00:00Saya yakin, aku yakin, rakyat bersama Pak Prabowo, masyarakat akan mendukung Pak Prabowo karena selama ini kita lihat siapa yang
00:09berani menghadapi Raja Minyak, Raja Sawit, Raja Batu Barah, Raja Nickel, ya semua hanya Pak Prabowo yang bisa menghadapi ini
00:20dan berani nyalinya.
00:25Assalamualaikum Mbah.
00:26Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:28Mbah, menyikapi penyedapan telpon terhadap Bapak Presiden dan Ketua Partai, gimana nih Mbah?
00:35Lu mau ngapain sih, ikut-ikut itu kan udah ditangani secara hukum oleh pemerintah.
00:40Karena gini Mbah, di masyarakat terjadi kekhawatiran dan kebingungan dalam menyikapi situasi ini, gimana tuh Mbah?
00:47Nggak usah khawatir, ya kan, nggak usah bingung, ya kan. Pemerintahan Pak Prabowo itu sudah on the right track.
00:56Ini kan coba lihat deh, kemarin banyak baser-baser yang bully, sekarang ternyata setelah banyak ditangkep-tangkepin, basernya hilang.
01:06Jadi kita harus jernih dan cerdas ada apa sebenarnya itu.
01:12Nah, dalam hal ini saya selalu berpesan kepada semua masyarakat, kita harus ingat apa yang dikatakan oleh tokoh singa NU,
01:23yaitu Bapak Kiai Haji Syukron Makmun.
01:28Syukron Makmun itu mengatakan kepada saya waktu April tahun 2026 ini.
01:35Dia bilang kepada saya, nih, ini videonya nih.
01:38Dengan saya butuh kepada dia itu, ya, cuman Indonesia-nya sudah terlalu hancur.
01:48Sehingga setiap menyelesaikan persoalan itu selalu penabrak gunung kamar.
01:55Itu analisa saya waktu itu.
01:58Ini saya diberikan kepada kasihan.
02:00Tapi, kalau Prabowo itu mundur, maka Indonesia akan hancur selalu penabrak gunung kamar.
02:07Harus tetap jadi pahlawan.
02:10Saya dengan dia kenal baik itu.
02:12Betul. Now or never, sekarang atau tidak sama sekarang?
02:15Iya. Sekarang itu, Tupi Allah Tupi-nya sekarang ini.
02:20Iya, betul.
02:20Insya Allah, saya seperti formula ma'adana baik itu berdiri di belakangnya.
02:27Pak Prabowo. Amin, amin.
02:29Jangan mundur.
02:31Iya.
02:31Selamanya untuk mencari kayak Pak Prabowo susah.
02:35Nyalinya gede, kemauannya besar.
02:38Cuman, Indonesia ini terlalu hancur.
02:41Satu-satunya harapan kita.
02:44Yang kemarin saya itu jelas itu.
02:46Saya cuman, kata Pak Sukron, Pak Sukron menganalisa.
02:50Sampai ini terbentur dengan gunung kamar.
02:53Kata Pak Sukron, kalau siapa ini berhasil,
02:55Sampai ada pahlawan bangsa.
02:58Yaitu yang intinya, Pak Yuzo,
03:01tolong sampaikan kepada Pak Prabowo.
03:04Pak Prabowo tidak boleh lengah dan tidak boleh mundur
03:08karena harapan ada di pundak Pak Prabowo
03:13dalam pemberantasan korupsi.
03:15Karena korupsi ini sudah mendara daging
03:19dan sudah bagikan gunung karang, kata Pak Sukron Mamun.
03:23Oleh sebab itu, teman-teman masyarakat luas,
03:27semua tenang.
03:28Tidak usah bingung, tidak usah heran.
03:30Saya yakin, hakul yakin,
03:32rakyat bersama Pak Prabowo,
03:34masyarakat akan mendukung Pak Prabowo.
03:37Karena selama ini kita lihat,
03:39siapa yang berani menghadapi Raja Minyak,
03:42Raja Sawit,
03:43Raja Batu Barah,
03:45Raja Nickel,
03:46semua hanya Pak Prabowo yang bisa menghadapi ini
03:51dan berani nyalinya.
03:52Oleh sebab itu,
03:54yuk teman-teman semua untuk menyikapi hal ini,
03:57kita sama-sama mendoakan
04:00dan bahkan kalau bisa,
04:01kita menjaga keselamatan Bapak Presiden Prabowo.
04:04Ya kan, mudah-mudahan beliau juga diberikan kesehatan
04:07sehingga dapat terus jalan sesuai amanah Pak Sukron Mamun
04:11bahwa beliau adalah tokoh yang diharapkan ini terakhir adalah
04:16kepada Pak Prabowo
04:17yang bisa menuntaskan pemberantasan korupsi di Indonesia
04:22yang sudah bagaikan Gunung Karang.
04:24Ayo sama-sama kita doakan.
04:26Bapak Presiden,
04:27salam.
04:28Kami semua akan berada di pihak Bapak.
04:32Teruskan pemberantasan korupsi
04:34dan Bapak harus jaga kesehatan Bapak.
04:36Selamat Bapak bertugas
04:38dan tuntaskan tugas Bapak
04:40sehingga mencapai satu kesejahteraan rakyat
04:44yang diimpikan oleh Bapak.
04:46Dan kami semua bangga dengan program-program Bapak.
04:49Semoga Allah SWT selalu melindungi Bapak dan keluarga.
04:54Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.