Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Danau Toba bukan hanya menjadi sumber pengairan pertanian, tetapi juga habitat berbagai jenis ikan air tawar yang menjadi sumber pangan masyarakat Samosir.

Salah satunya diolah menjadi naniura, kuliner tradisional khas Batak Toba yang dikenal sebagai sushi-nya orang Batak.

Namun, penurunan kualitas air dan pencemaran lingkungan mengancam ekosistem danau, termasuk keberadaan ikan endemik yang semakin langka.

Masyarakat juga merasakan perubahan kondisi danau, mulai dari penurunan debit hingga kualitas air yang tidak lagi layak dikonsumsi langsung.

Menjaga kelestarian Danau Toba menjadi langkah penting untuk mempertahankan kekayaan alam, budaya, dan ketahanan pangan masyarakat Samosir.

Saksikan #Sustenesia setiap Sabtu pukul 09.00 WIB hanya di KompasTV!

Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop untuk mendapatkan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga Warga Samosir Kelola Teknologi Pompa Surya Ciptakan Energi Bersih | SUSTENESIA di https://www.kompas.tv/video/699740/warga-samosir-kelola-teknologi-pompa-surya-ciptakan-energi-bersih-sustenesia

Subscribe channel YouTube KompasTV dan aktifkan lonceng supaya kamu tidak ketinggalan video terbaru dari KompasTV.

