KOMPAS.TV - Saksikan kembali penampilan Gilbhas di panggung Stand Up Comedy Indonesia (SUCI). Dalam penampilannya kali ini, Gilbhas membawakan materi komedi yang mengangkat cerita dan pengalaman seputar nembak cewek hingga panitia hari kiamat dengan gaya khasnya.
Lewat pembawaan yang santai dan berbagai punchline, Gilbhas menghadirkan salah satu momen menarik dari perjalanan Stand Up Comedy Indonesia.
Nikmati kembali penampilan Gilbhas dan keseruan panggung SUCI dalam video throwback ini. Jangan lupa LIKE, KOMEN, dan SUBSCRIBE untuk menyaksikan berbagai penampilan komika Indonesia dan momen-momen menarik lainnya dari SUCI.
#Gilbhas #SUCI #StandUpComedyIndonesia #StandUpComedy #KomikaIndonesia #KomediIndonesia #ThrowbackSUCI #SUCIIndonesia
========================================================
Ayo jadi Warga Suci atau kalau klean pede boleh banget jadi Lurah Suci klik join link ini: https://www.youtube.com/channel/UC8zZ084em5pohjs6kk2Bpaw/join
Stand Up Comedy Indonesia, Let's Make Laugh!
Follow dan subscribe:
Instagram: @sucikompastv
Twitter: @StandUpKompasTV
TikTok: @suci_kompastv
Facebook: @standupkompastv
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/entertainment/690991/full-gilbhas-bongkar-cerita-soal-nembak-cewek-hingga-hari-kiamat-throwback-suci
Lewat pembawaan yang santai dan berbagai punchline, Gilbhas menghadirkan salah satu momen menarik dari perjalanan Stand Up Comedy Indonesia.
Nikmati kembali penampilan Gilbhas dan keseruan panggung SUCI dalam video throwback ini. Jangan lupa LIKE, KOMEN, dan SUBSCRIBE untuk menyaksikan berbagai penampilan komika Indonesia dan momen-momen menarik lainnya dari SUCI.
#Gilbhas #SUCI #StandUpComedyIndonesia #StandUpComedy #KomikaIndonesia #KomediIndonesia #ThrowbackSUCI #SUCIIndonesia
========================================================
Ayo jadi Warga Suci atau kalau klean pede boleh banget jadi Lurah Suci klik join link ini: https://www.youtube.com/channel/UC8zZ084em5pohjs6kk2Bpaw/join
Stand Up Comedy Indonesia, Let's Make Laugh!
Follow dan subscribe:
Instagram: @sucikompastv
Twitter: @StandUpKompasTV
TikTok: @suci_kompastv
Facebook: @standupkompastv
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/entertainment/690991/full-gilbhas-bongkar-cerita-soal-nembak-cewek-hingga-hari-kiamat-throwback-suci
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00:01Komik Jakarta namanya Kemal.
00:00:04Orangnya absurd tapi kok terkenal.
00:00:06Sayangnya dia udah gagal.
00:00:09Padahal dikit lagi masuk grand final.
00:00:13Amit amit dia nakal udah gede jadi koruptor.
00:00:17Masuk di kompas headline korupsi 200 miliar oleh hamba Allah.
00:00:22Rendah hati sekali ya korupsi aja.
00:00:25Mas Gilang kamu kalau naik motor pake helm jangan mau ngebut takut ada apa-apa.
00:00:30Oh iya bener.
00:00:32Takut ada apa-apa.
00:00:35Sayang kamu.
00:00:37Yang kedua.
00:00:38Cukup sudah batas waktu untuk ku nyatakan.
00:00:42Sudikah dirimu untuk jadi wow wow wow.
00:00:47Emang dia gak tau bakal lawan siapa materi gue.
00:00:51Oke punya.
00:00:53Halo semua gue Gilang Baskara.
00:00:56Yang insya Allah malam ini akan jadi jawara.
00:00:59Masih ada satu lagi yang akan naik.
00:01:01Ini akan jadi penampilan terakhirnya di grand final.
00:01:04Tepuk tangan untuk Gilang Baskara.
00:01:17Bekas Rian.
00:01:22Sebagai laki-laki katanya tuh harus suka sepak bola.
00:01:25Gue tuh termasuk laki-laki yang gak terlalu suka sama bola.
00:01:27Kenapa? Karena gue merasa di sepak bola tuh banyak hal-hal yang aneh.
00:01:31Pertama sepak bola itu ngajarin kita untuk berbohong.
00:01:34Pernah liat ada bola kena tangan?
00:01:37Itu hand kan harusnya.
00:01:38Pernah liat ada yang ngaku?
00:01:40Gak ada kan?
00:01:42Itu udah bohong gitu ya.
00:01:43Itu emang udah mulai dari kecil.
00:01:45Kecil pasti suka main bola kan kalian kan?
00:01:46Anak-anak kecil cowok-cowok suka main bola kalau kena tangan.
00:01:48Eh itu hand itu hand.
00:01:49Enggak ini bukan tangan ini daging tumbuh katanya.
00:01:52Tangan.
00:01:53Dari kecil dia jariin bohong.
00:01:55Jelas-jelas tangan.
00:01:58Daging tumbuh dari mana lagi.
00:02:02Belum lagi selain diajarin bohong, gue diajarin boros.
00:02:07Kalian tau?
00:02:08Setiap World Cup, Euro, World Cup 4 tahun ke depan
00:02:12bolanya tuh selalu diganti kan?
00:02:14Mereka gak mau pake bola yang lama.
00:02:16Kenapa gitu ya?
00:02:17Bola yang baru tetep bulet juga bentuknya.
00:02:19Dan bolanya tuh dikasih nama.
00:02:22Dikasih nama.
00:02:23Buat apa?
00:02:24Di panggil juga gak pernah bolanya.
00:02:26Buat apa dikasih nama?
00:02:27Terus kalian kasih nomor aja ya.
00:02:29Biar misalnya ada bola cadangan.
00:02:30Terus diganti gitu.
00:02:30Kalo capek bolanya.
00:02:34Tapi penikmat sepak bola tuh terbagi dua gue liat.
00:02:37Yang pertama adalah yang bener-bener penikmat olahraganya.
00:02:39Yang kedua adalah judinya.
00:02:42Dulu setau gue cuma judi tuh menang kalah skornya berapa.
00:02:45Sekarang tuh banyak yang aneh-aneh ternyata.
00:02:47Ada yang siapa yang kena kartu kuning pertama.
00:02:51Beneran ada.
00:02:52Ada juga siapa yang throw in terakhir.
00:02:54Coba.
00:02:55Yang paling aneh ada siapa yang kick off pertama.
00:02:58Sekarang gini ya kalo gede-gede yang skor.
00:03:01Itu bisa dilihat dari statistik.
00:03:02Berapa kali ketemu.
00:03:03Biasanya ketemu siapa yang menang.
00:03:04Kalo ketemu di kandang atau di tandang siapa yang menang gitu.
00:03:07Kalo kick off tuh ditentuin pake koin.
00:03:09Statistiknya gimana?
00:03:11Oke waktu ke pertandingan kemarin dia kuasitnya lemparnya rada tinggi.
00:03:15Kayaknya dia bisa dapet kick off duluan.
00:03:17Waktu kemarinnya koinnya koin perak atau koin emas gitu ya.
00:03:20Kacau pasti.
00:03:21Lama-lama juga mungkin ada taruhan koinnya tuh koin berapa gitu ya.
00:03:25Apa cepean, lima ratusan, lima puluhan gitu.
00:03:28Gak masuk akal menurut gue.
00:03:30Hal yang dipertaruhkannya gak masuk akal.
00:03:33Tapi diantara semua anggota-anggota di pertandingan sepak bola.
00:03:39Gak ada yang lebih kasian daripada wasit.
00:03:42Coba kalo kita liat ya Beckham lagi main.
00:03:43Beckham ganteng banget.
00:03:45Ronaldo lagi main.
00:03:46Ronaldo jago banget.
00:03:48Pas ada wasit.
00:03:49Wasit.
00:03:51Goblok.
00:03:52Wasit.
00:03:52Goblok.
00:03:54Gak enak banget jadi wasit kan.
00:03:56Terus juga coba kalo anak kecil ditanya.
00:03:58Udah gede mau jadi apa?
00:03:59Jadi penyerang.
00:04:01Jadi keeper.
00:04:01Pernah ada yang jawab jadi wasit?
00:04:03Gak pernah ada.
00:04:04Coba.
00:04:05Kasian sekali.
00:04:06Berarti yang jadi wasit sekarang tuh dulu dia gak mau jadi itu sebenernya.
00:04:10Gak ada yang mau jadi wasit.
00:04:12Dan emang wasit juga kasian.
00:04:15Di pemain bola tuh semua ada namanya.
00:04:17Wasit gak ada namanya.
00:04:19Kita gak pernah tau siapa nama wasitnya kan.
00:04:22Yang dikasih nama bola.
00:04:24Kenapa gak wasitnya?
00:04:29Dan wasit juga kasian.
00:04:30Dia itu kalo beres pemain bola bisa tukeran kaos.
00:04:34Dia tukeran kaos sama siapa?
00:04:36Sama wasit lainnya.
00:04:37Bajunya sama.
00:04:39Gak ada gunanya tukeran kaos.
00:04:41Dia udah tukeran kan.
00:04:42Sama wasit lainnya.
00:04:43Hakim garis.
00:04:44Mau tukeran lagi.
00:04:44Kita udah tukeran belum ya tadi?
00:04:46Baju gue baju lo nih.
00:04:48Sama.
00:04:49All size lagi semuanya.
00:04:53Makanya gue pengen ntar makin lama kayaknya wasit harus diapresiasi ya.
00:04:57Ntar makin lama dijual merchandise wasit.
00:04:58Iya gak?
00:04:59Dan mulai kaos.
00:05:01Pluit.
00:05:02Jam tangan.
00:05:03Kartu mungkin ya.
00:05:04Ini yang dipake sama wasit yang namanya siapa itu ya?
00:05:07Gak ada namanya ya.
00:05:09Belum lagi ntar juga kalo udah banyak.
00:05:12Diapresiasi dia bakal jadi lebih setara dengan pemain bola.
00:05:15Pemain bola kalo abis golin.
00:05:16Ada selebrasinya.
00:05:18Wasit juga ntar ada selebrasinya.
00:05:20Lihat senaranya kartu kuning.
00:05:22Yes.
00:05:23Tutup jalan lari.
00:05:25Yes.
00:05:27Kena kartu kuning dia.
00:05:28Syukur.
00:05:30Jangan kasar-kasar makanya.
00:05:33Dan nanti juga kalo udah rame fansnya dateng ke stadion tuh.
00:05:37Ada baju merah.
00:05:38Ada baju biru.
00:05:38Ada baju hitam pasti.
00:05:39Lo pendukung siapa?
00:05:40Wasit.
00:05:43Wasit nih.
00:05:44Udah siap bawa peluit juga.
00:05:48Jadi nanti kalo misalnya terjadi kesalahan gitu ya.
00:05:51Misalnya bolanya kena tangan.
00:05:53Suka wasit suka bingung tuh kena tangan apa engga.
00:05:55Itu daging tumbuh pak.
00:05:56Bukan itu tangan ya.
00:05:57Dia bingung kan.
00:05:59Akhirnya.
00:06:00Nah gak hand deh gak hand.
00:06:01Pasti marah dong kan pendukungnya tadi.
00:06:03Wasit goblok.
00:06:05Wasit goblok.
00:06:06Si pendukung wasit kan ada tadi kan.
00:06:07Tenang aja.
00:06:10Emang iya.
00:06:12Emang iya.
00:06:13Terima kasih banyak kenapa gue gila.
00:06:22Gilang.
00:06:23Ya.
00:06:25Bener-bener.
00:06:26Kamu memang pandai sekali.
00:06:29Mencari bahan yang kira-kira lekat dengan penonton.
00:06:33Bahan itu tadi masih fresh sekali.
00:06:35Sehingga.
00:06:36Saya melihatnya.
00:06:37Kamu mau goreng kemana.
00:06:39Kalo orang betul-betul mau di ngkek kemana kek.
00:06:41Mau diapain kek.
00:06:43Dapet aja.
00:06:44Dan itu.
00:06:45Itu kepadanya.
00:06:45Yang juga harus diapresiasi.
00:06:48Terima kasih.
00:06:49Ya.
00:06:50Walaupun.
00:06:51Mungkin nanti Radit lebih tajam.
00:06:53Walaupun mungkin saya agak.
00:06:54Agak.
00:06:55Agak sulit melihat.
00:06:56Pada.
00:06:58Egg out.
00:06:58Don't call back nya ya.
00:06:59Mungkin.
00:07:00Saya terlalu memperlihat.
00:07:02Memperhatikan.
00:07:03Bahan-bahan yang.
00:07:04Anda buat.
00:07:05Tetapi secara keseluruhan.
00:07:07Oke.
00:07:07Kompor gas.
00:07:08Terima kasih.
00:07:11Gila.
00:07:12Yuk.
00:07:13Ya karena.
00:07:14Tiga hal itu.
00:07:15Jadi salah satu faktor penilaian.
00:07:17Gue sih berharap.
00:07:18Akan bisa terlihat sangat belang gitu.
00:07:20Terutama untuk egg out nya.
00:07:22Atau roll of three.
00:07:22Atau call back yang tadi lo lakuin.
00:07:24Kualitas itu kan juga.
00:07:25Dalam bagian format yang lo coba berikan gitu.
00:07:28Tapi di satu sisi memang.
00:07:29Ehm.
00:07:30Ini klasik gilang banget ya.
00:07:31Dimana lo mempreteli.
00:07:33Sesuatu tema.
00:07:34Untuk menjadi.
00:07:35Milik lo sendiri.
00:07:36Satu hal remeh.
00:07:37Dan menjadi lucu.
00:07:37Keren.
00:07:38Terima kasih.
00:07:42Ehm.
00:07:44Aku sih.
00:07:45Enak banget ya ngelihat kamu yang ini gitu.
00:07:47Kayaknya.
00:07:48Ehm.
00:07:49Apa ya.
00:07:50Memang kamu tuh selalu menikmati panggung.
00:07:52Tapi yang ini kayak.
00:07:53Biasanya tambah.
00:07:55Mendekati.
00:07:56Ini kan kayak udah yang ketiga.
00:07:57Sangat berusaha ini kamu enggak.
00:07:59Kamu sangat terlihat tenang.
00:08:00Kamu sangat terlihat menikmati panggung.
00:08:03Dan.
00:08:04Ehm.
00:08:05Bener kata Dika.
00:08:06Kamu tuh apa ya.
00:08:07Ehm.
00:08:08Karena Mas Indro sering bilang.
00:08:10Kan saya udah tiga kali ngejuri.
00:08:12Terus Dika juga bilang.
00:08:13Sesuatu yang.
00:08:15Remeh.
00:08:15Yang gak kita pikirkan tuh.
