00:00Saudara, memasuki puncak ulang tahun ke-15 Kompas TV, kami menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang mewakili wajah Indonesia saat ini.
00:08Mereka berjuang dalam diam di panggung kemanusiaan hingga pemberdayaan disabilitas.
00:14Satu di antaranya, Profesor Adi Utarini, peneliti terbaik Indonesia yang meneliti nyamuk untuk memberantas DBD, Sika hingga Cikungunya.
00:24Berikut sosoknya.
00:30Profesor Adi Utarini adalah salah satu dari deretan peneliti terbaik yang dimiliki Indonesia.
00:36Sehari-hari, alumni Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gajah Mada ini mengajar di almamaternya.
00:44Di sela kesibukannya mengajar, perempuan yang akrab di Sapa Prof. Uud ini juga mendedikasikan diri untuk penelitian dan pengembangan ilmu
00:53pengetahuan.
00:54Sejumlah jabatan di lembaga penelitian negara dipercayakan padanya.
00:59Nama Prof. Uud melejit hingga mendapat pengakuan dunia internasional melalui program Wolbachia yang digelutinya.
01:07Kendati karir yang mendunia, Prof. Uud tetap menjadi sosok yang sederhana dan bersahaja.
01:14Setiap pencapaian yang didapat, baginya adalah hasil dari keberhasilan tim.
01:19Membuktikan bahwa seluruh tim penelitian ini memang telah menunjukkan kerja yang terbaik.
01:27Nah, memimpin riset Denggy ini memang dengan anggota tim yang cukup banyak ya.
01:36Pada satu waktu itu mencapai ratusan orang.
01:39Tetapi sesungguhnya di tim ini terdiri dari beberapa kepakaran ilmu.
01:47Dan bagaimana kami saling bekerjasama untuk kemudian bisa menjalankan dan membuktikan bahwa teknologi ini memang bermanfaat untuk penurunan Denggy.
02:00Bersama tim, Prof. Uud berhasil membuktikan bisa menekan kasus demam berdarah Denggy dengan melepas nyamuk Aedes aegepti
02:07yang telah dimasukkan bakteri Wolbachia ke dalam tubuhnya untuk kawin dengan nyamuk serupa di alam.
02:14Berkat perkawinan di antara nyamuk itulah, maka virus Denggy, Zika, hingga Cikungunya akan sulit berkembang karena adanya bakteri Wolbachia
02:22sebagai pesaing yang berebut makanan di dalam sal nyamuk.
02:26Bagi generasi muda yang sudah memilih mendedikasikan hidupnya untuk penelitian, Anda sudah memilih untuk berkarir di jalan yang sunyi.
02:41Nah, sehingga di jalan ini perlu dijalani dengan ketekunan, kesabaran, dan juga dedikasi yang penuh.
02:53Dan apabila ini kemudian dijalani, tentu dengan pemikiran bahwa penelitian yang baik itu dapat mengubah hidup masyarakat.
03:05Jadi ini saya kira niat yang harus dipegang terus oleh para peneliti,
03:11dan juga agar mereka memang mampu berkomunikasi dengan berbagai kalangan.
03:17Tidak hanya dengan kalangan peneliti saja, tapi kepada masyarakat, kepada media, kepada pemerintah.
03:23Sehingga mereka bisa meyakinkan para stakeholder bahwa hasil penelitiannya dapat bermanfaat untuk masyarakat.
03:33Setelah sukses dengan program Wolpacia, dengan menekan laju kasus penyakit yang disebabkan nyamuk,
03:38bukan berarti Prof. Uut lantas berpuas diri.
03:41Penggemar atas musik piano dan olahraga bersepeda ini masih memiliki banyak harapan dalam pemeratasan penyakit,
03:48khususnya di daerah tropis seperti Indonesia.
03:51Michael Aryawan, Kompas TV, Yogyakarta
Komentar