:42partai-partai koalisi
00:38:43jangan sampai
00:38:44senjata makan
00:38:45Tuhan
00:38:46mungkin itu aja
00:38:47bang dari saya
00:38:50terima kasih
00:38:51Bung Deddy
00:38:52dan kita
00:38:53menuju ke
00:38:54Kang Ubet
00:38:56ini yang terakhir
00:38:58jadi
00:38:59kalau ada yang
00:39:00sudah mulai
00:39:01merasa
00:39:01sangat gerah
00:39:02dan ingin
00:39:03ini selesai
00:39:04ya sebentar lagi
00:39:05ini akan selesai
00:39:06terima kasih
00:39:07silahkan Kang Ubet
00:39:13terakhir
00:39:14tinggal doa
00:39:15kita berdoa
00:39:18semoga
00:39:18Gibran mundur
00:39:20atau
00:39:22semoga cepat
00:39:23parlamen
00:39:24memundurkannya
00:39:26saya kira
00:39:28ada
00:39:28ya
00:39:30saya hitung
00:39:31ada lima argumen penting
00:39:32mengapa
00:39:33saudara Gibran
00:39:35harus mundur
00:39:38atau dimundurkan
00:39:39argumen pertama
00:39:41adalah argumen hukum
00:39:43di dalamnya
00:39:44ada argumen konstitusi
00:39:45lalu argumen
00:39:47putusan MK
00:39:48lalu argumen
00:39:50putusan Mahkamah
00:39:51Agung
00:39:53lalu argumen
00:39:54undang-undang pemilu
00:39:55jadi
00:39:56argumen hukum ini
00:39:57secara akademis
00:39:59sangat jelas
00:40:00bahwa
00:40:02saudara wakil presiden
00:40:03telah
00:40:03tidak memenuhi
00:40:04saran
00:40:05kita lihat
00:40:06konstitusi
00:40:07tentang syarat presiden
00:40:08dan wakil presiden
00:40:09lalu
00:40:11kita lihat
00:40:12undang-undang pemilu
00:40:13itu ada di
00:40:14pasal tentang syarat presiden
00:40:16wakil presiden
00:40:17di ayat ke-12
00:40:18bahwa
00:40:20wakil presiden
00:40:20atau presiden
00:40:21itu harus
00:40:22lulus
00:40:23setingkat SMA
00:40:24atau sederajat
00:40:25jadi argumen hukumnya jelas
00:40:27putusan MK
00:40:28dan putusan
00:40:29MA
00:40:30makin meyakinkan
00:40:31bahwa
00:40:32saudara wakil presiden
00:40:33tidak memenuhi
00:40:34syarat pendidikan
00:40:35yang kedua
00:40:37adalah
00:40:38argumen
00:40:40etik
00:40:41yang melampaui
00:40:43hukum sebetulnya
00:40:45kenapa argumen etiknya
00:40:46penting
00:40:47karena
00:40:47sesungguhnya
00:40:48presiden
00:40:50dan wakil presiden
00:40:51itu
00:40:53memimpin
00:40:54hampir
00:40:55300
00:40:55kurang lebih
00:40:56300 juta
00:40:56penduduk republik ini
00:40:58dan rakyat
00:40:59menyerahkan
00:41:00otoritas
00:41:01penuh
00:41:01di ranah eksekutif
00:41:03kepada
00:41:03presiden
00:41:05wakil presiden
00:41:06karena ada
00:41:07otoritas penuh
00:41:08dia sebagai
00:41:09tubuh publik
00:41:10maka wakil presiden
00:41:12ini
00:41:13juga melekat pada
00:41:14dirinya standar etik
00:41:15tertinggi
00:41:15yang disebut dengan
00:41:17virtu etik itu
00:41:20pelanggaran
00:41:21terhadap
00:41:22konstitusi
00:41:23dan undang-undang
00:41:23yang
00:41:25termuat
00:41:26di dalam
00:41:26keputusan MK
00:41:27dan kemudian
00:41:29dalam putusan
00:41:30makamah
00:41:30agung
00:41:31itu adalah
00:41:33tidak hanya
00:41:33pelanggaran hukum
00:41:34sebetulnya
00:41:35tapi juga
00:41:35pelanggaran etik
00:41:36yang sangat luar biasa
00:41:38karena ada
00:41:39ketidakjujuran
00:41:40seorang wakil presiden
00:41:41dalam perkara ini
00:41:44argumen ketiga
00:41:45adalah
00:41:48argumen
00:41:51ekonomi dan politik
00:41:52dalam banyak
00:41:54studi-studi
00:41:54ekonomi politik
00:41:55itu ada
00:41:56korelasi sangat dekat
00:41:57antara
00:41:58instabilitas politik
00:42:00dan memburuknya ekonomi
00:42:02faktor
00:42:04persoalan
00:42:05wakil presiden ini
00:42:06telah memicu
00:42:07instabilitas politik
00:42:08dan
00:42:09pasti
00:42:10berdampak
00:42:11terhadap
00:42:11ekonomi
00:42:12artinya
00:42:13dalam analisis
00:42:15ekonomi politik
00:42:16ini dipastikan
00:42:17ekonomi akan
00:42:18makin memburuk
00:42:18karena bagaimana
00:42:21tidak memburuk
00:42:24tingkat kepercayaan
00:42:26rakyat
00:42:26dan tingkat kepercayaan
00:42:28dunia transasional
00:42:29pada negara ini
00:42:29makin memburu
00:42:30dampaknya
00:42:31tentu pada ekonomi
00:42:32dan yang paling
00:42:33yang pada akhirnya
00:42:34terdampak adalah
00:42:35rakyat Indonesia
00:42:37yang telah memberikan
00:42:38wabunangnya
00:42:39ketika pemilu
00:42:40kepada yang bersangkutan
00:42:41jadi
00:42:42argumen
00:42:43penderitaan rakyat
00:42:44ini penting
00:42:44makin perkara ini
00:42:46diabaikan
00:42:47makin perkara ini
00:42:49kemudian tidak diselesaikan
00:42:50maka
00:42:51makin
00:42:52ekonomi kita
00:42:53makin memburuk
00:42:54ini
00:42:55persoalan yang
00:42:57sangat
00:42:58serius
00:42:59itu argumen
00:43:00yang ke
00:43:00keberapa tadi
00:43:03ketiga
00:43:05yang keempat
00:43:07adalah argumen
00:43:08pendidikan
00:43:08saya
00:43:09sehari-hari
00:43:10mengajar di kampus
00:43:11dan
00:43:13sedikit banyak
00:43:14mengerti tentang
00:43:15dunia pendidikan
00:43:16bahwa
00:43:19negara itu
00:43:21akan mengalami
