Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Polisi membongkar pabrik pencetakan uang palsu di kawasan pergudangan Taman Tekno X, Tangerang Selatan, Banten.

Tak tanggung-tanggung, polisi menemukan 311.534 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu.

Uang palsu ini disebut memiliki kualitas Grade A, karena dibuat menyerupai uang asli, mulai dari benang pengaman, logo Bank Indonesia, hologram, hingga nomor seri.

Pabrik uang palsu ini beroperasi di sebuah gudang di kawasan Taman Tekno X, Tangerang Selatan.

Gudang tersebut sebelumnya disewa dengan alasan untuk menjalankan bisnis percetakan.

Namun, polisi menemukan aktivitas lain di dalamnya, yakni pencetakan uang palsu.

Kasubdit 2 Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP M Rhobby Syahferry, mengatakan kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

Dari pemeriksaan polisi, aktivitas para pelaku diketahui telah berlangsung sejak Maret, setelah mereka menyewa gudang tersebut.

Lima orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Tiga orang berperan sebagai operator yang bekerja di gudang.

Satu orang berperan sebagai broker atau penghubung antara operator dan pemodal.

Sementara satu tersangka lainnya berperan sebagai pemodal sekaligus penyewa gudang dan penyedia peralatan percetakan.



Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Saksikan selengkapnya di sini: https://youtu.be/_mIe8r1j3Ho




