00:00Intro
00:02Masih di Satu Majadah Forum, saya ke Gus Roy
00:06Ahwa sempat dalam 4 hari itu sempat jadi perencangan
00:10karena ada dianggap, ada yang menganggap ini sistem baru
00:13ada juga mengatakan gak baru sebetulnya
00:15tahun 1984 Gus Dur sempat terpilih melalui sistem Ahwa
00:19atau formatur lah bahasa gampangnya
00:21kalau amatan anda apakah ini benar terobosan baru
00:24diciptakan untuk hal yang baru dalam noktamar ke-35
00:28atau memang ada upaya untuk menghasilkan
00:31memuluskan jalannya satu kubur tertentu memang harus lewat Ahwa?
00:35ya persisnya saya gak tahu tentu saja ya
00:37tapi yang jelas usulan Ahwa ini sudah lama
00:40wacana Ahwa ini bukan baru tentu
00:42oh bukan baru ya
00:43bukan baru, wacana ini sudah lama bahkan
00:45mungkin di periode muktamar jombang sudah ada percakapan tentang Ahwa gitu
00:51nah namun yang menjadi masalah adalah
00:55ketika Ahwa itu juga masih mungkin diintervensi
00:58Ahwa masih mungkin diintervensi
01:01orang-orang sebagian besar yang terlibat dalam muktamar
01:05para muktamirin, para kader NO, simpatisan NO
01:08semuanya berharap niatnya baik
01:10bahwa Ahwa itu pertama mengembalikan supremasi ulama
01:14yang kedua untuk menghindari, memperkecil lah potensi politik uang
01:19tapi nyatanya dalam banyak kesaksian itu pun masih terjadi
01:22jadi ini yang menurut kami cukup menggelisahkan ya
01:26ternyata Ahwa juga belum sesuai dengan harapan
01:31para muktamirin bahwa
01:34itu bisa meminimalisir politik uang
01:37tapi apapun itu ya, apapun itu Ahwa sudah berlangsung
01:40dan kami berharap memang supremasi keulamaan itu memang betul-betul dikembalikan
01:44nah karena itu komitmen supremasi keulamaan ini harus ditegaskan
01:47dalam pengertian yang konkret dalam lapangan kehidupan sosial berbangsa dan bernegara
01:52apa itu tadi Pak Lokman sudah menyampaikan
01:54kita ini sebagai pelayannya Kiai
01:56dan jangan salah loh Kiai itu pelayannya umat
02:00Khadimul Umat wa Khadimul Ma'had
02:02Kiai Hashim itu menyebut dirinya Al-Fakir Hashim As'ari
02:06pelayan umat, Khadimul Umat
02:08nah harapan kami betul-betul dibuktikan
02:11nanti di kepengurusan yang baru
02:13buktinya apa
02:14mereka berdiri pada kepentingan Mustad Afu, Nafil Ardi
02:20berdiri di atas kepentingan populasi warga NO
02:26yang sebagian besar adalah informal proletariat
02:29para pekerja kecil, buruh bangunan
02:32masyarakat kelas bawah
02:34apakah selama ini mereka sudah terwakili
02:36nah itu yang harus kita pertegas
02:38kalau memang supremasi ulama dikembalikan
02:41maka ulama sebagai Khadimul Umat
02:45tadi itu terbukti dalam periode ke depan
02:47oke, jadi maksud Anda bahwa
02:49untuk menjawab seisu miring terkait dengan
02:52ahwa dengan komposisi yang masih ada berbau politik
02:54itu ya nanti dijawab dengan bagaimana penyikapan
02:57NU ke depan selama tahun
02:58itu satu-satunya jawaban
02:59harus dibuktikan, ya
03:00baik, saya ke Mas Hadi
03:02Mas Hadi, one man, one foot
03:04terus kemudian ada juga model
03:06supaya tidak pemilihan langsung
03:09supaya tidak ada politik uang dan sebagainya
03:11tapi masih muncul selintingan itu
03:14meskipun akhirnya muncul dengan awal
03:15Anda melihat ini skenario dadakan
03:18meskipun tadi Gusra sudah bilang sudah lama itu
03:20atau memang sudah didesain
03:21cara yang paling baik
03:22supaya tidak ada deadlock
03:25tidak ada kebuntuan
03:27kemudian dilakukan itu
03:28meskipun akhirnya
03:29tadi kita sudah sepakat lah
03:31apapun keputusan ulama yang harus dihormati
03:33dan harus didukung
03:35tapi lihat secara proses Anda mengamati apa?