00:43:23kemajuan
00:43:23ketika
00:43:25tingkat pendidikannya
00:43:27warga negaranya
00:43:28cukup tinggi
00:43:30dengan kualitas
00:43:31tertentu
00:43:33dan karena itu
00:43:34syarat pendidikan
00:43:35jadi penting
00:43:35di dalam
00:43:37mengisi jabatan-jabatan
00:43:39publik
00:43:40nah
00:43:42kalau
00:43:43kemudian
00:43:44wakil presiden
00:43:46ternyata
00:43:46ada persoalan
00:43:48dalam pendidikan
00:43:48ini
00:43:49lalu kemudian
00:43:50dibiarkan oleh
00:43:51elit politik
00:43:52itu secara
00:43:54pendidikan
00:43:54itu memberikan
00:43:55satu
00:43:56apa
00:43:57semacam
00:43:58wajah
00:44:00politik
00:44:01dan pendidikan
00:44:02kita yang buruk
00:44:02yang kemudian
00:44:03dilihat oleh
00:44:05generasi baru
00:44:06dan generasi muda
00:44:09berpikir bahwa
00:44:10ternyata
00:44:12tidak perlu punya
00:44:13ijazah SMA
00:44:13untuk menjadi
00:44:14wakil presiden
00:44:17jadi presiden
00:44:18buruk
00:44:19terhadap
00:44:20dunia pendidikan
00:44:21sebetulnya
00:44:21sementara
00:44:23pekerjaan-pekerjaan lain
00:44:24sangat serius
00:44:25untuk memperhatikan
00:44:25latar belakang pendidikan
00:44:29argumen
00:44:29kelima
00:44:31adalah
00:44:34demontrasi-demontrasi
00:44:36mahasiswa
00:44:36yang sekarang
00:44:38ini muncul
00:44:38sebetulnya mereka
00:44:39sedang memikirkan
00:44:40tentang masa depan
00:44:41jadi ini argumen
00:44:43tentang masa depan
00:44:45bahwa
00:44:46perkara ini
00:44:47telah menurut
00:44:48perhatian
00:44:48bangsa ini
00:44:51sejak ayahnya
00:44:52ya
00:44:52kalau sejak ayahnya
00:44:53bertahun-tahun
00:44:53soal ijazah
00:44:54dan sekarang
00:44:55ditambalki
00:44:57anaknya ini
00:44:58wakil presiden ini
00:44:58itu akan menurut
00:45:00perhatian banyak
00:45:02dunia internasional
00:45:03dan bahkan
00:45:04masyarakat kita
00:45:05energinya terkuras
00:45:06di ranah itu
00:45:07sementara harapan
00:45:08generasi Z
00:45:09dan harapan
00:45:10bangsa kita
00:45:11kita menata
00:45:11masa depan
00:45:12menjadi lebih baik
00:45:13jadi sepanjang
00:45:15perkara ini
00:45:15tidak diselesaikan
00:45:16saya
00:45:17kok melihat ya
00:45:19dengan argumen
00:45:20argumen
00:45:21sosiologi
00:45:21ekonomi dan politik
00:45:22bahwa
00:45:23masa depan kita ini
00:45:24makin surah
00:45:26kalau kita
00:45:27gak selesaikan
00:45:27perkara ini
00:45:30apa argumennya
00:45:31salah satu
00:45:33tanda
00:45:35ekonomi akan
00:45:36tumbuh sehat
00:45:37dan masa depan
00:45:37akan lebih baik
00:45:38itu ketika
00:45:38negara mampu
00:45:39menegakkan
00:45:40apa yang disebut
00:45:40supremasi hukum
00:45:43tegaknya hukum
00:45:45jika presiden
00:45:46dan wakil presiden
00:45:46dalam handi
00:45:47adalah wakil presiden
00:45:48melakukan
00:45:48pelanggaran
00:45:49nyata-nyata
00:45:51terhadap
00:45:52konstitusi
00:45:53terhadap undang-undang
00:45:55maka hukum
00:45:56harus ditegakkan
00:45:57dan karena itu
00:45:59wakil presiden
00:46:00secara logika
00:46:01politik hukum
00:46:02dia mesti
00:46:03diberhentikan
00:46:05negara-negara maju
00:46:07saya kira
00:46:07telah mencontohkan itu
00:46:09sehingga
00:46:10memunculkan
00:46:11kepercayaan
00:46:11rakyat kepada
00:46:13pemerintah
00:46:13dan menghadirkan
00:46:14kepercayaan dunia
00:46:15internasional terhadap
00:46:16pemerintah
00:46:16contoh misalnya
00:46:18banyak perkara-perkara
00:46:19hukum yang menyangkut
00:46:20elit politik
00:46:22contoh paling dekat
00:46:24kita di Jepang
00:46:24misalnya
00:46:25atau di Korea Selatan
00:46:26misalnya
00:46:26di Jepang ada
00:46:28seorang wali kota
00:46:29di Suzuka
00:46:30misalnya
00:46:30lalu ada
00:46:32persoalan ijazah
00:46:32yang tidak jelas
00:46:33karena dia mengaku
00:46:34lulusan perbuatan tinggi
00:46:35lalu ketahuan
00:46:36lalu dia mundur
00:46:37itu contoh
00:46:38publik etik
00:46:40yang melekat pada
00:46:40tubuh politik
00:46:41seorang wali kota
00:46:42di Suzuka
00:46:43misalnya
00:46:44atau kita bisa melihat
00:46:47Korea Selatan
00:46:48Korea Selatan itu
00:46:49mampu menghadirkan
00:46:51kepercayaan rakyatnya
00:46:52pada pemerintah
00:46:52dan kepercayaan
00:46:53internasional pada
00:46:54Korea Selatan
00:46:54karena mereka tegak
00:46:56hukumnya
00:46:56bahkan dalam
00:46:5830 tahun terakhir
00:46:59di Korea Selatan
00:46:59ada kurang lebih
00:47:005 presiden
00:47:02masuk penjara
00:47:03jadi artinya
00:47:04tegaknya hukum
00:47:06itu akan menjamin
00:47:07kepercayaan
00:47:07nasional dan internasional
00:47:08pada negara itu
00:47:09dan itu membuat
00:47:10bangsa ini
00:47:11punya keyakinan
00:47:12tentang masa depannya
00:47:13lebih baik
00:47:15jika
00:47:16dengan sejumlah
00:47:17argumen yang kuat itu
00:47:19lalu
00:47:20sodara wakil presiden
00:47:22tidak mundur
00:47:23dan partai-partai
00:47:25politik yang ada
00:47:26di parlemen
00:47:26tidak berupaya