00:08:17Kamu bisa jadikan jadi sesuatu banget gitu.
00:08:20Dan itu bener.
00:08:22Terima kasih banyak.
00:08:24Oke.
00:08:25Temuk tangan untuk Gilang.
00:08:26Baskara.
00:08:28Oke.
00:08:28Selamat malam semuanya.
00:08:33Udah dibilang nama gue.
00:08:35Nama gue Gilang Baskara.
00:08:37Itu ibu gue ngasih nama nyusahin banget.
00:08:39Gilangnya biasa.
00:08:41G-I-L-A-N-G.
00:08:41Baskaranya.
00:08:43B-H-A-S-K-A-R-A.
00:08:45Itu awal-awal gue.
00:08:46Jadi mahasiswa daftar di kampus.
00:08:48Namanya siapa Mas?
00:08:49Gilang Baskara Mbak.
00:08:50Pakai BH ya Mbak.
00:08:52Gimana Mas?
00:08:54Pakai BH Mbak.
00:08:56Iya saya pakai.
00:08:57Kok Mas?
00:08:57Baskaranya pakai BH.
00:08:59Ya Allah.
00:09:02Itu nyusahin banget.
00:09:04Ini asal kalian tau ya.
00:09:06Gue di rumah itu tiga bersaudara.
00:09:07Gue anak tengah.
00:09:08Kakak sama adik gue cewek.
00:09:10Kenapa gue yang dikasih BH?
00:09:12Itu ibu gue kenapa?
00:09:13Gue gak ngerti.
00:09:16Tapi emang pemilihan nama itu penting.
00:09:19Apalagi kalo kalian misalnya suatu saat pengen buka toko.
00:09:21Nama itu penting kan?
00:09:22Biar orang tau yang catchy.
00:09:23Toko kalian tuh apa namanya?
00:09:24Selain nama, promosi juga penting.
00:09:27Suatu saat nanti kalo gue udah gede.
00:09:28Gue pengen buka toko.
00:09:29Yang gue gak harus bikin promosi susah-susah.
00:09:31Gue pengen bikin toko di daerah Mangga 2.
00:09:33Atau daerah Glodok.
00:09:34Nama toko gue apa?
00:09:35Toko Sebelah.
00:09:37Gila.
00:09:38Ini kalo kalian ke sebuah toko.
00:09:39Ini harganya mahal.
00:09:40Coba aja cek toko sebelah ke toko gue orang dateng.
00:09:43Iya gak?
00:09:45Gak perlu promosi.
00:09:47Gak perlu promosi susah-susah.
00:09:49Toko lain yang promosiin toko gue coba.
00:09:51Tayangin.
00:09:52Keren banget ya.
00:09:56Lanjut lagi nih ya.
00:09:57Jadi tuh gue emang mahasiswa.
00:09:58Mahasiswa perantauan.
00:09:59Gue kalo di kos tuh suka gak ada kerjaan.
00:10:01Kalo gak nonton TV ya denger musik lah ya.
00:10:04Terus ya gue pikir lagi tentang lagu.
00:10:06Kebanyakan cowok tuh suka nembak cewek pake lagu ya.
00:10:08Keren menurut gue gak apa-apa.
00:10:10Tapi.
00:10:11Kalian jangan coba-coba pake lagunya Glenn Fredly.
00:10:14Yang judulnya cukup sudah.
00:10:16Kita telah arefnya nih ya.
00:10:18Cukup sudah ku katakan untuk sekian kali.
00:10:22Aku sayang kamu.
00:10:23Yang kedua.
00:10:24Cukup sudah batas waktu untuk ku nyatakan.
00:10:28Sudikah dirimu untuk jadi wow wow wow.
00:10:35Untuk jadi wow wow wow.
00:10:37Wow wow itu apa coba.
00:10:40Gak jelas kan.
00:10:42Hal lain yang bikin gue males punya anak adalah.
00:10:44Anak-anak jaman sekarang tuh gak punya lagu anak-anak.
00:10:47Ya gak.
00:10:48Di TV tuh isinya girl band, boy band ya.
00:10:50Kita ambil contoh Cherry Bell gitu misalnya.
00:10:53Oke deh gak apa-apa dia suka Cherry Bell.
00:10:55Tapi yang baru muncul tau gak ada apa.
00:10:57Di Twitter.
00:10:58At Agama Cibi.
00:11:00Agama Cherry Bell lu bayangin.
00:11:02Gue aja ya.
00:11:04Yang Tuhannya satu.
00:11:05Ibadah masih suka bolong-bolong.
00:11:06Ini Tuhannya sembilan.
00:11:09Ya Allah.
00:11:14Kalau gue doa biasanya cuma.
00:11:16Ya Allah kabulkan doaku.
00:11:18Makasih cuma satu namanya.
00:11:19Bahkan kalau gue doa sama Tuhan Cibi.
00:11:22Ya Tuhan.
00:11:23Anissa, Feli, Kristi.
00:11:27Wenda, Devi.
00:11:28Dan kalau lupa satu gimana gak kan di?
00:11:30Kabulin pasti.
00:11:32Belum lagi terakhir mereka baru mecat dua anggotanya.
00:11:35Iya gak?
00:11:35Tuhan bisa saling memecat.
00:11:37Bayangin.
00:11:42Itu aneh banget menurut gue.
00:11:44Dulu.
00:11:45Eh kalau kita doa biasa.
00:11:49Kita masih.
00:11:50Ya Tuhan kabulkanlah doaku.
00:11:52Amin.
00:11:52Sekarang.
00:11:54Ya Tuhan kabulkanlah doaku.
00:11:56Amin.
00:12:01Kacau.
00:12:03Dan gue takutnya kalau agama gini ada fanatiknya yang garis keras.
00:12:07Tau gak?
00:12:08Mereka bergerombol.
00:12:10Mereka gerebek penyanyi yang lagi tampil live.
00:12:14Blok blok.
00:12:14Blok blok.
00:12:15Eh apa salah gue?
00:12:16Kalian tampil live.
00:12:17Kalian kafir.
00:12:18Lo kenapa kafir?
00:12:19Karena Tuhan gue nyanyinya lip sync.
00:12:21Gak live.
00:12:22Ada yang bilang kostumnya.
00:12:24Ada yang bilang kekuatannya.
00:12:26Itu semua salah.
00:12:28Yang bikin superhero keren itu adalah penjahatnya.
00:12:32Coba kalian bayangin.
00:12:33Kalau gak ada penjahat makanya kerjaannya apa coba.
00:12:36Batman udah.
00:12:37Coba bayangin Batman ya.
00:12:39Dia rumahnya di gua.
00:12:40Gua tuh gak mungkin di kota pasti kan.
00:12:42Jauh pasti.
00:12:43Udah mana jauh.
00:12:44Jalan-jalan ke Gotham.
00:12:45Gak ada penjahat.
00:12:46Dia ngapain sehari-hari keliling.
00:12:48Mobilnya gede banget kan.
00:12:49Cari parkir susah lagi.
00:12:51Gimana gitu kalau gak ada penjahat.
00:12:52Joker udah di penjara kemarin.
00:12:54Gua ngapain hari ini ya.
00:12:56Belum lagi coba.
00:12:56Spiderman.
00:12:57Coba liat.
00:12:58Dia tuh kan aslinya udah cupu.
00:13:00Miskin.
00:13:01Bayar kosan telat lagi kan.
00:13:04Dia tuh ya Spiderman tuh kemana-mana tuh selalu di double kostumnya kan.
00:13:07Biar kalau dapat cepet gitu.
00:13:08Bayangin kalau gak ada penjahat.
00:13:10Nah itu tuh kalau ini cowok pake legging aja udah panas.
00:13:13Itu leggingnya sebadan-badan ketat banget.
00:13:15Gimana pas itu.
00:13:16Aduh gerah banget ini mau dibuka tapi gak ada penjahat gitu.
00:13:20Belum lagi.
00:13:21Yang kemarin ada di bioskop tuh Thor.
00:13:24Thor itu dewa.
00:13:26Bayangin mereka tuh dia tuh dewa geledek.
00:13:28Bayangin kalau gak ada penjahat dia ngapain kerjanya sehari-hari.
00:13:32Waduh.
00:13:32Gua ngapain hari ini ya.
00:13:35Paling banter dia jadi iklan sampo.
00:13:36Karena rambutnya bagus gitu ya.
00:13:38Lawan penjahat apapun tetep keren rambutnya.
00:13:42Yang kedua dia mungkin akan bikin jasa pembenaran sumpah namanya.
00:13:46Jadi kalau ada cewek yang coyok suka gombal.
00:13:48Kamu sayang sama aku gak?
00:13:49Sumpah sayang sumpah samper geledek.
00:13:52Jangan bohong kamu.
00:13:55Gua dewa geledek.
00:13:58Hati-hati main-mainan sumpah sama Thor nih ya.
00:14:02Aduh.
00:14:03Tapi emang.
00:14:04Ini ya yang keren tuh emang penjahatnya.
00:14:06Coba kalau kita tadi apa?
00:14:08Kekuatannya.
00:14:08Kekuatan mungkin keren.
00:14:10Kalau kita tanya.
00:14:12Siapa ya contohnya?
00:14:13Spiderman.
00:14:14Spiderman kekuatan lu apa?
00:14:15Gua bisa nempel di tembok.
00:14:17Tangan gua ngeluarin jaring.
00:14:18Gua pake legging gak kepanasan.
00:14:20Oke oke oke oke oke.
00:14:23Huh kekuatan lu apa?
00:14:25Gila.
00:14:26Gua orang biasa keliatan.
00:14:27Gua bisa berubah jadi hijau gede.
00:14:28Baju gua sobek tapi celana gua gak.
00:14:29Gila.
00:14:30Itu kekuatannya berubahnya sama celananya yang gak sobeknya.
00:14:34Ini yang terakhir.
00:14:35Batman.
00:14:36Batman kekuatan lu apa?
00:14:38Gua.
00:14:39Tajir.
00:14:41Coba lu pikir.
00:14:42Batman apa kekuatannya?
00:14:44Dia tuh keren karena tajir.
00:14:46Gadgetnya banyak segala macem.
00:14:47Coba kalau di pertempuran ada yang mimpin.
00:14:49Spiderman.
00:14:50Kamu di atas gedung.
00:14:51Mantau musuh dari atas.
00:14:52Oke.
00:14:52Terbang.
00:14:53Hulk.
00:14:54Kamu siap-siap musuh hancurin semua tuh.
00:14:56Teng-teng musuh.
00:14:57Siap.
00:14:57Do do do do.
00:14:58Batman.
00:15:00Lo traktir makan abis ini.
00:15:01Siap.
00:15:02Do it.
00:15:03Gua banyak.
00:15:06Jadi pertama ya gua dateng.
00:15:08Orang Jepang tuh hobi banget.
00:15:10Antri.
00:15:11Pengalaman gua ke Disneyland.
00:15:12Kalau yang gak tau Disneyland tuh kayak Dufan.
00:15:14Cuma lebih keren.
00:15:15Dan lebih jauh.
00:15:18Disneyland itu gua liat kan permainan pada ngantri.
00:15:20Ada yang antrinya lumayan panjang.
00:15:21Gua liat.
00:15:22Wah simulator gitu.
00:15:23Oke deh.
00:15:23Gua cari lagi.
00:15:24Ada yang antrinya panjang lagi.
00:15:26Roll coaster.
00:15:27Aduh ini kayaknya makin panjang.
00:15:28Ini makin seru berarti.
00:15:29Ada yang terakhir panjang banget kan.
00:15:30Gua cek kedepannya.
00:15:31Buang sampah ternyata.
00:15:34Hobi banget antri.
00:15:35Pas gua liat emang.
00:15:35Buang sampah di Jepang tuh gak kayak di Indonesia.
00:15:37Cuma dibagi dua biasanya kan tempat sampah.
00:15:39Ini ada banyak banget ada sampah.
00:15:40Entah sampah apa aja gitu.
00:15:41Organik.
00:15:42Non-organik.
00:15:42Daur ulang.
00:15:43Sampah masyarakat.
00:15:43Gua gak tau lah apa aja.
00:15:44Dibuang disitu ya.
00:15:50Selain suka antri.
00:15:52Orang Jepang itu.
00:15:53Gua liat disiplinnya itu adalah.
00:15:55Mereka tuh selalu ketat dengan jadwal.
00:15:57Gua di stasiun kereta bawah tanahnya.
00:15:59Di subway nya.
00:16:00Orang lalu lalang.
00:16:02Bahkan kalo kita berhenti baca.
00:16:03Peta aja bakal ditabrak.
00:16:04Mereka gak peduli.
00:16:05Mereka gak peduli sama orang lain.
00:16:06Pokoknya kayaknya kalo dari rumah.
00:16:08Gua hari ini bakal dari rumah.
00:16:09Ke kantor pulang.
00:16:10Udah mereka gak mau ke yang lain lagi.
00:16:12Gua gak bayangin mereka.
00:16:13Jangan-jangan saking.
00:16:14Terjatuh oleh mereka tau.
00:16:15Siapa aja yang lewat depan mereka.
00:16:17Oke gua berangkat dari rumah.
00:16:19Gua jalan ke depan.
00:16:19Ntar Tony lewat.
00:16:20Tony udah lewat.
00:16:21Oke Tony lewat.
00:16:21Ntar lagi tuti tuti lewat.
00:16:22Ubin ketiga gua belok kiri.
00:16:24Ada asem lewat.
00:16:25Iya iya siap siap.
00:16:25Gua masuk kereta api.
00:16:26Gitu jangan-jangan.
00:16:27Kalian bayangin kalo ada satu orang yang gak masuk.
00:16:30Oke pagi ini gua berangkat.
00:16:31Tony udah lewat.
00:16:32Siap.
00:16:33Ubin ke depan ada tuti lewat.
00:16:34Tuti tuti mana tuti kok gak lewat.
00:16:36Tuti kok gak lewat gua harus gimana ini.
00:16:39Mereka pasti akan bingung.
00:16:45Setelah gua pikir-pikir gua carikan kenapa sih mereka kayaknya harus kentat dengan jadwal.
00:16:49Karena mereka tuh malu.
00:16:51Mereka itu malu kalo telat sekolah, telat kantor tuh mereka malu banget.
00:16:55Gak kayak di Indonesia.
00:16:57Telat sekolah, telat kantor santai kan gak malu kan.
00:16:59Malu cuma kalo telat 3 bulan baru malu.
00:17:03Bingung.
00:17:05Pas tadi gua bilang Jepang itu disiplin dan canggih ya.
00:17:09Bagian canggihnya ini.
00:17:11Gua liat adalah, gak usah jauh-jauh liat.
00:17:13Ada kucing, robot, punya kantong kemana saja gitu gak ada itu ya.
00:17:18Yang canggih itu jambannya.
00:17:21Jambannya canggih banget.
00:17:22Gak usah dibandingin sama Indonesia.