#uang #palsu #polisi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/688431/polisi-ungkap-uang-palsu-rp36-miliar-dicetak-grade-a-sulit-dibedakan-dengan-uang-asli-dipo
Transkrip
00:07Intro
00:08Intro
00:13Intro
00:15Intro
00:16Intro
00:26Ancaman peredaran uang palsu kembali berbagi
00:29Tak usai polisi membongkar pabrik pencetakan upal berskala besar
00:34Barang bukti berupa uang palsu berjumlah 36 miliar rupiah siap beredar
00:39Yang diduga kuat akan dikirimkan ke perbankan swasta
00:42Tak hanya itu polisi juga mengendus peredaran uang palsu jaringan lintas daerah
00:47Yang diduga turut menggandeng dukun pengganda uang
00:51Lalu seberapa masif dan berbahayanya rupiah palsu jika beredar luas di tengah masyarakat
00:56Ini episode ke-86
00:59Dipo investigasi
01:00Saya Dipo Terbahagia
01:01Saya akan melusuri dan mencari bukti secara langsung
01:03Dari pabrik pencetakan rupiah palsu
01:11Setelah saya tiba di Tangerang Selatan, Provinsi Banten
01:15Yang menjadi lokus dari pabrik pencetakan uang palsu berjumlah 36 miliar rupiah
01:22Uang palsu ini bukanlah uang palsu biasa sodara
01:24Karena dicetak dengan jenis grade A
01:27Yang hampir tidak bisa dibedakan dengan uang asli secara kasut mata
01:36Grade A itu lengkap ya mas Dipo
01:38Dia adalah benang pengaman
01:40Kemudian ada logo BI
01:41Ada nomor seri yang tidak sama di setiap lembarnya
01:44Di atas ini adalah uang yang palsu ya
01:47Yang bawah adalah yang asli
01:49Secara gambar ini memang sangat-sangat menyerupai
01:51Saya akan coba buktikan hologram yang ada di uang asli ini ya
01:56Dan ini adalah uang palsu 100 ribuan
01:57Posisinya sama ya
01:59Bentuknya pun sama
02:00Dan ada tulisan Bank Indonesia
02:08Oke ada satu utasangka lain dengan inisial AB ya mas ya
02:12Mas juga disebut adalah penyewa gudang ini mas
02:15Bahkan pemodal mungkin
02:17Agak
02:17Hanya penyewa
02:18Pemodal inisial AB
02:22Di antara empat yang kami bisa amankan
02:25Itu ada dua orang residivis
02:28Kita mendapat juga ada informasi
02:30Yang diedarkan lewat perbankan swasta
02:39Uang palsu ini diproduksi dari salah satu tempat
02:44Yaitu di Tasik Malaya
02:45Saking uang palsu ini banyak
02:47Para pekerjaan bingung mau dibawa kemana
02:49Mereka mencari dukun
02:52Pengganda uang
02:57Saya bersama dengan Pak Kaposik akan melihat secara langsung ya
03:00Barang bukti berupa uang palsu
03:02Jumlah yang berhasil kami amankan kurang lebih ada 15.620 lemban
03:10Oke ini mengecekkan sinar UV ya
03:13Ini ada cetakan terbaru pak
03:14Cetakan terbaru menurut Bank Indonesia ini yang seri 2022
03:18Secara kasat mata lagi-lagi hampir menyerupai ya Pak ya
03:24Bapak mengetahui cara membuat uang palsu itu seperti apa
03:28Itu dari gue
03:28Termasuk membeli bahan bakunya mungkin
03:31Kalau panu umum semua ada semuanya
03:32Itu tetap omongan
03:38Antara emisi 2016 ke-22 itu kita selalu lakukan peningkatan kualitas
03:44Dia ada istilahnya itu efek gerak dinamis
03:48Dan ini tidak mudah untuk dipalsukan
03:50Sangat sulit
03:51Apakah BI juga masih meyakini bahwa para pelaku penipuan
03:55Ini tidak bisa memalsukan uang rupiah kita
03:58Dengan jenis yang baru ini
03:59Apakah ada garansi?
04:11Setelah di tengah pola hidup masyarakat yang kerap kali melakukan transaksi pembayaran
04:16Dengan menggunakan uang non-tunai atau cashless
04:19Ancaman peredaran uang palsu kembali merebak
04:22Di kawasan Tangerang Selatan
04:23Direkturat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya
04:26Membongkar pabrik pencetakan uang palsu
04:29Dengan barang bukti berupa upal
04:31Berjumlah 36 miliar rupiah
04:34Siap edar
04:35Tidak hanya itu saudara
04:36Dalam waktu yang berdekatan
04:38Polres Jakarta Barat juga mengungkap sindikat produksi
04:41Dan peredaran uang palsu jaringan lintas daerah
04:45Kondisi ini yang mengkhawatirkan
04:47Karena modus dari para pelaku
04:49Terkait dengan distribusi upal
04:51Adalah mencampur uang asli
04:53Dengan uang palsu
04:54Yang akan diedarkan di tengah masyarakat
04:57Pada Jumat 21 Agustus 2026
05:00Pukul 22
05:01Waktu Indonesia Barat
05:03Direkturat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya
05:06Menggeledah sebuah pabrik pencetakan uang palsu
