Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA,KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan yang kian meluas membuat kehidupan satwa dilindungi seperti orangutan semakin rentan.

Salah satunya bahkan ditemukan lemas, akibat tercekik asap karhutla.

Kita bahas soal ini bersama Senior Manager Media dan Komunikasi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Heribertus Suciadi.

Video Editor: Novaltri Sarelpa

Produser: Theo Reza

Baca Juga Kesehatan Memburuk, Balita Usia 2 Tahun Sakit Akibat Terpapar Asap Karhutla | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/688583/kesehatan-memburuk-balita-usia-2-tahun-sakit-akibat-terpapar-asap-karhutla-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/688592/karhutla-ancam-habitat-orang-utan-di-kalimantan-begini-kata-yiari-sapa-pagi
Transkrip
00:01Intro
00:13Sampurna terkulai lemas
00:14Alih-alih aktif bergelantungan di Belantara
00:17Satwa langka dilindungi ini justru ditemukan tak sadarkan diri
00:21Di perkebunan sawit warga di desa Laman Satong, Ketapang, Kalimantan Barat
00:26Dokter dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia atau Hiyari
00:31Menduga orang utan jantan dewasa ini tercekik asap karhutlah
00:36Bagi Hiyari, menemukan Sampurna yang hampir mati jadi pemandangan pilu
00:41Sebab ia jadi orang utan ketujuh yang diselamatkan sepanjang Agustus 2026
00:47Kondisi orang utannya saat diperiksa itu kondisi sangat lemas
00:51Mulut penuh dengan tanah dikarenakan sepertinya dia mengais-ngais
00:55Untuk mencari air di pari tersebut
00:59Lalu tidak ada luka bakar
01:01Cuma memang ada masalah pernafasan
01:04Karena saya juga itu kemungkinan adalah permasalahan ispa
01:07Dikarenakan di area sekitar memang asap kebakaran itu sangat terbal sekali
01:15Sehari berselang, Hiyari Kalimantan Barat kembali menyelamatkan dua orang utan lainnya
01:20Mereka adalah induk dan anak bernama Mama Yayu dan Yayu
01:24Hiyari dan BKSDA Kalimantan Barat menemukan keduanya di Perkebunan Sawit, Desa Maya, Kabupaten Ketapang
01:32Indokarangutan dalam kondisi yang baik dan sehat
01:34Cuma mungkin karena disini area Perkebunan Sawit
01:39Indokarangutan kurang mendapat asupan nutrisi yang baik
01:43Jadi terlihat agak kurus dan sedikit dehidrasi
01:46Namun secara umum tidak ada luka, tidak ada kondisi yang buruk
01:52Gara-gara pembakar hutan dan lahan, kehidupan orang utan dan satwa lainnya semakin rentan
01:57Mereka tak cuma kehilangan habitat, tapi juga sumber makanan
02:01Saat mereka hilang, maka kesimbangan alam yang akan berdampak pada manusia pun terancam
02:07Tim Liputan Kompas Sivi
02:15Saudara kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan tidak hanya mengancam manusia, tapi juga satwa endemik di pulau itu
02:21Salah satunya orang utang
02:22Kita bahas soal ini bersama senior manager media dan komunikasi
02:26Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia atau Hiyari Heribertus Suciadi
02:31Selamat pagi Mas Heri
02:32Selamat pagi Mbak Wokta
02:34Ya Mas Heri, hingga saat ini berapa orang utang yang ditangani Hiyari terkait dengan Gahrut Ladi?
02:39Tidik mana saja mereka ditemukan?