00:17:24Soal bersih udah jelas kalah jauh.
00:17:26Di Indonesia itu toilet jamban umumnya itu ya.
00:17:28Dia udah bau, kotor, bayar lagi.
00:17:34Gua aja dibayar gak mau pipis disitu.
00:17:37Disana udah bagus, bersih, gak bayar.
00:17:41Pertama kali nyampe airport set, gua sama ade gue kan.
00:17:43Ade gue cewek.
00:17:44Dia ke toilet.
00:17:44Mas mau ke toilet dulu?
00:17:45Siap.
00:17:46Lama banget gua tunggu.
00:17:47Pas balik-balik, udah pipisnya.
00:17:50Belum gak nemu tombol flashnya.
00:17:51Gila.
00:17:52Kata ade gue adanya cuma tombol flashing sound.
00:17:56Suara nge-flash.
00:17:58Buat apa coba suara nge-flash?
00:18:00Katanya tuh buat nyamarin kalo suara pipis katanya malu gitu ya.
00:18:03Sekalian ada suara suasana pasar gitu.
00:18:05Kalian jadi tersamar.
00:18:07Atau suara lalu lintas gitu.
00:18:09Ada mobil-mobil klakson.
00:18:09Biar sekalian kesamar suara pipisnya.
00:18:11Ini suara nge-flash gak ada gunanya gitu.
00:18:14Tapi itu gua belum percaya.
00:18:15Karena gua belum nyoba.
00:18:16Akhirnya gua coba di suatu tempat toilet umum.
00:18:19Gua masuk kan.
00:18:20Set.
00:18:21Gua duduk.
00:18:24Kata ade gue tadi gak ada tombol flashnya kan.
00:18:26Emang gak ada.
00:18:27Tapi lebih banyak tombol yang lain di kanan ya.
00:18:30Jadi flashnya itu mereka pake sensor di kiri.
00:18:32Ditutup 3 detik.
00:18:33Nge-flash.
00:18:34Gua udah norah banget.
00:18:36Ya.
00:18:37Eh gak nge-flash ya.
00:18:38Belum 3 detik.
00:18:40Disininya tombolnya banyak banget.
00:18:42Biasanya di Indonesia udah ada kan toilet yang ada pancurannya bawahnya.
00:18:45Udah ada.
00:18:45Itu juga sama.
00:18:46Tapi dia ada pilihan ya.
00:18:48Mau buat basuh buang air kecil cewek.
00:18:51Buat basuh buang air besar.
00:18:53Ada tombol tekanan airnya.
00:18:55Ada pilih airnya mau dingin atau anget atau panas.
00:18:57Gila.
00:18:57Ini keren banget.
00:19:00Gua nyobain gak mau keluar.
00:19:01Apalagi pake air anget.
00:19:02Enak banget.
00:19:06Gua ngobain ini harusnya Jepang.
00:19:07Jepang itu identik dengan game.
00:19:09Harusnya ada joysticknya disitu.
00:19:11Jadi udah pake air anget bisa kita kontrol.
00:19:16Jepang.
00:19:18Jepang.
00:19:22Jepang.
00:19:23Itu.
00:19:24Surga.
00:19:25Gua baru ngerasain surga disitu.
00:19:27Tapi ya kalo toilet kayak gitu ada di Indonesia.
00:19:29Ini bakal kacau.
00:19:30Kalo itu ada di Indonesia.
00:19:32Dulu kita kalo mau pipis.
00:19:33Ada seribu gak mau pipis nih.
00:19:35Mungkin sekarang harus ada lima puluh ribu gak.
00:19:38Lo mau makan dimana?
00:19:39Enggak gue mau ke toilet.
00:19:40Pasti jadi mahal banget toiletnya.
00:19:43Gua bilang lagi di Indonesia suka buru-buru kan.
00:19:44Kalo lagi kebelet.
00:19:45Keduduk gimana kebelet.
00:19:46Cet.
00:19:47Pencet air panas.
00:19:48Bayangin rasanya.
00:19:50Bisa trauma psikologis.
00:19:52Dia gak mau ke toilet lagi.
00:19:57Gua jadi gelis sendiri nih.
00:20:00Dan kalo di Indonesia tuh kan belum biasa pake pancuran ya.
00:20:02Pokoknya kalo seorang Indonesia duduk.
00:20:04Harus disesuaikan dengan keadaan di Indonesia.
00:20:07Pas duduk.
00:20:08Udah selesai.
00:20:09Ada tombol buat ngorin gayung.
00:20:11Ceret.
00:20:11Ceret.
00:20:12Gayung.
00:20:13Masih belum bisa juga.
00:20:15Ceret.
00:20:15Ember.
00:20:16Ceret.
00:20:17Masih belum bisa.
00:20:18Basu juga.
00:20:19Pencet.
00:20:19Bu udah bu.
00:20:20Tolong bu.
00:20:21Bersihin.
00:20:22Panggil ibunya.
00:20:29Terakhir, terakhir nih ya.
00:20:30Yang bikin toilet ini gak bisa ada di Indonesia.
00:20:33Orang Indonesia tuh apa?
00:20:34Norak.
00:20:35Ada air anget pasti b****** mie.
00:20:45Diseduh sama dia.
00:20:46Di toilet.
00:20:48Terlalu orang bentor.
00:20:49Mas buruan mas.
00:20:50Bentar ini matangnya 3 menit.
00:20:53Selamat malam nama saya Gila.
00:21:02Masih di stand up komedi indonesia.
00:21:04Stand up komedi indonesia.
00:21:05Stand up komedi.
00:21:08Stand up.
00:21:08Oke.
00:21:09Dua tersisa.
00:21:10Yang satu ini.
00:21:12Ya.
00:21:13Mukinyi.
00:21:14Kacamataan.
00:21:15Keritingan.
00:21:15Selalu datang sama keluarga.
00:21:17Wah ini keluarganya juga ada stand by.
00:21:19Siap untuk menyambut yang satu ini.
00:21:20Langsung aja kita panggil ya.
00:21:22Gilang Baskara.
00:21:23Gila.
00:21:23Kamera tuh barusan tuh.
00:21:24Iya.
00:21:24Kalau lepas gimana jadinya?
00:21:26Nggak, nggak lepas kok.
00:21:27Sekarang tema lu mana?
00:21:30Kok lu nggak mau ayo main juga?
00:21:32Nggak tahu nih mana nih.
00:21:33Oh, mesti dipanggil.
00:21:35Silahkan.
00:21:39Eh, dadah.
00:21:40Tepuk tangan dong.
00:21:46Kamu dari tadi mau narmadir mulu ya?
00:21:49Iya.
00:21:49Bawa-bawa topiknya atau temanya orang lain ya?
00:21:51Iya, bawa hati kemana-mana.
00:21:53Oh, gitu.
00:21:54Dari tadi kamu ngeliat syaraf komedian seneng nggak nontonnya?
00:21:57Seneng banget.
00:21:57Seneng banget.
00:21:58Ketawa mulu ya?
00:21:59Iya.
00:22:00Iya, yang ini juga lucu nih.
00:22:01Temanya apa coba?
00:22:01Boleh lihat nggak?
00:22:03Taraaa.
00:22:04Tepuk tangan.
00:22:05Liburan.
00:22:07Silahkan.
00:22:08Gue percaya dia doyan liburan kemana-mana bawa keluarganya.
00:22:10Iya, bener.
00:22:11Berhasil-berhasil doyan liburan.
00:22:12Yang pasti liburannya mahal banget.
00:22:14Banyak banget keluarga diajak.
00:22:16Oke, ini dia dengan tema liburan.
00:22:17Tepuk tangan yang meriah untuk...
00:22:19Gilang Baskara.
00:22:25Selamat malam semuanya.
00:22:26Selamat malam.
00:22:28Waduh, itu udah liat ya.
00:22:30Kemarin emang hari Selasa, kami semua liburan ke Dufan.
00:22:34Si G itu naik histeria, kalau kalian tadi liat ya.
00:22:37Dia tuh emang kata Kemal tadi, dia jarang sholat.
00:22:39Memang, betul.
00:22:40Dia pas naik histeria, pas naik, seet, diem.
00:22:44Tapi pas turun, put, Al-Quran dibaca semua dari awal sampai habis hatam.
00:22:47Pas histeria.
00:22:49Gila, jadi Dufan itu memiliki efek magis, bikin orang tobat.
00:22:53Hebat sekali.
00:22:54Makanya kalau mau tobat, gak usah jauh-jauh ke Pak Depokan, A-A, Gatot, Siapa, gitu ya.
00:22:58Mending ke Dufan aja.
00:23:00Maka tadi awal pake Bismillah itu kan.
00:23:01Tadi si G, Bismillah, Assalamualaikum karena Dufan.
00:23:04Hebat.
00:23:07Ini liburan ya.
00:23:09Bulan Maret kemarin, awal Maret, gue dapet kesempatan liburan ke Jepang.
00:23:13Gak sombong, biasa aja.
00:23:18Jadi ya, gue tuh sebagai mahasiswa hubungan internasional.
00:23:21Gue dapet pelajaran bahasa Jepang.
00:23:22Dan saat itu gue dapet, A.
00:23:24Bayangkan, dan gue akan ke Jepang.
00:23:26Dan gak ada lagi yang gue inget bahasa Jepang.
00:23:29Yang gue inget itu cuma, Dorayaki, Kimochi, Waini.
00:23:34Waini.
00:23:36Kan gue bilang gak inget tadi.
00:23:40Nah itu, pas gue nyampe Jepang.
00:23:42Akhirnya gue belajar tuh dari acara TV.
00:23:45Acara TV banyak yang ada di Jepang.
00:23:46Jepang gue, dateng ke Jepang.
00:23:48Ini mana nih yang gue lihat di TV gak ada.
00:23:50Salah nonton.
00:23:51Gue nonton Takeshi Castle waktu itu.
00:23:53Gue nginget pas gue jalan ada yang,
00:23:55Ayo manis, ayo sayang.
00:23:57Iya, itu gak ada di Jepang.
00:23:59Bohong.
00:24:00Kita nyampe Jepang.
00:24:02Set.
00:24:02Gue ngerasa kayak di masa depan, men.
00:24:05Bukan, bukan berarti ntar Indonesia masa depan bakal sipit semua mukanya sama dan makan ikan mentah.
00:24:09Bukan.
00:24:09Tapi karena semua serba disiplin dan canggih disitu.
00:24:13Dari pertama ya gue dateng, orang Jepang tuh hobi banget antri.
00:24:18Pengalaman gue, gue ke Disneyland.
00:24:19Kalo yang gak tau Disneyland tuh kayak Dufan.
00:24:21Cuman lebih keren.
00:24:22Dan lebih jauh.
00:24:25Disneyland itu gue liat kan permainan pada ngantri.
00:24:27Ada yang antrinya lumayan panjang.
00:24:28Gue liat, wah simulator gitu.
00:24:29Oke deh, gue cari lagi.
00:24:31Ada yang antrinya panjang lagi.
00:24:33Rollcoaster.
00:24:33Aduh, ini kayaknya makin panjang, ini makin seru berarti.
00:24:36Ada yang terakhir panjang banget kan?
00:24:37Gue cek ke depannya.
00:24:38Buang sampah ternyata.
00:24:41Hobi banget antri.
00:24:42Pas gue liat emang buang sampah di Jepang tuh gak kayak di Indonesia.
00:24:44Cuma dibagi dua biasanya kan tempat sampah.
00:24:45Ini ada banyak banget ada sampah.
00:24:47Entah sampah apa aja gitu.
00:24:48Organik, non-organik, daur ulang, sampah masyarakat.
00:24:50Gue gak tau lah apa aja dibuang disitu ya.
00:24:57Selain suka antri, orang Jepang itu gue liat disiplinnya itu adalah mereka tuh selalu ketat dengan jadwal.
00:25:03Gue di stasiun kereta bawah tanahnya, di sapoynya.
00:25:07Orang lalu lalang.
00:25:08Bahkan kalau kita berhenti baca peta aja bakal ditabrak.
00:25:11Mereka gak peduli.
00:25:12Mereka gak peduli sama orang lain.
00:25:13Pokoknya kayaknya kalau dari rumah, gue hari ini bakal dari rumah ke kantor pulang.
00:25:17Udah, mereka gak mau ke yang lain lagi.
00:25:19Gue gak bayangin mereka jangan-jangan saking terjatuh oleh mereka tau siapa aja yang lewat depan mereka.
00:25:24Oke, gue berangkat dari rumah.
00:25:25Gue jalan ke depan, ntar Tony lewat.
00:25:27Tony udah lewat.
00:25:27Oke, Tony lewat.
00:25:28Ntar lagi tuti, tuti lewat.
00:25:29Ubin ketiga, gue belok kiri, gue belok kiri.
00:25:31Ada asem lewat.
00:25:31Iya, iya, siap-siap.
00:25:32Gue masuk kereta api.
00:25:33Gitu, jangan-jangan.
00:25:34Kalian bayangin kalau ada satu orang yang gak masuk.
00:25:37Oke, pagi ini gue berangkat.
00:25:38Tony udah lewat.
00:25:39Siap, lima ubin ke depan ada tuti lewat.
00:25:41Tuti, tuti mana?
00:25:42Tuti, kok gak lewat?
00:25:43Tuti, kok gak lewat?
00:25:44Gue harus gimana ini?
00:25:46Mereka pasti akan bingung.
00:25:52Setelah gue pikir-pikir, gue carikan.
00:25:53Kenapa sih mereka kayaknya harus kentat dengan jadwal?
00:25:56Karena mereka tuh malu.
00:25:57Mereka tuh malu kalau telat sekolah, telat kantor tuh mereka malu banget.
00:26:02Gak kayak di Indonesia.
00:26:04Telat sekolah, telat kantor santai kan gak malu kan?
00:26:07Malu cuma kalau telat tiga bulan baru malu.
00:26:10Bingung.
00:26:12Pas gue tanya-tanya sama orang sana ternyata emang udah dari SD.
00:26:15Pelajaran SD mereka itu paling awal adalah disiplin dan setiakawan.
00:26:20Pelajaran tuh nomor belakangan.
00:26:21Disiplin.
00:26:22Bahkan mereka ada namanya PR membantu orang tua di Jepang.
00:26:26Kalau di Indonesia orang tua yang bantuin anak yang ngerjain PR ya.
00:26:30Aneh.
00:26:33Jadi PR membantu orang tua itu dari gurunya dikasih.
00:26:36Kamu malam ini mau apa?
00:26:37Misalnya mau bantuin ibunya masak.
00:26:39Atau bantuin bapaknya buang sampah gitu ya.
00:26:43Tadi gue bilang Jepang tuh disiplin dan canggih ya.
00:26:45Bagian canggihnya ini.
00:26:47Gue liat adalah gak usah jauh-jauh liat ada kucing, robot, punya kantong kemana saja gitu gak ada itu ya.
00:26:55Yang canggih tuh jambannya.
