Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menko Bahlil Paparkan Kondisi Pasokan BBM Nasional Hingga Progres Hilirisasi Nikel

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan keterangan pers terkait ketersediaan energi nasional usai menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka pada Senin (19/10/2026). Di tengah kenaikan harga minyak dunia, Bahlil memastikan cadangan BBM nasional saat ini berada pada kondisi aman, dengan stok Pertalite berkisar 16–20 hari dan BBM jenis lainnya di atas 20 hari.

Pemerintah juga telah merespons cepat keterlambatan suplai BBM di Bali dan Jawa Timur dengan memperkuat koordinasi bersama Forkopimda serta Pertamina guna menormalkan distribusi. Di sektor mineral, pemerintah menerapkan relaksasi produksi batu bara secara terbatas untuk menjaga kestabilan harga serta menggenjot penerimaan devisa negara. Sementara itu di sektor hilirisasi, pengembangan ekosistem nikel terus berjalan agresif, termasuk rencana peresmian pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang dalam waktu dekat. Langkah-langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan energi sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

#BahlilLahadalia #PasokanBBM #HilirisasiNikel

Creative/Video Editor: Aqilah/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Hari ini baru kami selesai pertemuan dengan Bapak Presiden,
00:03melakukan rapat terbatas terkait dengan perkembangan ekonomi.
00:10Saya yakin tadi Pak Menko Perekonomian sudah menjelaskan tentang beberapa poin penting,
00:17namun saya ingin menjelaskan terkait dengan perkembangan di sektor energi
00:21dan juga di sektor hilirisasi.
00:24Yang pertama kita tahu bahwa kondisi global sampai dengan sekarang kondisinya semakin tidak menentu
00:31dan hari ini ICP sudah tembus di angka 100 dolar per barel,
00:38di angka 106-105 dolar per barel,
00:41tapi rata-rata sampai dengan dari Januari sampai dengan bulan Oktober sekarang
00:46ICP kita di angka 91 sampai dengan 92 dolar per barel.
00:51Nah, terkait dengan itu, maka untuk di sektor BBM,
00:57saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita rata-rata minus per talait yang RON 90,
01:07RON 90 sekarang di angka 16 sampai 20 hari,
01:11kemudian selebihnya untuk bentuk BBM yang lain itu rata-rata di atas 20 hari.
01:19Dan tadi saya baru pulang dari Bali juga untuk memastikan rapat dengan Gubernur Bali,
01:27diurut Pertamina, Pak Simon, diurut Patraniaga di lokasi Bali.
01:31Sekarang statusnya Bali cadangannya kita naikkan,
01:35sekarang per hari ini sudah mencari 11 sampai 12 hari,
01:38dan saya minta untuk satu minggu ke depan bisa mencapai dengan 15 hari,
01:42sehingga dia betul-betul sama dengan standar nasional.
01:46Problemnya adalah memang kemarin terjadi kapal yang terlambat masuk dari Jawa ke Bali untuk menyuplai.
01:55Tapi sekarang sudah bisa terurai yang dibantu oleh Gubernur Forkopimda,
02:01dalam hal ini Gubernur dan Kapola dan TNI,
02:05dan sudah bertutup Pertamina melakukan ini.
02:08Itu dari sisi BBM.
02:10Kemudian dari sisi mineral batubara,
02:14kita tahu bahwa alhamdulillah sekarang harga batubara kita mulai naik,
02:21dan sekarang hari ini mencapai 154 dolar per ton untuk kalori N633,
02:29dan harapan kita memang adalah harganya bagus,
02:33produksinya kita naikkan.
02:35Dan sekarang kita tetap akan melakukan relaksasi terbatas
02:39untuk menjaga supply and demand.
02:42Tapi kita juga ingin untuk dalam waktu dekat,
02:44kita ingin sekali untuk bagaimana devisa kita bisa masuk.
02:47Nah, untuk urusan hilirisasi di sektor nikel,
02:54berjalan dengan baik.
02:55Kemari Bapak Presiden meresmikan beberapa pabrik di Wedabai,
03:00di Maluku Utara,
03:01dan sebentar lagi kita akan melakukan peresmian
03:04pabrik ekosistem baterai mobil di Kerawang,
03:08yang satu tahun lalu Bapak Presiden melakukan groundbreaking.
03:12Itu adalah kerjasama antara CATL dan BUMN kita.
03:15Saya pikir, teman-teman, yang perlu saya sampaikan,
03:18silakan kalau ada yang menanya.
03:29Tadi saya sudah mendapat laporan dari Pertamina
03:33tentang di beberapa tempat di Jawa Timur,
03:36karena memang tanggung jawab untuk menyuplai di bawah itu adalah Pertamina.
03:39Sudah mendapat saya kelaporan bahwa sudah bisa terurai
03:42dengan pasokan yang sudah mereka lakukan di sana.
03:49distribusi.
03:49Cadangan nasional kita kan di 16 sampai 18 hari.
03:56Saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita
03:59untuk Pertalait itu 16 sampai 18 hari,
04:02untuk yang RON 92, RON 95, RON 98 itu di atas 20 hari semua.
04:07Termasuk solar kita semua di atas 20 hari.
04:10Demikian, terima kasih.
04:14Nanti saya akan sampaikan nanti 2 tahun pemerintahan.
04:17Terima kasih.
04:18Terima kasih.
04:18Terima kasih.
04:21Terima kasih.
04:23Terima kasih.
04:24Terima kasih.
04:24Terima kasih.
04:25Terima kasih.
04:26Terima kasih.
04:26Terima kasih.
04:27Terima kasih.
04:27Terima kasih.

Dianjurkan