02:41Jadi di 3 minggu ini dari 6 Agustus sampai 30 Agustus
02:47Kita sudah dengan BKSDA ya, kita rescue ada 7 orang utang
02:51Itu ada di beberapa desa
02:55Semuanya di Kabupaten Ketapang
02:57Itu di tanggal 6 Agustus, itu kita rescue 1 orang utang
03:00Kita panggil orang utang namanya Wak
03:02Itu di desa Kuala Tola
03:04Kemudian di tanggal 21 Agustus
03:07Kita ada rescue lagi
03:09Ini 3 orang utang
03:111 Induk dan 2 anaknya
03:13Itu dari desa Tanjung Pura
03:16Kompet Ketapang juga
03:18Terus selanjut lagi, seminggu setelahnya
03:20Itu juga kita rescue lagi di 28 Agustus
03:23Itu rescue orang utang, Induk Anak
03:25Mama Yayu dan Yayu
03:27Yang ditemukan di kebun sawit
03:29Karena hutannya terbakar
03:30Bahkan itu area kondisi kebun sawitnya juga
03:33Ada kebakaran
03:34Kemudian yang terakhir yang jantan
03:37Yang ditemukan lemas dan pingsan itu
03:39Itu di desa Laman Satong
03:41Oke Mas Hari, kalau dilihat kan di visual
03:43Juga kondisi orang hutan yang ditemukan
03:45Ini sangat lemas begitu mereka
03:47Seperti terganggu kesehatannya
03:49Akibat karhutlah
03:50Lantas bagaimana kondisi mereka yang ditemukan?
03:52Kalau tadi dikatakan ada sekitar 7
03:53Penanganan apa yang diberikan
03:55Dan kondisi kesehatan mereka seperti apa?
03:58Oke, kalau yang 6 sebelumnya
04:00Itu kondisinya relatif sehat
04:03Dalam artian tidak ada gangguan yang parah
04:06Hanya memang ditemukan
04:07Malu nutrisi dan dehydrasi
04:10Terutama karena memang
04:11Sumber pakan, sumber air itu juga sudah
04:14Tidak ada
04:15Jadi penanganan pertama itu
04:17Kita beri infus
04:18Kalau yang 6 orang sebelumnya
04:21Untuk induknya terutama
04:22Untuk menambah cairan mereka
04:24Untuk mengatasi dehydrasinya
04:26Kemudian karena memang kondisinya
04:28Baik, itu mereka bisa langsung kita
04:31Lepasliarkan di
04:32Habitat yang lebih aman
04:34Ada yang di konsesinya
04:36PT. Mewerson
04:38Ada juga yang di
04:39Raksasikan langsung ke
04:41Taman Nasional
04:42Gunung Palung
04:43Jadi pemilihan tempatnya juga
04:45Kalau yang di
04:47PT. Mewerson itu orang hutan yang pertama
04:49Kita selamatkan itu karena memang
04:51Diduga orang hutan ini
04:52Berasal dari area situ
04:53Hanya saja
04:56Korridor
04:56Untuk tempat dia balik ke hutan itu
04:59Sudah terputus
04:59Sementara orang hutan yang jayu
05:01Mama yayu
05:02Mama pura
05:03Pura
05:03Dan
05:04Yuni
05:05Itu tidak bisa lagi
05:07Dikembalikan ke habitat
05:08Aslinya
05:09Karena habitatnya sudah
05:09Benar-benar rusak
05:11Jadi mereka perlu
05:12Ditranslokasikan ke
05:13Area yang lebih aman
05:14Ke
05:15Taman Nasional Gunung Palung
05:17Oke
05:17Sebenarnya yang satu
05:18Karena parah
05:19Dia perlu mendapat rawat
05:21Lebih dulu
05:21Oke
05:22Mas Heri berarti
05:22Sampai dengan saat ini
05:24Juga masih dilakukan pencarian ya
05:25Mungkin ada orang hutan
05:26Yang masih butuh pertolongan
05:27Begitu dari
05:28Dapat Karhutlah ini
05:30Betul
05:30Sebenarnya
05:32Kalau dari tim
05:33Kami itu
05:34Memang ada
05:36Patroli rutin
05:37Di desa-desa
05:38Yang rawan
05:39Konflik manusia orang hutan ya
05:41Bukan hanya
05:42Sejak dari
05:43Kebakaran
05:44Karena memang
05:45Sebelum kebakaran pun
05:47Sudah ada beberapa
05:48Kasus juga
05:48Orang hutan turun ke kampung
05:49Untuk makan di kebun warga
05:51Gitu
05:52Cuman karena
05:53Kondisi hutannya masih aman
05:54Orang hutan ini bisa kita
05:55Metigasi
05:56Dan kita bisa
05:57Istilahnya gering balik
05:58Ke habitat aslinya
05:59Cuman ketika
06:00Kondisi kebakaran gini
06:01Ini
06:02Yang menjadi kendala
06:03Karena itu tidak bisa kita
06:04Drive back
06:05Kembali ke
06:06Hutannya
06:07Nah itu kita sekarang
06:08Dengan BKSDA
06:09Itu ada patroli
06:10Rutin untuk pemantauan
06:12Dan juga kemarin
06:13Kita sudah meluncurkan
06:14Dari BKSDA
06:15Itu ada call center
06:16Kita asosiasikan
06:18Ke semua
06:19Di beberapa desa
06:20Yang berpotensi
06:21Ada
06:22Orang hutan terdampak
06:23Atau satu hal yang terdampak
06:25Itu kita kasih call center
06:26Jadi ketika ada
06:27Lakukan dari masyarakat
06:29Itu bisa langsung
06:29Kita
06:30Drive bersama
06:31Oke itu tadi
06:32Ada
06:32Lakukan patroli
06:33Rutin
06:34Lantas di lokasi
06:35Mana saja
06:35Sebetulnya tempat
06:36Tinggal orang hutan
06:37Dan kalau dari
06:38Wilayah titik APD
06:39Kalimantan
06:39Ini wilayah mana saja
06:40Yang mungkin
06:41Masih bisa ditemukan
06:42Orang hutan tersebut
06:43Kalau di
06:44Kami yang
06:47Bersinggungan dengan
06:48Wilayah kami
06:48Itu yang di luar
06:49Kawasan konservasi ya
06:50Itu ada
06:51Hutan senap kancang
06:52Disitu ada
06:5312 desa
06:54Yang berbatasan langsung dengan hutan
06:56Di
06:58Di 12 desa itulah
06:59Orang hutan
06:59Sangat sering ditemukan
07:01Dan juga di
07:02Daerah sekitar
07:04Desa
07:04Pematang Gadung
07:06Dan sungai besar
07:06Karena disana ada
07:07Hutan desa
07:08Dan disitu juga merupakan
07:09Kantong populasi orang hutan
07:11Selain itu ya di
07:12Taman Nasional
07:13Itu relatif aman
07:14Taman Nasional paling aman
07:15Oke
07:16Mas Heri selain orang hutan
07:17Di Kalimantan ini kan juga ada
07:19Sejumlah
07:20Hewan endemik
07:21Begitu yang dilindungi
07:21Seperti Bekantan
07:22Oa
07:22Lutung Burneo
07:23Apakah Hiyari juga
07:24Mengamati soal kondisi mereka
07:25Terkait dengan
07:26Karhutla ini
07:26Ya
07:27Kami juga
07:28Tetap mengawasi mereka
07:30Tapi memang sampai saat ini
07:32Belum
07:33Belum ada
07:35Laporan khusus
07:36Terkait
07:36Satwa-satwa tersebut ya
07:37Hanya kemarin memang
07:39Ada beberapa
07:39Satwa yang juga
07:40Kita tangani
07:41Misalnya
07:41Terenggiling
07:42Yang itu ditemukan
07:43Pembangun Pemakaran
07:44Dan itu juga
07:45Kita rawat
07:46Dan karena
07:47Sudah sehat
07:47Bisa langsung kita
07:48Pindahkan saja
07:49Ke tempat yang lebih aman
07:50Oke
07:51Mas Heri untuk
07:52Alat-alat kesehatan
07:54Atau untuk perawatan
07:55Penanganan
07:55Orang hutan yang
07:57Terdampakkan
07:58Hutla ini
07:58Ini memang
07:59Masih lengkap ya
08:00Maksudnya masih terjamin
08:01Begitu
08:01Ketersediaannya
08:02Oh iya
08:03Terjadian masih aman
08:04Karena kita juga
08:04Udah stand by
08:05Dan tim kita juga
