00:00adalah saya mau ingin berbagi ke Kementerian Lembaga yang lain
00:04tentang bagaimana gaya kepemimpinan saya.
00:09Ini penting.
00:11Dan saya kasih contoh.
00:14Yang ketiga baru terkait Musrembang.
00:20Paling 15 menit.
00:22Saya punya sekretaris pribadi itu ada empat orang.
00:35Satu Gres, satu Risma, satu putri.
00:42Putri yang tadi dengan satu Berta.
00:52Empat.
00:53Sespri yang pegang dokumen pribadi saya itu mereka ini sudah.
01:03Mereka empat orang.
01:05Sekretaris pribadi saya ini.
01:09Demi Allah mereka tidak tahu rumah saya.
01:17Sespri tidak tahu rumah saya.
01:20Demi Allah.
01:23Ajudan tahu, sopir tahu.
01:24Tapi di luar pagar saja.
01:26Tidak boleh masuk ke dalam.
01:29Mereka hanya di luar.
01:32Di rumah saya,
01:34hanya saya sendiri.
01:37Tidak ada pegawai Kementerian HAM.
01:40Tidak ada security yang bantu.
01:44Pertama tadi ya.
01:46Kamu bandingkan ada Menteri Kepala Lembaga lain atau Bupati Wali Kota yang sekretaris pribadi pun tidak tahu rumah.
01:55Alamat saya tidak tahu.
01:58Alamat saya tidak tahu.
01:58Apalagi lihat rumah.
02:00Tidak pernah.
02:01Ini saya tulus ini.
02:03Jujur ini.
02:05Pertama.
02:07Yang kedua.
02:09Tidak ada pegawai, pejabat dari Kementerian HAM yang melayani Menteri HAM di rumah.
02:17Sendiri.
02:19Yang ketiga.
02:22Mana semua kanwil?
02:24Angkat tangan.
02:27Kamu tahu rumah saya tidak?
02:30Tidak bakal.
02:39Mana?
02:40Kita uji ya.
02:42Mana dirjen Kepatuhan yang sudah dua tahun lebih melayani Kementerian HAM.
02:49Berdiri.
02:50Bapak tahu rumah saya tidak?
02:52Demi Allah ya.
02:54Tahu tidak?
02:56Tidak ada yang tahu.
02:59Semua urusan saya selesaikan di kantor.
03:01Karena kalau kita undang ke rumah.
03:04Itu iblis, setan, naraka juga ikut sertai di dalamnya.
03:08Terima kasih.
03:13Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:17Terima kasih.
03:17Terima kasih.
03:18Terima kasih.