00:26:57Jambannya canggih banget.
00:26:59Gak usah dibandingin sama Indonesia.
00:27:00Soal bersih udah jelas kalah jauh.
00:27:02Di Indonesia itu toilet tuh jamban umumnya itu ya.
00:27:06Dia udah bau, kotor, bayar lagi.
00:27:10Gue aja dibayar gak mau pipis disitu.
00:27:14Disana udah bagus, bersih, gak bayar.
00:27:17Pertama kali nyampe airport, sep gue sama adek gue kan.
00:27:20Adek gue cewek, dia ke toilet.
00:27:21Mas, mau ke toilet dulu? Siap.
00:27:23Lama banget gue tunggu.
00:27:24Pas balik-balik, udah pipisnya.
00:27:26Belum gak nemu tombol flashnya.
00:27:28Gila.
00:27:29Kata adek gue, adanya cuma tombol flashing sound.
00:27:33Suara nge-flash.
00:27:35Buat apa coba suara nge-flash?
00:27:37Katanya tuh buat nyamarin kalau suara pipis katanya malu gitu ya.
00:27:39Sekalian ada suara, suasana pasar gitu kalian aja deh.
00:27:43Tersamar atau suara lalu lintas gitu atau mobil-mobil klakson.
00:27:46Biar sekalian kesamar suara pipisnya.
00:27:48Ini suara nge-flash, gak ada gunanya gitu.
00:27:51Tapi gue belum percaya, karena gue belum nyoba.
00:27:53Akhirnya gue coba di suatu tempat toilet umum.
00:27:56Gue masuk kan, set, gue duduk.
00:28:01Kata adek gue tadi gak ada tombol flashnya kan.
00:28:03Emang gak ada.
00:28:04Tapi lebih banyak tombol yang lain di kanannya.
00:28:06Jadi flashnya itu mereka pake sensor di kiri.
00:28:09Ditutup tiga detik, nge-flash.
00:28:11Gue udah norah banget.
00:28:14Eh, gak nge-flash ya.
00:28:15Belum tiga detik.
00:28:16Di sininya tombolnya banyak banget.
00:28:19Biasanya di Indonesia udah ada kan toilet yang ada pancurannya bawahnya.
00:28:22Udah ada.
00:28:22Itu juga sama.
00:28:23Tapi dia ada pilihan ya.
00:28:25Mau buat basuh buang air kecil cewek.
00:28:28Buat basuh buang air besar.
00:28:30Ada tombol tekanan airnya.
00:28:31Ada pilihan airnya mau dingin atau anget atau panas.
00:28:34Gila, ini keren banget.
00:28:36Gue nyobain gak mau keluar.
00:28:38Apalagi pake air anget.
00:28:39Enak banget.
00:28:43Gue nge-banyain ini harusnya Jepang.
00:28:44Jepang itu identik dengan game.
00:28:46Harusnya ada joysticknya disitu.
00:28:48Jadi udah pake air anget bisa kita kontrol.
00:29:00Itu surga.
00:29:01Gue baru ngerasain surga disitu.
00:29:04Tapi ya kalo toilet kayak gitu ada di Indonesia ini bakal kacau.
00:29:07Kalo itu ada di Indonesia.
00:29:08Dulu kita kalo mau pipis.
00:29:10Ada seribu gak mau pipis nih?
00:29:12Mungkin sekarang harus ada lima puluh ribu gak?
00:29:15Lo mau makan dimana?
00:29:16Enggak gue mau ke toilet.
00:29:17Pasti jadi mahal banget toiletnya.
00:29:19Belum lagi di Indonesia suka buru-buru.
00:29:21Kan kalo lagi kebelet.
00:29:22Duduk gimana?
00:29:23Pencet air panas.
00:29:25Bayangin rasanya.
00:29:27Bisa trauma psikologis.
00:29:29Dia gak mau ke toilet lagi.
00:29:34Gue jadi geli sendiri nih.
00:29:37Dan kalo di Indonesia tuh kan belum biasa pake pancuran ya.
00:29:40Gue ngomongin kalo seorang Indonesia duduk.
00:29:41Harus disesuaikan dengan keadaan di Indonesia.
00:29:44Pas duduk.
00:29:44Udah selesai.
00:29:46Ada tombol buat ngorin gayung.
00:29:48Cenet.
00:29:48Cenet gayung.
00:29:50Masih belum bisa juga.
00:29:51Cenet ember.
00:29:52Cenet.
00:29:53Masih belum bisa basuh juga.
00:29:55Pencet.
00:29:56Bu udah bu tolong bu.
00:29:58Bersihin.
00:29:59Manggil ibunya.
00:30:05Terakhir.
00:30:06Terakhir nih ya.
00:30:07Yang bikin toilet ini gak bisa ada di Indonesia.
00:30:09Orang Indonesia tuh apa?
00:30:11Norak.
00:30:12Ada air anget.
00:30:14Pasti b****** mie.
00:30:21Diseduh sama dia.
00:30:23Dia di toilet.
00:30:24Kadang orang bedor.
00:30:26Mas buruan mas.
00:30:27Bentar ini matangnya tiga menit.
00:30:29Selamat malam.
00:30:30Nama saya gila.
00:30:38Oke gila.
00:30:39Iya.
00:30:40Lo mencoba hal yang baru ya.
00:30:42Kalau biasanya observatif.
00:30:44Lo pretelin apa yang lo liat.
00:30:45Ini lo lebih situasional.
00:30:46Lo menceritakan situasi yang lo alami.
00:30:48Dan kejadian-kejadian lo alami yang ceritakan dengan lucu.
00:30:51Itu satu.
00:30:52Dan menurut gue menarik lo mencoba untuk hal yang baru.
00:30:55Tapi yang kedua adalah ketika kita bicara soal materi stand-up komedi.
00:31:00Semakin orang paham referensinya.
00:31:02Satu level dengan kita.
00:31:04Maka orang akan semakin tertawa gitu.
00:31:06Kalau misalnya mereka pernah ke Jepang.
00:31:08Dan tahu ada jaman dan segala macam.
00:31:09Mungkin mereka akan lebih ngerasa.
00:31:11Iya sih gue juga pernah ngalamin itu.
00:31:13Dan bisa lebih tertawa.
00:31:14Nah tadi sebagian besar set lo.
00:31:16Dikit gitu loh.
00:31:17Gak sebanyak ketawa biasanya gilang lakukan.
00:31:20Apa?
00:31:21Hasilkan gitu.
00:31:21Dan tadi ketolong dengan closing-nya yang menurut saya sih juga oke banget.
00:31:25Jadi keren gilang.
00:31:26Terima kasih.
00:31:30Iya gilang.
00:31:32Kalau saya lebih melihat pada tempo ya.
00:31:34Tempo.
00:31:35Ketika teman-teman tadi temponya agak lebih rapat.
00:31:39Saya melihat temponya gak seperti gilang biasanya gitu.
00:31:42Ini agak merambat gitu ya.
00:31:46Kayaknya agak merambat.
00:31:47Walaupun saya melihat ada kepastian.
00:31:48Saya tidak melihat kesusahan dari gilang tadi.
00:31:51Artinya ada tersendat.
00:31:53Saya gak melihat itu sama sekali.
00:31:55Saya tadi melihat menikmati sekali.
00:31:57Bahkan santai kayak gitu.
00:31:59Klimaks dari yang Anda tutup tadi.
00:32:02Bagus banget.
00:32:02Langsung Anda tutup.
00:32:04Tanpa babi bu lagi.
00:32:06Dan itu keren banget menurut saya.
00:32:08Itu menolong sekali dan kompor gas.
00:32:10Terima kasih.
00:32:13Oke gilang.
00:32:15Saya juga setuju sama yang tadi Dika bilang.
00:32:18Kalau jok yang kamu keluarin memang mungkin tidak semua orang mengerti.
00:32:22Ada yang pernah ke Jepang tapi belum pernah mencoba hal itu gitu.
00:32:25Jadi ya so-so tapi cukup menghibur.
00:32:29Terima kasih.
00:32:30Yuk tepuk tangan untuk Gilang Mbak Sekara.
00:32:34Gue bahasa Jepang cuman ngomong ite ite.
00:32:37Nah gue cuman tau itu doang sih.
00:32:38Berapa lama lo di Jepang?
00:32:40Seminggu kira-kira.
00:32:41Seminggu.
00:32:42Tepuk tangan untuk Gilang Mbak Sekara.
00:32:43Terima kasih.
00:32:46Selamat malam semuanya.
00:32:50Rame sekali ya.
00:32:53Bukan ada artis loh di duduk situ.
00:32:55Nama bandnya kayak nama Sampo ya.
00:33:04Jadi nih ya gue tuh lagi sebel sama acara-acara yang ada di TV ya.
00:33:10Kalian ada yang suka nonton acara kriminal.
00:33:12Yang kejar-kejaran penjahat itu.
00:33:14Biasanya kalau lagi habis diterangkan kasusnya.
00:33:17Ada reka ulang.
00:33:19Reka ulang tuh ditulis di bawahnya.
00:33:21Diperagakan oleh model biasanya.
00:33:23Ya gak?
00:33:23Yang gue tunggu-tunggu tuh nanti yang mainin ada Tracy Trinita,
00:33:26Catherine Wilson, Poppy Sofia gitu.
00:33:28Ini mana modelnya?
00:33:29Gak ada.
00:33:30Diperagakan oleh mas-mas harusnya itu ya.
00:33:32Dibohongin kita.
00:33:35Belum lagi ada juga namanya acara masak.
00:33:37Acara masak memasak.
00:33:39Dia selalu bilang semua orang bisa ngikutin.
00:33:41Gue mau coba ngikutin waktu itu.
00:33:43Pertama dia taruh jejerin bumbu-bumbunya.
00:33:46Bukan masalah bumbu-bumbunya.
00:33:47Mungkin gue garam ada, merica ada.
00:33:49Yang susah adalah garam cuma satu sendok teh di satu mangkok.
00:33:52Merica satu mangkok.
00:33:53Ini satu mangkok.
00:33:54Gue gak punya mangkok sebanyak itu buat taruh bumbu-bumbu.
00:34:00Gimana ngikutinnya gitu ya.
00:34:02Ya udahlah ya gue ikutin.
00:34:03Masak ini oke.
00:34:04Tuangkan gini sip.
00:34:05Udah jadi biasanya.
00:34:06Masukin di oven 30 menit.
00:34:08Oke gue masukin oven 30 menit.
00:34:10Ya pemirsa, dia keluarin dari bawah meja.
00:34:11Udah jadi.
00:34:12Lah gue gimana ngikutinnya itu.
00:34:14Ini masih di oven.
00:34:15Gue cari di kolong meja gak ada masakannya.
00:34:18Itu diboongin sama acara masak.
00:34:23Yang lebih gue keselin sebenernya ini kartun ya.
00:34:26Kita dari kecil tuh ditontonin kartun.
00:34:28Paling kita gak tau efek buruknya sampe gede.
00:34:30Ada yang pernah nonton kartun ini.
00:34:32Snow White.
00:34:33Putri Salju.
00:34:35Pernah nonton.
00:34:36Itu gimana ceritanya?
00:34:37Satu cewek tinggal serumah sama tujuh cowok.
00:34:41Itu kos-kosan campur juga gak gitu-gitu amat.
00:34:48Kos-kosan campur tuh masih dipisah tempatnya.
00:34:50Ini gabung.
00:34:51Kumpul kebo bayangin.
00:34:53Dari kecil kita ditontonin itu.
00:34:56Kacau.
00:34:56Belum lagi ada Beauty and the Beast.
00:34:59Itu si cantik dan si buruk rupa.
00:35:02Udah bukan jelek lagi.
00:35:03Buruk rupa.
00:35:05Itu apa yang diajarkan ke kita.
00:35:08Cewek-cewek apa namanya suka sama cowok tanpa liat fisik.
00:35:12Tapi dia tajir banget liat.
00:35:14Punya istana.
00:35:15Siapa yang gak mau?
00:35:20Belum lagi kartun Cinderella.
00:35:24Ada yang pernah nonton Cinderella?
00:35:26Tau ceritanya?
00:35:27Itu ngajarin apa?
00:35:29Kita bohongin orang tua buat kelayapan ke pesta malam-malam.
00:35:33Kacau banget ya Cinderella.
00:35:37Udah bohongin orang tua kelayapan ketemu pangeran.
00:35:40Pangeran ini pervert.
00:35:42Mesum banget.
00:35:43Tau kenapa?
00:35:44Yang diingat kakinya bukan mukanya.
00:35:47Ini food fetish pasti ini pangeran ya.
00:35:50Selama dansa yang diliat kakinya aja.
00:35:53Pas udah kabur.
00:35:54Aduh mukanya tadi yang mana ya?
00:35:57Sepatunya kan udah dicocokin kan?
00:35:59Kacau itu ya di film kartun.
00:36:02Yang paling parah yang masih tayang sekarang di TV.
00:36:05Ada yang tau kartun Dora The Explorer?
00:36:08Waduh itu ya.
00:36:10Itu kacau banget.
00:36:11Kalo ada yang gak tau tuh kayak anak kecil gitu ya.
00:36:14Terus dia banyak-banyak nanya gitu ya.
00:36:16Itu tuh kacau.
00:36:17Pertama itu anak cewek.
00:36:18Masih kecil.
00:36:20Sendirian.
00:36:21Main di hutan.
00:36:24Ini orang tuanya kemana coba ya?
00:36:29Dulu gue waktu kecil itu nonton Doraemon.
00:36:32Nobita tuh masih ada adegan ada orang tuanya ya.
00:36:35Ini gak ada orang tuanya.
00:36:36Belum lagi kerjaannya jalan-jalan.
00:36:38Kapan sekolahnya?
00:36:40Nobita masih ada adegan sekolah dia.
00:36:42Ini kapan sekolahnya nih anak?
00:36:44Kerjaannya tiap hari ke Bukit Strawberry lagi.
00:36:45Ke Bukit Strawberry lagi.
00:36:51Tau akibat dia gak sekolah apa?
00:36:54Itu tadi banyak nanya.
00:37:03Udah gitu habis nanya biasanya dia rada nge-pause gitu ya.
00:37:06Jalan dikit.
00:37:07Teman-teman kita kemana hari ini?
00:37:11Jawaban yang tepat sekali.
00:37:13Jalan.
00:37:15Teman-teman kita ke kanan apa ke kiri?
00:37:19Jawaban yang tepat sekali jalan lagi.
00:37:21Itu aneh banget.
00:37:23Tapi ini gue liat ini wabahnya udah kemana-mana gitu ya.
00:37:26Gue tuh makan di sebuah restoran pizza gitu ya.
00:37:29Pizza hari ulang tahun.
00:37:33Pas gue...
00:37:36Pas gue mesen ini mbak pizzanya.
00:37:38Eh pizza saya mesen ini.
00:37:39Kata mbaknya pilihan yang tepat pizzanya.