00:47:28untuk menegakkan
00:47:28hukum
00:47:29melalui sebuah
00:47:30proses
00:47:32hak
00:47:33menyatakan pendapat
00:47:34maka ini
00:47:35bencana besar
00:47:37dalam sejarah
00:47:38politik Indonesia
00:47:40dan
00:47:41jangan salahkan
00:47:42kalau kemudian
00:47:42Genji dan rakyat
00:47:43kemudian
00:47:44memilih jalannya
00:47:45sendiri
00:47:46di jalanan
00:47:47terima kasih
00:47:47assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:47:52terima kasih
00:47:53Kang Ubet
00:47:56paparannya cukup tegas
00:47:58lugas
00:47:59dan kita tahu betul
00:48:01yang
00:48:02dulu
00:48:03kayaknya mengajar
00:48:05pak wakil presiden
00:48:06kayaknya
00:48:07dosennya
00:48:07gak seperti ini
00:48:11dan ada dosen lain
00:48:12selain Kang Ubet
00:48:13yang sudah ada di
00:48:14entah di platform
00:48:16apa gitu ya
00:48:17terhubung dengan
00:48:17Bung Rai
00:48:18di undangan itu
00:48:19sudah ada nama
00:48:20Bung
00:48:21Evendi Gazali
00:48:22gitu ya
00:48:23tapi
00:48:24karena dia ini
00:48:27permainannya itu
00:48:28antar negara
00:48:29gitu ya
00:48:29hari ini
00:48:31gak sempat hadir
00:48:31karena masih dalam
00:48:32perjalanan pulang
00:48:33tapi
00:48:34seperti ini
00:48:35dia sudah bisa bergabung
00:48:36dengan kita
00:48:36melalui
00:48:38voice note
00:48:38gitu ya
00:48:39kita dengarkan aja
00:48:41setelah hadiah nanti
00:48:42baru kita berikan
00:48:43kesempatan kepada
00:48:44Bung
00:48:44Wakil Kamal
00:48:45gitu ya
00:48:46kita harus mulai juga
00:48:47agak tegas gitu
00:48:48yang terlambat itu
00:48:49kita hukum gitu
00:48:50setelah
00:48:51Bung
00:48:52Evendi
00:48:53Assalamualaikum
00:48:54Warahmatullahi Wabarakatuh
00:48:55selamat siang
00:48:57teman-teman semuanya
00:48:59salam hormat
00:49:00salam kangen
00:49:01saya dalam perjalanan
00:49:03ini
00:49:04baru
00:49:06baru sampai di
00:49:06bandara
00:49:07dan
00:49:08terima kasih
00:49:09kepada
00:49:09Hormapi ya
00:49:11yang memang
00:49:12leading
00:49:13dalam hal
00:49:14suara-suara kita
00:49:16untuk perwakilan rakyat
00:49:17Lucius Karus ya
00:49:19kemudian
00:49:20Rai Rangkuti
00:49:21koordinator
00:49:21kita semua
00:49:23di aksi ini
00:49:24Yai Wakil Kamal
00:49:26kemudian
00:49:27para senior
00:49:28para
00:49:29teman-teman
00:49:31ya
00:49:31aktivis
00:49:32ada KIPP
00:49:34kemudian
00:49:35GMI
00:49:35mahasiswa juga
00:49:37Yona
00:49:38gabung
00:49:38dalam pertemuan
00:49:40selanjutnya
00:49:41saya sepenuhnya
00:49:43ikut dan
00:49:44menyatakan
00:49:45setuju
00:49:46dengan apa yang disampaikan
00:49:47oleh Rai Rangkuti tadi
00:49:48saya ikuti
00:49:49melalui
00:49:50Youtube
00:49:50for MAPI
00:49:51dan akan
00:49:53selalu bersama-sama
00:49:54demikian juga
00:49:55dalam
00:49:56minggu ini
00:49:57saya banyak
00:49:58mendapat pesan-pesan
00:49:59dari teman-teman
00:50:01di partai politik
00:50:02yang di DPR juga
00:50:03namun mereka
00:50:04menyampaikannya
00:50:05baru sesuatu pribadi
00:50:06intinya
00:50:07saya tadi
00:50:08sependapat
00:50:09bahwa
00:50:10kami bersama-sama
00:50:11akan terus
00:50:12menindak
00:50:12lanjuti ini
00:50:13setelah MK
00:50:15kemudian MA
00:50:16dan kemudian
00:50:17ternyata banyak ya
00:50:18teman-teman
00:50:18di partai politik
00:50:20yang menyampaikan
00:50:21pendapat-pendapat
00:50:21secara pribadi
00:50:22pada kami
00:50:24untuk terus jalan
00:50:25pada waktunya
00:50:26mungkin semua nanti
00:50:26akan kita ungkap
00:50:27siapa-siapa
00:50:28namanya
00:50:28dan tentu saja
00:50:29akan ditindaklanjuti
00:50:30dengan pertemuan-pertemuan
00:50:31resmi
00:50:32di DPR
00:50:33dalam forum-forum
00:50:34yang ada
00:50:35rayaran putih
00:50:36menyatakan
00:50:36sudah mengirimkan surat
00:50:37kepada fraksi-fraksi
00:50:40di DPR
00:50:40mudah-mudahan
00:50:41nanti dibacakan
00:50:42dalam rapat
00:50:43paripurna
00:50:44pembukaan
00:50:44masa sidang
00:50:45bahwa kami
00:50:46aksi memang
00:50:46berencanakan
00:50:47untuk bertemu
00:50:48dengan mereka
00:50:49dan saya juga
00:50:49mendapatkan
00:50:50banyak teman-teman
00:50:52baru
00:50:52dukungan
00:50:53dari para komunikolog
00:50:54Indonesia
00:50:55para ahli komunikasi
00:50:56yang akan bersama-sama
00:50:57dengan aksi
00:50:58sekali lagi
00:50:59semuanya
00:51:00demi sesuatu
00:51:01yang lebih jelas
00:51:02lebih baik
00:51:02dan tentu akan membuat
00:51:04tahapan-tahapan
00:51:06politik kita
00:51:06nanti ya
00:51:07pilpes
00:51:07ataupun juga
00:51:09tahapan-tahapan
00:51:10proses pembuatan
00:51:11undang-undang
00:51:11di DPR
00:51:12PKPU
00:51:13dan sebagainya
00:51:14harus lebih jernih
00:51:16yang penting
00:51:17kami merasa bahagia
00:51:18karena teman-teman media
00:51:19tetap bersemangat
00:51:20bersama kami
00:51:21kalau kami
00:51:22komunikolog Indonesia
00:51:23itu ringan sekali
00:51:24bebannya
00:51:25sama sekali