05:08Di Taman Tekno BSD
05:10Tangerang Selatan, Provinsi Banten
05:12Dalam penggeledahan
05:13Polisi menangkap 3 orang tersangka
05:15Berinisial N, S, dan D
05:17Yang bertugas mencetak uang palsu
05:19Sementara satu tersangka lain berinisial AB
05:22Yang bertugas sebagai pengawas dan penyewa gudang
05:24Ditangkap di kawasan pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
05:28Di dalam pabrik pencetakan uang palsu
05:30Polisi menemukan 360 ribu lembar uang palsu
05:33Pecahan 100 ribu rupiah siap edar
05:35Yang jika dikonversikan berjumlah 36 miliar rupiah
05:39Polisi menyebut uang palsu yang dicetak oleh para tersangka berjenis grade A
05:43Atau sangat menyerupai uang asli dengan detail fisik uang palsu
05:47Memiliki nomor seri
05:48Benang pengaman, hologram, hingga simbol negara
05:52Bahkan uang palsu ini diduga akan diedarkan oleh para tersangka
05:56Dengan mencampurkan uang palsu dengan uang asli
05:59Untuk dikirimkan ke perbankan swasta
06:01Ini kualitas yang kami bisa temukan
06:04Ini adalah kualitas grade A
06:08Dimana ada nomor seri
06:12Kemudian ada benang pengaman
06:14Kemudian juga ada hologram
06:17Dan juga ada simbol negara
06:21Di antara 4 yang kami bisa memamankan
06:24Itu ada 2 orang residivis
06:27Kita mendapat juga ada informasi
06:30Akan digunakan atau akan diedarkan lewat perbankan swasta
06:373 hari beselang atau tepatnya pada 24 Agustus 2026
06:41Giliran Polres Metro Jakarta Barat
06:43Yang mengumumkan penangkapan sindikat pencetakan
06:45Dan peredaran uang palsu jaringan lintas daerah
06:49Salah satu barang bukti yang disita polisi
06:51Berupa 15.610 lemar uang palsu pecahan 100 ribu rupiah
06:55Atau jika dikonversikan
06:57Menyentuh angka 1,56 miliar rupiah
07:00Biliran uang palsu ini dicetak di 2 lokasi
07:03Yakni di daerah Tasik Malaya Jawa Barat
07:06Dan Banyumas Jawa Tengah
07:07Dengan total tersangka berjumlah 11 orang
07:09Yang ditangkap di wilayah Jakarta
07:11Bogor, Sukabumi, dan Cilacap
07:14Sementara 4 orang masih menjadi buronan
07:17Modus peneraran uang palsu selain dicampur dengan uang asli
07:20Namun para tersangka juga menggandeng dukun pengganda uang
07:24Sebagai salah satu modus penipuan
07:27Setelah saya tiba di Tanggerang Selatan, Provinsi Banten
07:30Yang menjadi lokus dari pabrik pencetakan uang palsu
07:34Berjumlah 36 miliar rupiah
07:37Terlihat ya, saya akan masuk secara langsung ke Taman Tekno X
07:41Tepatnya ke Blok C, saudara
07:43Yang menjadi lokus dari pabrik pencetakan uang palsu
07:47Dan uang palsu ini bukanlah uang palsu biasa, saudara
07:50Karena dicetak dengan jenis grade A yang hampir tidak bisa dibedakan dengan uang asli secara kasat mata
08:05Bisa dilihat ya, saudara
08:06Pabrik pencetakan uang palsu ini berada di kawasan pergudangan
08:11Begitu banyak area-area yang digunakan sebagai gudang serbaguna
08:17Dan saya akan tunjukkan
08:18Ini adalah pabrik yang operasional dibongkar oleh polisi
08:23Dengan barang bukti sejumlah 36 miliar rupiah uang palsu
08:35Lalu seperti apa bentuk dari uang palsu berjenis grade A
08:41Dan apa modus dari pembuatan uang palsu ini
08:44Termasuk juga bagaimana para tersangka mendistribusikan uang palsu ini, saudara
08:49Saya akan tanyakan secara langsung kepada Kasubdit Ekonomi dan Perbankan
08:53Direkturat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBPM Robi Syafiri
08:57Pak Robi, terima kasih
08:58Terima kasih
09:00Sebelum kita menginvestigasi, Pak, temuan dari polisi terkait dengan pabrik pencetakan uang palsu
09:05Awal mula, polisi mengungkap kasus ini seperti apa, Pak?
09:08Jadi awal mulanya kita mendapatkan informasi dari masyarakat
09:13Tentang dugaan, dugaan, mencurigai pergerakan atau ada kegiatan di pergunakan Taman Tekno ini sekitar 1-2 bulan yang lalu
09:24Artinya sudah tercium tindak kriminal ini 1-2 bulan yang lalu
09:28Apakah artinya operasional dari pabrik pencetakan uang palsu ini sudah berjalan selama 2 bulan atau mungkin lebih, Pak?
09:35Kalau secara dari keterangan, sudah berjalan mereka sejak bulan Maret ya
09:38Mulai menyewa gudang ini
09:41Sejauh ini tersangka yang sudah ditetapkan oleh polisi?
09:43Hingga saat ini kita sudah menetapkan tersangka sebanyak 5 orang
09:475 orang?