03:38kalau kita melihat kecendungan rata-rata secara umum
03:41biasanya setiap puktamar NU
03:42soal pemilihan kota umum khususnya
03:45itu pasti bicara tentang apakah one man one foot
03:47atau soal ahwa
03:49nah kenapa ahwa itu menjadi sesuatu yang spesial
03:52di Jombang kali ini
03:53karena isu yang terkait dengan politik transaksional
03:56money politik yang itu katanya
03:58itu menerpas kawan-kawan yang menjadi hak politik disitu
04:03untuk menentukan siapa yang terpilih
04:05pengurus wilayah dan pengurus cabang
04:06itu cukup luar biasa
04:08saya menduga sebenarnya Mas Yogi
04:10ini sebagai upaya untuk mengamputasi
04:11prediksi-prediksi dan dugaan-dugaan
04:14lihat adanya praktik politik uang dan politik transaksional
04:17itu dengan memunculkan sembilan formatur
04:20ataupun ahwa untuk menentukan
04:21siapa yang menjadi roh esam
04:23dan kemudian menjadi ketemu PBNU
04:25itu yang pertama
04:26dan yang kedua ternyata secara majoritas
04:29suara Muqtamirin yang jumlahnya kurang lebih sekitar
04:31550 itu 400 sekiannya setuju
04:35dengan sistem ahwa
04:36itu artinya apa?
04:38secara majoritas suara-suara yang
04:40mewakili wilayah dan cabang NU itu
04:43memang menginginkan bahwa
04:44ahwalah yang kemudian memiliki veto flayer
04:46soal siapa yang menjadi pucuk pimpinan tertinggi
04:49di PBNU
04:50meski pada seteng bersamaan memang ada
04:52sesuatu yang sifatnya anomali
04:54misalnya kalau kita melihat rata-rata secara umum
04:57usulan dari PC dan PW
04:59pengurus cabang dan wilayah
05:01soal calon ketemu PBNU
05:03memang secara majoritas
05:04Gus Kikin
05:05jadi artinya apa?
05:06terkonfirmasi
05:07suara ahwa
05:09ataupun suara-suara sama
05:10itu in line
05:11yang saya sebut sebagai paradok itu adalah
05:14soal dalam pemilihan ahwa
05:15misalnya Kiai Biftahul Anwan
05:18itu kalau tidak salah
05:19itu perolehan suaranya
05:21nomor 3 ataupun nomor 4
05:22yang tertinggi itu adalah
05:23Kiai Jazuli kalau tidak salah
05:25mohon dikoreksi kalau ada hal itu
05:27tapi yang kemudian terpilih adalah
05:29Kiai Biftahul Anwan
05:31yang ingin saya katakan adalah
05:32selama ini memang tidak dibuka ke publik
05:35bagaimana cara menentukan siapa yang menjadi ketemu PBNU
05:38dan siapa yang menjadi ketemu Mersaham
05:40apakah yang 9 orang
05:42yang ada di ahwa itu sistemnya Musyawara
05:44atau one man one vote
05:46yang 9 orang itu
05:47dan itu per hari ini tidak dibuka
05:49saya berharap ini bukan soal penunjukan
05:52bukan soal Musyawara
05:53tapi di antara 9 orang itu
05:55ya memilih kira-kira yang
05:56sesuai dengan selera
05:58sesuai dengan kaidah
06:00sesuai dengan ketentuan-ketentuan
06:02bahwa beliau-beliau lah yang memang sangat layak
06:04untuk menjadi ketemu Mersaham
06:06kan kayak gitu sebenarnya jalan ceritanya
06:08artinya apa
06:09residu-residu terkait dengan isu
06:11dugaan-dugaan tentang politik transaksional
06:14sebenarnya ingin di eklusi
06:16bahwa yang memilih
06:17ya akan diminimalisasi di 9 Kiai
06:20betul
06:20kalau itu juga dipersoalkan
06:21ya persoalkanlah pengurus wilayah
06:23dan pengurus cabang
06:24yang mengusulkan nama-nama ahwa itu
06:27kan kira-kira begitu jalan
06:28saya mau ke Pak Lukman Edy
06:29Pak Lukman Edy
06:32Tadi Anda menyimak perbincangan kita
06:35Pak Lukman
06:36ada yang bilang bahwa
06:38mengembalikan model pemilihan
06:41ke ahwa itu adalah
06:42cara terbaik bagian untuk
06:45kembali menjaga marwahnya