00:51:25tidak merasa
00:51:26ini adalah sesuatu
00:51:28yang diboncengi
00:51:29kepentingan
00:51:31politik
00:51:31dan lain-lain
00:51:32kami betul-betul ringan
00:51:33tidak pernah punya beban
00:51:34pada pemerintahan
00:51:35masa lalu
00:51:36serta juga
00:51:37tetap ingin
00:51:38independen
00:51:39di depan pemerintahan
00:51:40yang sekarang ini
00:51:40selamat
00:51:42bagi kita semua
00:51:43yakin
00:51:43yakin
00:51:44yakin
00:51:44terima kasih
00:51:45wassalamualaikum
00:51:46rahmatullah
00:52:15terima kasih
00:52:18hari ini
00:52:20hari ini
00:52:22wajah
00:52:23bopeng
00:52:23negara demokrasi
00:52:25negara demokrasi
00:52:27konstitusional kita
00:52:29lagi dipertahankan
00:52:32konstitusi
00:52:33kita
00:52:33undang-undang dasar
00:52:35negara
00:52:35Republik Indonesia
00:52:36pasal 1
00:52:38ayat 2
00:52:38ayat 3
00:52:39pasal 2 nya
00:52:39adalah
00:52:40negara kita
00:52:41berdasarkan
00:52:42kedualan rakyat
00:52:43artinya
00:52:43negara
00:52:44demokrasi
00:52:45pasal 3 nya
00:52:46adalah
00:52:46negara Indonesia
00:52:47berdasarkan
00:52:48negara hukum
00:52:49artinya
00:52:49negara hukum
00:52:50oleh karena itu
00:52:51kalau digabung
00:52:52dalam ilmu
00:52:53ilmu
00:52:54konstitusi itu
00:52:55namanya
00:52:55negara
00:52:56demokrasi
00:52:57konstitusional
00:52:58disamping
00:53:00disamping
00:53:01kita
00:53:02menganut
00:53:03daulat rakyat
00:53:04dipilih langsung
00:53:05oleh rakyat
00:53:06tapi
00:53:06juga
00:53:07harus
00:53:08apa
00:53:09harus tunduk
00:53:09pada hukum
00:53:10namanya
00:53:11daulat hukum
00:53:11jadi
00:53:12kalau
00:53:14hari ini
00:53:15kita saksikan
00:53:16dalam kasus
00:53:17Gibran
00:53:17ini
00:53:17apa yang terjadi
00:53:18adalah
00:53:18hukum yang
00:53:21mendasari
00:53:22Gibran
00:53:22mencalonkan
00:53:23sebagai wakil
00:53:24presiden
00:53:24sudah runtuh
00:53:25patahnya kaki
00:53:26kalau kaki itu
00:53:28sebelahnya sudah
00:53:29patah
00:53:29sudah bincang
00:53:30jadi
00:53:30hukumnya
00:53:31sudah patah
00:53:32jadi kalau
00:53:34berdebat ini
00:53:34tidak berlaku
00:53:35restoratif
00:53:36itu berarti
00:53:37tidak pernah belajar
00:53:38pengantar hukum
00:53:39tata negara
00:53:39itu penting
00:53:41karena
00:53:41kalau
00:53:43sebuah
00:53:44keputusan
00:53:45tata usaha
00:53:46negara
00:53:47dianggap
00:53:48bertentangan
00:53:48dengan peraturan
00:53:49perundang-undangan
00:53:50diatasnya
00:53:51itu biasanya
00:53:52dinyatakan
00:53:53tidak sah
00:53:54dan batal
00:53:55demi hukum
00:53:56kalau dinyatakan
00:53:57tidak sah
00:53:58dan batal
00:53:58demi hukum
00:53:59maka
00:54:00ekstum
00:54:01dia berlaku
00:54:02menyatakan
00:54:04bahwa
00:54:05keputusan itu
00:54:06dari semula
00:54:07dianggap
00:54:08tidak ada
00:54:08jadi tidak
00:54:10dianggap
00:54:11tidak ada
00:54:11karena sudah
00:54:12tidak sah
00:54:12sudah
00:54:13dinyatakan
00:54:14batal
00:54:15dari awal
00:54:15sehingga
00:54:16mutatis
00:54:18mutandis
00:54:19seluruh produk
00:54:19hukum
00:54:20yang berkaitan
00:54:21dengan pencaolo
00:54:22dan gibran
00:54:22itu adalah
00:54:23batal
00:54:24demi hukum
00:54:25pelantikannya
00:54:27status dia
00:54:27secara hukum
00:54:28hari ini
00:54:29sebagai wakil
00:54:30presiden
00:54:30sudah
00:54:31tidak ada
00:54:33legimasi
00:54:34legimasi
00:54:36legimasi
00:54:37hukumnya
00:54:38sudah runtuh
00:54:40kemudian
00:54:41petitum berikutnya
00:54:43di samping
00:54:44putusan
00:54:45MMA ini
00:54:48dalam
00:54:48petitum berikutnya
00:54:50menyatakan
00:54:51bahwa
00:54:52diperintahkan
00:54:53surat
00:54:54keputusan
00:54:55suket itu
00:54:56diambil
00:54:58atau diambil
00:55:00dari
00:55:00yang bersangkutan
00:55:02yang menguasai
00:55:02dari gibran
00:55:03artinya
00:55:03kemudian
00:55:04dimusrahkan
00:55:05perintahnya begitu
00:55:06jadi dimusrahkan
00:55:07artinya
00:55:09karena ini sudah
00:55:10ekstum
00:55:11dari awal
00:55:11sudah dianggap
00:55:12tidak sah
00:55:12maka
00:55:13termasuk
00:55:14gibran
00:55:15sebagai
00:55:15wakil presiden
00:55:17ini
00:55:17sudah tidak
00:55:18ada basis
00:55:19hukum
00:55:20dan konstitusinya
00:55:21sudah selesai
00:55:22maka harus
00:55:23dimusrahkan juga
00:55:24pak ketua
00:55:25harus dimusrahkan
00:55:26itu perintah
00:55:27itu ada di
00:55:29amar
00:55:29putusan
00:55:30mahkamah agung
00:55:31dimusrahkan
00:55:32suketnya
00:55:33artinya
00:55:33wakil presiden
00:55:34yang lahir
00:55:35dari suket
00:55:35yang tidak
00:55:36sah
00:55:36harus dimusrahkan
00:55:37itu logika
00:55:38juridisnya
00:55:39jadi
00:55:41ini
00:55:42perspektif
00:55:43hukumnya
00:55:44jadi sudah selesai
00:55:45jadi
00:55:45kalau ada yang
00:55:46berdebat
00:55:47tentang hukum
00:55:47gibran
00:55:49punya ijazah
00:55:50blablabla
00:55:50hari ini
00:55:51sudah terfatahkan
00:55:52karena
00:55:52ada di
