Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Memasuki puncak perayaan ulang tahun ke-15, KompasTV menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang mewakili wajah Indonesia saat ini. Mereka hadir melalui perjuangan di bidang kemanusiaan, pemberdayaan, hingga pengembangan ilmu pengetahuan.

Salah satunya adalah Profesor Adi Utarini, peneliti Indonesia yang dikenal melalui pengembangan teknologi Wolbachia untuk menekan penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti demam berdarah dengue, Zika, dan chikungunya.

Alumni Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada tersebut sehari-hari mengajar di almamaternya. Di tengah kesibukan mengajar, Prof Uut tetap aktif melakukan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan serta dipercaya menduduki sejumlah posisi di lembaga penelitian.

Nama Prof Uut semakin dikenal secara internasional melalui program Wolbachia. Bersama tim, ia membuktikan bahwa pelepasan nyamuk Aedes aegypti yang membawa bakteri Wolbachia dapat membantu menekan penularan demam berdarah dengue.

Bakteri Wolbachia membuat virus dengue, Zika, dan chikungunya sulit berkembang di dalam tubuh nyamuk. Bagi Prof Uut, setiap pencapaian merupakan hasil kerja bersama tim.

Meski telah mendapat pengakuan internasional, Prof Uut tetap sederhana dan terus mendorong penelitian untuk pemberantasan penyakit, khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia.

#adiutarini #wolbachia #demamberdarah #penelitiindonesia #kompastv #inspiratif

Baca Juga Cerita Ahok Marah di Rapat Gara-Gara Direksi Diganti Tanpa Sepengetahuannya, Hampir Lempar Botol di https://www.kompas.tv/nasional/646945/cerita-ahok-marah-di-rapat-gara-gara-direksi-diganti-tanpa-sepengetahuannya-hampir-lempar-botol

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689009/dari-riset-ke-dunia-prof-adi-utarini-dan-perjuangan-mengembangkan-wolbachia-jmp
Transkrip
00:00Saudara, memasuki puncak ulang tahun ke-15 Kompas TV, kami menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang mewakili wajah Indonesia saat ini.
00:08Mereka berjuang dalam diam di panggung kemanusiaan hingga pemberdayaan disabilitas.
00:14Satu di antaranya, Profesor Adi Utarini, peneliti terbaik Indonesia yang meneliti nyamuk untuk memberantas DBD, Sika hingga Cikungunya.
00:24Berikut sosoknya.
00:30Profesor Adi Utarini adalah salah satu dari deretan peneliti terbaik yang dimiliki Indonesia.
00:36Sehari-hari, alumni Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gajah Mada ini mengajar di almamaternya.
00:44Di sela kesibukannya mengajar, perempuan yang akrab di Sapa Prof. Uud ini juga mendedikasikan diri untuk penelitian dan pengembangan ilmu
00:53pengetahuan.
00:54Sejumlah jabatan di lembaga penelitian negara dipercayakan padanya.
00:59Nama Prof. Uud melejit hingga mendapat pengakuan dunia internasional melalui program Wolbachia yang digelutinya.
01:07Kendati karir yang mendunia, Prof. Uud tetap menjadi sosok yang sederhana dan bersahaja.
01:14Setiap pencapaian yang didapat, baginya adalah hasil dari keberhasilan tim.
01:19Membuktikan bahwa seluruh tim penelitian ini memang telah menunjukkan kerja yang terbaik.
01:27Nah, memimpin riset Denggy ini memang dengan anggota tim yang cukup banyak ya.
01:36Pada satu waktu itu mencapai ratusan orang.
01:39Tetapi sesungguhnya di tim ini terdiri dari beberapa kepakaran ilmu.
01:47Dan bagaimana kami saling bekerjasama untuk kemudian bisa menjalankan dan membuktikan bahwa teknologi ini memang bermanfaat untuk penurunan Denggy.
02:00Bersama tim, Prof. Uud berhasil membuktikan bisa menekan kasus demam berdarah Denggy dengan melepas nyamuk Aedes aegepti
02:07yang telah dimasukkan bakteri Wolbachia ke dalam tubuhnya untuk kawin dengan nyamuk serupa di alam.
02:14Berkat perkawinan di antara nyamuk itulah, maka virus Denggy, Zika, hingga Cikungunya akan sulit berkembang karena adanya bakteri Wolbachia
02:22sebagai pesaing yang berebut makanan di dalam sal nyamuk.
02:26Bagi generasi muda yang sudah memilih mendedikasikan hidupnya untuk penelitian, Anda sudah memilih untuk berkarir di jalan yang sunyi.
02:41Nah, sehingga di jalan ini perlu dijalani dengan ketekunan, kesabaran, dan juga dedikasi yang penuh.
02:53Dan apabila ini kemudian dijalani, tentu dengan pemikiran bahwa penelitian yang baik itu dapat mengubah hidup masyarakat.
03:05Jadi ini saya kira niat yang harus dipegang terus oleh para peneliti,
03:11dan juga agar mereka memang mampu berkomunikasi dengan berbagai kalangan.
03:17Tidak hanya dengan kalangan peneliti saja, tapi kepada masyarakat, kepada media, kepada pemerintah.
03:23Sehingga mereka bisa meyakinkan para stakeholder bahwa hasil penelitiannya dapat bermanfaat untuk masyarakat.
03:33Setelah sukses dengan program Wolpacia, dengan menekan laju kasus penyakit yang disebabkan nyamuk,
03:38bukan berarti Prof. Uut lantas berpuas diri.
03:41Penggemar atas musik piano dan olahraga bersepeda ini masih memiliki banyak harapan dalam pemeratasan penyakit,
03:48khususnya di daerah tropis seperti Indonesia.
03:51Michael Aryawan, Kompas TV, Yogyakarta
Komentar

Dianjurkan