06:46kemudian untuk mengantisipasi
06:49isu-isu miring
06:51yang selalu muncul di setiap muktamar
06:53khususnya dalam konteks pemilihan
06:54Anda yang tadi disebut
06:57sebagai tim ses lah
06:58ada di belakang salah satu kubur
07:00dan terpilih
07:00Anda sebetulnya bisa gak menceritakan
07:02bagaimana sih sampai dengan
07:03diputuskan ahwa
07:04dan kira-kira di dalam itu tadi
07:069 Kiai 10 itu
07:07memutuskan secara
07:08one man one foot
07:10atau memang ada musyawarah
07:11untuk sampai terpilihnya
07:13Gus Kikin dan
07:14Kiai Miftahul
07:17ya
07:19sebenarnya
07:19ahwa ini
07:22tidak hal yang
07:23aneh di
07:25arena muktamar
07:27MU
07:28muktamar-muktamar
07:30kamar sebelumnya juga
07:30ada ahwa
07:31ada
07:33kamar sebelumnya
07:34waktu di Lampung
07:35sepertinya tidak ya
07:35waktu di Lampung
07:36kan langsung
07:37one one foot
07:38ada ahwa juga
07:40ahwa
07:40apa namanya
07:41PCNU
07:42dan PWNU
07:44memilih ahwa
07:45oke
07:459 orang
07:46yang dianggap sebagai
07:48Kiai yang
07:49paling khos
07:50di
07:50NU
07:51kemudian
07:52ahwa memilih
07:53Roy Sam
07:55bermusyawarah
07:56memilih
07:56Roy Sam
07:57nah
07:58kemudian
08:01perbedaannya hanya satu
08:02perbedaannya hanya satu
08:04yaitu
08:07dalam
08:08muktamar di Jombang ini
08:09di tambah beras ini
08:11ya
08:12ahwa
08:13itu
08:14memilih
08:15ya memilih
08:17kandidat
08:18ketua umum
08:18yang
08:19dijaring oleh
08:20musyawarah
08:20jadi
08:21jadi itu saja
08:22perbedaannya
08:22itu memang
08:24kesepakatan
08:25dari
08:26bukan hanya
08:28SC
08:30tapi juga
08:30PCNU
08:32dan PWNU
08:32seluruh Indonesia
08:33yang menganggap
08:34kemarin ketika ada
08:35persoalan antara
08:37persoalan
08:37kewenangan
08:38antara
08:40Surya
08:41dan Tanfizia
08:42yang menyebabkan
08:43apa
08:44beberapa bulan
08:45mengalami ketegangan
08:47itu bisa
08:48diselesaikan
08:49sebagai
08:50resolusi konfliknya
08:52melalui
08:52memberikan
08:54kewenangan
08:55lebih kepada
08:55AHWA
08:56dan ROISAM
08:57untuk
08:58memegang kendali
09:00terhadap
09:00jalannya
09:01organisasi
09:02atau
09:03memegang kendali
09:04terhadap
09:05jalannya
09:07saya yang dijalankan
09:08oleh Tanfizia
09:09jadi
09:09perbedaannya
09:10hanya pada
09:11satu sisi itu
09:12sementara yang lain
09:13ya sama
09:14ya tidak ada
09:16perbedaan
09:16maaf saya potong
09:17Pak Lukman
09:18Pak Lukman saya potong
09:19maaf
09:20saya mau mengkonfirmasi
09:21sekaligus ini
09:21ruang keralifikasi
09:22ada yang menyebutkan
09:24bahwa
09:25kemunculan
09:25mekanisme
09:26AHWA
09:26atau sebut
09:27bahasa
09:28umumnya adalah
09:28formatur gitu kan
09:29dengan memberikan
09:30mandat kepada
09:31sembilan
09:32Kiai khos
09:33di
09:33arena
09:34Moktaman adalah
09:34cara dari
09:36kelompok
09:37yang sekarang jadi
09:38untuk
09:39mengamankan
09:40untuk memuluskan
09:41supaya sampai
09:41akhir bisa jadi
09:42tidak ada
09:43deadlock
09:44dan bisa ada
09:45keputusan yang
09:45apsah
09:46sehingga terpilihlah
09:47Kiai Miktahul Akhyar
09:49sebagai
09:49roh isam
09:50dan Kiai Abdul Hakim
09:52Mahfud
09:52atau Gus Kikin
09:53sebagai ketua
09:54umum BPNU
09:55bagaimana menurut Anda
09:57tidak seperti itu
09:58tidak seperti itu
10:00jadi sekali lagi
10:02bahwa
10:04apa namanya
10:05kewenangan
10:05AHWA itu
10:06hanya berbeda
10:08pada satu
10:08hal saja
10:09dengan
10:10muktamar
10:11muktamar sebelumnya
10:13dalam muktamar sebelumnya
10:15itu kan
10:15AHWA
10:15memilih
10:17roh isam
