Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun, Rosan Roeslani Pastikan Serap 5,4 Juta Pekerja

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan capaian realisasi investasi nasional selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (19/10/2026), Rosan mengungkapkan total realisasi investasi telah menembus Rp3.923,2 triliun. Capaian akumulatif yang dihitung sejak triwulan IV-2024 hingga triwulan III-2026 tersebut berhasil menyerap lebih dari 5,4 juta tenaga kerja di berbagai sektor.

Pemerataan investasi juga menunjukkan tren positif, di mana porsi luar Pulau Jawa mencapai 51,8 persen atau Rp2.031 triliun, melampaui capaian di Pulau Jawa. Selain itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi sebesar 50,9 persen, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang 49,1 persen dari total investasi. Penguatan iklim investasi dan percepatan hilirisasi akan terus didorong guna mengejar target investasi Rp13.032,8 triliun hingga 2029 demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

#RosanRoeslani #Investasi #Hilirisasi

Creative/Video Editor: Aqilah/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Terima kasih teman-teman media, tadi saya baru saja melaporkan ke Bapak Presiden
00:06mengenai capaian realisasi investasi di triliunan ketiga tahun 2026
00:12dan juga dari Januari sampai September tahun 2026
00:16dan juga kita bikin akumulasi pencapaian 2 tahun pemerintahan Bapak Presiden Prabowo
00:24dari investasi yang masuk di Indonesia.
00:27Ya, mungkin secara singkat saja nanti kami akan paparkan lebih lengkap lagi.
00:35Ada pun capaian realisasi investasi triunan ketiga tahun 2026
00:40itu mencapai 528,7 triliun sehingga total investasi dari Januari sampai September 2026
00:52Oh, sorry. Totalnya adalah
01:01Rp1.539,2 triliun atau pencapaian 75,4 persen.
01:06Ini bisa kelihatan nggak?
01:08Bisa kelihatan ya?
01:11Ini untuk Januari sampai dengan September 2026
01:17sehingga total penyerapan tenaga kerja itu mencapai 2.194.496 orang
01:26dan kontribusi dalam negeri luar negerinya
01:30dalam negerinya itu kurang lebih 761,4 triliun atau 49,5 persen
01:39dan penandaman modal asingnya mencapai 777,8 triliun atau 50,5 persen.
01:47Kontribusi Jawa dan luar Jawanya
01:48Jawanya itu 49,4 persen atau 759,8 triliun
01:54luar Jawanya 50,6 persen atau 779,4 triliun
01:59mungkin saya
02:01ini ya
02:02biar bisa di zoom sedikit
02:09Ini setelah ada breakdown lagi di belakangnya
02:12daerah-daerahnya perlu saya sebutin nggak?
02:14Boleh ya?
02:15Oke
02:16Jadi untuk 5 besar lokasi realisasi investasi
02:21kita hanya cantumkan 5 besar
02:22tapi nanti detailnya ada
02:24jadi kalau teman-teman media nanti
02:26kita bisa provide ya untuk detailnya
02:28tapi untuk penambahan modal dalam negerinya
02:31yang pertama adalah DKI Jakarta
02:33160,1 triliun
02:37kemudian Jawa Barat
02:38yang kedua 11,8 persen atau 89,9 triliun
02:42Jawa Timur 74,3 triliun
02:46Banten 61,1 triliun
02:50dan Kalimantan Timur 42,6 triliun atau 5,6 persen
02:55untuk penerimaan modal asing
02:57Jawa Barat itu mencapai yang pertama
03:01139,2 triliun
03:04atau 17,9 persen
03:06kemudian Sulawesi Tengah
03:08ini karena hilirisasi ya
03:10110 triliun atau 14,1 persen
03:14yang ketiga Maluku Utara
03:1691,9 triliun atau 11,8 persen
03:21DKI Jakarta 89,1 triliun atau 11,5 persen
03:25Kalimantan Barat 42,7 triliun atau 5,5 persen
03:30sehingga kalau di total
03:32ini biar bisa dilihat oleh ini
03:35di total yang pertama DKI Jakarta
03:37249,3 triliun atau 16,2 persen
03:41Jawa Barat 229,1 triliun atau 14,9 persen
03:45Sulawesi Tengah 116 triliun atau 7,5 persen
03:49dan Jawa Timur 110,5 triliun atau 7,2 persen
03:53dan Maluku Utara 96 triliun atau 6,2 persen
03:57nanti detailnya lagi kita masih ada untuk daerah-daerah lain
04:04kemudian bidangnya mau dibaca juga
04:08oke yang paling tinggi
04:11kalau di peran modal asing
04:14itu adalah industri logam dasar
04:16barang logam bukan mesin
04:18dan peranlatannya itu
04:21216,6 triliun atau 31,7 persen
04:24kalau PMDN yang tertingginya
04:27transportasi gudang dan teleponikasi
04:30117,8 triliun atau 15,5 persen
04:34dan kalau digabung
04:36269,2 triliun atau 17,5 persen
04:41selamat menikmati
04:42selamat menikmati
04:43selamat menikmati
04:44selamat menikmati
04:46selamat menikmati
04:46selamat menikmati
04:49selamat menikmati
04:49selamat menikmati

Dianjurkan