00:37:41Wah mbak nonton Dora juga kayaknya.
00:37:44Belum lagi efek ke anak kita nanti.
00:37:46Ada dua efek buruk ya.
00:37:47Pertama.
00:37:50Anak kita jadi banyak nanya.
00:37:52Papa aku mau ke sekolah naik angkot apa ya?
00:37:55Angkot ini, ini, ini, ini.
00:37:56Jawaban yang tepat pak.
00:37:59Efek keduanya.
00:38:00Anak kita jadi banyak teriak-teriak ke TV.
00:38:03Teman-teman kita kemana sekarang?
00:38:05Ke gunung.
00:38:06Ke mana?
00:38:06Ke gunung.
00:38:08Sampai pita suara lu pecah juga gak akan denger Doranya.
00:38:11Belum lagi kalau kita telat jawab dikit, Dora udah jawab duluan.
00:38:14Teman-teman kita mau kemana hari ini?
00:38:17Jawabannya tepat sekali.
00:38:18Gimana coba?
00:38:20Tapi gak apa-apa ya.
00:38:21Dora tuh walaupun gitu dia hebat.
00:38:23Masih kecil.
00:38:24Punya acara TV sendiri ya.
00:38:27Ratingnya makin lama makin naik kan.
00:38:29Biasanya kalau di Indonesia kalau udah terkenal.
00:38:31Ntar lagi dia main iklan Sosis Onite kali ya.
00:38:35Tiba-tiba muncul kartun Diego.
00:38:37Kalian tau kartun Diego itu?
00:38:39Dia muncul ngaku-ngaku saudara Dora kan.
00:38:45Pas kartun Diego muncul, kartun Dora hilang dari TV.
00:38:48Wah ini diambil lahan kerjanya Dora.
00:38:51Persaingannya gak sehat banget gitu ya.
00:38:53Paling emang kartun Diego tuh gak lebih bagus dari kartun Dora.
00:38:55Padahalnya Dora juga salah apa lagi dia ya.
00:38:58Dia cuma mau ke bukit stroberi terus.
00:39:00Bukit stroberi terus.
00:39:01Ini yang gue heranin sekarang nih ya.
00:39:04Gimana ya apa yang harus dilakukan Dora.
00:39:06Biar dia dapet acaranya balik lagi.
00:39:09Jawaban yang tepat sekali.
00:39:11Terima kasih banyak sama gue Gilang.
00:39:21Oke Gilang.
00:39:22Ya.
00:39:23Jawaban yang tepat.
00:39:26Gilang materinya bagus.
00:39:28Flownya pas banget.
00:39:30Sama yang tadi lo bilang kan.
00:39:31Mesti punya tempo.
00:39:32Nah lo praktekinnya pas banget sama tadi Viti lo itu.
00:39:38Pokoknya oke lah Gilang.
00:39:39Terima kasih.
00:39:45Ini baru berasa sekali bahwa gaya-gaya kamu adalah gaya-gaya yang lebih analisis ya.
00:39:51Satu, Anda mengambil bahan-bahan itu dari bahan-bahan yang sehari-hari yang semuanya kenal.
00:39:58Jadi kebalikan kalau tadi salah satu dari kalian tadi memaksa untuk mindsetnya sama-sama komik.
00:40:07Kalau Gilang enggak.
00:40:09Gilang menuruti betul kemauan audiens.
00:40:12Kedua, membuka kita.
00:40:14Ini yang membuat kita semua tertawa.
00:40:16Karena apa?
00:40:16Ternyata kita semua menertawai diri sendiri.
00:40:19Dan menurut saya itu hal yang cerdas sekali.
00:40:24Kompor gas.
00:40:25Terima kasih banyak.
00:40:28Gilang.
00:40:29Ya.
00:40:30Lo ngebuat ini semua terlihat sangat gampang ya.
00:40:32Di saat komik-komik lain tuh ribet gitu dengan imajinasi.
00:40:36Ribet dengan gue nyari kegelisahan yang mana.
00:40:38Tapi lo ngebuat seolah-olah ini gampang banget gitu.
00:40:40Kayak lo liat aja nonton Dora perspektifnya ini loh.
00:40:43Dan ternyata lucu.
00:40:44Jadi gue ngeliat bahwa materi-materi yang lo sajikan tuh begitu sederhana.
00:40:48Tapi begitu kompleks.
00:40:49Dan juga begitu lucu.
00:40:50Jadi keren banget.
00:40:51Terima kasih banyak.
00:40:53Oke selamat malam semuanya.
00:40:58Semua jangan lupa selalu dimulai dengan perkenalan ya.
00:41:01Karena kita di Indonesia tuh ada kata-kata yang bilang tak kenal maka tak sayang ya.
00:41:05Karena gue orang Islam.
00:41:07Dan ada yang pake kerudung.
00:41:08Tak kenal maka tak aruf ya.
00:41:09Jangan lupa.
00:41:12Tadi udah dibilang nama gue.
00:41:14Nama gue Gilang Baskara.
00:41:15Itu ibu gue ngasih nama nyusahin banget.
00:41:18Gilangnya biasa.
00:41:19G-I-L-A-N-G.
00:41:20Baskaranya.
00:41:21B-H-A-S-K-A-R-A.
00:41:23Itu awal-awal gue jadi mahasiswa daftar di kampus.
00:41:26Namanya siapa mas?
00:41:27Gilang Baskara mbak.
00:41:29Pake BH ya mbak?
00:41:30Gimana mas?
00:41:32Pake BH mbak?
00:41:34Iya saya pake.
00:41:35Kok mas?
00:41:35Baskaranya pake BH.
00:41:37Ya Allah.
00:41:40Itu nyusahin banget.
00:41:42Ini asal kalian tau ya.
00:41:44Gue di rumah itu tiga bersaudara.
00:41:46Gue anak tengah.
00:41:46Kakak sama adik gue cewek.
00:41:48Kenapa gue yang dikasih BH?
00:41:50Itu ibu gue kenapa?
00:41:52Gue gak ngerti.
00:41:55Maka itu ya.
00:41:56Katanya tuh kata orang tuh nama itu doa dari orang tua.
00:41:59Suatu saat nanti gue jadi orang tua juga.
00:42:01Gue bakal kasih nama anak tuh yang bener-bener doa dari gue.
00:42:04Gue mau anak gue nanti rendah hati.
00:42:06Gue bakal kasih nama anak gue nanti.
00:42:08Hamba Allah.
00:42:11Kalo nanti dia ngasih sumbangan atas namanya.
00:42:14Hamba Allah.
00:42:15Rendah hati ya.
00:42:16Emang namanya Hamba Allah.
00:42:17Amit-amit dia nakal.
00:42:19Udah gede jadi koruptor.
00:42:21Masuk di kompas headline.
00:42:22Korupsi 200 miliar oleh.
00:42:24Hamba Allah.
00:42:26Rendah hati sekali ya.
00:42:27Korupsi aja.
00:42:32Tapi emang pemilihan nama itu penting.
00:42:34Apalagi kalo kalian misalnya suatu saat pengen buka toko.
00:42:36Nama itu penting kan.
00:42:37Biar orang tau yang catchy.
00:42:38Toko kalian tuh apa namanya.
00:42:40Selain nama.
00:42:40Promosi juga penting.
00:42:42Suatu saat nanti kalo gue udah gede.
00:42:43Gue pengen buka toko.
00:42:44Yang gue gak harus bikin promosi susah-susah.
00:42:46Gue pengen bikin toko di daerah Mangga 2.
00:42:48Atau daerah Glodok.
00:42:49Nama toko gue apa?
00:42:51Toko Sebelah.
00:42:52Gila.
00:42:53Ini kalo kalian ke sebuah toko.
00:42:55Ini harganya mahal.
00:42:55Coba aja cek toko sebelah ke toko gue.
00:42:57Orang dateng.
00:42:58Kayak gak?
00:43:00Gak perlu promosi.
00:43:02Gak perlu promosi susah-susah.
00:43:04Toko lain yang promosiin toko gue coba.
00:43:07Tayangin.
00:43:08Keren banget ya.
00:43:12Lanjut lagi nih ya.
00:43:13Jadi tuh gue emang mahasiswa.
00:43:14Mahasiswa perantauan.
00:43:15Gue kalo di kos tuh suka gak ada kerjaan.
00:43:17Kalo gak nonton TV ya denger musik lah ya.
00:43:19Terus ya gue pikir lagi tentang lagu.
00:43:21Kebanyakan cowok tuh suka nembak cewek pake lagu ya.
00:43:24Keren menurut gue gak apa-apa.
00:43:25Tapi.
00:43:26Kalian jangan coba-coba pake lagunya Glenn Fredley.
00:43:29Yang judulnya Cukup Sudah.
00:43:31Kita telah arefnya nih ya.
00:43:33Cukup Sudah kukatakan untuk sekian kali.
00:43:37Aku sayang kamu.
00:43:39Yang kedua.
00:43:39Cukup Sudah batas waktu untuk ku nyatakan.
00:43:44Sudikah dirimu untuk jadi.
00:43:47Wow wow wow.
00:43:50Untuk jadi wow wow wow.
00:43:52Wow wow wow itu apa coba.
00:43:55Gak jelas kan.
00:44:02Ada penonton juga aneh.
00:44:05Untuk jadi.
00:44:08Kekasihku.
00:44:10Tetap emang wow wow wow gitu.
00:44:12Wow wow tuh gak jelas gitu apa ya.
00:44:15Tapi Mbak Firni mau jadi wow wow aku gak?
00:44:22Nanti nanti ya.
00:44:24Biar Mbak Firni dipanggil hamba Allahnya ibu.
00:44:28Aduh.
00:44:33Tapi semenjak gue jadi mahasiswa anak kosan ya.
00:44:35Gue tuh udah jarang banget makan nasi jadinya.
00:44:38Waktu kecil ya waktu gue masih di rumah.
00:44:40Masih makan nasi.
00:44:40Gue nyanyi tuh masih semangat.
00:44:42Dari Sabang sampai Marake berjajar pulau-pulau.
00:44:47Pas gue jadi anak kosan.
00:44:48Kalau pagi gue makan mie rebus.
00:44:52Siang makan mie goreng.
00:44:55Malamnya makan mie rebus pake nasi lah ya.
00:44:57Gue nyanyi jadi berubah.
00:45:00Dari Sabang sampai Marauke.
00:45:08Bayangin coba.
00:45:09Karena makanan aja berubah jadinya lagu ya.
00:45:13Tapi untuk mie instan yang satu itu ya.
00:45:15Gue kasih jempol.
00:45:18Itu anak kosan semua di belakang.
00:45:20Ketawanya gila.
00:45:23Untuk mie instan itu gue kasih jempol.
00:45:25Dia belum lama.
00:45:30Dia belum lama ngeluarin mie rasa rendang.
00:45:33Wah gue udah nyobain.
00:45:35Emang kayak rasa rendang banget.
00:45:37Bayangin sebagai anak kosan.
00:45:38Kalau mau makan nasi padang itu cuma bisa awal bulan.
00:45:42Iya gak?
00:45:43Sekarang ada mie rasa rendang.
00:45:45Lo kapan aja bisa ngerasain tuh enaknya makan rendang.
00:45:49Ini ya yang gue tunggu dari produsen mie instan itu adalah.
00:45:52Dia ngeluarin mie rasa telur balado, sayur singgong, sambal hijau.
00:45:57Kalau kita beli lengkap.
00:46:00Nasi padangnya lengkap.
00:46:02Cuma 5 ribu harganya paling semua itu.
00:46:05Selamat malam.
00:46:06Terima kasih banyak.
00:46:12Hai gila.
00:46:14Halo Mbak Firni.
00:46:16Berondong, berondong.
00:46:17Berondong.
00:46:19Gilang kamu tuh malam ini relax banget bawainnya.
00:46:22Karena ada Mbak Firni kayaknya di depan saya.
00:46:24Masa sih.
00:46:25Kamu tuh santai bawainnya.
00:46:27Jadi saya sebagai penonton, sebagai penikmat komedi.
00:46:30Seneng gitu ketawa gitu kan.
00:46:33Terus saya suka banget sama tadi kalimat.
00:46:36Mbak Firni mau gak jadi wow-wow-wow?
00:46:38Saya mau kok jadi wow-wow-wow kamu.
00:46:41Terima kasih banyak Mbak.
00:46:43Terima kasih.
00:46:45Oke, Gilang.
00:46:47Bagus.
00:46:48Tinggal dipoleh sedikit lagi.
00:46:50Dan yang paling penting adalah kamu relax.
00:46:53Dan kamu berhasil menguasai diri kamu.
00:46:56Untuk bisa tampil sebagai pemenang di atas panggung itu.
00:46:59Terima kasih.
00:47:00Terima kasih, Mas.
00:47:06Oke, Gilang.
00:47:07Yang tadi pas closing punchline-nya.
00:47:10Biarin penontonnya ketawa berhenti dulu sih.
00:47:12Kalau menurut gue.
00:47:13Tadi kamu kan mau bilang.
00:47:14Ada apa namanya.
00:47:15Sambal belado apa segala macem.
00:47:16Akhirnya bisa tuh makan komplit.
00:47:18Cuma 5 ribu doang tuh.
00:47:19Tapi kamu ngomong itu.
00:47:20Pas penonton lagi gila-gilanya ketawa dan tepuk tangan gitu.
00:47:22Biarin dulu aja.
00:47:23Nikmatin dulu.
00:47:24Kayak kamu nikmatin tadi tawa mereka.
00:47:25Baru tutup dengan keren kayak tadi.
00:47:28Lalu yang saya suka banget adalah.
00:47:30Kamu tuh mainin temanya.
00:47:32Dari awal tentang permainan kata.
00:47:34Atau wordplay gitu.
00:47:34Tentang kata-kata dari nama kamu.
00:47:37Nama toko.
00:47:38Dan kamu bisa mengganti tema stand up kamu.
00:47:43Ke hal yang lain.
00:47:44Ke kosan itu dengan sangat gampang.
00:47:45Dan saya tidak merasa kaget.
00:47:46Ngikuti alur berpikir dan alur stand up kamu gitu.
00:47:49Jadi menurut saya sih keren banget.
00:47:52Terima kasih banyak.
00:47:55Selamat malam semuanya.
00:47:59Yang disini cinta Indonesia.
00:48:01Gue pengen minta tepuk tangannya dulu dong.
00:48:07Gue juga cinta banget sama negeri ini.
00:48:10Tapi gue gak cinta sama pemerintahannya yang korup.
00:48:13Iya gak?
00:48:14Gue liat dari dulu.
00:48:15Indonesia tuh korupsi tuh udah di jaman dulu sampe jaman sekarang gak ilang-ilang.
00:48:18Masalahnya selalu itu kan.
00:48:20Kayaknya gue liat korupsi udah mau jadi budaya di Indonesia ya.
00:48:23Ntar lagi mungkin ada lagu-lagu tentang korupsi.