09:48Untuk perannya, Pak, masing-masing tersangka?
09:493 orang itu sebagai operator yang melakukan tugas di pergudangan ini
09:55Kemudian 1 orang sebagai broker atau penyambung
09:59Penghubungan antara operator dan juga pemodal
10:01Dan 1 lagi adalah pemodal yang menyewa gudang ini dan membelikan alat-alat untuk melakukan percetakan
10:08Berdasarkan keterangan dari saudara AB
10:11Dia melakukan pengurusan untuk menyewa gudang ini adalah untuk bisnis percetakan
10:17Oke, bisa ditunjukkan ya, gudang bernomor C-08
10:21Yang tadi disebut perizinannya adalah untuk percetakan, ternyata untuk percetakan uang palsu
10:26Boleh kita lihat, Pak?
10:27Boleh
10:27Oke, dan di depan kita ini adalah tumpukan barang bukti berupa uang palsu
10:33Saya izin konfirmasi betul jumlahnya, 36 miliar rupiah
10:37Secara jumlah pada saat kita pertama kali pengungkapan itu jumlahnya menurut pengakuan dari pelaku pada saat kita mengamankan hari pertama
10:45itu 360 lembar
10:47Karena dari beberapa rim dan catatan yang mereka lakukan percetakan
10:52Namun setelah kita keesokan harinya kita sebelum penetapan tersangka kita cek ke Bank Indonesia
10:57Dan juga mengecek keaslian dari lembaran diduga uang palsu menyerupai uang 100 ribu rupiah ini jumlahnya 311.534 lembar
11:10Oke, saya ingin tunjukkan ini adalah
11:11Iya, yang sudah di baru diberi benang pengaman saja
11:15Oke, ini benang pengaman yang menyerupai benang pengaman yang ada di uang asli
11:21Betul, yang sudah ada di uang palsu kan, jadi benang pengamannya sudah diberi di cetak terlebih dahulu
11:29Oke, ini benang pengamannya artinya ini bukan kertas biasa, saudara, kertas yang digunakan untuk mencetak uang palsu
11:34Dan ini adalah salah satu instrumen yang kemudian dimasukkan ke dalam uang palsu untuk mengelabui
11:39Dan saya ingin tunjukkan lagi bahwa ada beberapa box ya Pak
11:41Iya
11:42Ada 8 box kurang lebih barang bukti berupa uang palsu
11:45Salah satunya adalah ini
11:46Itu yang belum terdapat benang pengaman, namun kalau yang ini sudah ada benang pengaman
11:50Oke, ini hanya gambar ya Pak ya
11:54Gambar nominal dan juga ada mungkin keterangan di sini ya
11:58Tetapi belum ada benang pengaman
12:01Benang pengaman, kemudian juga ada yang sudah dibentuk dengan ada logo BI
12:09Kemudian sudah ada sinar UV hologramnya
12:12Kalau yang sudah lengkap, pasti sama mereka, para pelaku langsung dilakukan pemotongan
12:18Oke, artinya ini karena belum lengkap, belum dipotong ya Pak ya
12:20Ini tidak ada logo, sementara ini sudah ada ya
12:23Ya, itu sudah ada
12:24Oke, baik
12:25Kalau kita lihat Pak, secara umum ini hanya uang pecahan 100 ribu rupiah
12:30Apakah mungkin ada pecahan-pecahan lainnya seperti misalnya 50 ribu?
12:34Kalau dari yang kita temukan di sini ya, dari alat percetakan yang sudah di print sama mereka
12:38Terkadang dijadikan plat untuk film dan dimasukkan ke mesin percetakan itu
12:43Sementara ini hanya cetakan untuk duit 100 ribu
12:46100 ribu ya?
12:47Oke
12:47Dan yang tentu harus kita uji Pak, adalah seberapa mirip uang palsu ini?
12:52Karena sebelumnya, Direkturat Reserveset Kriminal Khusus, Polda Mitroja menyebut bahwa tumpukan uang palsu ini berjenis grade A
13:00Grade A itu lengkap ya Mas Tipo, lengkap itu maksudnya dia ada benang pengaman, bukan fotokopian
13:06Kemudian ada logo BI, ada nomor seri yang tidak sama di setiap lembarnya
13:11Jadi dia membuat nomor seri itu berbeda-beda di setiap lembarnya
13:15Nomor serinya di bawah dan di atas ya
13:18Kemudian ketika di sinar UV
13:24Sama mungkin sama dengan uang yang kita juga
13:30Yang uang asli rupiah Indonesia juga logo hologram Bank Indonesia posisinya di sebelah situ
13:35Saya sudah membawa juga uang 100 ribu rupiah dengan jenis yang sama ya
13:39Saya akan coba pastikan kemiripannya
13:42Oke
13:43Di atas ini adalah uang yang palsu ya
13:47Yang bawah adalah yang asli secara gambar ini memang sangat-sangat menyerupai
13:51Kemudian nomor seri juga
13:53Dari kecil ke besar sama dengan
13:55Cetakan asli dari mungkin dari peruri ya
13:58Betul
13:59Uang rupiah Indonesia
14:00Dia bentuknya bukan datar angkanya sama
14:02Namun dari kecil menuju ke besar kan huruf dan angkanya