00:55:53amar putusan
00:55:54mahkamah
00:55:54konstitusi
00:55:55yang mana
00:55:56mahkamah agung
00:55:57dan mahkamah
00:55:58konstitusi itu
00:55:59adalah
00:55:59apa ya
00:56:00ada peradilan
00:56:02tertinggi
00:56:02ribu blablabla
00:56:02gak ada lagi
00:56:03gak ada lagi
00:56:05udah selesai
00:56:05jadi gak usah
00:56:06berdebat
00:56:06secara hukum
00:56:09otomatik
00:56:10karena secara
00:56:11hukum itu
00:56:11adalah cacat
00:56:13maka
00:56:14dengan sendirinya
00:56:15adalah cacat
00:56:16moral
00:56:18konstitusi
00:56:19ada
00:56:19grundnorm kita
00:56:20namanya
00:56:20dalam ilmu
00:56:21konstitusi
00:56:22disebut
00:56:22grundnorm
00:56:23metanorma
00:56:24metanormanya
00:56:25itu adalah
00:56:25Pancasila
00:56:26kita belajar
00:56:27filsafat
00:56:27Pancasila dulu
00:56:28moralitas itu
00:56:30diatas hukum
00:56:30oleh karena itu
00:56:33kalau Pak Jokowi
00:56:35sebagai mantan
00:56:36presiden
00:56:3710 tahun
00:56:37adalah seorang
00:56:38negarawan
00:56:39dia mendorong
00:56:40anaknya yang
00:56:41didorong-dorong
00:56:42jadi wapres
00:56:42yang dipaksakan
00:56:44itu
00:56:44disuruh mundur
00:56:45kalau enggak
00:56:46ya harus dimusnahkan
00:56:47juga
00:56:49itu bahasa
00:56:50putusan
00:56:51mahkamah agung
00:56:52harus keras
00:56:52sekarang
00:56:53gak bisa main-main
00:56:54hari ini
00:56:55jadi itu
00:56:56jadi sekarang
00:56:57hari ini adalah
00:56:58cacat hukum
00:57:00udah gak bisa
00:57:00diperdebatkan
00:57:01cacat demokrasi
00:57:03karena
00:57:04demokrasi itu
00:57:05adalah negara hukum
00:57:06juga
00:57:06jadi bagaikan
00:57:08apa ya
00:57:09sebagai
00:57:10apa
00:57:10koin yang
00:57:12bermata dua
00:57:14yang gak bisa
00:57:14dipisahkan
00:57:15jadi kalau sudah
00:57:16patah
00:57:18cacat hukum
00:57:19maka
00:57:19otomatik
00:57:20dicacat
00:57:20demokrasi
00:57:21oh kan didukung
00:57:22oleh
00:57:2458%
00:57:25omong kosong
00:57:26hari ini
00:57:27omong kosong
00:57:28hari ini
00:57:29andai pun pada
00:57:30waktu itu
00:57:30kita tahu
00:57:31rakyat Indonesia
00:57:32tahu bahwa ini
00:57:32gak tamat SMA
00:57:34belum tutup
00:57:35rakyat memilih
00:57:37jadi gak ada
00:57:38kedaulatan rakyat
00:57:39hari ini juga
00:57:40jadi perspektif
00:57:41demokrasi
00:57:41hancur
00:57:42lebur hari ini
00:57:43juga
00:57:43jadi
00:57:44tapi
00:57:46ini kan persoalan
00:57:47kawan-kawan
00:57:49keluarga yang
00:57:50dari Solo ini
00:57:51memang
00:57:51sudah
00:57:52urat malunya
00:57:54mungkin sudah putus
00:57:55sudah susah
00:57:57secara politik
00:57:58hari ini yang
00:57:59bisa
00:57:59diharapkan
00:58:01menggunakan
00:58:02formal
00:58:02ketatanegaraan itu
00:58:04adalah
00:58:04hak angket
00:58:05atau langsung
00:58:06menyatakan
00:58:07menyatakan
00:58:08hak
00:58:08menyatakan pendapat
00:58:09untuk dimaksurkan
00:58:11wajib hukum
00:58:11menyatari
00:58:12proses dimusnahkan
00:58:14itu
00:58:14lewat proses
00:58:15impeachment
00:58:15kalau dia tidak
00:58:17mau mundur
00:58:19kalau tidak
00:58:20mau mundur
00:58:21ya harus
00:58:21proses impeachment
00:58:23bisa langsung
00:58:24kepada
00:58:24menyatakan pendapat
00:58:25khusus berkaitan
00:58:27dengan
00:58:27ijazah
00:58:28kan ada yang
00:58:29menyatakan
00:58:30kalau hak angket
00:58:31itu kan
00:58:32adalah
00:58:32pelaksanaan
00:58:33kebijakan
00:58:34padahal
00:58:35lupa dia juga
00:58:36hak angket itu
00:58:37berkaitan dengan
00:58:37pelaksanaan undang-undang
00:58:39kalau ada undang-undang
00:58:40yang dilanggar
00:58:40bisa
00:58:41hak angket juga
00:58:41umpamanya ada
00:58:43kemudian
00:58:44apa ya
00:58:45yang kemarin
00:58:47berkaitan dengan
00:58:47pasal 18
00:58:48ayat 3
00:58:49dalam PKPU
00:58:50yang penyelundupan itu
00:58:51itu bisa diselesaikan
00:58:52dari pak angket
00:58:53pak
00:58:53pak lusius
00:58:54jadi bisa
00:58:55leksakan hak
00:58:55supaya milu akan datang
00:58:56jangan mengulangi
00:58:58kecurangan
00:58:59seperti ini lagi
00:59:00gak boleh
00:59:01oleh karena itu
00:59:03kesimpulan saya
00:59:05bahwa
00:59:05bangsa ini
00:59:06telah di uji
00:59:07kita
00:59:08hari ini
00:59:10cacat
00:59:10demokrasi
00:59:11cacat
00:59:13hukum
00:59:13dan puncaknya
00:59:15adalah cacat moral
00:59:16oleh karena itu
00:59:17hari ini
00:59:18karena
00:59:19suket sudah
00:59:20dinyatakan
00:59:21tidak sah
00:59:21dan
00:59:22batal
00:59:23demi hukum
00:59:24dianggap
00:59:24tidak ada
00:59:24maka secara hukum
00:59:26Gibran
00:59:27sudah dianggap
00:59:28tidak ada
00:59:29sebagai wakil presiden
00:59:30harus dimusnahkan
00:59:32berdasarkan putusan
00:59:33mahkamah agung
00:59:34dan
00:59:35akan
00:59:36kalau ini
00:59:37dibiarkan
00:59:37akan menjadi
00:59:38kanker
00:59:39demokrasi kita
00:59:40harus
00:59:41diamputasi
00:59:42pak lusius
00:59:43kalau gak diamputasi
00:59:44kita
00:59:45gak selesai
