Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Pemohon gugatan ijazah wapres Gibran, Bonatua Silalahi, memaparkan temuannya terkait dokumen pendidikan Gibran Rakabuming Raka dalam sidang perkara di Mahkamah Konstitusi.

Bonatua mengatakan penelitian tersebut dilakukan dengan menggunakan dokumen resmi dari sejumlah lembaga, bukan berdasarkan informasi dari media sosial.

"Saya di sini enggak pernah pakai data-data medsos. Ini resmi semua. Jadi bisa nanti di-cross check ke lembaga yang mengeluarkannya," ujar Bonatua.

Bonatua mempersoalkan mekanisme penyetaraan pendidikan yang tercantum dalam regulasi yang menjadi rujukannya.

"Yang di sini itu adalah yang disetarakan adalah kemampuannya. Seharusnya yang disetarakan itu adalah kurikulumnya," ujar Bonatua. (timecode 5:05)

Ia mengatakan terdapat sejumlah mata pelajaran yang menurutnya harus dipenuhi dalam proses penyetaraan pendidikan, termasuk Pancasila atau PPKn, Bahasa Indonesia, Sejarah Indonesia, dan Matematika.

Menurut Bonatua, dokumen yang diperolehnya hanya berupa surat keterangan dan tidak sesuai dengan mekanisme penyetaraan yang ia pahami berdasarkan aturan yang berlaku.

"Jadi, selain cacat administratif, kita bisa buktikan yang namanya manipulatif," katanya. (timecode 7:18)