00:48:25Ada tarian-tarian korupsi mungkin ya.
00:48:28Nanti lama-lama harus kita bikin hak cipta nih korupsi.
00:48:31Karena nanti diambil negara tetangga.
00:48:33Gak boleh korupsi-korupsi dari negara lain.
00:48:35Enak aja.
00:48:40Satu yang gue cinta tentang Indonesia adalah tempat tinggal gue.
00:48:43Gue sekarang tinggal di Bandung.
00:48:44Bandung itu kota kreatif.
00:48:46Setuju ya?
00:48:47Dari kaos-kaos yang dipakai orang-orang tuh keren-keren.
00:48:49Kreatif-kreatif.
00:48:50Gue pernah liat di pinggir jalan ada orang pake kaos pemburu wanita.
00:48:54Gak lama gue jalan lagi udah pake kaos.
00:48:56Buronan mertua.
00:48:59Ngeri banget.
00:49:01Ini yang terakhir.
00:49:02Gue gak bohong.
00:49:03Gue liat ada orang di Bandung pake baju ini.
00:49:05Di belakangnya gue liat.
00:49:06Panitia hari kiamat.
00:49:11Panitia hari kiamat.
00:49:18Gue ngebayangin ya mau kiamat dibuka open recruitment dulu.
00:49:22Kiamat udah hamil setahun lagi.
00:49:25Kita harus segera membentuk panitia.
00:49:28Pertama ada divisi keamanan.
00:49:31Tolong divisi keamanan pastikan tidak ada yang selamat.
00:49:34Ini hari kiamat.
00:49:36Jangan ada yang selamat.
00:49:38Lalu dari panitia divisi publikasi.
00:49:41Kira-kira hamil 6 bulan biar orang-orang tau udah mau kiamat.
00:49:45Kita kasih ya ada banjir.
00:49:47Kasih gempa.
00:49:48Gunung meletus boleh dikit-dikit.
00:49:51Hamil 3 bulan makin deket.
00:49:53Oh makin diperparah.
00:49:54Matahari jangan lupa dibikin terbit dari barat.
00:49:56Biar orang wah ini mau kiamat nih kayaknya ini.
00:49:59Yang paling berat ini adalah tugas divisi acara.
00:50:02Wah.
00:50:09Belum dijelasin aja udah pada ketawa ya.
00:50:12Itu berat banget tugas ya.
00:50:13Bayangin dia harus ngatur flow-nya.
00:50:16Enakan mana ya kayak gempa bumi dulu, apa matahari mendekat dulu, apa planet-planet bertabrakan dulu.
00:50:22Mana yang enak.
00:50:24Gak sampai disitu divisi acara susah banget.
00:50:27Tugasnya abis itu after partinya.
00:50:30Mana yang harus masuk surga, mana yang harus masuk neraka.
00:50:38Sekali lagi gue tuh cinta banget sama Indonesia ini.
00:50:40Tapi gue gak cinta sama boy band-boy band yang banyak ada di TV.
00:50:48Ngomong boy band gapapa ada semangat banget ini.
00:50:51Gue sebenernya gak ada masalah sama boy band.
00:50:53Gak ada.
00:50:54Gue waktu kecil nonton boy band juga.
00:50:55Waktu kecil tuh ada Backstreet Boys, Boyzone, Westlife ya gak?
00:51:00Yang gue liat bedanya adalah itu sama cowok-cowok, rame-rame, nge-dance-nge-dance juga.
00:51:05Tapi tetep cowok gayanya.
00:51:08Pas di Indonesia kita liat.
00:51:10Kadang-kadang gue gak bisa bedain mana boy band, mana girl band.
00:51:14Jumlahnya sama.
00:51:17Pake make up sama juga.
00:51:20Gaya rambutnya sama juga.
00:51:22Kadang-kadang bajunya sama.
00:51:24Bayangin, boy band cowok-cowok pake baju kerahnya selebar ini.
00:51:29Itu kerah atas sama baju bohnya sama gedenya.
00:51:32Bisa dibolak-balik pakenya.
00:51:33Kayak gitu masih mau dibilang cowok.
00:51:36Belum lagi yang pake skinny jeans itu ya.
00:51:40Kalo cewek diliat enak kakinya bagus.
00:51:42Lah ini kan ganjel kalo cowok.
00:51:50Itu kerennya dimana, maskulinnya dimana itu.
00:51:53Kayak gitu ya.
00:51:54Makanya ini, gue pikir ya.
00:51:56Dari namanya itu udah ngaco.
00:51:58Boy band.
00:51:59Mereka gak nge-band.
00:52:01Gayanya juga gak boy-boy sama ternyata ya.
00:52:04Itu harus diganti namanya.
00:52:06Harusnya itu mereka cocok tomboy.
00:52:09Boys band namanya harusnya.
00:52:11Itu lebih cocok.
00:52:14Aneh emang ya.
00:52:16Gue itu ya, saking cintanya sama Indonesia.
00:52:19Gue tuh kalo main PS, main game sepak bola tau kan.
00:52:22Cowok-cowok pasti suka main PS kan.
00:52:24Gue tuh pengen banget pake tim Indonesia dong.
00:52:26Karena gue cinta sama negara ini.
00:52:28Tapi tuh jarang banget kita temuin ada negara kita di game bola ya kan.
00:52:32Kecuali yang bajakan ya gak.
00:52:33Kalo yang bajakan pasti ada di Indonesia.
00:52:35Kalo gak bajakan pasti susah banget.
00:52:37Gue nyari kan kenapa negara kita yang tercinta ini gak ada di game bola.
00:52:40Bukan karena timnas kita payah.
00:52:42Bukan.
00:52:43Tapi karena jurus yang dipake lebih banyak.
00:52:47Kalo negara lain paling main bola.
00:52:48Nendang, sundul ya kan.
00:52:50Kalo kita kayak main game berantem.
00:52:52Ada tonjok.
00:52:53Pukul wasit.
00:52:54Aneh.
00:52:55Tonjok-tonjokin wasit.
00:52:59Aduh.
00:53:00Itu nanti sticknya cepet rusak.
00:53:02Tonjokin sini, tonjokin sana.
00:53:04Dikasih kartu kuning.
00:53:04Protes.
00:53:05Ada tombol buat protes.
00:53:06Buat ini.
00:53:07Nonjok-nonjok.
00:53:09Dan kalo game bola biasa paling banyak dua player ya kan ya.
00:53:13Kalo di game bola yang ada di Indonesia ada tiga.
00:53:15Satu main jadi wasit.
00:53:17Bisa kabur.
00:53:18Aduh.
00:53:18Ditonjokin kabur.
00:53:19Ini kabur.
00:53:20Aneh banget kan.
00:53:21Dan kalo kita pake negara-negara biasa gitu ya.
00:53:24Brazil segala macem.
00:53:25Kalo yang dihitung tuh skor.
00:53:27Berapa kosong.
00:53:28Kalo ada Indonesia gak peduli skornya.
00:53:30Yang dihitung adalah satu hit, dua hit, lima hit, enam hit.
00:53:34Kombo tag, kombo tag.
00:53:35Gila.
00:53:38Dan paling terakhir ya.
00:53:39Kalo itu hitnya udah banyak.
00:53:41Ntar ada nyawanya tuh ada yang full.
00:53:43Set.
00:53:43Kalo udah full keluar jurus pambungkas.
00:53:45Paling terakhir dipencet.
00:53:46Set, set, set, set.
00:53:47Wasit goblok.
00:53:49Wasit goblok.
00:53:51Selamat malam.
00:53:52Nama saya Gilang Mbak Sekara.
00:54:04Gilang.
00:54:04Iya.
00:54:06Aduh.
00:54:06Gak tau deh gimana.
00:54:07Saya suka banget ya.
00:54:08Karena kebawaan kamu tuh bener-bener live banget ya.
00:54:10Jadi saya ngerasa kayak.
00:54:11Kita tuh lagi duduk-duduk di cafe gitu.
00:54:13Rame-rame.
00:54:14Terus kamu ngobrol sama temen-temen kamu gitu.
00:54:16Jadi.
00:54:16Saya berasa terajak.
00:54:17Gimana tuh.
00:54:18Bener-bener berasa diajak ngomong.
00:54:20Satu grup itu gitu.
00:54:22Jadi.
00:54:22Oh iya.
00:54:22Saya suka sekali tuh.
00:54:23Terima kasih banyak.
00:54:24Terima kasih.
00:54:30Gilang.
00:54:30Ya omim bro.
00:54:31Ada perubahan yang banyak sekali antara kamu kemarin dengan sekarang.
00:54:35Bagus banget.
00:54:36Overall.
00:54:37Mantap.
00:54:38Terima kasih banyak.
00:54:43Gilang.
00:54:45Iya.
00:54:45Salah satu perbedaan yang paling kelihatan langsung secara jelas adalah.
00:54:49Kalo penampilan pertama dan kedua minggu-minggu lalu.
00:54:51Kamu baru menikmati di tengah ini dari depan udah menikmati banget kamu di atas panggung.
00:54:56Dan berasa banget.
00:54:57Dan beat panitia hari kiamat itu mungkin salah satu beat paling original dan cerdas yang pernah saya dengar sih.
00:55:02Makasih.
00:55:02Jadi keren banget.
00:55:03Makasih banyak.
00:55:04Makasih banyak.
00:55:05Orang yang akan melakukan penampilan pertamanya di putaran pertama tepuk tangan untuk Gilang Baskara.
00:55:14Selamat malam.
00:55:21Kalo kalian lihat yang selalu dateng duduk di paling depan tuh keluarga gue beneran.
00:55:25Yang tadi itu baru bayaran.
00:55:28Itu bayaran.
00:55:31Gila-gila menikmati.
00:55:35Mungkin malu ya.
00:55:41Tapi gapapa karena mereka dateng mulu gue bisa sampe disini.
00:55:44Di panggung kayak ini.
00:55:50Temanya tadi kompetisi.
00:55:52Sekarang yang lagi happening di Jakarta tuh adalah pilkada.
00:55:57Pilkada tuh menurut gue gak lebih dari kompetisi nyanyi yang ada di TV.
00:56:01Iya gak?
00:56:02Pilkada yang menang dari apa?
00:56:04Voting.
00:56:05Yang nyanyi di TV yang menang dari apa?
00:56:08Voting juga.
00:56:09Sama kan?
00:56:10Beneran yang di TV tuh pake SMS.
00:56:12Nah yang ini dicoblos.
00:56:15Ini yang gue bingung.
00:56:16Sejarahnya gimana kalo lu milih dicoblos.
00:56:18Bayangin lu udah foto ganteng-ganteng.
00:56:21Foto lu ganteng banget.
00:56:22Coblos.
00:56:23Sobek dong fotonya kan.
00:56:24Rusak.
00:56:26Apakah lu kalo abis foto gitu sama temen-temen?
00:56:28Ih bagus banget fotonya.
00:56:29Cerak.
00:56:30Ya enggak.
00:56:34Difigurain harusnya ya.
00:56:35Yang lu pilih tuh difigurain.
00:56:36Yang lu gak suka.
00:56:37Baru lu coblos.
00:56:39Lu rusakin kalo bisa fotonya.
00:56:48Tapi selain dari cara milihnya yang sama.
00:56:50Semua juga hampir sama.
00:56:52Bedanya gini dikit.
00:56:53Kalo kita.
00:56:53Kalo yang kompetisi nyanyi.
00:56:55Kita SMS setelah liat dia nyanyi.
00:56:57Ya kan?
00:56:57Wah nyanyinya bagus.
00:56:58Pilih ah.
00:56:59Kalo pilkada.
00:57:00Kita suruh milih.
00:57:01Dia belum ngapa-ngapain kan?
00:57:05Gimana kita mau milih ya?
00:57:09Ibaratnya itu ya.
00:57:10Kalo penyanyi misalnya.
00:57:11Kamu penyanyi bagus.
00:57:12Iya saya bagus banget.
00:57:13Gimana saya bisa tau kamu penyanyi bagus?
00:57:14Eh.
00:57:15Kalo saya nanti menang.
00:57:16Saya bakal bikin album tuh keren.
00:57:19Album-album gua keren-keren.
00:57:21Lagunya bakal terkenal.
00:57:22Tapi coba nyanyi sekarang.
00:57:23Nanti dong.
00:57:24Kalo gua udah kepilih.
00:57:26Baru nanti gua tunjukin.
00:57:28Sekarang gak mau nyanyi.
00:57:31Gak mau nyanyi sekarang.
00:57:32Gak mau nyanyi.
00:57:33Gak mau nyanyi nanti aja.
00:57:34Nanti.
00:57:34Nanti.
00:57:34Tapi emang hidup kita tuh kompetisi.
00:57:36Selain pilkada.
00:57:38Kayak kita mau masuk kuliah.
00:57:39Ada yang ikut namanya.
00:57:41SNMPTN.
00:57:43Itu kita kompetisi kan sama orang lain.
00:57:45Dan dinilai berdasarkan.
00:57:47Masuk universitas berdasarkan nilai.
00:57:49Coba kalo diubah.
00:57:50Pake SMS.
00:57:53Itu pasti lebih keren ya.
00:57:56SNMPTN Idol gitu misalnya.
00:57:59Banyak pesertanya kan.
00:58:00Gilang.
00:58:00Kau mau gimana?
00:58:02Saya mau masuk UI habis ini.
00:58:04Doakan ya saya bisa masuk UI.
00:58:05SMS yang banyak.
00:58:06Saya bisa masuk UI.
00:58:07Please tolong.
00:58:08SMS.
00:58:10Keluarga semua SMS.
00:58:11Saya pengen banget.
00:58:12Tapi kompetisi yang gua ikutin saat ini tuh emang seru banget.
00:58:15Seru banget.
00:58:16Gua belum pernah ikutin kompetisi.
00:58:17Yang gua ikutin sekarang sekeren ini.
00:58:19Maka gua pengen ceritain.
00:58:21Gua pengen ceritain gimana pengalaman gue.
00:58:23Di kompetisi Stand Up Comedy Indonesia Season 2 ini.
00:58:27Untuk membantu gua bercerita.
00:58:29Boleh minta gua tepuk tangannya.
00:58:30Eh.
00:58:31Tepuk tangannya gini.
00:58:34Terus.
00:58:37Sampai gua bilang berhenti ya.
00:58:42Kenapa kalian kepada ketawa.
00:58:45Emang ada apa.
00:58:46Di belakang gua.
00:58:50Siap.
00:58:52Selamat malam.
00:58:54Saudara saudari.
00:58:55Kami semua berkumpul disini.
00:58:58Dimana lagi.
00:58:59Kalau bukan di Taman Mini.
00:59:00Nonton final Stand Up Comedy.
00:59:02Kompas TV.
00:59:05Oke.
00:59:06Gua akan mulai bercerita.
00:59:08Dengan gaya rap.
00:59:09Bukan hanya bicara.
00:59:11Emangnya.
