Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang perselisihan hasil pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 terkait gugatan ijazah Wakil Presiden, Gibran Rakabuming oleh Denny Indrayana pada Rabu, 30 September 2026.

Pada sidang sebelumnya, sejumlah fakta terkuak. KPU mengakui tidak melakukan verifikasi faktual atas surat keterangan penyetaraan ijazah dari Kemendikbud.

Lalu, seperti apa sidang lanjutan gugatan ijazah Wapres Gibran?

Simak pembahasannya bersama Ketua Militan Gibran 08 Nusantara, Andi Azwan, Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyand, serta Direktur Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti, pada Selasa, (29/9/2026), dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV.

Baca Juga FULL! Ijazah Gibran! Gibranisti Ungkap Kelemahan Gugatan Denny hingga Bantah Refly Harun | ZOOMCAST di https://www.kompas.tv/talkshow/693178/full-ijazah-gibran-gibranisti-ungkap-kelemahan-gugatan-denny-hingga-bantah-refly-harun-zoomcast

#mk #ijazahgibran #wapresgibran

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693194/full-beda-andi-azwan-ray-gugatan-ijazah-wapres-gibran-di-mk-lanjut-sidang-pembuktian-sapa-pagi
Transkrip
00:03Intro
00:09Rabu 30 September 2026
00:12Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang perselesiaan hasil pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024
00:19terkait kugatan ijasa Wakil Presiden Kipran Raka Buming
00:23Dari laman situs resminya, sidang beragendakan pemuktian pemohon
00:28mendengarkan keterangan ahli dan atau saksi pemohon
00:31serta pengesahan alat bukti tambahan pemohon
00:34Pada sidang sebelumnya, sejumlah fakta terkuat
00:38KPU mengakui tidak melakukan verifikasi faktual
00:41atas surat keterangan penyitaran ijasa dari Kemendikbud
00:45Selain itu, ada pula soal tenggat waktu perubahan pasal 18 ayat 3 PKPU nomor 19 tahun 2023
00:53Aturan itu mengecualikan syarat bukti kelulusan SMA bagi calon lulusan luar negeri yang memegang ijasa perguruan tinggi
01:01KPU kemudian membenarkan regulasi tersebut disiapkan untuk kontestasi Pilpres lalu
01:08Apakah KPU juga datang ke Dignas?
01:12Tolong dijawab langsung
01:13Tidak, tidak datang
01:15Karena waktu itu kan kami sudah menerima surat keterangan
01:18Kalau soal persyaratan itu orang KPU daerah saja
01:21Kalau dalam pemilihan kepala daerah kan datang kemana-mana untuk verifikasi
01:25Tapi ini KPU tidak datang ya?
01:27Tidak datang
01:28Ya tolong dicatat ini
01:29Satu, Anda atau KPU tidak datang ke situ
01:32Instrumen lain apa yang digunakan oleh KPU selain surat tadi
01:37Yang ditanggap tangani oleh Sekretaris Dirjen itu
01:40Yang digunakan sebagai dasar untuk menyatakan bahwa itu memenuhi persyaratan
01:48Karena itu dianggap keluar dari instansi yang mempunyai kewenangan
01:52Maka kami anggap benar
01:55Soal keabsahan ijazah Gibran Raka Buming yang tengah digugat ke pengadilan
01:59Presiden ketujuh RI Joko Widodo memastikan putranya memiliki rekam jejak pendidikan yang jelas
02:06Saya tahu Mas Gibran
02:10SD-nya di SD-16 Kota Matias Surakarta
02:17SMP-nya di SMP Negeri 1 Kota Matias Surakarta
02:22SMA di Orchid Park
02:26Sekundary School di Singapura
02:30Kemudian itu di O-Level
02:33Setelah masuk kemudian masuk ke UTS Insert
02:39Ini Pathway
02:40Supaya tahu setelah dari situ
02:44Seingat saya 3 tahun
02:46Kemudian pindah lagi masuk ke MDIS di Singapura
02:53Jadi jelas semuanya
02:55Jelas semuanya
02:56Permintaan untuk agar di anuger itu gimana?
02:59Ya itu proses hukum
03:01Menurutnya yang memiliki kebenangan yaitu
03:06Mahkamah
03:07Kejurangan yang terstruktur terkait pencalonan kemarin Pak
03:11Apanya
03:14Terstruktur
03:17Nyatanya kan persyaratannya diterima oleh KPU
03:23Sidang gugatan keabsahan ijasa Wakil Presiden Gibran Raka Buming
03:27Bakal berlanjut di Mahkamah Konstitusi
03:29Pemohon gugatan ijasa Gibran
03:31Bonatua Silalahi bilang
03:32Target dari gugatan ini adalah diskualifikasi Gibran
03:36Sebagai Wakil Presiden
03:38Ya sudah pasti kita bikin Wakil Presiden kita didiskualifikasi ya
03:45Jadi efek dari diskualifikasi
03:49Nanti Bapak Prabowo mengajukan dua calon Wakil Presiden ke MPR untuk dipilih MPR gitu Bang
03:57Diskualifikasinya kan nanti di MPR Bang
04:01Nanti yang mendiskualifikasikan Mahkamah Konstitusi
04:05Karena nanti kita meminta Mahkamah Konstitusi mencabut beberapa putusan KPU ya
04:11Yang mensahkan terutama penetapan calon Presiden itu
04:16Penetapan calon Presiden dan Wakil Presiden Bang
04:20Sidang gugatan ijasa Gibran Raka Buming masih akan berlanjut
04:24Publik tentunya berharap transparansi dan kepastian
04:27Bahwa hukum berjalan semestinya
04:29Tanpa diutak adik demi kepentingan kelompok tertentu
04:33Tim Liputan Kompas TV
04:39Saudara besok hari Rabu 30 September 2026
04:43Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang lanjutan
04:45Gugatan ijasa Wakil Presiden Gibran Raka Buming
04:48Agendanya saudara pembuktian pemohon
04:51Mendengarkan keterangan ahli dan juga atau saksi pemohon
04:55Serta pengesahan alat bukti tambahan pemohon
04:58Kita bahas soal sidang lanjutan ini bersama dengan sejumlah narasumber
05:01Ada ketua militan Gibran 08 Nusantara Bung Andi Aswan
05:06Dan juga ada pakar hukum Tata Negara
05:08Dari Universitas Jayabaya ada Pak Muhammad Rulian
05:12Selamat pagi Assalamualaikum Bapak-Bapak
05:15Selamat pagi Assalamualaikum
05:17Selamat pagi semuanya
05:19Ini Bung Andi Aswan saya ingin tanya dulu
05:22Ternyata besok kita lihat sidang akan berlanjut dengan agenda pembuktian
05:28Termasuk mendengarkan keterangan ahli ataupun saksi
05:31Nah kalau dari kubu Gibran sendiri
05:34Apa yang sudah disiapkan untuk esok hari sidang?