#Sustenesia #KetahananPangan #PelestarianLingkungan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/699746/kualitas-air-danau-toba-menurun-ikan-endemik-dan-kuliner-khas-samosir-terancam-sustenesia
Transkrip
00:06Tak hanya untuk mengairi sawah, air Danau Toba jadi tempat hidup beragam ikan tawar yang juga jadi komoditas masyarakat Tanah
00:14Toba.
00:17Ini Naniura, sasiminya orang Batak Toba.
00:21Daging ikan mas mentah berpadu racikan repah ini menghadirkan cita rasa unik kekayaan kuliner Tanah Toba.
00:27Selamat datang di Samosir, mari selamat menikmati Naniura dari Samosir.
00:35Terima kasih.
00:37Nah ini dia Naniura, produk makanan khas dari Samosir, Danau Toba.
00:42Sasiminya orang Toba?
00:44Iya, sasiminya orang Toba. Silahkan dinikmati.
00:47Bang, ini dari ikan apa bang kalau biasanya masyarakat Samosir mengkonsumsi Naniura?
00:52Sebelumnya, ketika ikan batak namanya ya, ketika ikan batak belum melangkah.
00:59Sebab itu sekarang, Naniura produknya berlawan dari ikan batak gitu.
01:03Nah, alternatif daripada ikan batak yang sudah melangkah, sekarang dapat menggunakan ikan mas atau ikan berjahil juga boleh.
01:13Ikan batak alias Neolisohilus tinemani, satwa endemik Danau Toba yang dulu jadi bahan baku utama Naniura, kini memang terancam punah.
01:23Faktornya beragam, mulai dari praktik tangkap tak ramah lingkungan hingga dampak menurunnya kualitas air.
01:30Ada nggak sih bang mungkin kekhawatiran nantinya ketika air Danau Toba semakin tercemar ya, ikan-ikan di dalamnya juga semakin
01:39sedikit.
01:40Jadi mungkin makanan tradisional seperti ini bisa jadi sangat langka.
01:44Iya, betul sekali Pak. Sesuai dengan kondisi perairan Danau Toba yang semakin tercemar, ikan budidaya ikan mas juga sekarang harus
01:54menggunakan keramba atau jaringapung gitu.
01:57Karena dia tidak tumbuh liar lagi di perairan Danau Toba gitu.
02:04Harus dibudidayakan sendiri, kalau yang liar di Danau Toba sudah jarang gitu.
02:08Kemungkinan besar untuk kalau tidak ada pencegahan atau perlestarian lingkungan, ya ikan mas juga bakal sulit didapat.
02:17Kalau Ihan Toba itu ya memang sudah benar-benar langka, hanya untuk daerah-daerah terkentu saja yang bisa membudidayakannya.
02:26Kini upaya pembudidayaan ikan air tawar Danau Toba bergantung dengan metode keramba, seperti ikan tilapia.
02:35Ikan ini dibudidayakan dalam skala besar dengan sistem keramba jaring apung yang tersebar di perairan Danau Toba.
02:43Namun potensi perikanan Danau Toba perlu dikelola secara berkelanjutan dan bertanggung jawab,
02:49sebab ekosistem Danau Toba menghadapi berbagai tekanan yang memengaruhi kualitas lingkungannya.
02:55Bahkan kualitas air Danau Toba telah mengalami penurunan sejak pertengahan tahun 1990-an.
03:03Sebagai warga asli Samosir, apa yang abang merasakan perubahan yang terkait Danau Toba ini?
03:13Saya saat ini berusia 40 tahun ya.
03:18Selama di Samosir, banyak perubahan yang kita rasakan sendiri dari pada Danau Toba.
03:26Yang pertama itu mengenai debit.
03:28Nah ketika musim kemarau panjang, debit air Danau itu mengalami penurunan drastis seperti saat ini.
03:36Nah sebelumnya, air Danau tahun 2025 itu nyampe sampai ke pondok sana.
03:45Sampai ke situ airnya, tapi 2026 ini setelah musim kemarau yang...
03:52Sampai sini ya?
03:53Iya.
03:53Cukup berkurang jauh ya bang?
03:55Bukan cukup, memang sangat berkurang dia mengalami penurunan drastis di tahun ini.
04:00Dibanding tahun lalu ya.
04:03Jadi itu masalah debit.
04:05Nah yang kedua itu masalah kualitas airnya gitu.
04:08Nah baru-baru ini kita punya rekan kerja dari Water Mission yang bergerak di bidang air minum, kesehatan, bantuan dari
04:18luar gitu.
04:19Orang itu berencana mau membangun fasilitas air minum sehat di sini.
04:25Nah salah satu persyaratannya kan airnya harus diukur dulu gitu, PH-nya.
04:28Nah dari hasil pemeriksaan mereka, kualitas airnya memang tidak layak konsumsi lagi gitu.
04:34Nah jika kita bandingkan dengan sekitar 20 atau 30 tahun lalu, saya sendiri pernah dan sering mengalaminya.
04:43Ketika kita bermain sama rekan-rekan anak-anak itu, kita langsung masuk ke danau sambil minum juga tidak apa-apa
04:49gitu.
04:50Nah tapi kalau sekarang sudah beda.
04:52Yang masalahnya sekarang itu lebih ke limbas ya lembah.
04:57Dari pemukiman atau masyarakat, terus penggunaan pupuk kimia untuk tanaman padi juga berpengaruh.
05:04Itu salah satunya.
05:05Mungkin boleh bang kita coba lihat airnya ya.
05:08Walaupun masih terlihat bening ya bang di sini, ikan pun masih banyak hidup.
05:13Untuk saat ini memang kualitas airnya masih bagus.
05:16Terus dilihat secara kesak mata sih ya, tapi kalau diperiksa secara teliti, menggunakan alat-alat yang berkaitan dengan pemeriksaan PH
05:28-nya, tidak layak dikonsumsi lagi.
05:34Cerita Holmes pun membuka perspektif saya tentang eratnya hubungan masyarakat Samosir dengan Danau Toba yang menjadi bagian dari budaya dan
05:43ketahanan pangan masyarakat.
05:45Samosir menyimpan potensi alam yang dapat jadi kekuatan hari ini dan masa depan.
05:50Mulai dari suasembada pangan, kedaulatan energi, hingga pengembangan ekonomi hijau dan biru yang menyelaraskan kesejahteraan masyarakat dengan lingkungan.
06:01Potensi ini adalah harapan agar Samosir dapat terus menopang kehidupan masyarakat yang telah berganti generasi hidup dari tanah dan airnya.
06:13Menjaga ketahanan pangan tak hanya cukup dengan mengalirkan air ke sawah.
06:18Sumber airnya juga harus kita jaga.
06:20Karena dengan menjaga kelestarian air, harapan untuk terus menanam tetap ada.
06:26Jangan lupa saksikan terus episode Sustenesia berikutnya hanya di Kompas TV.
06:46Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan