Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Polemik ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dan isu penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi dua persoalan yang turut menjadi perbincangan publik. Kedua isu tersebut memunculkan beragam pandangan dan tanggapan di tengah masyarakat.

Bagaimana masyarakat memandang polemik ijazah Jokowi dan isu penyadapan terhadap Presiden Prabowo? Simak pandangan masyarakat dalam laporan KompasTV.

#ijazahjokowi #jokowi #prabowo #penyadapan #voxpop #kompastv

Baca Juga Kasus Penyadapan Presiden, Jamin Ginting Wanti-wanti soal Kuda Troya di https://www.kompas.tv/nasional/700215/kasus-penyadapan-presiden-jamin-ginting-wanti-wanti-soal-kuda-troya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/700230/polemik-ijazah-jokowi-hingga-isu-penyadapan-prabowo-bagaimana-pandangan-warga
Transkrip
00:00Halo Sobat Kompas TV, balik lagi dengan gue Hasmi disini.
00:03Nah, Sobat Kompas TV, kalian denger berita gak sih?
00:06Tentang politik di negara ini yang cukup panas dan mencuat lah.
00:11Beberapa waktu silam ini.
00:12Mana kemarin baru aja, tanggal 5 November 2026,
00:16Presiden Republik Indonesia yang ketujuh, Joko Widodo,
00:19menunjukkan ijazah aslinya di depan publik,
00:22di ruang sidang pengadilan negeri Jakarta Timur.
00:25Bahkan bukan hanya tentang isu ijazah doang.
00:28Kemarinnya lagi kita sempat dapet kabar bahwasannya
00:31Presiden kita saat ini Prabowo Subianto katanya disadap
00:35oleh mantan Kapolri Jenderal Listia Sigit Prabowo.
00:39Itu kan cukup apa ya, hal yang panas banget lah untuk kita bahas.
00:44Tapi gue gak akan bahas kasusnya,
00:47gue gak akan bahas tentang permasalahan politik lain sebagainya,
00:50tapi gue akan membahas dan bertanya kepada masyarakat sipil
00:55terkait khususnya mereka yang setiap harinya bekerja di pinggir jalan,
01:00mereka yang menafkahi keluarganya setiap hari,
01:03bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.
01:05Kira-kira mereka cukup mengetahui isu tersebut,
01:08atau mereka mengikuti beritanya gak sih ya?
01:12Nah itu gue penasaran banget sih.
01:14Makanya gue tuh saat ini di pinggir jalan,
01:16akan mencari kira-kira mereka,
01:19baik itu ojol misalkan,
01:22terus juga mungkin ada petugas keamanan seperti satpam,
01:25dan pekerja-pekerja lainnya gue akan tanyakan satu per satu,
01:27kira-kira mereka cukup peduli gak sih
01:30tentang isu ini di negaranya sendiri,
01:32khususnya negara kita semua, Republik Indonesia.
01:35Ikutin gue yuk.
01:46Oke Sobat Kompak TV,
01:48saat ini saya sudah bersama dengan Pak Nasruddin ya Pak ya.
01:50Bapak disini aktivitas sehari-hari sebagai apa Pak?
01:54Degang es doger.
01:55Es doger, oh yang itu ya Pak ya?
01:57Keliling, ya keliling.
01:58Oh jadi Pak Nasruddin ini hari-hari berkeliling
02:01untuk berdegang es doger gitu ya Pak.
02:03Iya.
02:03Pak, nah sebagai masyarakat sipil nih Pak yang sehari-hari
02:07bekerja seharian gitu kan, mencari nafkah.
02:10Iya.
02:10Kira-kira kalau misalnya ada berita politik yang lagi rame,
02:13Bapak cukup mengikuti gak sih Pak atau sekedar tahu gitu
02:17lewat sosial media atau televisi?
02:19Iya kalau saya kan sebagai masyarakat kecil ya,
02:22tidak tahu apa-apa.
02:24Ya tahu ini apa yang jelas,
02:26saya cuma kadang pengen tahu aja,
02:29tapi saya gak mengikuti hal-hal yang lain.
02:33Intinya ya mintanya yang aman-aman aja gitu.
02:37Yang aman-aman aja.
02:38Semua biar berjalan dengan lantar,
02:41yang baik gitu,
02:43biar negara aman juga.
02:46Biar makmur.
02:48Otomatis masyarakat kecil kan mintanya biar makmur gitu.
02:51Gak aman ya, juga.
02:53Gak apa-apa.
02:54Ini menarik nih aku ngeliat Pak Nasruddin,
02:56katanya kan cukup,
02:58walaupun memang tidak mengikuti banget,
03:00tapi ada harapan arah politik kita itu berjalan dengan baik ya Pak.
03:04Tapi selain itu aku pengen nanya nih Pak,
03:07kemarin itu kita itu dilanda,
03:09bukan dilanda ya,
03:10ditutupi dengan isu ijasa yang cukup lama.