08:06Ready 24 jam
08:07Jadi sefaktu-faktu ada
08:08Info dari masyarakat
08:09Kita bisa langsung
08:10Turun dan bergerak
08:11Oke
08:12Tadi Mas Heri juga
08:13Mengatakan ada call center
08:14Nah ini mungkin bisa
08:14Diinfokan mas call centernya
08:16Atau ada nomernya
08:16Mungkin dari masyarakat
08:17Yang melihat
08:18Ada kondisi
08:19Ada orang hutan
08:19Atau menemukan
08:20Begitu
08:21Ada
08:22Sebentar saya
08:30Call centernya
08:31Call centernya
08:32Untuk di Kabupaten Ketapang
08:33Itu di
08:340811
08:365670
08:37041
08:39Itu nomor call center
08:40BKSDA Ketapang
08:41Jadi nanti
08:42Kalau ada
08:42Yang di Ketapang
08:44Kebetulan juga
08:45Melihat atau menemui
08:47Satwa liar
08:47Yang terdampak
08:48Hutla
08:48Bisa langsung
08:49Telepon call center ini
08:50Oke
08:51Mas Heri saat ini
08:53Juga karhutlah
08:53Dampaknya masih
08:54Cukup dirasakan
08:55Begitu ya
08:56Masih berlangsung
08:56Seperti apa
08:57Saat ini
08:57Langkah strategis
08:58Yang harus dilakukan
08:59Untuk menjaga
09:00Kebelangsungan hidup
09:01Orang hutan dan
09:01Primata endemik
09:02Di Kalimantan lainnya
09:04Sebenarnya
09:05Kalau
09:05Ngomongan ini
09:07Dari awal ya
09:08Pencegahan
09:09Gitu ya
09:09Pencegahan dan penanganan
09:10Cuma karena
09:11Kalau kita
09:12Bicara sekarang
09:13Sudah terbakar
09:14Itu ya
09:15Yang bisa kita lakukan
09:16Pertama adalah
09:17Prioritas keselamatan
09:18Satwa terdambak
09:19Jadi kita rescue
09:21Orang hutannya
09:22Yang kedua
09:24Kemudian adalah
09:24Monitoring dan patroli
09:26Satwa liar yang
09:28Terdampak
09:28Yang masih ada di habitatnya
09:29Dan juga
09:30Menjaga habitat yang tersisa
09:32Jadi jangan
09:32Sampai juga api
09:33Masuk merambat
09:34Lebih jauh ke dalam
09:35Hutan
09:35Di sini
09:37Penanganan itu
09:37Yang cukup penting
09:39Dan yang terakhir
09:40Yang perlu diperhatikan
09:41Adalah
09:42Pemulihan ekosistem
09:43Karena nanti
09:45Ketika kebakarnya
09:46Sudah selesai pun
09:46Itu juga
09:48Orang hutannya
09:48Masih bisa terdampak
09:49Karena rumah mereka
09:50Yang hilang itu
09:51Tidak akan bisa kembali
09:52Dalam hitungan hari ya
09:53Mungkin kalau ada hujan
09:54Api bisa padam
09:55Tapi kalau orang hutannya
09:56Rumahnya hilang
09:57Tunggu putih
10:00Tahun
10:00Supaya bisa
10:01Pulih
10:01Itu yang harus kita
10:02Kejar
10:02Oke tentu
10:04Ini menjadi catatan
10:04Bahwa karhutlah
10:05Dampaknya ini
10:06Tidak hanya dirasakan oleh manusia
10:07Tapi juga
10:07Satwa
10:08Tentu kita harapkan
10:09Semoga penanganan bisa
10:10Sesegera mungkin
10:11Supaya tidak
10:11Lebih banyak lagi
10:13Satwa
10:13Terutama Satwa Endemik
10:14Kalimantan yang terdampak
10:16Terima kasih
10:16Senior Manager Media dan Komunikasi
10:18Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitas Indonesia
10:20Tau Yari
10:20Heriberto Suciadi
10:21Sudah bersama di Sampai Indonesia Pagi
10:25Tim Satgas
10:26Gabungan TNI Angkatan Laut
10:28Baris Krim Polri
10:29Dan Biacukai
10:29Menggagalkan upaya
10:30Penyelundupan
10:31800 kg narkoba
10:33Jenis ketamin
10:34Oleh
Komentar

Dianjurkan