Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno menyampaikan kata sambutan terakhir saat proses pemakaman Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak pada Sabtu (26/9/2026).

"Selamat jalan Mas Guruh. Terima kasih telah menjadi seniman besar bagi Indonesia. Terima kasih telah menjadi maestro budaya yang mengajarkan kepada kita bahwa modernitas tidak harus membuat bangsa ini kehilangan akar," ujar Rano Karno.

"Selamat jalan Mas Guruh. Pulanglah dengan tenang," lanjutnya.

Tampak Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menangis usai mendengar sambutan dari Rano.

Baca Juga Melayat, Ganjar Pranowo-Pramono Anung Ungkap Perbincangan Terakhir dengan Guruh Soekarnoputra di https://www.kompas.tv/nasional/692778/melayat-ganjar-pranowo-pramono-anung-ungkap-perbincangan-terakhir-dengan-guruh-soekarnoputra

#breakingnews #GuruhSoekarnoputra #megawati #ranokarno

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692780/haru-tangis-rano-karno-di-depan-megawati-saat-pemakaman-guruh-soekarnoputra
Transkrip
00:09Bismillahirrahmanirrahim
00:10Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:17Wa inna ilaihi wa juhu
00:20Yang kami hormati
00:23Luarga besar Bukarno
00:25Luarga besar Bili Perjuang
00:30Para sahabat, seniman, budayawan, kerabat, teman-teman media
00:40Serta hari ini mengantar Mas Guru ke tempat perkistalatan terakhir
00:47Atas nama keluarga besar Bukarno
00:50Kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya
00:54Atas kehadiran, doa, dan penghormatan yang diberikan kepada Mas Guru
01:10Jika pernah ada kata yang kurang berkenan
01:14Sikap yang melukai
01:16Ataupun sesuatu yang belum selesai
01:19Kami mohon agar semuanya dimaafkan
01:22Dan diikhlaskan
01:25Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian
01:28Hari ini kita mengantar pulang Muhammad Guru Iryanto Soekarnoputra
01:33Tetapi sesungguhnya
01:36Kita tidak sedang mengantar pulang seseorang manusia biasa
01:40Hari ini Indonesia kehilangan seorang seniman besar
01:44Indonesia kehilangan seorang maestro budaya
01:48Keluarga besar Fede Perjuangan kehilangan seorang pejuang partai
01:53Dan Kaumar Hainis kehilangan salah seorang yang sepanjang hidupnya
01:57Tetap membawa keyakinan tentang keberpihakan kepada rakyat
02:02Mas Guru adalah putra Bung Karno dan Ibu Fatmawati
02:07Tetapi ia tidak memilih hanya hidup di bawah kebesaran nama orang tuanya
02:13Dia memilih menciptakan jalannya sendiri
02:16Dan jalan itu bernama kebudayaan
02:20Mas Guru mencintai Indonesia dengan cara yang sangat indah
02:25Dia tidak hanya berbicara tentang Indonesia
02:28Ia menyanyikannya
02:31Ia menciptakan panggung untuknya
02:34Ia menggali kekayaan tradisinya
02:37Dan dia mempersembahkan hidupnya
02:40Untuk kebudayaan Indonesia
02:44Dengarkan gemali melati suci
02:47Ada kelembutan sana
02:51Tetapi sekaligus ada kedalaman rasa
02:54Yang membuat kita seperti disentuh oleh sesuatu yang jauh lebih besar
02:59Dari sekedar sebuah lagu
03:30Lalu dengarkan
03:32Terlalu berharga untuk tidak dijaga
03:35Terlalu besar untuk tidak diperjuangkan
03:39Kedirin yang saya muliakan
03:41Mas Guru seorang
03:45Baginya keperlihatan kepada rakyat kecil
03:48Kepada Wong Silik