03:12Ini isu ijasa Presiden Republik kita yang ketujuh, Pak Joko Widodo.
03:17Gimana sebelumnya tuh orang-orang banyak yang mempertanyakan keaslian ijazahnya.
03:22Sampai kemarin banget Pak,
03:24tanggal 5 November,
03:25Pak Jokowi datang langsung ke Jakarta,
03:27Pak Nadilan Negeri,
03:29menunjukkan ijazah aslinya.
03:31Yang selama ini disangka diragukan gitu.
03:34Sampai akhirnya beliau memperlihatkan.
03:36Kira-kira ada tanggapan gak sih Pak?
03:38Kalau saya sih,
03:39sebagai masyarakat kecil,
03:41mintanya yang aman-aman aja.
03:43Yang jelas kan,
03:47kenapa enggak dari dulu ya,
03:50enggak dari dulu enggak dipertanyakan.
03:54Kenapa baru sekarang.
03:56Ya, saya mintanya semuanya harus
04:00sama-sama baiknya.
04:02Yang udah, ya udah.
04:02Yang belum ya kita jaga masing-masing
04:04dengan sikap yang baik lah gitu.
04:07Jangan banyak huru hara,
04:09kasihan masyarakat kecil.
04:10Tapi kalau misalkan melihat,
04:12kan tadi aku dengar kata Pak Nasruddin,
04:15kita berharap kalau politik itu
04:17berjalannya dengan baik dan aman lah.
04:20Dengan adanya isu ijazah ini,
04:22menjadi kekhawatiran buat Pak Nasruddin gak sih
04:25terkait apakah pejabat kita
04:27ada ijazahnya yang asli atau tidak ya?
04:30Kayak gitu.
04:30Jadi kekhawatiran gak sih
04:31mereka-mereka yang menjabat gitu?
04:33Ya, tentu saja.
04:35Kalau masalah kekhawatiran pasti ada.
04:36Cuman kita namanya masalah kecil
04:38mau apa ya.
04:39Cuman mintanya semuanya
04:41kalau bisa tuh kelanjutannya tuh
04:43dijaga dengan baik.
04:45Yang jujur gitu ada.
04:46Mintanya yang jujur aja.
04:47Insya Allah kalau jujur aman.
04:50Selain dengan isu ijazah nih,
04:52kemarin banget ada berita
04:54Presiden kita Prabowo itu disadap Pak katanya
04:56oleh mantan Kapaluri kita,
04:59Pak Listio Sikit Prabowo.
05:01Baru denger kemarin ada orang cerita.
05:04Cuman saya juga belum tahu persis
05:06nonton di TV itu ya.
05:09Cuman kenapa kok ada kejadian begitu ya?
05:13Dari dulu semenjak saya lahir
05:15kayaknya belum pernah denger ya.
05:17Ya, pertama kali Mama.
05:18Ya, mintanya tuh ya semuanya diklarifikasi yang baik.
05:23Biar semuanya aman aja lah.
05:25Saya mintanya yang aman aja Mas.
05:27Kalau misalkan begitu Pak,
05:28kira-kira presiden aja bisa disadap?
05:31Gimana dengan masyarakat sipil seperti kita Pak?
05:34Bapak khawatir gak?
05:35Takut gak?
05:35Nah, itu khawatirnya.
05:36Masalahnya kalau masyarakat kecil sampai disadap
05:38mau mau apa-apa salah.
05:40Gak bisa berkutik Mas.
05:42Ya.
05:42Yang ada pasti langsung ditelikung aja.
05:45Ya.
05:45Ya, masalahnya kita mau bela gimana
05:48masyarakat kecil kan?
05:49Gak ada dayanya.
05:50Ya.
05:51Ya gitu aja.
05:55Oke, sahabat Kompas TV.
05:57Jadi hari ini saya juga sudah bersama dengan Pak Hamad
06:00yakni seorang pedagang ya Pak ya.
06:03Sebagai Bapak nih yang gimana hari-harinya kan
06:05bekerja dan berjualan ya Pak ya.
06:07Kira-kira cukup mengikuti berita khususnya politik di negara ini gak sih Pak?
06:12Kayak misalkan kemarin ada isu ijasa Jokowi.
06:14Bapak denger gak?
06:15Dengar-dengar aja ya, denger berita.
06:19Terus ada juga terkait berita tentang penyadapan ke Presiden Prabowo.
06:23Bapak pernah denger juga di berita gak?
06:24Iya, di berita.
06:25Berita di berita semua.
06:26Oke, berarti Bapak cukup mengikuti juga nih Sobat Kompas TV ya.
06:30Aku pengen nanya nih Pak.
06:32Jadi terkait isu ijasa Jokowi dulu ya Pak ya.
06:35Kemarin tuh baru aja Jokowi akhir ya
06:39menunjukkan ijasa aslinya ke depan publik.
06:42Bapak tau?
06:43Iya tau, aku diberitanya.
06:44Di berita tau.
06:46Sampai itu kan akhirnya Permasano udah lama ya Pak?