00:59:12Panji doang yang bisa.
00:59:15Kita mulai saja ya.
00:59:18Dari urutan eliminasinya.
00:59:22Siap.
00:59:26Jessica.
00:59:27Eliminasi yang pertama.
00:59:29Agung.
00:59:30Gak bisa bikin orang ketawa.
00:59:32Yuli.
00:59:33Badannya kecil gak akan juara.
00:59:35Irawan.
00:59:35Badannya besar.
00:59:36Juga gak akan bisa.
00:59:42Imot komik asal Jogja.
00:59:45Laganya bad boy.
00:59:46Padahal udah tua.
00:59:47Kerjaannya godain wanita.
00:59:50Abis itu dijawab.
00:59:51Apa iya pak?
00:59:53Ada juga pengacara.
00:59:55Yang namanya itu si Ari.
00:59:58Undang-undang ke UHP.
01:00:00Jadi in materi.
01:00:03Tapi badannya.
01:00:05Tegap berisi.
01:00:06Sayangnya pas ngomong.
01:00:07Jadi yuk mari.
01:00:14Lalu ada.
01:00:16Boris Ismandika.
01:00:17Mereka bertiga.
01:00:18Teman-teman gue.
01:00:20Stand up Indo Bandung.
01:00:21Tempat kami bernaum.
01:00:22Tapi sayang dia cuma jadi pendukung.
01:00:28Topeng.
01:00:29Asal Surabaya.
01:00:30Orang yang lucu.
01:00:32Dagunya berbahaya.
01:00:33Dari umur sih.
01:00:34Dia yang paling muda.
01:00:36Tapi kelihatan.
01:00:37Boros mukanya.
01:00:40Terakhir nih.
01:00:41Udah berapa nih?
01:00:42Tiga besar ya?
01:00:44Tiga.
01:00:46Yang ketiga itu siapa ya?
01:00:54Komik Jakarta.
01:00:56Namanya Kemal.
01:00:57Orangnya absurd.
01:00:59Tapi kok terkenal.
01:01:00Sayangnya dia udah gagal.
01:01:03Padahal dikit lagi.
01:01:04Masuk grand final.
01:01:09Terakhir, terakhir.
01:01:10Terusin dong.
01:01:15Terakhir.
01:01:19Terakhir.
01:01:21kereta api. Kan kasihan
01:01:22penonton yang gak pada ngerti.
01:01:24Akhirnya ketawa cuma buat basa-basi.
01:01:31Loh beres sekali lagi.
01:01:33Sekali lagi.
01:01:38Emang dia gak tau bakal lawan
01:01:41siapa? Materi gue.
01:01:43Oke punya. Halo semua.
01:01:45Gue Gilang Baskara.
01:01:47Yang insya Allah malam ini akan jadi
01:01:49jawara.
01:02:14Banyak banget.
01:02:15Bayar semua.
01:02:16Bayar semua.
01:02:20Banyak banget mendukung lo.
01:02:22Ya itu very-very inventive banget
01:02:24yang di tengah ke belakang.
01:02:25Kalau di pertama tuh memang
01:02:27menampilkan klasik Gilang banget ya.
01:02:29Observasi lo dan segala macem.
01:02:31Lo mungkin butuh nge-push sesuatu yang baru gitu.
01:02:34Dan gue menghargai, mengapresiasi
01:02:36resiko yang lo ambil untuk menampilkan
01:02:38satu format stand-up barusan itu.
01:02:41Menampilkan sisi lain dari lo.
01:02:42Gue masih merasa bahwa mungkin karena ini mainan baru buat lo.
01:02:46Masih agak sedikit deg-degan.
01:02:48Masih agak sedikit mikir.
01:02:50Dan masih gak pas tadi ngomong-ngomongnya.
01:02:52Materinya juga bisa lebih baik.
01:02:53Cuman gue mengapresiasi banget
01:02:54resiko yang lo ambil dan menimbulkan tau yang keren.
01:02:57Keren.
01:02:58Terima kasih.
01:03:04Gue agak beda ya sama Radit ya.
01:03:07Kalau menurut gue lo santai banget sih malam ini.
01:03:10Lo apa ya.
01:03:13Ya buktinya sesuatu yang berat ya.
01:03:15Kalau menurut gue pilkada tuh puyeng aja ya mikirinnya gitu.
01:03:18Tapi lo bisa menyampaikannya gitu secara santai.
01:03:21Sesuatu yang gak kita pikirkan.
01:03:22Ya kan dari cobles-coblesan itu gitu.
01:03:25Menjadi sesuatu yang ringan dan lucu gitu.
01:03:27Dan gue waktu itu sempet ke juri.
01:03:29Waktu empat besar ya.
01:03:31Disitu malah gue liat lo agak cukup grogi disitu.
01:03:33Tapi kalau disini lo lancar gitu ya.
01:03:35Mudah-mudahan bisa dipertahankan yang kedua sama ketiga.
01:03:37Soalnya dua-duanya bagus banget nih.
01:03:39Susah kayaknya.
01:03:40Terima kasih.
01:03:43Gilang.
01:03:44Santai, relax.
01:03:46Seperti biasanya oke.
01:03:49Speed cukup.
01:03:50Jadi gak dalam tingkatan baik.
01:03:52Karena pada saat pertama sebelum inovasi baru.
01:03:54Dari beat ke beat kayaknya masih terlalu panjang jaraknya.
01:03:58Itu risikonya tinggi banget.
01:03:59Ini kompetisi.
01:04:01Selalu saya ingatkan.
01:04:02Udah begitu masuk ke inovasi yang baru.
01:04:04Saya juga sama dengan Radit.
01:04:06Mengapresiasi.
01:04:07Tapi saya perlu mengingatkan.
01:04:08Komedi itu serius.
01:04:10Jadi kalau bisa.
01:04:11Jangan pecah perhatian penonton.
01:04:14Pada gerakan-gerakan yang lain.
01:04:18Ini memecah penonton untuk sambil ini.
01:04:21Perhatian ke Anda akan terpecah.
01:04:23Paling tinggal 80 persen paling tinggi.
01:04:25Jadi kalau bisa.
01:04:26Mau seperti ini.
01:04:27Anda siapkan.
01:04:29Sound yang lain.
01:04:30Jangan ajak penonton.
01:04:31Penonton biar dia menikmati.
01:04:34Oke.
01:04:35Kompor gas.
01:04:36Terima kasih.
01:04:37Yuk.
01:04:39Kemudian itu.
01:04:40Gilang.
01:04:41Baskara.
01:04:42Wow.
01:04:44Luar biasa.
01:04:45Panji.
01:04:46Hati-hati sekarang.
01:04:47Lu bukan satu-satunya komik.
01:04:48Yang bisa nge-rap.
01:04:50Tumpah sekali lagi.
01:04:51Gilang Baskara.
01:04:52Terima kasih.
01:04:55Oke.
01:04:55Tumpah tangan untuk putaran pertama.
01:05:02Selamat malam semuanya.
01:05:04Selamat malam.
01:05:06Rame banget ya.
01:05:08Jadi disini seperti kalian lihat.
01:05:09Ada keluarga gue datang.
01:05:11Ada kakak gue disini yang pakai baju abu.
01:05:13Abu lagi hamil dia.
01:05:14Tumpah tangan dulu dong buat kakak gue.
01:05:17Jadi ceritanya begini.
01:05:19Gue nemenin kakak gue.
01:05:20Yang lagi hamil beli buat dorongan bayi.
01:05:22Ada yang tahu stroller itu.
01:05:24Pas gue cek itu harganya mahal-mahal banget.
01:05:27Belasan juta.
01:05:28Itu seharga motor.
01:05:30Gue nanya.
01:05:31Mas ini bisa ada DP-nya juga gak?
01:05:32Ada cicilan 12 kalinya.
01:05:35Gue ngebayang ini kalau mahal nih.
01:05:37Biasanya kalau kita beli motor.
01:05:39Kalau mahal buat ngelunasin cicilannya.
01:05:40Bisa kita ojekin kan?
01:05:42Ojek motor dulu.
01:05:43Kebayang gak ada ojek stroller nanti?
01:05:46Di depan mulut gang gitu.
01:05:48Ada bawa bapak kumisan pakai helm.
01:05:50Nahan dia nih.
01:05:51Hei bu ojek bu ojek bu ojek bu.
01:05:52Lagi bawa bayi kan?
01:05:54Iya pak boleh pak.
01:05:54Ditaruh bayinya di bawah.
01:05:56Ibunya ketinggalan kan nanti.
01:05:59Belum lagi kalau kita nyicil motor.
01:06:02Itu biasanya kalau cicilan belum lunas.
01:06:03Ditarik motornya kan?
01:06:05Lo kebayang ada ibu-ibu lagi dorong bayi.
01:06:07Didatengin rentenir.
01:06:09Bu ini belum lunas.
01:06:10Dorongan bayinya.
01:06:11Dorongan bayinya saya ambil.
01:06:12Jangan.
01:06:12Terusnya gimana?
01:06:12Gendong aja bu.
01:06:13Terusnya gimana nih berat.
01:06:14Gendong bayinya.
01:06:16Bu.
01:06:16Di ujung gang tuh ada ojek stroller.
01:06:18Saya naik aja ke sana.
01:06:19Dikasihin nanti ke ojek yang tadi ya.
01:06:21Kacau nih.
01:06:27Pas gue seridiki.
01:06:28Gue tanya sama masnya kan.
01:06:30Ini yang bikin mahal tuh apa sebenernya?
01:06:31Pertama katanya bahannya.
01:06:33Yaelah bahannya.
01:06:34Emang dia bakal titanium atau karbon gitu.
01:06:36Kayak mobil balap.
01:06:38Bahannya.
01:06:38Dan emang kenapa kalau yang murah gitu ya?
01:06:40Yang murah kan mau mahal mau murah tetap didorong juga makanya kan?
01:06:43Apakah karena murah bahannya stereofoam?
01:06:45Kan enggak.
01:06:47Apa juga kalau murah rodanya kotak.
01:06:49Jadi kalau jalan beletak, beletak, beletak.
01:06:51Sama.
01:06:51Bulet juga rodanya.
01:06:54Selain bahannya gue cek lagi apa yang bikin mahal.
01:06:56Wah ini keren mas.
01:06:58Ada suspensinya.
01:07:00Suspensinya.
01:07:01Itu buat apa?
01:07:02Pernah lihat ada orang tua bawa anaknya ke medan off-road gitu.
01:07:05Drak, drak, drak, drak, drak, drak, drak.
01:07:14Itu jelas selain stroller.
01:07:16Terus ada seatbelt sama helm buat bayinya itu pasti ya.
01:07:19Terlalu tanya, Pak ngapain bawa anaknya ke medan off-road?
01:07:21Sayang ada fasilitasnya gak dipakai.
01:07:24Waduh.
01:07:25Belum lagi fasilitasnya lagi kan?
01:07:26Pas gue cek katanya ini ada tutupannya biasanya ya.
01:07:29Ini anti panas, anti hujan.
01:07:31Perlah lihat ada yang dorong bayi hujan-hujan.
01:07:34Dorong bayi hujan-hujan.
01:07:38Kehujanan bapaknya dorong bayi.
01:07:40Pak ngapain hujan-hujan dorong bayi?
01:07:41Mumpung ada fasilitasnya, masa gak dipakai?
01:07:45Gue curi gantra ada penangkal petir di situ ya.
01:07:48Aneh banget.
01:07:49Yang kayak gini-gini nih bikin gue jadi males punya anak tau gak?
01:07:56Hal lain yang bikin gue males punya anak adalah
01:07:59anak-anak zaman sekarang tuh gak punya lagu anak-anak.
01:08:02Di TV tuh isinya girl band, boy band ya.
01:08:05Kita ambil contoh cherry bell gitu misalnya.
01:08:07Oke deh gak apa-apa dia suka cherry bell.
01:08:09Tapi yang baru muncul tau gak ada apa?
01:08:11Di Twitter.
01:08:12At Agama Cibi.
01:08:15Agama cherry bell.
01:08:16Lu bayangin.
01:08:17Gue aja ya.
01:08:18Yang Tuhannya satu.
01:08:20Ibadah masih suka bolong-bolong.
01:08:21Ini Tuhannya sembilan.
01:08:24Ya Allah.
01:08:29Kalau gue doa biasanya cuma
01:08:30Ya Allah kabulkan doaku.
01:08:32Makasih cuma satu namanya.
01:08:34Bahkan kalau gue doa sama Tuhan Cibi.
01:08:36Ya Tuhan.
01:08:38Anissa, Feli, Christi.
01:08:42Wenda, Devi.
01:08:43Dan kalau lupa satu gimana gak kan di?
01:08:45Kabulin pasti.
01:08:47Belum lagi terakhir mereka baru mecat dua anggotanya.
01:08:49Iya gak?
01:08:50Tuhan bisa saling memecat.
01:08:51Bayangin.
01:08:56Itu aneh banget menurut gue.
01:08:59Dulu.
01:09:00Eh kalau kita doa biasa.
01:09:03Kita masih.
01:09:05Ya Tuhan kabulkanlah doaku.
01:09:06Amin.
01:09:07Sekarang.
01:09:08Ya Tuhan kabulkanlah doaku.
01:09:10Amin.
01:09:15Kacau.
01:09:18Dan gue takutnya kalau agama gini.
01:09:20Ada fanatiknya yang garis keras.
01:09:22Tau gak?
01:09:23Mereka bergerombol.
01:09:25Mereka gerebek penyanyi yang lagi tampil live.
01:09:28Brok-brok.
01:09:29Apa salah gue?
01:09:30Kalian tampil live.
01:09:32Kalian kafir.
01:09:32Lo kenapa kafir?
01:09:34Karena Tuhan gue nyanyinya lip sync.
01:09:36Gak live.
01:09:38Terima kasih nama gue Gilang.
01:09:52Gilang.
01:09:53Yo.
01:09:54Kenapa jadi ngos-ngosan gitu?
01:09:55Iya om.
01:09:56Terlalu bersemangat.
01:09:57Oh gitu.
01:09:58Iya.
01:09:59Gilang.
01:10:00Seperti biasa seorang Gilang santai oke semua.
01:10:04Dan ada satu hal yang kelihatannya kemudian menjadi menonjol di sini.
01:10:09Padahal sebetulnya stand up comedy itu amat sangat bisa dan selalu digunakan untuk unek-unek gitu ya.
01:10:20Dan salah satunya adalah kritik sosial.
01:10:22Dan apa yang saya lihat tadi bahwa itu adalah sebuah kritik sosial terhadap dunia entertainment sekarang ini.
01:10:31Dan saya pikir itu bagaimana sebuah penampilan kemudian menjadi mempunyai arti.
01:10:38Bukan hanya segedar orang tertawat tapi orang terus berpikir iya ya seperti ini ya.
01:10:43Dan itu menurut saya bagus sekali.
01:10:45Terima kasih om.