14:06Dan ini secara ukuran tentu
14:08Sama persis ya
14:10Dan dari belakang
14:13Saya akan coba buktikan hologram yang ada di uang asli ini ya
14:17Ini terlihat seperti ini
14:18Dan ini adalah uang palsu 100 ribuan
14:22Sama ya posisinya ya
14:23Posisinya sama ya bentuknya pun sama
14:26Dan ada tulisan Bank Indonesia
14:36Dan ada juga pernyataan yang kemudian sebelumnya sudah disampaikan oleh polisi bahwa tidak menutup kemungkinan uang ini akan dikirimkan ke
14:45perbankan swasta
14:46Ya itu masih dalam pendalaman dari pengakuan awal salah satu tersangka ya
14:54Itu yang masih kami kembangkan juga kemarin kami juga baru melakukan penangkapan kepada salah satu tersangka lagi sehingga jadi lima
15:02sekarang tersangka
15:02Tadinya kan cuma empat
15:17Nah ada satu mesin pak yang sangat besar disini dan juga di sebelahnya ada tersangka mungkin bisa digambarkan modusnya seperti
15:23apa pak?
15:24Ya jadi setelah ada plat dan kemudian film yang sudah dicetak melalui printer kemudian di plat itu dipanaskan sehingga plat
15:34itu digulung di mesin ini
15:36Kemudian kertas yang tadi masih baru itu dimasukkan seperti ini ya
15:41Ini kan produk yang tidak jadi karena cetakan warnanya terlalu merah ya terlalu pekat ya
15:49Oke dan ini di operasionalkan oleh tiga orang tersangka
15:53Tiga orang tersangka
15:54Tiga orang tersangka ya
15:55Kita akan coba lihat ya bagaimana proses dari penggunaan mesin ini
15:59Oh oke
16:00Yang tadi dijelaskan ya pak ya akan masuk ke dalam ya
16:03Nah ini gulungan ini plat yang sudah dicetak itu digulung disini
16:088 kali baru tercetak gambar ya pak
16:11Oke mungkin bisa dijelaskan gambaran sedikit saja pak
16:15Proses untuk menggunakan mesin ini seperti apa pak?
16:17Ini kan ditetaknya disini otong tapi kalau ditetak baru itu
16:21Oke boleh kita lihat ya izin ya pak ya
16:22Oke ini ada beberapa kali ya
16:25Iya
16:26Oke
16:30Ini mesin yang sangat besar ya
16:35Kertasnya jadi keluar disini
16:37Bapak mau operasikan ini seorang diri atau?
16:42Bersama dengan dua tersangka lain
16:44Bapak tersangka dengan ini silahat pak?
16:46N
16:47Tugas bapak disini?
16:49Masa ya intinya bantu
16:51Intinya membantu proses pencetakan uang palsu pak?
16:54Iya yang utamanya kan pak
16:59Bapak ini?
17:01Sudah berapa lama pak?
17:03Bapak bekerja disini?
17:04Gara-gara dua bulan
17:06Dua bulan?
17:07Semua ilmu yang bapak dapat itu proses pencetakan dan lain sebagainya didapat dari?
17:13Saya misalnya kayak nyaplon tinggal ngerjakan
17:16Yang mengajari?
17:18Pak S ini ya?
17:21Iya
17:21Oh oke
17:21Kalau untuk yang menjual pak?
17:24Yang mengedarkan mendistribusikan itu bapak juga?
17:27Tidak
17:28Tidak
17:29Hanya ingin bekerja disini dan untuk pembuangan saya belum ada pandangan yang lain
17:34Atas perintah?
17:36Kalau untuk perintah yang memerintahkan saya itu ya dari tanggal A
17:41Itu
17:42Kalau bapak dengan inisial D?
17:44D
17:44Tugas bapak apa pak?
17:46Sama membantu proses untuk pembuatan
17:48Membantu proses untuk pembuatan
17:50Sama saya seperti saya
17:52Bertiga ya pak ya?
17:53Iya bertiga
17:54Oke ada satu tersangka lain dengan inisial AB ya mas ya?
17:58Iya
17:58Oke
17:59Mas sendiri perannya sebagai apa mas?
18:02Pengawas
18:02Pengawas?
18:04Artinya mengecek uang yang sudah jadi atau?
18:06Iya mengecek operasional aja sih mas
18:08Mengecek operasional
18:10Mas juga disebut adalah penyewa gudang ini mas?
18:14Iya
18:14Bahkan pemodal mungkin?
18:15Enggak
18:16Hanya penyewa?
18:17Iya
18:17Pemodalnya inisial V
18:19Gimana mas?
18:20Pemodalnya inisial V
18:22Tugas mendistribusikan siapa?
18:24Ada sendiri
18:24Saya sangka
18:25Mas sendiri sudah berapa lama menjadi pengawas?
18:29Jadi bulan Maret
18:31Hanya satu titik ini atau mungkin ada titik lain?
18:33Satu titik ini aja
18:34Sudahkah ada uang yang mungkin didistribusikan mas?
18:36Belum ada
18:37Belum ada sama sekali?
18:41Ini ada cetakan terbaru Pak?
18:42Cetakan terbaru
18:43Menurut Bank Indonesia ini yang Terry 2022
18:45Bisa lihat ya ini yang uang palsu dan ini adalah yang uang asli
18:49Secara kasat mata lagi-lagi
18:51Hampir
18:53Hampir menyerupai ya Pak ya
18:54Tengah
18:54Tengah
18:55Tengah
18:55Tengah
18:55Tengah
Komentar

Dianjurkan