05:38Terima kasih Adisi
05:40Jadi besok itu kan sidang lanjutan untuk pembuktian
05:44Barang bukti dari pihak pemohon
05:46Dan kami sudah menyiapkan memang adalah ahlinya
05:52Saksi ahli itu sudah kami siapkan
05:54Belum kami sebutkan siapa namanya
05:58Kami sudah persiapkan itu
05:59Dan memang
06:01Berapa orang saksi yang akan dihadirkan?
06:04Ya itu kan maksimum lima orang
06:06Sekurang-kurangnya dua kita sudah ada
06:09Mungkin ada penambahan dan sebagainya
06:11Nanti kita infokan
06:12Nama-namanya juga nanti kita infokan ya
06:14Tapi yang jelas yang disini
06:16Sidang pembuktian ini juga
06:19Ya kita tunggu-tunggu juga gitu loh
06:21Biar nanti itu clear semua ya
06:23Apapun yang didalirkan, diasumsikan oleh mereka ini
06:26Yang selama ini memang kan diglorifikasikan
06:29Dengan tujuan utamanya kan katanya adalah diskualifikasi
06:33Ya apalagi kalau saya mendengar perkataan bonatua itu ya
06:37Yang dia bilang ya adalah
06:39MK yang akan diskualifikasi
06:41Ini menarik gitu
06:42Karena itu bukan mengenang MK
06:44Untuk kita bicara masalah diskualifikasi itu sendiri
06:48Tapi yang jelas
06:49Semua keputusan MK itu kan kita menghormati betul ya
06:52Dan jelas ya apa yang dikatakan pembuktian itu
06:55Besok pemohon ya
06:57Belum masuk misalkan KPU atau pihak terkait
07:01Untuk memajukan
07:03Apa namanya saksi ahli itu
07:05Tapi yang jelas kita ikuti aja besok malam seperti apa
07:08Oke menarik kalau kata tadi disebutkan oleh Bung Andi Aswan
07:12Soal MK
07:14Sesuai dengan pemohon gitu ya
07:16Bonatua
07:17Mengatakan ingin di
07:20Anulir, ingin didiskualifikasi
07:22Nah kalau kita tanya nih
07:24Ke pakar hukum Tata Negara
07:25Pak Ruli
07:26Jadi sebenarnya
07:28Kalau kewenangan MK itu
07:30Kalaupun nanti akan ada putusannya itu
07:31Itu akan seperti apa posibilitinya
07:34Bisa gak sih sebenarnya
07:37Seorang wakil presiden itu didiskualifikasi putusannya
07:40Atau dianulir
07:41Kita kan semua
07:42Saya juga termasuk masyarakat
07:44Agak-agak awam hukum nih
07:46Soal ini
07:49Jadi gini ya
07:50Ini saya harus memberikan
07:52Pemahaman yang benar kepada publik ya
07:56Bahwa persidangan Sengketa Pilpres itu
07:59Hanya berlaku
08:01Pada saat diajukan oleh calon presiden
08:04Dan wakil presiden resmi ya
08:06Yang waktu itu dalam posisi dia
08:08Bukan sebagai pemenang
08:10Yang disiapkan
08:12Ganjar Mahfud
08:12Dan juga Anies Baswedan dan Muhaibin
08:15Nah itu sesuai dengan hukum acara MK
08:17Ya kan
08:18Karena di dalam
08:19Patron Mahkamah Konstitusi itu
08:21Waktu tahun 2023
08:23Untuk Pilpres 2024 itu
08:25Itu jelas
08:27Bahwa
08:28Yang disebut sebagai pemohon itu adalah
08:31Calon presiden dan wakil presiden
08:33Jadi tidak ada istilahnya
08:35Perorangan warga negara Indonesia
08:38Dan juga dari lembaga pemantau pemilu misalnya
08:40Itu tidak ada
08:41Nah kemudian siapa yang disebut dengan pihak terkait jelas
08:44Siapa yang disebut dengan termohon adalah KPU
08:47Siapa yang memberi keterangan adalah Bawastu
08:49Itu hukum acara
08:50Nah hukum acara PM
08:52Peraturan Mahkamah Konstitusi atau PMK
08:54Itu di dalam satu kesatuan peraturan tersebut
08:58Melampirkan jadwal persidangan
09:00Menyidangkan sengketa Pilpres itu
09:02Dalam waktu 14 hari
09:04Nah seperti yang kita lihat
09:05Peraturan Mahkamah Konstitusi
09:07Yang baru diterbitkan oleh MK
09:09Itu tanggal 16 September
09:11Berapa minggu lalu itu
09:132026 itu dalam rangka
09:16Sebetulnya memberikan ruang
09:18Apa namanya
09:19Persidangan ilegal ya
09:20Kenapa saya sebut ini
09:22Ruang persidangan ilegal
09:24Karena waktu didaftarkan oleh
09:26Deni Indrayana
09:28Sebagai pemohon
09:29Dan kawan-kawan itu
09:30Ke Mahkamah Konstitusi
09:31Dalam posisi tidak ada hukum acaranya
09:34Nah ini dalam perspektif ilmu hukum itu
09:36Tidak boleh pengadilan memeriksa perkara
09:39Kemudian dengan bergalil bahwa
09:42Pengadilan tidak boleh menolak perkara
09:44Ini perkaranya sudah pernah diputus
09:46Bukan menolak perkara
09:47Perkara yang sudah diputus
09:49Hukum acaranya 14 hari
09:51Ya kan
09:52Kemudian hari ini
09:53Di apa namanya
09:54Dipulihkan kembali
09:56Diberi karpet merah kepada
09:57Deni Indrayana CS ini
09:59Dalam rangka
10:00Ada suatu keistimewaan
10:03Keberpihakan
10:04Kepada para pemohon
10:05Sehingga ada penyelundupan hukum
10:07Dalam peraturan Mahkamah Konstitusi
10:09Yang ditetapkan oleh
10:11Pak Suhartoyo
10:12Sebagai ketua MK ilegal
10:13Nah ini berbahaya sekali
10:15Saya mengatakan ini
10:16Ketua MK ilegal
10:17Dasar hukumnya jelas loh
10:19Pertama
10:20Pengadilan PT UN
10:21Itu sudah mengalahkan
10:23Apa namanya
10:25SK pengangkatan Pak Suhartoyo
10:27Sebagai ketua MK
10:28Itu dibatalkan ya
10:29Kemudian
10:32Mahkamah Konstitusi
10:33Seharusnya dalam status
10:34Tidak punya ketua MK
10:35Dia melakukan
10:37Apa namanya
10:38Penerapan
10:39Undang-undang dasar 45
10:40Yaitu ketua MK
10:42Dipilih dari
10:43Dan oleh
10:43Para hakim MK
10:44Nah ini persoalan serius ini
10:46Jadi
10:47Delapan hakim MK
10:48Termasuk Pak Anwar Usman
10:49Yang sudah dikembalikan
10:50Harkat martabatnya
10:51Itu tidak dilibatkan
10:52Untuk memilih ketua MK
10:53Jadi hak mereka dirampas
10:54Oke
10:55Oleh Pak Suhartoyo
10:56Oke tapi kan
10:57Ini faktanya adalah
10:58Besok ini akan ada
10:59Sidang pembuktian
11:00Nah Anda melihat
11:01Sebagai pakar hukum
11:02Tata negara
11:03Ini muaranya
11:04Akan seperti apa
11:06Ya saya katakan tadi
11:08Proses pembuktian ini
11:10Kan sudah pernah
11:12Di uji oleh MK
11:13Contoh misalnya gini
11:14Tahun 2024
11:15Tautu Sengketa Pilpres
11:16Itu kan
11:17Para pemohon
11:18Yang menggugat itu
11:19Baik Ganjar
11:20Bang Pun Ani
11:21Semua mempermasalahkan
11:22Pendaftaran Gibran
11:23Atas putusan MK 90
11:25Ya kan kita masih ingat
11:26Semua itu kan
11:26Itu MK artinya
11:28Mencari penemuan hukum
11:29Mencari sebuah
11:30Kebenaran hukum
11:31Masuk kepada
11:33Wilayah proses pendaftaran
11:34Ya kan
11:35Nah dimana
11:35Waktu proses pendaftaran itu
11:37Untuk menguji
11:38Apakah pendaftaran Gibran
11:40Itu secara hukum
11:41Secara konstitusional
11:42Maka MK mencari
11:44Kebenaran hukum
11:44Dengan mengundang DKPP
11:46Sebagai pihak
11:47Waktu itu
11:47Pemberi keterangan
11:48Dan beberapa menteri itu
11:49Dipanggil
11:49Sri Mulyani dipanggil
11:51Kemudian juga
11:52Erlangga dipanggil
11:53Dan beberapa menteri lainnya
11:54Dipanggil
11:54Menteri Sosial
11:55Apa
11:56Risma dipanggil
11:58Artinya
11:59Muhajir juga dipanggil
12:00Itu dalam rangka
12:01MK mencari kebenaran hukum
12:03Salah satunya
12:03DKPP dipanggil
12:04Tetapi
12:05Kemudian MK juga
12:06Mestinya melihat
12:07Dalam proses pendaftaran itu
12:09Kan bukan syarat usia aja
12:10Betul gak
12:11Ya kan dipersoalkan
12:12Akibat putusan MK 90
12:14Tapi ada syarat lain
12:15Yaitu apa
12:15Contoh
12:16Yang tadi kita perdebatkan hari ini
12:18Apakah
12:18Surat keterangan penyetaraan Gibran
12:20Itu sebagai syarat
12:21Sudah
12:22Sudah sah atau belum
12:23Diluar dari syarat-syarat lain
12:24Ini tugas MK
12:25Mencari kebenaran
12:26Formil pada saat
12:27Di uji waktu itu
12:28Dan ternyata MK
12:29Tidak mempermasalahkan
12:30Nah ketika
12:32Tidak mempermasalahkan
12:33Soal
12:33Surat keterangan itu
12:34Sebagai
12:35Apa namanya
12:36Pilihan opsional
12:37Secara undang-undang ya
12:39Karena undang-undang itu
12:40Pasal 227 huruf L
12:42Oke
12:42Katakan bahwa
12:43Ada syarat untuk
12:44Melampirkan fotokopi
12:46Ijazah SMA
12:47Atau
12:48Surat keterangan
12:49Yang telah dilegalisasi
12:51Oleh satuan pendidikan
12:52Jadi ada kata
12:53Frase atau
12:54Jadi ada pilihan
12:55Nah kata atau ini
12:56Digunakanlah oleh Gibran
12:58Untuk melampirkan
12:59Buki-buki
12:59Surat keterangan
13:00Dia pernah sekolah
13:01Di luar negeri
13:01Dan kemudian
13:02Menurut undang-undang
13:03Sistikas
13:04Apa pejabat
13:05Yang diberikan
13:06Kewenangan menandatangani
13:07Surat keterangan penyetaran itu
13:09Adalah
13:09Satu secara hukum
13:11Dan itu semua
13:12Diterima KPU
13:12Dan KPU sebetulnya
13:13Sudah melakukan
13:15Apa konfirmasi
13:16Kepada
13:17Lebaga instasi
13:18Oke
13:19Nah tapi kalau kita
13:20Diterima dengan konfirmasi
13:21Dengan verifikasi faktual
13:23Itu dua hal yang berbeda
13:24Oke
13:24Kalau verifikasi faktual
13:25Itu artinya ada pengaduan
13:27Ada laporan masyarakat
13:29Keberatan-keberatan
13:29Sehingga KPU harus
13:31Melakukan verifikasi faktual
13:33Tetapi kalau
13:33Dalam peer press ini
13:35Itu kan sudah
13:36Minta keterangan
13:37Dari pihak
13:37Kementerian pendidikan
13:39Waktu itu
13:39Oke oke
13:40Kalau
13:40Karena tadi Anda sudah
13:42Menyinggung soal
13:42Verifikasi dan KPU
13:44Kita balik lagi
13:45Ke sidang sebelumnya
13:46KPU ini sudah mengakui
13:48Tidak melakukan verifikasi faktual
13:51Atau surat keterangan
13:52Penyataraan ijazah dari
13:54Kemendikbud
13:54Tadi saya sudah
13:56Katakan
13:57Itu dua hal yang berbeda
13:58Kalau verifikasi faktual
14:00Itu dilakukan
14:01Kalau ada pengaduan
14:02Masyarakat
14:03Ada laporan masyarakat
14:05Ada keberatan masyarakat
14:06Tetapi ini kan tidak
14:08Tidak ada satupun
14:09Yang melakukan keberatan
14:10Termasuk
14:11Deni Indrayana
14:12Sehingga waktu itu
14:13Rapat dalam
14:14Pendaftaran
14:15Proses pendaftaran itu
14:17Mengenai syarat-syarat
14:18Yang dilampirkan
14:19Itu sudah dikonfirmasi
14:20Dengan Kementerian Pendidikan
14:21Oke
14:22Ini adalah
14:22Ini sesuatu hal
14:24Yang sebenarnya
14:25Sudah
14:25Sudah
14:26Rehmatahit
14:27Secara hukum
14:29Ya
14:29Sebagai kebenaran hukum
14:31Dan apalagi
14:32Proses pencalonan ini
14:34Dengan melampirkan
14:35Apa
14:35Melampirkan surat keterangan
14:36Penyataraan itu
14:37Sudah pernah dilakukan
14:38Oleh Gibran
14:39Pada saat
14:39Tahun 2020
14:41Dengan objek
14:42Objek yang sama
14:43Untuk pencalonan
14:44Wali Kota Solo
14:45Oke
14:45Artinya
14:46Ini tidak ada
14:47Permasalahan
14:48Dan tidak ada
14:49Orang yang keberatan
14:50Oke
14:51Oke
14:51Bunga Diazuan
14:52Dan juga Pak Ruli
14:53Kita juga kedatangan
14:54Arasumber
14:55Melalui sambungan daring
14:56Ada Direktur Eksekutif
14:57Lingkar Madani
14:58Ada Bung Ray Rangkuti
14:59Selamat pagi Bung Ray
15:01Pagi
15:02Ini kita lagi
15:03Membahas soal
15:05Ijazah Gibran
15:06Begitu ya
15:06Kebesok akan ada
15:07Sidang pembuktian lagi
15:08Tadi juga dijelaskan
15:09Dari perspektif
15:10Pakar Hukum Tata Negara
15:11Kemudian ada
15:12Bung Andi Aswan juga
15:13Nah kalau dari sisi politis
15:16Bung Ray
15:17Bagaimana Anda melihat soal
15:19Gugatan Ijazah Gibran
15:21Benarkah ini
15:22Memang murni
15:23Atau kemudian
15:24Adakah dugaan-dugaan
15:25Manuver
15:26Di dalamnya
15:27Manuver politik di dalamnya
15:57Pertama
15:58Hal yang dituduh
16:28Politik dalam pengertian
16:29Apa namanya itu ya
16:31Memperbaiki
16:33Sistem
16:34Kenegaraan kita
16:35Nah disitu
16:36Baru kita berbicara
16:37Kalau politik
16:40Sebagai politik
16:42Saya kira
16:43Ini kan bukan siapa-siapa
16:44Ini kan bukan siapa-siapa
16:44Liukum Tata Negara
16:46Lalu kawan-kawan
16:48Yang ikut serta
16:50Mengadukan
16:51Bugatan ini
16:51Atau pemohon ini
16:52KIPP
16:53Lembaga pemantau
16:55Yang paling tua
16:56Di Indonesia
16:57KIPP itu kan
16:58Nah mereka juga ikut serta
17:00Jadi
17:00Kalau disebut motivasinya
17:02Politik
17:03Untuk politik
17:04Rasanya kurang tepat
17:06Tapi kalau politik
17:07Dalam kerangka
17:08Memperbaiki
17:09Ketata Negaraan kita
17:11Memperbaiki
17:12Demokrasi kita
17:13Memperbaiki
17:14Pemilu kita
17:14Dimasayangkan
17:15Kedepan
17:16Iya
17:17Dan itu memang
17:18Bukan saja
17:19Tanggung jawab
17:20Sudara Deni
17:22Itu juga
17:22Tanggung jawab
17:23Tanggung jawab
17:24Bung Ruli
17:24Termasuk di dalamnya
17:26Tanggung jawab
17:27KIPP
17:27Itu tanggung jawab
17:28Kita semua
17:29Menjaga
17:31Satu-satunya
17:32Mekanisme
17:32Pergantian
17:33Kepemimpinan
17:34Di tingkat nasional
17:36Maupun di tingkat lokal
17:37Di Indonesia ini
17:38Dan itu harus kita jaga
17:40Betul
17:40Gak boleh kita
17:41Apa namanya
17:43Itu yang saya sebut tadi
17:45Demi
17:45Waktu
17:47Lalu sistem ini
17:48Diabaikan
17:48Gak
17:49Nah dalam rangka itu
17:50Mestinya dilihat
17:51Ya
17:51Upaya yang dilakukan
17:53Oleh kawan
17:53Deni maupun
17:54KIPP ini
17:55Dalam rangka
17:56Untuk memastikan
17:57Bahwa setiap
17:58Proses pemilihan
18:00Elektoral
18:01Baik legislatif
18:03Maupun
18:03Eksekutif
18:05Itu harus dilakukan
18:06Dengan cara yang benar
18:07Oleh karena itu
18:08Ya
18:08Kita harus
18:09Mengatakan
18:10Pendekatannya
18:11Bukan pendekatan prosedural
18:12Harus melalui
18:14Pendekatan subtansial
18:15Soalnya
18:15Kalau tidak
18:15Ya kita akan
18:17Banyak sekali
18:18Pelenggaran-pelenggaran
18:19Nanti di dalam
18:20Pemilu kita
18:20Dengan alasan
18:22Karena sudah
18:23Kedaluarsa
18:23Lalu
18:25Tidak ada
18:25Perbaikan gitu
18:27Nah itu
18:27Satu
18:28Yang kedua
18:29Praktek yang seperti ini
18:30Kan juga
18:31Tidak terjadi
18:45Tidak terjadi di tingkat
18:47Nasional
18:47Dan itu
18:48Dibatalkan oleh MK
18:49Lalu diminta
18:50Melakukan
18:51Pilkada ulang
18:52Dengan mendiskwalifikasi
18:54Calon kepala daerah itu
18:55Setelah
18:56Pilkada selesai
18:57Ternyata
18:58Isu ijazah palsu
18:59Di kepala daerah itu
19:00Tidak berhenti
19:01Setidaknya
19:02Misalnya
19:02Dalam catatan saya
19:03Udah ada
19:04Tiga ini
19:05Kasus
19:06Ya
19:06Yang berhubungan
19:07Dengan dugaan
19:08Ijazah palsu
19:09Yang justru
19:10Masuk ke pengadilan
19:11Umum
19:12Ya karena
19:13Deliknya adalah
19:14Pidana
19:14Jadi bukan lagi
19:15Soal keusahaan
19:16Tapi sudah pidana
19:16Padahal
19:17Satu diantaranya
19:18Sudah diputus
19:19Ya
19:19Bersalahan
19:20Meskipun
19:22Langkah hukum
19:22Langkah politiknya
19:23Belum dilakukan
19:24Dalam pengerikan
19:25Pemahasulannya
19:25Bersangkutan
19:26Jadi kalau
19:27Bung Andi
19:29Maupun Bung Rili
19:30Melihat ini
19:30Dalam skala yang
19:31Lebih makro
19:32Ada persoalan
19:33Sangat serius
19:34Di dalam
19:35Pelaksanaan
19:36Pemilu kita
19:37Baik di tingkat
19:37Nasional
19:38Maupun di tingkat
19:39Lokal
19:39Dimana
19:40Permainan-permainan
19:41Administratif itu
19:42Terjadi
19:42Nah
19:44Oleh karena itu
19:45Pertanyaannya
19:46Tentu saja
19:47Bukan pertanyaan
19:47Hukum
19:48Itu pertanyaan
19:49Filosofisnya adalah
19:50Apakah Anda
19:50Mau membiarkan
19:51Sistem kita ini
19:52Bolong-bolong
19:53Sedemikian rupa
19:54Atau kita
19:55Sama-sama mengatakan
19:56Ini memuntumi
19:57Kita memperbaikinya
19:58Bahwa
20:00Kalau ditemukan
20:01Satu peristiwa
20:02Di dalam
20:03Tahapan
20:04Pelaksanaan
20:04Pemilu kita
20:05Entah itu
20:06Legislatif
20:06Maupun eksekutif
20:07Misalnya
20:08Ya kan
20:10Apa
20:11Apa
20:11Gimana caranya
20:13Apa
20:14Dibiarkan
20:15Kepala daerah
20:16Yang
20:16Dijasahnya
20:17Palsu itu
20:18Tetap berkuasa
20:19Apa
20:20Dibiarkan
20:20Anggota DPRD
20:21Yang jelas
20:22Dijasahnya
20:22Palsu
20:22Tetap berkuasa
20:23Memuakili rakyat
20:24Bagaimana
20:25Yang memuakili rakyat
20:26Dia sendiri
20:27Berbohong
20:27Pada rakyat
20:28Dengan identitas
20:29Dirinya
20:30Dan saya tulis-tulisnya
20:31Ini
20:31Pertanyaan filosofisnya
20:33Bagi saya
20:34Oh saya ingin
20:35Melampau itu
20:37Dimanapun
20:38Semua kecurangan
20:38Itu harus
20:39Betul-betul
20:40Kita koreksi
20:40Dia gak mengenal waktu
20:42Tapi sistem hukum
20:43Kita gak mengenal itu
20:44Nah itu yang harus dilakukan
20:45Gimana
20:46Melakukan terobosannya
20:47Terobosannya adalah
20:49Salah satunya
20:50Seperti yang dilakukan
20:51Oleh
20:51Mahkamah Konstitusi hari ini
20:52Kan
20:52Mereka
20:53Enggak mempersoalkan
20:54Status legal
20:55Apa namanya
20:56Standing
20:58Legal standing
20:59Denny gitu
21:01Dan IPP
21:02Mereka juga
21:03Enggak melihat
21:04Apakah status ini
21:05Kada luar
21:05Atau tidak
21:06Nah ini
21:07Memberi ajabarannya
21:09Ke depan
21:09Tua
21:10Siapapun
21:11Calon pemimpin
21:12Di Republik ini
21:13Jangan pernah berpikir
21:15Untuk curang
21:16Karena Anda akan dikejar
21:17Sampai kapanpun
21:18Tetap ada
21:20Apa namanya
21:21Ruang hukum
21:22Yang memungkinkan
21:23Anda itu
21:24Dipersoalkan
21:25Memangkinkan
21:26Di
21:26Kepolisian
21:27Entah itu
21:28Nanti dipetun
21:29Atau
21:29Terkadang sekarang
21:30Kita ada di
21:31Mahkamah Konstitusi
21:32Nah
21:32Saya berdiri di posisi itu
21:34Berdiri
21:35Di posisi
21:37Di mana saya
21:38Ingin semua
21:38Kepala daerah kita
21:39Ataupun
21:40Calon pemimpin kita
21:41Di tingkat
21:41Langsung lokal itu
21:42Jangan
21:43Sekali-kali
21:44Ya
21:45Mencoba
21:46Untuk
21:46Mencurangi sistem
21:47Selalu ada
21:49Mekanisme
21:49Untuk
21:50Mengkoreksi itu
21:51Nah
21:52Ini politik uang
21:53Misalnya
21:53Mengapa politik uang
21:55Susah diberantas
21:56Karena salah satunya
21:57Karena kita
21:57Berlengar soal waktu
21:59Jadi begitu
22:00Politik uang
22:01Raja Lela
22:01Yang bersamputan
22:02Yang bersamputan
22:03Oke
22:04Oke
22:04Oke
22:04Bung Rey
22:05Yang bersamaan
22:06Betul
22:06Kira-kira
22:07Oke
22:08Oke
22:08Oke
22:08Oke
22:08Itu
22:09Perhobosan yang dilakukan
22:10Mahkamah Konstitusi itu
22:12Harus kita sambut
22:13Baik-baik
22:14Seperti tadi
22:14Sebuka oleh
22:15Bung Andi
22:15Sangat senang
22:17Kalau peristiwa ini
22:18Masuk ke
22:19Pembuktian
22:19Oke
22:20Silahkan
22:20Bung Andi
22:22Silahkan
22:23Bung Andi
22:24Untuk
22:25Merespon
22:26Dari Bung Rey
22:26Ya
22:27Tadi kan
22:28Digambarkan oleh
22:29Bung Rey
22:30Ya
22:31Mengenai
22:32contoh dengan pilkada
22:34pil bupati, pil wali kota
22:35yang memang dibatalkan
22:37oleh MK
22:39kalau kita melihat itu ada pelaporan
22:42dari calon
22:43dari pasangan calon
22:45dan range suatunya itu
22:47belum ada luarsa, belum juga ada
22:50pelantikan, katakanlah
22:52misalnya di mana, di pesawaran
22:54kemudian di Bengkulu itu
22:56ada juga di Palopo
22:57ada di Sabulajua
22:59ya karena Sabulajua itu kan masalah
23:02keluarga negaraan, ya itu pun juga
23:04kan belum dilantik kalau kita bicara
23:06itu, artinya ini memang
23:08belum ada luarsa, ya ini kan
23:10agak anomali kalau kita bicara
23:11masalah pilpres, ya dan itu pun
23:14juga berbeda, ini pilkadaan pilpres
23:16kalau pilpres itu, kan ada pembangsulan
23:18di pasal 7A dan pasal
23:207B undang-undang dasar 45 itu
23:22kalau mereka kan tidak ada masalah
23:24pembangsulan, kan seperti itu
23:26dan itu range-nya
23:27memang masih dalam
23:30proses belum pelantikan
23:32dan pasangan calon yang punya
23:35legal standing
23:35itulah yang melaporkan hal itu
23:37dan dipelajari
23:39yang dikatakan dari
23:40Pak Ruli tadi
23:41ada faktualnya
23:42kan dicek lagi faktualnya itu
23:44kalau case-nya yang dilakukan
23:46Denian Riana
23:47ya memang semuanya jauh dari kata
23:49ya legal standing tidak ada
23:51dan sebagainya
23:52dan yang ini memang dikesampingkan
23:54yang kalau saya melihat
23:55ya substansi yang dikedepankan
23:57oleh MK ini
23:59makanya kalau dikatakan itu
24:01ya ada pembuktian
24:02kita mengikuti semua
24:04lor-lor itu
24:04dan kita memang sudah mempersiapkan
24:06kalau itu
24:07maksud pembuktian
24:08ya kan
24:09jadi intinya
24:10apapun keputusan
24:12dari mahkamah konstitusi
24:14kita sebagai anak bangsa
24:15yang tak tukup
24:16ya kita mengikuti
24:17yang jelas adalah
24:19the guardian
24:20the angel of the guardian
24:21the constitution ini
24:22adalah MK
24:23ya kita berharap
24:24sebagai the guardian
24:26konstitusi ini
24:27MK itu bisa
24:28melihat
24:29menggunakan
24:30helicopter view
24:32ya
24:32menggunakan helicopter view
24:34melihat secara keseluruhan
24:36dengan jernih
24:37ya
24:38jadi tidak ada
24:39ya afiliasi-afiliasi
24:41apapun itu
24:41ya kan kita tahu
24:43bahwa ini kan
24:43dari
24:44yang mulia hakim konstitusi
24:46kan juga banyak
24:47dari partai politik ya
24:48disana
24:49kan begitu
24:50tapi kita
24:51meyakini betul
24:52sebagai the guardian
24:54of constitution itu
24:55akan bersifat adil
24:57dan melihatnya
24:58semua itu
24:58ada demi kepentingan
24:59bangsa dan tanah air
25:01begitu mbak
25:01setuju
25:02oke
25:02oke baik
25:03saya ingin
25:03kalau bukan
25:04diperkiran begitu
25:05bagus beliau
25:06mestinya itu
25:07menolak
25:08keputusan 90
25:092024 yang lalu
25:13oke
25:14saya ingin
25:15keputusan MK
25:1590 2024 yang lalu
25:17itu kan
25:18sangat kontroversial
25:19bagaimana
25:20kok bisa
25:21aturan seperti itu
25:22dibuat gitu loh
25:23tapi it's okay
25:25kan
25:25sekarang ada persoalan
25:27nah maksudkan
25:28kita ke depan
25:29oke sebentar Pak Roli
25:30oke silahkan Pak Roli
25:33ya jadi
25:34gini ya
25:35ini putusan MK 90
25:37ini kan
25:37seringkali dipolitisir
25:39oleh orang-orang
25:40kelompok tertentu
25:40yang memang
25:41ingin memberikan
25:42persepsi yang
25:43kurang baik
25:45kepada publik
25:45tapi perlu diingat ya
25:47putusan
25:4790 itu adalah
25:48putusan orang tersebut dengan politik
25:51sebentar
25:52Anda menafsirkan
25:5390
25:54itu juga bisa politik
25:56oleh 9 orang hakim
25:57dan 9 orang hakim
25:59semuanya kena etik
26:00termasuk Pak Suartoyo
26:02termasuk Ibu Eli
26:03termasuk Pak Saldi Isra
26:05yang disenting
26:05itu semuanya kena etik
26:06tetapi
26:07saya ingin melihat bahwa
26:09ada hakim MK
26:11yang disenting opinion
26:12waktu putusan 90
26:14ternyata dalam putusan
26:15141
26:16mengaminkan
26:17membendarkan
26:18dalam pertimbangan
26:19hukum halaman 51
26:20mengatakan bahwa
26:21putusan MK 90
26:23tidak bertentangan
26:24dengan Undang-Undang Dasar 45
26:26tidak bertentangan
26:27dengan negara hukum
26:28dan tidak bertentangan
26:29dengan kepastian hukum
26:30yang adil
26:30diputus oleh Pak Suartoyo
26:32dan sisanya
26:337 orang hakim
26:34kecuali Pak Anwar Usman
26:36dan satu-satunya
26:37hakim MK
26:38yang sudah dipulihkan
26:39etik dari 9 hakim MK
26:40yang kena sanksi etik itu
26:42saat ini
26:43adalah
26:44hanya Pak Anwar Usman
26:45yang disansi etik itu
26:47masih melekat
26:48sampai sekarang
26:48kepada Pak Ketua MK Ilegal
26:50Pak Suartoyo
26:51dan juga Pak Saldi Isra
26:53termasuk juga Bu Eni
26:54dan juga hakim-hakim MK
26:56yang memutus 90 itu
26:57sampai sekarang
26:58termasuk yang sudah pensiun
26:59Pak Arief Hidayat
27:00Pak Arief Hidayat
27:01Pak Arief Hidayat
27:01itu masih karena sanksi etik
27:02sampai sekarang
27:03oke silahkan Bu Gray
27:05yang saya koreksi dari Anda
27:06bukan itu
27:07yang saya koreksi dari Anda
27:08cara orang melihat
27:10peristiwa itu
27:10sebagai politik
27:11tidak bisa
27:12cara Anda juga menjadi
27:14sebentar
27:14sebentar
27:15Pak Role
27:15sebentar Pak Role
27:16itu loh
27:17jadi jangan
27:18jangan
27:19tempatkan
27:20cara pandang orang
27:21terhadap peristiwa itu
27:22sebagai politik
27:23cara Anda juga bisa politik
27:26gimana politik
27:28kita bicara hukum
27:29kalau bicara hukum
27:31bicara hukum
27:31bicara dengan hukum
27:32sudah memutus
27:33yang memutus
27:34setuju
27:34yang dilakukan
27:35yang dilakukan oleh
27:37EF sekarang ini
27:38juga
27:38hukum
27:3990 itu
27:40itu loh
27:41tidak hanya
27:41Pak Anwar Usman
27:42putusan 90 itu pun
27:44tidak
27:45kalau mau
27:45tidak hanya
27:46objek putih
27:47pengadilan
27:47Bung Reng
27:48Bung Reng
27:48Bung Reng
27:48tahan
27:49Bung Reng
27:49tahan
27:50kita dengarkan dulu
27:50nggak bisa
27:53coba baca
27:54putusan 141
27:55tahun 2023
27:55Anda baca
27:56dong
27:56penimbangan
27:57hukum
27:57alaman 51
27:58siapa yang putus
28:00itu Pak Suartoyo
28:01tanpa Pak Anwar Usman
28:02karena Pak Anwar Usman
28:03itu menghormati
28:04putusan MKFK
28:05dia tidak boleh
28:06dilibatkan dalam
28:07putusan yang berkaitan
28:08dengan
28:08Gibran
28:09ketika diputuskan
28:10semua mempertahankan
28:12mempertahankan
28:13putusan
28:13dan membenarkan
28:14bahwa itu
28:15putusan tidak bertentangan
28:16iya
28:17itu fakta hukum
28:18yang putus
28:19silahkan Pak Rulip
28:21oke
28:22Pak Rulip
28:23tahan
28:24oke
28:24itu
28:25oke
28:25kita
28:26yang mau saya sebutkan
28:28itu
28:28jangan
28:29kemudian
28:29orang menaksirkan
28:31peristiwa itu
28:32dimaknai
28:32sebagai peristiwa
28:33politik
28:34Pak Rulip
28:35Pak Rulip
28:35Rulip
28:35Bung Reng
28:35kalau
28:36Bung Reng
28:37yang memaknai
28:37disebutkan
28:38peristiwa hukum
28:39aneh-aneh saja
28:41oke
28:41baik
28:42selesai
28:43saya berbicara
28:46soal
28:46pandang
28:47kalau orang
28:49memaknai
28:49itu sebagai
28:50peristiwa
28:51politik
28:52Anda
28:52memaknai
28:53diri Anda
28:53sebagai peristiwa
28:54hukum
28:57masalahnya
28:57dimana
28:58oke
28:58itu sudah putusan
29:0090
29:00sudah selesai
29:01oke
29:02Pak Rulip
29:04Bung Reng
29:04oke
29:05hanya dikara
29:06materinya
29:07Pak Rulip
29:08Pak Rulip
29:08Bung Reng
29:09saya dikara
29:10politiknya
29:11tolong
29:12jangan
29:12sebutkan
29:13orang
29:13memang
29:13naik
29:14peristiwa itu
29:15sebagai politik
29:16baik
29:16bapak
29:17bapak
29:18ditahan
29:19peristiwa
29:20politik itu
29:21terjadinya
29:22di DPR
29:22oke
29:23kalau di MKI
29:24itu namanya
29:25peristiwa hukum
29:26boleh
29:27boleh ditahan
29:27semuanya
29:28keduanya
29:28Bung Reng
29:29Pak Rulip
29:29terjadinya
29:30di DPR
29:31selesai
29:32kita akan ke
29:33Bung Andi Azwan
29:33Bung Andi Azwan
29:34untuk besok
29:35akan apa
29:36seperti apa
29:37nanti
29:37karena itu
29:38akan berlangsung
29:39besok
29:39pembuktiannya
29:40akan bagaimana
29:41kita tentu akan
29:42melihat
29:42seperti apa
29:43Bung Andi Azwan
29:44terakhir
29:46ya
29:46kita menghargai
29:48bahwa ini sudah
29:49masuk ke pembuktian
29:50dan besok itu
29:52adalah pembuktian
29:53dari pemohon
29:54dan
29:54saksi
29:55ataupun ahli
29:56dari pemohon
29:57kita mendengarkan itu
29:59kalau dari skedulenya
30:00berarti pemohon dulu
30:02gitu kan
30:02ya baru kan nanti
30:04ada KPU
30:04pihak terkait
30:05mungkin di hari berikutnya
30:06seperti itu
30:07ya kita melihat saja
30:08seperti apa
30:09kalau apakah
30:11ditanyakan
30:11pihak terkait
30:12sudah membuat
30:14bukti-bukti
30:15apa
30:15memberikan bukti-bukti
30:16dan juga saksi
30:17ya jelas
30:18kita sudah memberikan itu
30:19dan ahli pun
30:20juga sudah kita siapkan
30:22untuk-untuk
30:22yang jelas
30:23apapun yang
30:24terjadi nanti
30:25ya kita lihat
30:26seperti apa
30:27di persidangan nanti
30:29dan yang kita berharap
30:30yang saya katakan tadi
30:31bahwa
30:32Hakim
30:33MK
30:34yang mulia Hakim
30:35MK ini
30:36adalah
30:36the guardian of constitution
30:39bisa melihat secara
30:40helicopter view
30:40dan akan memutus
30:42seadil-adilnya
30:43ya tidak
30:44ada suatu
30:45keistimewaan
30:46apapun yang terjadi
30:47yang jelas
30:48ini adalah
30:49untuk
30:49kemasalahan
30:50bangsa dan negara
30:51dan kami berharap
30:54ini adalah
30:56bahwasannya
30:57saya dunggu
30:58bukaan
30:59cocok itu
31:00Bung Re
31:00tahan dulu
31:01jadi tidak ada lagi
31:02yang nanti
31:03ketelah ada
31:04pembuktian dari kita
31:05semua itu
31:06yang akan menjadi
31:07suatu hal yang
31:08menimbulkan
31:09presiden-presiden baru
31:11lagi yang akan mereka
31:11lakukan
31:12oke
31:12saya akan berikan
31:13statement ke
31:14Bung Re
31:15dan juga Pak Ruli
31:16tapi tidak boleh
31:17ada perdebatan lagi
31:18karena kita terbatas
31:19dengan durasi
31:20Bung Re
31:20singkat dari
31:21closing statement Anda
31:22bagi saya ini
31:24sejarah ya
31:25bukan hanya bagi
31:26kita lah ya
31:28tapi secara
31:29bagi bangsa ini
31:30kali pertama
31:31dalam sejarah
31:32Republik ini
31:33ada bapak dan anak
31:34harus berurusan
31:35dengan pengadilan
31:36satu di pengadilan umum
31:38satu di makam
31:39konstitusi
31:39terkait dengan
31:41sesuatu yang
31:42di luar
31:42dugaan kita
31:43sama-sama
31:44masalahnya
31:45ijasa
31:45satu
31:46dugaan tentang
31:47adanya
31:49kepalsuan ijasa
31:50satu
31:51dugaan tentang
31:51tidak adanya
31:52dasar penyetaraan
31:53yang terjadi
31:54pada jasa
31:55SMA
31:56bagi saya itu
31:57menarik sekali
31:58karena itu memang
31:59sangat
32:00pantas
32:01kita tunggu
32:01bersama-sama
32:02bisa
32:03anak dan bapak ini
32:05setelah
32:06sekian lama
32:07ya
32:07beralih gitu
32:08itu pertama
32:10nah yang kedua
32:10yang perlu kita ingatkan
32:12kepada siapapun ya
32:13sekarang ini
32:14kita masuk
32:15dalam satu
32:16peradaban baru lah
32:18bahwa dimanapun
32:19yang berhubungan
32:21dengan
32:21kecurangan
32:23akan dapat
32:24kita usut
32:25kalau tidak ada
32:26mekanisme hukum
32:27permilnya
32:28ya harus ada
32:29kegiatan
32:31pikiran
32:32dan langkah-langkah
32:32yang memastikan
32:34bahwa semua
32:35kecurangan itu
32:35dapat
32:36ditangani
32:37tetapanpun
32:38dan tidak mengenal
32:39tanda luar saat
32:40oke terakhir
32:41saya ingin ke
32:42Pak Ruli-Pak Ruli
32:43singkat saja
32:44pihak pemohon
32:45menyebut target gugatan
32:46adalah mendiskualifikasi
32:48Gibran sebagai
32:49WAPRES
32:50bisakah ini dilakukan
32:51singkat saja
32:53tidak bisa
32:54ya
32:55jadi permohonan ini
32:57sebetulnya
32:57harusnya tidak dapat
32:58diterima
32:59itu saja pendapat saya
33:00karena MK
33:01tidak punya kewenangan
33:02dan MK
33:03dibatasi oleh
33:04Undang-Undang
33:05Dasan 45
33:05hanya memutus
33:07perselisihan hasil
33:08hasil pemilu
33:09bukan soal pendaftaran
33:10bukan soal pembuktian
33:12mengenai ijasa itu
33:13ijasa itu
33:14surat keterangan itu
33:15pembuktian secara hukumnya
33:17adalah secara prosedurnya
33:18substansinya ada di
33:19pengadilan Tata Usaha Negara
33:20karena itu adalah
33:21objek keputusan Tata Usaha Negara
33:23terima kasih
33:23oke kita akan lihat
33:24bagaimana nanti
33:25jalannya sidang besok
33:26terima kasih
33:26Bung Rai Rangkuti
33:27terima kasih Pak Ruli
33:28terima kasih
33:29Bung Andi Azwan
33:30sehat selalu Bapak-Bapak
33:31Assalamualaikum
33:32selamat pagi
33:33ya sama-sama

Dianjurkan