00:59:46mengurusi bangsa ini
00:59:47udah terlalu banyak
00:59:48persoalan bangsa
00:59:49hutan kebakar
00:59:50gak diurus-urus
00:59:51ini
00:59:51gara-gara
00:59:52ya karena prosesnya
00:59:54banyak cacat hukumnya
00:59:56cacat moral
00:59:57sehingga lahirnya
00:59:59jadi
01:00:00banyak persoalan bangsa
01:00:02kebakaran hutan
01:00:03harga-harga semakin tinggi
01:00:05kemudian ekonomi kita
01:00:06tidak jelas
01:00:07pengangguran sampai banyak
01:00:09ini kan
01:00:09saya ini juga bagian
01:00:10penganggurannya
01:00:11juga pengangguran banyak acara
01:00:13pengacara juga
01:00:13pak lusius
01:00:14jadi
01:00:14ini
01:00:15ini kita
01:00:16kira-kira
01:00:17itu yang dapat saya sampaikan
01:00:18sekali lagi
01:00:20Gibran hari ini adalah
01:00:22kanker demokrasi
01:00:23bangsa Indonesia
01:00:25terima kasih
01:00:25wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
01:00:30terima kasih
01:00:31bung wakil kamal
01:00:32bung wakil kamal ini
01:00:33satu-satunya wakil Indonesia
01:00:35yang gak pernah bisa digantikan
01:00:36seperti Gibran
01:00:37gitu ya
01:00:38karena sudah ada di namanya
01:00:40terima kasih
01:00:41sekali lagi
01:00:41musrah
01:00:43hangus dan lain sebagainya
01:00:44kita sudah dengar semua
01:00:45dan kita menuju ke bung Rai
01:00:46untuk
01:00:48memberitahukan kepada kita
01:00:49aksi ini
01:00:51ini apa ini barang
01:00:52terus apa yang akan
01:00:54dikerjakan ke depannya
01:00:55kalau dari dua opsi
01:00:57yang kita tawarkan hari ini
01:00:59belum satu pun yang dilaksanakan
01:01:01silahkan Rai
01:01:04oke
01:01:05kawan-kawan sekalian
01:01:06tentu
01:01:07sebagaimana kami sebut
01:01:08kelihatan
01:01:09pilihan bagi
01:01:11keluarga Gibran itu adalah
01:01:15dimundurkan gitu
01:01:17tidak memilih jalan mundur
01:01:19oleh karena itulah
01:01:20kita sudah
01:01:22apa namanya itu
01:01:24membuat semacam
01:01:26komitmen untuk
01:01:27mendorong terus
01:01:28supaya
01:01:30Gibran ini
01:01:31dimundurkan
01:01:32melalui
01:01:33cara-cara yang
01:01:34konstitusional
01:01:35kalau
01:01:37tidak ada halangan
01:01:38kemungkinan
01:01:39tanggal 10
01:01:39kita akan diterima oleh
01:01:42BAM
01:01:43ya
01:01:43Badan Aspirasi Masyarakat
01:01:45untuk menyampaikan
01:01:47ya
01:01:48apa namanya itu ya
01:01:50permintaan kita
01:01:51supaya
01:01:51DPR segera
01:01:53melakukan
01:01:54atau menggunakan
01:01:55hak angketnya itu
01:01:56tentu di luar itu
01:01:58kita terus berkomunikasi
01:02:00juga dengan
01:02:00banyak elemen
01:02:02civil society
01:02:03tokoh-tokoh
01:02:05nasional Indonesia
01:02:06yang pada dasarnya
01:02:08untuk sama-sama
01:02:10bersuara
01:02:10mendorong
01:02:12supaya
01:02:13Gibran
01:02:14mundur
01:02:14atau kalau tidak
01:02:16ya tentu
01:02:17dimundurkan
01:02:18gitu
01:02:18dan kita juga
01:02:20berencana
01:02:21untuk berdiskusi
01:02:23dengan kawan-kawan
01:02:24mahasiswa
01:02:24yang
01:02:26boleh jadi
01:02:27ya
01:02:28belum
01:02:29seutuhnya
01:02:30mendapatkan informasi
01:02:32terkait dengan
01:02:32suasana
01:02:34akhir-akhir ini
01:02:35nah oleh
01:02:36karena itulah
01:02:37kawan-kawan sekalian
01:02:38hari ini
01:02:39sebagai
01:02:39respon awal
01:02:41terkait dengan
01:02:42dorongan kita
01:02:43terhadap
01:02:44hak menyatakan
01:02:45pendapat
01:02:46nah setelah itu
01:02:48kita akan
01:02:49memorotso
01:02:50ke beberapa
01:02:50tokoh nasional
01:02:52juga ke
01:02:53tokoh-tokoh pendidikan
01:02:55ke kampus
01:02:55ke kelangan-kelangan
01:02:56mahasiswa
01:02:57yang pada intinya
01:02:58adalah
01:02:59untuk sama-sama
01:03:00mendorong
01:03:01supaya
01:03:02Gibran mundur
01:03:03kalau tidak
01:03:04ya kita berdorong
01:03:06supaya hak
01:03:06menyatakan pendapat itu
01:03:08segera
01:03:09diwujudkan oleh
01:03:10partai politik
01:03:12sebab
01:03:13semakin lama
01:03:13kita khawatir
01:03:15ini akan
01:03:15semakin
01:03:16apa istilahnya
01:03:18itu ya
01:03:19tak terkendali
01:03:20ya masyarakatnya
01:03:23ya
01:03:23sudah
01:03:24ini kan
01:03:26seluruhnya
01:03:26sudah dilakukan
01:03:27dengan jalan yang
01:03:27konstitusional ya
01:03:28ini serba susah
01:03:31kadang-kadang
01:03:31kalau kita
01:03:32aksi
01:03:32dituduh
01:03:33macam-macam
01:03:34tapi kalau kita
01:03:37pakai
01:03:38jalur-jalur
01:03:39formal
01:03:40lambatnya
01:03:41minta
01:03:41ampun
01:03:42padahal
01:03:43apalagi yang
01:03:43mau diperdebatkan
01:03:44mungkin perlu
01:03:45kita sampaikan
01:03:46tuh
01:03:46kepada kawan-kawan
01:03:48anggota DPR
01:03:49khususnya yang
01:03:50alumni
01:03:5198
01:03:51di DPR itu
01:03:53plus juga
01:03:54dengan
01:03:54anak-anak muda
01:03:56yang jadi
01:03:57anggota DPR itu
01:03:58hak
01:03:59menyatakan pendapat itu
01:04:00adalah hak
01:04:01individu
01:04:01anggota DPR
01:04:02gitu
01:04:03jadi tidak perlu
01:04:04lagi nunggu
