Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan duka cita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.

SBY melayat ke rumah duka adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu di Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

Menurut SBY, Guruh Soekarnoputra memiliki kontribusi besar bagi Indonesia melalui karya-karyanya di bidang seni dan budaya.

"Kita kehilangan seorang putra bangsa, Mas Guruh Soekarnoputra. Beliau bukan hanya putra dari presiden pertama kita, proklamator kita, dan pejuang kemerdekaan kita. Mas Guruh telah melakukan banyak hal untuk negeri ini, untuk saudara-saudara kita rakyat Indonesia melalui mahakaryanya di bidang seni," ujar SBY.

Baca Juga Melayat, Ganjar Pranowo-Pramono Anung Ungkap Perbincangan Terakhir dengan Guruh Soekarnoputra di https://www.kompas.tv/nasional/692778/melayat-ganjar-pranowo-pramono-anung-ungkap-perbincangan-terakhir-dengan-guruh-soekarnoputra



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692781/sby-melayat-ke-rumah-duka-guruh-soekarnoputra-kenang-pertemuan-terakhir-di-pameran-lukisan
Transkrip
00:00Baik-baik, hari ini kita kehilangan seorang putra bangsa, Mas Guru Soekarno Putra.
00:17Beliau bukan hanya putra dari Presiden pertama kita, proklamator kita, dan pejuang kemerdekaan kita.
00:31Mas Guru telah melakukan banyak hal untuk negeri ini, untuk saudara-saudara kita rakyat Indonesia, melalui mahakaryanya di bidang seni.
00:47Semua tahu bahwa kecintaan Mas Guru kepada Indonesia tercinta, diekspresikan dalam karya seninya.
00:58Apakah lagu, apakah pagelaran seni dengan suara maharika yang sangat terkenal, dan lagu-lagu beliau, juga lukisan-lukisan beliau.
01:09Di samping itu, beliau juga menjadi wakil rakyat, anggota parlemen, yang dengan setia, tenang, sabar, mendengarkan percakapan yang ada di
01:22negara ini.
01:24Sungguh, peran yang tidak boleh kita lupakan, hari ini kita masih mengucapkan selamat jalan kepada Mas Guru,
01:33dengan iringan doa semoga Allah SWT menerimanya, dan hidup tenang di sisi Allah SWT.
01:42Secara pribadi, teman-teman, saya juga punya kenangan indah dengan beliau.
01:48Waktu saya memimpin Indonesia, secara khusus beliau saya undang ke kantor presiden di Istana Negara.
01:59Cukup lama kami berbincang-bincang tentang banyak hal, mendengarkan pikiran-pikiran beliau.
02:07Bukan justru, bukan di bidang politik, tapi apa yang bisa dilakukan bangsa ini melalui pendekatan budaya, pendekatan seni, sangat-sangat
02:18menarik.
02:19Kemudian, kami juga tetap menjaga silatur rahim kami, meskipun tidak terlalu sering.
02:26Dua tahun yang lalu, barangkali farewell saya dengan beliau, kami sama-sama diundang untuk menyumbangkan lukisan-lukisan kami
02:38dalam pameran lukisan yang diselenggarakan oleh Kompas.
02:42Kalau tidak salah, Mas Guru menyumbangkan dua lukisannya, saya juga sama,
02:49dan corak ataupun aliran dari lukisan kebetulan mirip.
02:54Beliau seorang realis, dengan karyanya yang luar biasa, saya juga belajar menjadi realis impresionis.
03:02Disitulah kami dengan santai berbincang-bincang kembali dengan Mas Guru.
03:08Dan kita semua mengenal beliau, karya-karyanya.
03:15Barangkali masih ingat kita, ada maha karya beliau yang, nyanyian beliau yang berjudul
03:21Kalah Sang Surya Tenggelam, yang dinyanyikan oleh Krise.
03:26Ada juga Galih dan Ratna.
03:31Laku itu dinyanyikan oleh Krise.
03:33Bintang filmnya tadi memberikan sambutan, Bung Rano Karno, dengan Mbak Yesi Kusman.
03:39Itu hanya salah satu karya beliau, masih banyak lagi yang beliau lakukan.
03:46Dan yang penting, mengenang Guru Soekarno Putra,
03:53mengenang seniman budayawan besar Indonesia,
03:57mengenang seseorang yang sangat mencintai negaranya,
04:00memiliki nasionalisme yang positif,
04:03dadanya berkobar-kobar apa yang bisa dilakukan oleh bangsa Indonesia.
04:08Itulah testimoni saya, itulah apa yang hendak saya lakukan bersahabat dengan beliau.
04:14Terima kasih.
04:15Terima kasih.
04:38Terima kasih.
05:10Terima kasih.
05:33Terima kasih.
06:05Terima kasih.
06:08Terima kasih.
06:09Terima kasih.
06:09Terima kasih.
06:10Terima kasih.

Dianjurkan