06:49Udah lama.
06:49Sampai akhirnya Jokowi datang dari Solo ke Jakarta
06:52di pengadilan negeri Jakarta Timur
06:55mendudukan ijasa aslinya depan kamera depan masyarakat Indonesia.
06:59Bapak ada pendapat gak terekat hal itu?
07:01Apakah itu sebagai contoh yang baik
07:03atau kenapa gak dari dulu lagi dipindukin?
07:05Boleh Pak, kira-kira gimana tanggapan?
07:09Kalau begitu mending dari dulu aja ya.
07:14Benar, benar emang.
07:16Kalau sekarang gak tau, udah kalau tau-tau sekarang baru diunjukin.
07:21Tapi kalau Bapak ngeliat harapannya seperti apa sih Pak?
07:25Dari mulai pejabat kita nih,
07:27menduduki jabatan di pemerintahan,
07:30dengan administrasinya apakah transparan lagi,
07:34kurang transparan, atau harusnya seperti apa sih Pak?
07:36Kurang, kurang.
07:40Harapannya seperti apa nanti politik ke depannya?
07:42Dari Bapak sendiri.
07:45Biar supaya bagus, ekonomi normal kembali.
07:51Terkait tentang isu ijasa Jokowi tadi aku udah nanya,
07:54terus kemarin juga ada tentang penyadapan ke Presiden Prabowo Pak.
07:59Tau kalau ada berita tersebut?
08:01Iya, ada.
08:01Tau ya namanya di sosmed.
08:04Sosmed ya?
08:05Iya.
08:05Cuma ngeliat gitu doang dulu.
08:07Bapak sebagai masyarakat sipil,
08:09seperti saya juga masyarakat sipil,
08:11Bapak khawatir gak sih Pak?
08:13Presiden aja bisa disadap.
08:15Apalagi kita.
08:16Bapak khawatir gak?
08:18Takut, itu khawatir.
08:20Khawatir gak?
08:22Berbahaya juga.
08:23Berbahaya juga.
08:24Takut?
08:25Takut.
08:30Oke Sobat Kompens TV,
08:31saat ini saya sudah bersama dengan Pak Ali ya Pak Ali ya.
08:35Di sini Pak Ali kerjanya sebagai apa Pak?
08:37Sehari-hari tunggang parkir.
08:39Sebagai tunggang parkir.
08:40Pak Ali, aku pengen nanya dong,
08:41kemarin kan kita,
08:43apalagi negara kita ya,
08:44baru aja ada isu politik nih,
08:47baik itu tentang isu ijasa,
08:49bahkan tentang isu penyadapan ke Presiden Prabowo.
08:52Aku pengen bertanya dulu ke Pak Ali,
08:53kira-kira Pak Ali ikutin berita hal tersebut gak sih Pak?
08:56Terakhir isu ijasa gak ikut ya Pak ya Pak?
08:59Kalau boleh tahu Bapak memang kurang tertarik
09:02mengikuti politik yang ada di negara ini apa?
09:04Gimana Pak?
09:06Bagi saya sih gak begitu inilah.
09:09Gak begitu ikutin gitu.
09:13Gak berharap saya.
09:15Ya, saya jadi ya kita-kita.
09:17Tapi Pak aku pengen nanya nih,
09:19kemarin kan pastinya Bapak,
09:22aku yakin tahu nih tentang isu ijasa Jokowi nih,
09:24karena udah dimana-mana beritanya.
09:26Sampai akhirnya tepat banget Pak,
09:28Jokowi akhirnya menunjukkan ijasa aslinya
09:31ke depan publik.
09:32Menurut Bapak gimana?
09:33Akhirnya nih Jokowi setelah sekian lama gitu,
09:36ada isu ini,
09:37dia menunjukkan ijasa aslinya gitu?
09:39Ya, masalahnya.
09:41Masalahnya dia,
09:43dia itu sendiri aja.
09:45Kalau kita pakai perkaya,
09:47tinggal ini aja,
09:48di mana baiknya aja gitu.
09:50Jadi itulah berbagai pandangan dari masyarakat
09:54terhadap isu kolemik ijasa Jokowi-Dodo
09:57ataupun penyadapan ke Presiden Prabu Subianto.
09:59Memang cukup banyak pandangan yang mereka sampaikan,
10:02tapi ada satu hal yang menarik bagi saya,
10:04harapan mereka semua masih tetap sama,
10:06agar pemerintah dapat memberikan
10:09kontribusi yang lebih baik lagi
10:11dan perbaikan terhadap hal-hal yang lebih prioritas
10:13di dekat mereka,
10:14seperti perbaikan ekonomi dan sejenisnya.
10:17Dan menurut saya,
10:20suara mereka bukan hanyalah sekedar suara,
10:22tapi mereka adalah bagian dari demokrasi
10:25yang patut untuk didengarkan.
10:27Buah Hasmi, sampai jumpa di konten selanjutnya.
10:53Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
10:57Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga!

Dianjurkan