01:04:05suara praksi
01:04:08ayo
01:04:09ayo sebagai
01:04:09anak muda
01:04:10kalian tampil
01:04:11dong
01:04:11ini kok
01:04:11setelah jadi
01:04:13anggota DPR
01:04:13malah jadi
01:04:14penakut
01:04:16waktu mahasiswa
01:04:18jadi
01:04:19setelah anggota DPR
01:04:20jadi
01:04:20takutnya
01:04:21kepada ketua partai
01:04:24kan
01:04:25menyedihkan
01:04:25kita melihatnya
01:04:26itu
01:04:26kalau
01:04:27gara-gara
01:04:28politik
01:04:28anda jadi
01:04:29penakut
01:04:30lebih baik
01:04:30kayak kita
01:04:31ini lagi
01:04:32gitu loh
01:04:32gak perlu ada
01:04:34takut-takutnya
01:04:35juga kan
01:04:35karena kita
01:04:36gak perlu
01:04:38apa namanya
01:04:41mendapatkan
01:04:42macam-macam
01:04:43gitu
01:04:44nah ini
01:04:45kawan-kawan muda
01:04:46di DPR ini
01:04:46kok
01:04:47tertib amat
01:04:48hidupnya
01:04:49itu menurut saya
01:04:53tertib
01:04:54jadi
01:04:54segala sesuatunya
01:04:56nunggu
01:04:56apa yang akan
01:04:57disampaikan oleh
01:04:58ketua partai
01:04:59gitu
01:05:01kok
01:05:02kalian tuh
01:05:03dipilih
01:05:03nyurakan
01:05:05suara rakyat
01:05:06bukan suara ketua partai
01:05:08gitu loh
01:05:08kira-kira tuh
01:05:08gak ada nakarnya
01:05:10enggak
01:05:10ya tertib
01:05:11tertib dalam barisan
01:05:12ya
01:05:13padahal
01:05:15anggota DPR
01:05:17paska reformasi itu
01:05:19kita ingat dulu
01:05:20mereka berselancar
01:05:21kemana-mana
01:05:21sampai ke era
01:05:23Pak SBI
01:05:24sehingga saya ya
01:05:24hak angket keluar
01:05:25itu bukan karena
01:05:27praksinya setuju
01:05:29tapi anggota DPRnya
01:05:30lincah-lincah
01:05:31ujung-ujungnya ya
01:05:32ketua praksi-praksi
01:05:33setuju
01:05:34ketua partai
01:05:35setuju
01:05:35mau diapain lagi
01:05:36kok udah jalan
01:05:37gitu
01:05:37nah inilah kita berharap
01:05:39karena hanya butuh
01:05:4025 ya
01:05:42ayo kawan-kawan
01:05:44nggota DPR
01:05:46dari
01:05:46kalau bisa lintas
01:05:47praksi
01:05:48ya
01:05:49jangan selalu tertib
01:05:50dalam barisan
01:05:51kadang-kadang di politik ini
01:05:52perlu zigzag juga
01:05:53ya
01:05:53nah soal nanti
01:05:55apakah diterima atau tidak
01:05:57ya kita lihat
01:05:58perkembangannya
01:05:59yang penting
01:05:59Anda buat catatan sejarah
01:06:00bahwa Anda mendukung
01:06:02ya kan
01:06:02hak angket dilakukan
01:06:04gitu loh
01:06:05oh bukan angket
01:06:06hak menyatakan pendapat
01:06:07dilakukan
01:06:07sehingga Anda terbebas
01:06:09dari tanggung jawab moral
01:06:11dan pertanyaan publik
01:06:12ya
01:06:13nanti
01:06:14konstituennya nanya kok
01:06:15Bapak ini
01:06:17kerjanya apa
01:06:17di DPR itu
01:06:18ini udah ada
01:06:19masalah bangsa
01:06:20yang terang-benderang kok
01:06:21malah
01:06:22gak ada suaranya gitu
01:06:23jangan mengulangi
01:06:25ngota DPR
01:06:27jaman
01:06:27orde baru
01:06:285 day
01:06:29datang duduk
01:06:30diam
01:06:30dengar duit
01:06:31lebih kurang begitu
01:06:33sekarang ini
01:06:34nah ini
01:06:35himbawan tentu
01:06:36kami kepada
01:06:37kawan-kawan di DPR
01:06:39yang saya tahu
01:06:40tadi
01:06:41Bung Effendi Ghazali
01:06:42mengatakan
01:06:42sebetulnya mereka
01:06:43juga punya perasaan
01:06:45yang sama dengan kita
01:06:46ya
01:06:46cuma lagi-lagi
01:06:47ya belum ada
01:06:49kelihatan
01:06:49sen
01:06:50atasnya gitu
01:06:51nah sekarang
01:06:52kita dorong
01:06:53jangan tunggu sen atas
01:06:54kan
01:06:55anda jalan aja dulu
01:06:57sen bawah udah kuat
01:06:59gitu
01:06:59anda jalan
01:07:00sekali-kali
01:07:01anda yang harus
01:07:04menentukan
01:07:05apa kata ketua praksi
01:07:07gitu loh
01:07:07jadi bukan
01:07:09ketua praksi
01:07:10yang menentukan langkah anda
01:07:11anda yang menentukan
01:07:12sekali-kali ya
01:07:13apa yang harus
01:07:14dilakukan oleh
01:07:16ketua praksi
01:07:17gitu
01:07:17nah itu kira-kira
01:07:22kalau nggak tanggal 10
01:07:24tanggal 11
01:07:24kita
01:07:25tapi surat formalnya
01:07:27hari ini sudah diterima
01:07:28oleh bagian BAM
01:07:29Badan Respirasi Masyarakat
01:07:31di BAM ini
01:07:32seluruh praksi ada
01:07:33ya
01:07:34jadi kita nggak perlu lagi
01:07:36keliling satu-satu-satu
01:07:37praksi
01:07:37karena sudah langsung
01:07:38bertemu dengan
01:07:39seluruh perwakilan praksi
01:07:41yang sehingga saya
01:07:42sekarang ini dipimpin
01:07:43oleh
01:07:44PKS ya
01:07:46oleh PKS sekarang ini
01:07:47ini kira-kira
01:07:48kawan-kawan sekalian
01:07:49oleh karena itu
01:07:50ya kita mungkin
01:07:52juga akan banyak
01:07:53ketemu nanti
01:07:53di lapangan
01:07:55ini karena
01:07:56pemula
01:07:57ya kompresi persaja dulu
01:07:58meskipun dengan
01:08:00berkeringat ya
01:08:01panas sana
01:08:02panas sini
01:08:03ini kan
01:08:04nggak lebih panas
01:08:06daripada melihat
01:08:06fakta
01:08:07Republik ini
01:08:08dipimpin oleh
01:08:09seorang wakil presiden
01:08:10yang nggak punya ijazah
01:08:11gitu loh
01:08:11itu jauh lebih
01:08:13membuat kita panas
01:08:14gitu kira-kira
01:08:14terima kasih
01:08:15Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
01:08:19terima kasih
01:08:20Bung Rai
01:08:20dan
01:08:21dengan demikian
01:08:24kita sudah sampai
01:08:25di penghujung acara
01:08:26gitu ya
01:08:28saya kira sih
01:08:29dengan pertimbangan
01:08:30situasi ruangan ini
01:08:31yang mungkin
01:08:33punya pertanyaan itu
01:08:34bisa disimpan
01:08:35untuk doorstop
01:08:36setelah
01:08:37diskusi ini
01:08:38ditutup gitu ya
01:08:39itu kan bisa langsung
01:08:41gitu
01:08:41sesuai dengan
01:08:43kepentingan
01:08:43masing-masing redaksi
01:08:44bisa langsung
01:08:45ditodongkan kepada narasumber
01:08:48yang diinginkan
01:08:49dari beberapa
01:08:50yang di depan ini
01:08:51gitu ya
01:08:51yang jelas
01:08:53kesimpulannya hari ini
01:08:56kami
01:08:56tidak menjadikan
01:08:58mundur
01:08:58atau dimundurkan itu
01:08:59dua alternatif
01:09:01terpisah gitu ya
01:09:02tapi
01:09:02itu dua tuntutan
01:09:04yang bisa
01:09:04langsung dimulai
01:09:06hari ini juga
01:09:07gitu ya
01:09:07bila perlu
01:09:08mestinya mulai dengan
01:09:09EMA
01:09:10membacakan
01:09:11keputusannya
01:09:11kemarin gitu
01:09:12jadi kalau mundur itu
01:09:13inisiatifnya dari
01:09:14Gibran sendiri
01:09:15gitu ya
01:09:16itu tentu baik
01:09:17buat dia
01:09:17sebagai tanda
01:09:19bahwa dia masih manusia
01:09:20dan punya sedikit
01:09:21kapasitas etis
01:09:22dalam dirinya gitu
01:09:23untuk
01:09:26menafsirkan
01:09:26atau merespon
01:09:27apa yang sudah jadi
01:09:28keputusan EMK
01:09:29dan EMA
01:09:30gitu ya
01:09:30sementara
01:09:32dimundurkan itu
01:09:33itu
01:09:37bolanya itu
01:09:38ada di
01:09:38DPR
01:09:39ya
01:09:40di partai politik
01:09:41bukan di Gibran
01:09:42Gibran menunggu
01:09:43sifatnya di sana
01:09:45jadi
01:09:45ya
01:09:46dua-duanya kita tuntut
01:09:48gitu ya
01:09:48mana yang duluan
01:09:49itu yang kita akan sambut
01:09:50dan akan dukung
01:09:51gitu ya
01:09:52jadi kalau Gibran
01:09:54tadi
01:09:54dibilang
01:09:55dia adalah
01:09:56seorang yang
01:09:58mestinya
01:09:58punya
01:09:59kualitas
01:10:01etis
01:10:02gitu ya
01:10:02ya tunjukkan itu
01:10:03sekarang itu
01:10:04sudah ada dua keputusan
01:10:05yang harusnya
01:10:06secara etis
01:10:07membuat dia
01:10:08dipertanyakan
01:10:09gitu ya
01:10:11kualitas moralnya
01:10:13sebagai manusia
01:10:14gitu
01:10:14ya
01:10:14kalau itu
01:10:16tidak
01:10:17dia tunjukkan
01:10:18itu artinya
01:10:19DPR punya
01:10:19satu alasan lagi
01:10:20untuk
01:10:21memulai
01:10:22proses
01:10:23pemberhentian itu
01:10:25ya
01:10:25karena mereka yang punya
01:10:26kuasa untuk memulai itu
01:10:28dengan hak
01:10:28menyatakan pendapat
01:10:29jadi
01:10:29ini bukan dua opsi
01:10:31yang kemudian
01:10:33bisa dipilih
01:10:34dan tidak dipilih
01:10:35ini dua hal
01:10:36dua langkah
01:10:37yang kita tuntut
01:10:38hari ini
01:10:38untuk segera
01:10:39dilakukan
01:10:40pertama mundur
01:10:41itu adalah
01:10:42keputusan Gibran
01:10:43dan kita dorong
01:10:44itu dia lakukan
01:10:44supaya kita masih
01:10:46punya alasan
01:10:46untuk mengatakan
01:10:47oh ternyata
01:10:48Gibran itu
01:10:48sengkak
01:10:50punyanya dia
01:10:50ijazah SMA
01:10:51dia masih punya
01:10:53rasa malu
01:10:54dia punya
01:10:54masih punya
01:10:55kualitas etis
01:10:56dalam dirinya
01:10:56gitu ya
01:10:58kalau itu
01:10:59dia tidak gunakan
01:11:00itu artinya
01:11:01kita desak
01:11:01DPR
01:11:02supaya
01:11:03memulai
01:11:05pengumpulan
01:11:06tanda tangan
01:11:08dukungan
01:11:09untuk
01:11:09menggunakan
01:11:11hak
01:11:11menyatakan pendapat
01:11:12dan dua
01:11:14keputusan
01:11:14MK dan
01:11:15EMA
01:11:15itu sudah bisa
01:11:16jadi buktikan
01:11:17untuk menggunakan
01:11:18hak menyatakan pendapat
01:11:19harus ada dokumen
01:11:21dokumen yang
01:11:22kemudian
01:11:22menjelaskan
01:11:23apa alasannya
01:11:24hak
01:11:24menyatakan pendapat
01:11:26ini
01:11:26diajukan
01:11:27jadi dua
01:11:28keputusan dari dua
01:11:29lembaga mahkamah itu
01:11:30bisa dijadikan
01:11:31lampiran
01:11:32oleh DPR
01:11:33yang mengusulkan
01:11:34penggunaan hak
01:11:34menyatakan pendapat itu
01:11:35jadi
01:11:36gak perlu repot-repot
01:11:37mikir
01:11:38karena memang
01:11:38DPR itu tidak terbiasa
01:11:39mikir juga
01:11:40berasaan di periode ini
01:11:41jadi
01:11:42MK dan EMA
01:11:43sudah menyediakan
01:11:44isi pikirannya
01:11:45DPR tinggal pakai
01:11:46untuk menggunakan itu
01:11:47kalau mereka terlalu
01:11:49malas untuk
01:11:49berpikir
01:11:50jadi
01:11:52seperti itulah
01:11:53kesimpulan kita
01:11:54hari ini
01:11:54gitu ya
01:11:55terima kasih
01:11:56untuk teman-teman
01:11:57yang punya pertanyaan
01:11:59sekali lagi