01:10:46Om Porgas Gilang.
01:10:47Terima kasih banyak.
01:10:50Gilang.
01:10:50Iya.
01:10:51Sebuah komedi observasi gitu ya.
01:10:54Kayak lo yang biasa lakuin lo sangat mengobservasi sesuatu.
01:10:58Itu sangat bergantung sama premis.
01:11:00Kalau premisnya udah cukup mengelitik biasanya kebelakangnya oke.
01:11:03Nasihat kamu tadi dipisahin oleh dua premis.
01:11:05Yang satu stroller mahal dan satu lagi agama ceribel.
01:11:08Nah yang premis yang pertama stroller mahal itu gak terlalu mengelitik.
01:11:12Makanya tadi kelihatan di depan sampai agak ke tengah masih kurang.
01:11:16Lo susah payah ngangkatnya gitu kan.
01:11:18Sempat agak sempat lupa.
01:11:20Hampir lupa gitu.
01:11:21Begitu masuk premis kedua yang agama ceribel itu.
01:11:24Itu dari premis aja udah geblek gitu kan ya.
01:11:27Dan lo bisa ngebawa itu jadi materi-materi yang bagus.
01:11:30Menurut saya sebagai sebuah kesatuan set untung tadi ada yang kedua gitu.
01:11:33Cuman kalau misalnya kamu masih disini sampai minggu depan.
01:11:35Akan perlu banyak lo nemuin premis-premis cukup mengelitik.
01:11:40Supaya gak tergelincir dan tidak terlihat seperti biasa.
01:11:43Cuman secara overall setnya keren.
01:11:45Terima kasih.
01:11:48Ya halo Gilang.
01:11:50Halo.
01:11:51Halo.
01:11:52Aku baru pertama kali ngeliat kamu nih sebenernya.
01:11:55Dan tadi gerakan kamu yang cibi itu.
01:11:58Itu pecah banget menurut aku.
01:12:00Disitu aku bener-bener ketawa banget gitu.
01:12:02Dan itu lucu.
01:12:03Bagus kok.
01:12:04Makasih.
01:12:09Selamat malam semuanya.
01:12:12Karena gue terakhir gue pengen tau semangatnya masih ada gak?
01:12:20Tadi VT-nya lucu banget ya.
01:12:21Semoga gue malam ini lebih lucu daripada VT-nya ya.
01:12:25Tadi udah banyak yang ngomongin tentang film superhero.
01:12:27Iya gak?
01:12:28Itu udah sering banget dari tadi.
01:12:29Berapa komik ngomong film superhero?
01:12:31Mereka gak kreatif.
01:12:35Sekarang gue akan ngomong tentang pahlawan super.
01:12:43Jadi kalau kalian lihat lagi ada filmnya lagi sekarang lagi in banget kan.
01:12:47Itu keren banget mereka.
01:12:48Kalian tau sebenernya yang bikin superhero keren itu apanya coba?
01:12:52Ada yang bilang kostumnya.
01:12:54Ada yang bilang kekuatannya.
01:12:56Itu semua salah.
01:12:58Yang bikin superhero keren itu adalah penjahatnya.
01:13:02Coba kalian bayangin.
01:13:03Kalau gak ada penjahat makanya kerjaannya apa coba?
01:13:06Batman udah.
01:13:07Coba bayangin Batman ya.
01:13:08Dia rumahnya di gua.
01:13:09Gua tuh gak mungkin di kota pasti kan.
01:13:11Jauh pasti.
01:13:13Udah mana jauh.
01:13:14Jalan-jalan ke Gotham.
01:13:15Gak ada penjahat.
01:13:16Dia ngapain sehari-hari keliling.
01:13:18Mobilnya gede banget kan.
01:13:19Cari parkir susah lagi.
01:13:21Gimana gitu kalau gak ada penjahat?
01:13:22Joker udah di penjara kemarin.
01:13:24Gue ngapain hari ini ya?
01:13:25Belum lagi coba Spider-Man.
01:13:27Coba liat.
01:13:28Dia tuh kan aslinya udah cupu.
01:13:30Miskin.
01:13:31Bayar kosan telat lagi kan.
01:13:34Dia tuh ya Spider-Man tuh kemana-mana tuh selalu di double kostumnya kan.
01:13:37Biar kalau dapat cepet gitu.
01:13:38Bayangin kalau gak ada penjahat.
01:13:40Itu tuh kalau ini cowok pakai legging aja udah panas.
01:13:43Itu leggingnya sebadan-badan.
01:13:44Ketat banget.
01:13:45Gimana pas itu?
01:13:46Aduh gerah banget ini mau dibuka tapi gak ada penjahat gitu.
01:13:50Belum lagi yang kemarin ada di bioskop tuh Thor.
01:13:53Thor itu dewa.
01:13:55Bayangin mereka tuh dia dewa gledek.
01:13:58Bayangin cuma kalau gak ada penjahat dia ngapain kerjanya sehari-hari.
01:14:01Waduh.
01:14:02Gue ngapain hari ini ya?
01:14:04Paling banter dia jadi iklan sampo.
01:14:06Karena rambutnya bagus gitu ya.
01:14:08Lawan penjahat apapun tetep keren rambutnya.
01:14:11Yang kedua dia mungkin akan bikin jasa pembenaran sumpah namanya.
01:14:15Jadi kalau ada cewek yang cowoknya suka gombal.
01:14:18Kamu sayang sama aku gak?
01:14:19Sumpah sayang sumpah samper gledek.
01:14:21Dua!
01:14:21Rambutnya.
01:14:22Jangan bohong kamu.
01:14:24Hah?
01:14:25Buat dewa gledek.
01:14:28Hati-hati main-mainan sumpah sama Thor nih ya.
01:14:32Aduh.
01:14:33Tapi emang.
01:14:34Ini ya yang keren tuh emang penjahatnya.
01:14:36Coba kalau kita tadi apa?
01:14:37Kekuatannya.
01:14:38Kekuatan mungkin keren.
01:14:40Kalau kita tanya.
01:14:41Siapa ya contohnya?
01:14:43Spiderman.
01:14:43Spiderman kekuatan lo apa?
01:14:45Gue bisa nempel di tembok.
01:14:47Tangan gue ngeluarin jaring.
01:14:48Gue pake legging gak kepanasan.
01:14:50Oke oke oke oke oke.
01:14:53Huk.
01:14:54Kekuatan lo apa?
01:14:55Gue orang biasa kelihatan.
01:14:56Tentu gue bisa berubah jadi hijau gede.
01:14:58Baju gue sobek tapi celana gue enggak.
01:14:59Gila.
01:15:00Itu kekuatannya berubahnya apa?
01:15:02Celananya yang gak sobeknya.
01:15:03Ini yang terakhir.
01:15:04Batman.
01:15:06Batman kekuatan lo apa?
01:15:08Gue.
01:15:09Tajir.
01:15:11Coba lo pikir.
01:15:12Batman apa kekuatannya?
01:15:13Dia tuh keren karena tajir.
01:15:16Gadgetnya banyak segala macem.
01:15:17Coba kalau di pertempuran ada yang mimpin.
01:15:19Spiderman.
01:15:20Kamu di atas gedung.
01:15:21Mantau musuh dari atas.
01:15:22Oke.
01:15:22Terbang.
01:15:23Huk.
01:15:24Kamu siap-siap musuh hancurin semua.
01:15:26Teng-teng musuh.
01:15:26Siap.
01:15:28Batman.
01:15:30Lo traktir makan abis ini.
01:15:31Siap.
01:15:32Duit gue banyak.
01:15:36Traktir dimana?
01:15:37Sebut.
01:15:38Sebut.
01:15:39Gila ya.
01:15:42Belum lagi gue suka bingung sama kostumnya.
01:15:46Kostumnya superhero tuh kenapa mesti mencolok banget.
01:15:49Superman merah, biru, terang gitu ya.
01:15:51Spiderman juga.
01:15:52Padahal kenapa gitu.
01:15:53Itu kan gue bandingin dengan polisi.
01:15:56Kalau ada penjahat liat ada polisi.
01:15:57Aduh polisi kabur.
01:15:58Ya kan ketahuan.
01:15:59Coba kan banyak polisi nyamar kan jadi gak ketahuan.
01:16:01Harusnya superhero tuh nyamar juga.
01:16:04Biar gak ketahuan apa penjahat.
01:16:05Kalau dia dari jauh udah liat.
01:16:06Aduh Spiderman tuh kabur.
01:16:08Harusnya dia Spiderman pake baju biasa gini kayak gue gitu misalnya kan.
01:16:11Santai gitu.
01:16:12Dia abis ngerampok.
01:16:13Ya lo jangan kemana-mana.
01:16:14Gue Spiderman.
01:16:15Mana lo Spiderman dia?
01:16:16Ketawa.
01:16:17Angkep gitu kan.
01:16:18Pake horse nanti ada superhero berpakaian preman gitu ya.
01:16:21Jangan cuma polisi doang.
01:16:24Aneh nih superhero ini ya.
01:16:27Aduh.
01:16:27Sekarang yang lagi seru lagi film apa nih?
01:16:29Film action.
01:16:31Action yang tembak-tembakan tuh keren banget.
01:16:33Itu gue liat tapi ini gak realistis.
01:16:35Gue pernah nyoba.
01:16:37Serius.
01:16:38Di PT Pindad di Bandung kalau kalian tau.
01:16:40PT Pindad itu yang bikin senjata buat angkatan darat.
01:16:42Disitu gue nyoba handgun.
01:16:43Nembak.
01:16:46Gue coba karena gue liat.
01:16:47Ah di film gak gampang.
01:16:49Dier dier gampang banget.
01:16:51Dicoba kan.
01:16:51Nih handgunnya kasih.
01:16:52Oke.
01:16:53Set.
01:16:54Kuatin bahunya.
01:16:55Kuatin bahunya buat apa lagi?
01:16:56Dier.
01:16:58Itu tentakannya keras banget ternyata.
01:17:00Dan suaranya tuh bising.
01:17:02Lo harus pake penutup telinga.
01:17:03Maka itu di film tuh bohong semua.
01:17:05Kalau dia bisa nembak.
01:17:06Dier dier.
01:17:07Itu gak mungkin.
01:17:08Bayangin kalau film gangster gitu.
01:17:09Ngikutin realita gitu ya.
01:17:11Keren-keren gangster.
01:17:12Dier dier.
01:17:15Sensor semua.
01:17:19Kan gangster.
01:17:20Ngomongnya kasar banget.
01:17:22Pas dia ngeluarin senjata kan.
01:17:24Pas nembak tuh gak akan keren kalau halisnya kayak tadi.
01:17:27Hey you mess with me.
01:17:28Duh, duh, duh, duh.
01:17:30Nembaknya bakal jadi kayak gitu coba.
01:17:32Untungnya dia, apa namanya, dia ngikutin...
01:17:35Dia gak ngikutin dunia nyata untungnya.
01:17:38Belum lagi suaranya tuh keras banget.
01:17:40Harusnya habis selesai nembak, duh, duh, duh, duh, duh.
01:17:43Are you okay, men?
01:17:44Hah?
01:17:46Apa?
01:17:51What are you saying, ah?
01:17:53Itu kan mereka gak ada pake penutup telinga gitu ya.
01:17:56Aduh, kacau nih ya film action ini.
01:17:59Tapi kita harus bangga dengan film Indonesia ya.
01:18:01Film Indonesia itu, film Indonesia tuh selain hiburan,
01:18:05dia juga bisa menjadi promosi wisata.
01:18:07Harusnya film gitu kan fungsinya.
01:18:08Kayak contoh kemarin Laskar Pelangi.
01:18:10Karena ada film Laskar Pelangi, orang-orang jadi pengen pergi ke Belitung.
01:18:13Dia gak keren.
01:18:14Kenapa Amerika gak berpikiran kayak gitu ya?
01:18:17Dia bikin film tau gak negaranya?
01:18:19Diserang zombie, tornado, bencana alam, gunung meletus,
01:18:23alien selalu mendarat disitu.
01:18:25Siapa yang mau ke Amerika jadinya?
01:18:33Jalan-jalan yuk ke Belitung, kemarin katanya bagus tuh Laskar Pelangi.
01:18:36Oh iya bener, jalan-jalan.
01:18:37Ke Amerika kayaknya keren.
01:18:38Gak mau gue.
01:18:40Terada tornado lagi.
01:18:42Terada alien lagi mendarat.
01:18:44Tapi emang untung ya, alien tuh mendaratnya di Amerika.
01:18:46Kebetulan mereka juga jago bahasa Inggris semua alien ya.
01:18:49Gila lu bayangin alien mendarat di Indonesia.
01:18:52Sudah, Indonesia norak lagi.
01:18:54Ada orang ngomong bahasa Inggris sedikit.
01:18:55Eh ada bule, ada bule, ada bule, ada bule.
01:19:01Itu alien.
01:19:03Dia jauh-jauh dari luar angkasa.
01:19:06I come in peace.
01:19:08Ada bule, ada bule, ada bule.
01:19:10Dia pulang lagi.
01:19:12Sebagai alien dia merasa gagal ya, kasihan.
01:19:16Aduh.
01:19:18Tapi nih kalo dipikir-pikir, untung banget di Indonesia tuh
01:19:22apa namanya gak kayak gitu film-filmnya.
01:19:24Tapi walaupun kayak gitu.
01:19:25Maksudnya ada yang bikin film Indonesia tentang
01:19:27alien nyerang, ada zombie, ada bencana alam.
01:19:29Gak akan takut orang Indonesia.
01:19:31Kalian tau kenapa?
01:19:33Orang Indonesia itu gak takut kayak gitu-gitu.
01:19:35Orang Indonesia itu paling takut sama yang namanya
01:19:37apa-apa.
01:19:39Gila.
01:19:42Mas Gilang, kamu kalo naik motor
01:19:44pake helm, jangan ngebut-ngebut, takut ada apa-apa.
01:19:47Oh iya bener.
01:19:49Takut ada apa-apa.
01:19:53Eh bro, lu besok dateng ke acara ulang tahun gue ya.
01:19:56Sip-sip, gua dateng pasti kalo gak ada apa-apa.
01:19:59Apa-apa itu apa sampe lu gak bisa dateng ke acara gue?
01:20:03Hah?
01:20:04Apa-apa tuh apa sebenernya?
01:20:06Itu gua bingung banget.
01:20:07Apakah itu alien gitu bakal nyerang?
01:20:10Atau bakal ada bencana alam?
01:20:11Apa-apa-apa sebenernya?
01:20:13Ada yang tau gak?
01:20:14Gak ada kan?
01:20:16Ada yang takut gak?
01:20:17Takut semua pasti.
01:20:20Kalian takut sama yang gak ada gitu ya.
01:20:22Jadi gua kasih tau kalian ya.
01:20:27Kalo gak ada apa-apa kita ketemu lagi minggu depan.
01:20:30Nama saya Gilang, selamat malam.
01:20:32Terima kasih.