00:00Masih di satu majodoh forum, Pak Saut masih yakin KPK akan segera memanggil demi kejelasan kasus ini?
00:08Hukum itu kan harus adil, harus pasti dan bermanfaat.
00:11Kalau hukum gak pasti, gak adil, gak bermanfaat, apa gunanya kita bangun hukum?
00:16Nah KPK yang harus jadi contoh yang disebut sebagai trigger ke mekanisme ke tempat lain,
00:22koordinasi, supervisi, monitoring, pencegahan, penindakan, dan seterusnya.
00:25Kalau di case ini aja gak bisa problemnya di dalam, kita mau percaya siapa lagi?
00:29Pertanyaan Anda masih yakin KPK yang era sekarang?
00:32Skala 1-10 ya per hari ini kan cuma 3,4.
00:373,4 skala 1-10 tingkat keyakinannya?
00:39Iya, dan itu menasional itu 3,4.
00:42Oke, oke. Saya ke Mung Safik, apa pelajaran paling mahal bagi Nadatul Ulama dalam kasus ini?
00:49Apa yang ke depan untuk menata kembali bahwa memang kembali ke kita itu betul-betul dan menjaga marwah ormas Islam
00:55terbesar?
00:55Ya pelajaran buat Nadatul Ulama ya tadi, bener-bener menegukkan kita.
00:59Yang kedua saya kira Pak, NU harus mulai belajar untuk bener-bener memang mendukung kader-kader yang memang kredibilitasnya bagus.
01:08Oke.
01:09Di NU banyak sekali kader, orang-orang muda yang udah sekolah di berbagai bidang, nyampe sekolah tinggi, dan banyak juga
01:15yang jadi politisi.
01:17Saya kira di Indonesia kita menyaksikan bahwa orang-orang yang mungkin ada di top level, kalau kita cek dari track
01:26recordnya, bukan orang-orang terbaik di bidang itu.
01:29Oke.
01:29Nah saya kira NU harus belajar bener ini bukan hanya NU, tapi juga dalam konteks Indonesia, bagaimana NU justru harus
01:36memberi tempat, memberi ruang, dan mendukung kader-kader yang memang kredibel secara kapasitas dan integritasnya juga baik.
01:44Bukan justru memberi ruang, memberi tempat buat kader-kader yang memang sebenarnya udah sejak muda mungkin bisa kelihatan bahwa dia
01:51pemain politik yang akan rentan.
01:54Kalau jadi pejabat publik itu tend to corrupt itu tadi.
01:57Oke. Bu Gensat, katakanlah KPK kita masih berharap minggu depan memeriksa.
02:04Memeriksa tidak dalam arti mendorong jadi tersangat atau tidak, tapi paling enggak memberikan klarifikasi.
02:09Terus dari sisi kabinet, menurut Anda Pak Prabowo menunggu dulu proses itu atau?
02:14Ya harusnya Pak Prabowo bisa melakukan hal-hal yang sudah dia lakukan dengan Noel misalnya atau dengan Dadan gitu ya.
02:21Dan saya sih sampai hari ini masih yakin bahwa keinginan Pak Prabowo untuk memberantas korupsi itu masih berada di top
02:28level gitu.
02:29Jadi artinya masih tinggi keinginan beliau dan komitmen beliau untuk menghapuskan korupsi dari Indonesia.
02:35Maka ya kita tunggu aja justru pertanyaan-pertanyaan yang tadinya kita bahas atau jawaban-jawaban yang sudah terlontak di satu
02:41meja ini,
02:42harusnya bisa menjadi rekomendasi beliau untuk melakukan hal-hal yang memang perlu dilakukan.
02:48Dan sebetulnya akan jadi presiden yang cukup buruk ya kalau kemudian kasus ini menjadi lebih lama lagi di lontang-lantungkan.
02:59Apalagi tadi Pak Nusron seperti yang kita lihat tiga pihak itu benar-benar ada di kasus ini.
03:05Kemudian tiga pihak itu juga benar-benar terlibat bahkan di OTT pun levelnya sudah presiden direkturnya Sumarekon.
03:13Maka menurut saya tidak ada hal yang mungkin bisa membuat publik lebih percaya selain dilanjutkan proses hukumnya.
03:24Oke, terima kasih Bung Hensai, terima kasih Pak Saud, terima kasih Bung Safiq.
03:29Pemanggilan Menteri ATR BPN Nusron Wahid oleh KPK menjadi mendesak demi menjaga wibawa penegakan hukum dan komitmen pemberantasan korupsi.
03:38Sorotan publik harus dijawab dengan keterbukaan apapun hasil pemeriksaannya kelak.
03:43Banyak spekulasi yang perlu direspon secara pro-justisia oleh KPK terkait Menteri Nusron Wahid.
03:48Tidak hanya soal posisi di Partai Golkar dan Kabinet Merah Putih tetapi juga terkait ormat Islam terbesar Nahdlatul Ulama.
03:56Perlu segera demi menjaga marwah masing-masing lembaga.
04:00Demikian satu meja The Forum malam ini, terima kasih dan sampai jumpa.