03:50Bukan sekedar slogan politik
03:51Itu adalah keyakinan yang ia bawa dalam perjalanan hidup dan politik
03:56Dalam berbagai kesempatan
03:59Guru memang dikena menekankan kembali
04:03Ajaran Bung Karlo
04:04Pancasila
04:05Dan keterpihakan kepada rakyat
04:07Karena itu
04:09Seni dan perjuangan politiknya dalam Mas Guru sesungguhnya
04:13Bertemu pada satu titik
04:15Yang sama bernama Indonesia
04:19Semangat perjuangan itu juga ditinggalkan dalam Mars PDI Perjuangan
04:24Karena karya tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan dan tradisi PDI Perjuangan
04:31Dinyanyikan dalam berbagai kegiatan partai
04:34Dan menjadi salah satu jejak yang terus menghidupkan
04:38Ingatan terhadap Mas Guru
04:40Maka hari ini
04:42Penghormatan kepada Mas Guru diberikan melalui protokol partai
04:47Seluruh jajaran PDI Perjuangan
04:50Dari DPP hingga anak lantik
04:53Juga diminta mengibarkan bendera partai setengah tiang
04:57Selama tujuh hari
04:58Sebagai bentuk penghormatan dan duka
05:02Biarlah bendera itu turun setengah tiang sebagai tanda duka
05:06Namun cita-citanya harus tegak
05:09Kecintaannya kepada rakyat harus tetap hidup
05:12Dan kecintaan kepada Indonesia harus terus menyala
05:15Bapak ibu saudara sekalian
05:18Seorang seliman mungkin dapat meninggalkan panggung
05:22Tetapi karya tidak mengenali yang kubur
05:26Nada akan terus dimainkan
05:28Lagu akan terus dinyanyikan
05:31Tarian akan terus dipentaskan
05:34Dan gagasan akan terus menemukan bendera sinu
05:39Mas Guru
05:40Hari ini panggung dunia benar-benar menutup tirai untuk mas
05:45Tidak ada lagi lampu yang harus dinyalakan
05:48Tidak ada lagi panggung
05:50Yang harus dipersiapkan
05:53Tidak ada lagi naga
05:55Yang harus disusuk
05:58Tapi percayalah
06:00Tepuk tangan untuk perjalanan hidup mas
06:03Tidak akan berhenti hari ini
06:05Ia akan terdengar setiap kali melatih suci dinyanyikan
06:10Ia akan terasa setiap kali untukmu Indonesia
06:13Aku menggugah dada kini
06:14Ia akan hidup setiap kali
06:17Mas pede perjuangan dinyanyikan
06:20Selamat jalan mas Guru
06:22Terima kasih telah menjadi seniman besar bagi Indonesia
06:27Terima kasih telah menjadi maistru budaya yang menjatuhkan kepada kita
06:31Bahwa modernitas tidak harus membuat bangsa ini kehilangan akar
06:37Terima kasih telah berjuang sebagai seorang marhainis dan berjuang patai
06:41Dan terutama
06:43Terima kasih
06:45Karena sepanjang hidup
06:46Mas telah menunjukkan satu hal yang sederhana tetapi sangat dalam
06:51Bahwa musib Indonesia
06:54Adalah pekerjaan seorang hidup
06:58Semoga Allah subhanahu wa ta'ala mengampuni segala kehilangan
07:01Menerima seluruh amal
07:05Melapangkan kubur mas
07:07Menerangi perjalanan mas dan menempatkan mas di tempat yang terbaik
07:13Selamat jalan mas Guru
07:15Pulanglah dengan kenang
07:22Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
07:25Ia akan menggantungi
07:27Terima kasih telah menonton
07:31Terima kasih telah menonton
07:34Terima kasih telah menonton
07:48Terima kasih telah menonton
07:51Terima kasih telah menonton
08:08Terima kasih telah menonton
08:16Terima kasih telah menonton
08:29Terima kasih telah menonton
08:33Terima kasih telah menonton
08:45Terima kasih telah menonton

Dianjurkan