10:20calon roh isam
10:21juga bahagian
10:22dari AHWA
10:23kemudian
10:24pemilihan
10:26ketua umum
10:26melalui
10:27pemilihan
10:29one man
10:30one foot
10:31oleh PCNU
10:32dan PWNU
10:32seluruh Indonesia
10:33kemudian
10:35siapa yang
10:35terpilih
10:37dengan suara
10:37terbanyak
10:38itu diminta
10:40persetujuan
10:40ke
10:41AHWA
10:42atau
10:43diminta persetujuan
10:44ke roh isam
10:44jadi tidak ke AHWA
10:45kalau
10:46muktamar sebelumnya
10:48sebelum jombang
10:49nah yang di jombang
10:51terbaru ini
10:51seperti apa
10:53AHWA-nya
10:54tetap memilih
10:54roh isam
10:55sekarang ini
10:57AHWA-nya tetap
10:57memilih roh isam
10:58dan roh isam
10:59calon roh isam
11:00itu adalah bahagian
11:01dari AHWA
11:02salah satu
11:03dari
11:04sembilan AHWA itu
11:05kemudian
11:08sembilan
11:08kiai ini memilih
11:09kekuatan Fitya
11:10jadi pemilihan
11:14bukan
11:15bukan begitu
11:16terjadi pemilihan dulu
11:17PCNU dan PWNU
11:19seluruh Indonesia
11:19itu menuliskan
11:21sekurang-kurangnya
11:22satu nama
11:23calon ketua umum
11:24sebanyak-banyaknya
11:25lima nama
11:26calon ketua umum
11:27nah setelah
11:28direkap
11:29maka akan kelihatan
11:31siapa
11:31yang dikehendaki
11:33yang dicalonkan oleh
11:34tamirin
11:36satu sampai lima
11:38satu sampai lima
11:40yang terbanyak
11:40lima besar
11:41itu yang kemudian
11:43dimajukan kepada
11:45AHWA
11:45untuk dibahas oleh
11:47AHWA
11:47disetujui sebagai
11:48pencalonannya
11:48oke
11:49nah
11:50lima
11:51lima
11:52calon ketua umum
11:53yang mendapatkan
11:54suara terbanyak
11:56ada sekitar
11:572.500
11:58suara yang
11:59diperebutkan
12:00ya
12:01karena
12:02kan
12:03apa namanya
12:05PCNU
12:05atau
12:06DPT
12:07DPT-nya itu
12:08sekitar
12:08552
12:10ya
12:10dikalikan
12:11lima
12:12maksimal
12:13PCNU
12:14boleh menuliskan
12:15nama calon ketua umum
12:16maka sekitar
12:16suara yang diperburkan
12:18itu 2.500
12:19lebih
12:20ya
12:20nah
12:21lima yang terbesar
12:23itu diajukan
12:24kepada AHWA
12:25untuk dibahas
12:26apakah
12:26disetujui
12:27pencalonan mereka
12:28oke
12:28nah
12:29setelah disetujui
12:31oleh AHWA
12:32kemudian
12:33baru
12:35dikirim
12:36ke
12:36roh isam terpilih
12:37untuk
12:38menunjuk
12:39siapa diantara lima itu
12:41sebagai ketua umum
12:41itu jadi
12:42itu clear tuh
12:43jadi
12:43itu perbedaannya
12:44itu musawarah
12:44jadi dari sembilan itu
12:46diserahkan ke roh isam terpilih ya
12:48ya
12:48oke
12:49oke
12:50ya
12:51baik baik
12:51jadi
12:52muktamar NU
12:53di Jombang
12:54di Tampak Beras ini
12:56menarik sekali
12:57karena
12:57banyak sekali
12:58ruang-ruang
12:59musawarah
13:00yang diciptakan
13:00oleh
13:01muktamirin
13:01hal baru
13:02dan perkembang
13:02ruang musawarah
13:03ahwa
13:04ruang musawarah
13:07pleno-pleno
13:08atau cabang-cabang
13:09muktamirin
13:10ya kemudian
13:11muktamirin
13:11menyerahkan lagi
13:12kepada ahwa
13:13jadi
13:14ada
13:14ada empat pintu
13:16model
13:17musawarah
13:18di dalam
13:19muktamar
13:20yang ada di Jombang ini
13:21dan ini
13:21menurut saya
13:22sangat menarik
13:23sekali ya
13:23sekaligus
13:24ingin menunjukkan
13:25bagaimana
13:25NU itu
13:26dinamis
13:28dan
13:28kreasi-kreasinya
13:30itu
13:30luar biasa
13:32dalam menafsirkan
13:33demokrasi
13:34yang
13:35apa namanya
13:36diterapkan
13:37di
13:37PPNU
13:38baik terima kasih
13:39saya kira itu
13:39selamat menikmati
13:41terima kasih
13:42terima kasih
13:43terima kasih
Komentar