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Aqshal

#ijazahgibran #bonatuasilalahi #sidangmk

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693310/bonatua-soal-dokumen-penyetaraan-pendidikan-gibran-cacat-administratif
Transkrip
00:00Baik, terima kasih.
00:01Assalamualaikum, salam sejahtera, selamat siang untuk kita semua ya.
00:05Jadi, saya sebagai raya lawan demokrasi yang khususnya konsen terhadap keterbukaan informasi publik,
00:20melakukan penelitian sebagai ahli kebijakan publik,
00:25dan kebetulan saya meneliti tentang ijajah.
00:30Nah, kebetulan di sini ada Bapak Joko Widodo, ada juga Pak Gibran.
00:36Jadi, berangkat dari situ saya melakukan penelitian,
00:40dan pertama-tama itu saya minta adalah
00:45yang saya kira surat keterangan, yang saya kira ijajah yang dipakai oleh Bapak Gibran di Kota Solo.
00:52Ternyata KPU Kota Solo secara resmi memberikan yang ini,
00:56yaitu surat keterangan, dan banyak di sensor ya,
01:02dihilangkan namanya, apanya, tanda tangannya.
01:05Nah, di sini saya berangkat tes.
01:08Saya tentunya minta juga dengan yang lain, dengan daftar riwayat hidup.
01:13Nah, ini mungkin sekaligus koreksi nanti ke Bapak Joko Widodo,
01:16yang baru kemarin menyatakan riwayat pendidikan Gibran.
01:20Dan agak beda dengan yang dari Solo,
01:24di khususnya tahun-tahunnya.
01:26Tapi mungkin beliau, ya, mungkin namanya umur ya,
01:29bisa saja mis-mis sedikit masalah tahun.
01:33Yang mana ini?
01:36Ini semua, saya di sini nggak pernah pakai data-data medsos ya,
01:41ini resmi semua.
01:42Jadi, bisa nanti di cross-check ke lembaga yang mengeluarkannya.
01:49Udah?
01:50Nah,
01:52berangkat dari sini,
01:54karena dia,
01:55saya minta,
01:57sebenarnya saya minta adalah yang clear,
01:59yang lengkap semua,
02:01sama seperti dulu KPU Kota Solo yang hanya mengasihi jajah,
02:04tapi banyak di-blurkan,
02:05saya minta ke Kemendik Dasmen.
02:08Nah, Kemendik Dasmen itu ternyata,
02:11dia menolak,
02:13menyerahkannya.
02:15Karena menolak,
02:17kita protes,
02:18saya protes,
02:19saya sanggat ke PPID,
02:21lalu saat itu PPID-nya,
02:23atasan PPID-nya,
02:24mengasih saya surat,
02:28semacam agreement ke saya,
02:30saya bisa dikasih kalau,
02:32dengan syarat,
02:33tidak boleh menunjukkan ke publik.
02:37Nah, karena saya tadi berangkat seorang ahli kebijakan publik,
02:40saya nggak mau.
02:40Saya temukan peradilan,
02:42dan,
02:44dalam peradilan ini banyak fakta yang,
02:46yang apa ya,
02:47yang akan saya ungkapkan,
02:48yang berhubung dengan,
02:49apa kita,
02:51dalil kita,
02:52bahwa terjadi yang namanya,
02:54kecurangan,
02:56cacat administrasi,
02:58dan manipulatif.
02:59Nah,
03:00selama persidangan,
03:01terbukti,
03:03ya,
03:03ternyata,
03:05seharusnya,
03:08proses penerbitan,
03:09surat keterangan,
03:11penyetaraan ini,
03:12seharusnya itu,
03:13dilakukan oleh tim penilai.
03:15Dan tim penilai ini,
03:17seharusnya punya risalah rapat,
03:19notulensi.
03:21Dan,
03:21harus menunjukkan juga,
03:23apa yang disetarakan.
03:25Namun,
03:26pada keputusan ini,
03:27ya,
03:28ketika majelis KIP,
03:31melakukan,
03:32kunjungan setempat,
03:33melihat barang-barang informasi,
03:35yang kata mereka,
03:36dirahsiakan,
03:36ternyata,
03:37tak satu pun,
03:38ada,
03:39surat keterangan itu,
03:40tak ada nama tim penilai,
03:42tak ada juga risalahnya.
03:43Nah,
03:44menjadi pertanyaan,
03:45kok tiba-tiba suketnya ada,
03:46kan begitu.
03:48Nah,
03:48setelah,
03:50tim,
03:50apa,
03:50tim,
03:50KIP selesai penilai tempat,
03:55ternyata,
03:57ditemukan juga bahwa,
04:00kemandik dasmen,
04:01mengeluarkan surat,
04:02keputusan PPID,
04:03yang menyatakan,
04:05ini bersifat rahasia.
04:08Nah,
04:09di sini yang mulai namanya,
04:11manipulasi itu,
04:12rahasia waktu itu.
04:12Jadi,
04:13akibatnya,
04:14sidang kita berlama-lama,
04:15tujuannya adalah,
04:16saya mematahkan dulu,
04:18keputusan itu,
04:19supaya,
04:20men-challenge,
04:21bahwa itu tidak rahasia.
04:22Dan,
04:23terakhir diputuskan memang,
04:25bahwa,
04:27KIP bilang,
04:28ini tidak rahasia,
04:29dan diserahkan kepada publik.
04:32Inilah barangnya yang saya dapat.
04:34Diserahkan,
04:35dan cukup mengkagetkan kita,
04:37bahwa,
04:37ternyata,
04:38apa yang saya perkirakan,
04:40ini seharusnya adalah,
04:42surat keterangan,
04:43penyetaraan,
04:44ternyata yang dikasih adalah,
04:45surat keterangan doang.
04:46Yang menurut saya,
04:48berdasarkan,
04:49Peraturan Menteri Pendidikan,
04:51dan Kebudayaan,
04:52nomor 29 tahun 2014,
04:54bukan ini barangnya.
04:57Berdasarkan,
04:58penyetaraan yang ada di,
05:00putusan dirjen,
05:01tentang SMK,
05:02bukan begini juga,
05:03cara penyetaraannya.
05:05Jadi yang disini,
05:06itu adalah,
05:07yang disetarakan adalah,
05:08kemampuannya.
05:09Seharusnya yang disetarakan,
05:10itu adalah kurikulumnya.
05:13Dimana di peraturan,
05:15eh,
05:17Perjelit ini,
05:19silahkan nanti dibaca,
05:22supaya setara SMK,
05:24yang di luar negeri,
05:26terhadap SMK di Indonesia,
05:28maka di Perjelit ini,
05:29diatur bahwa,
05:31dia harus,
05:33mengenyam pendidikan,
05:34mata kulit,
05:35mata pelajaran,
05:36Pancasila,
05:37PPKN,
05:38mata pelajaran,
05:39Bahasa Indonesia,
05:40mata pelajaran,
05:41sejarah Indonesia,
05:42matematika,
05:44dan,
05:44yang paling penting itu,
05:45menurut saya,
05:46yang harus ada,
05:47bagi seorang,
05:48pemimpin,
05:48pemimpin,
05:49adalah sejarah Indonesia,
05:50dan,
05:52PPKN.
05:52ternyata,
05:54tidak ada,
05:55ya,
05:56ternyata beliau tidak,
05:58tidak juga mengikuti,
05:59penyetaraan,
06:00sesuai dengan,
06:01peraturan menteri,
06:03dan juga beliau tidak,
06:04ternyata juga tidak memakai,
06:05yang namanya,
06:06paket C.
06:07Nah,
06:07beliau hanya memakai ini.
06:09Nah,
06:09ini menjadi pertanyaan kita,
06:12pertanyaan kita,
06:13kenapa ada,
06:14muncul produk seperti ini?
06:16Nah,
06:17inilah yang menjadi,
06:18titik temu kita bahwa,
06:20ini menjadi nopum,
06:21untuk menjadi alasan kita,
06:24mengajukan,
06:25meskipun 2 tahun telat,
06:26mengajukan bahwa,
06:27ini bukanlah persyaratan,
06:28yang dimaksud dengan,
06:30undang-undang pemilu.
06:34Dimana juga,
06:36kita menemukan bahwa,
06:39dokumen ini,
06:40diterbitkan,
06:41dari doa,
06:43ada beberapa item,
06:44yang diuji oleh,
06:48tim Kementerian Pendidikan Dasar Menengah,
06:50ini ada 8 item,
06:51tapi,
06:52ada item yang tidak diisi,
06:54yaitu,
06:54surat dari,
06:56Kedutaan Besar,
06:58Republik Indonesia,
06:59yang di Singapura,
07:00di apa,
07:00di Australia,
07:02atau Komjennya.
07:04Nah,
07:04disini yang menjadi pertanyaan kita juga,
07:06kenapa,
07:09serba dimudahkan,
07:11seperti itu.
07:12Jadi,
07:12dari cerita tadi saya,
07:13cerita saya itu,
07:15tergambarlah bahwa,
07:17selain cacat administrati,
07:19kita bisa buktikan,
07:20yang namanya,
07:21manipulatif.
07:22Saya rasa,
07:22itu saja dari saya,
07:23terima kasih.
07:25Pak Moriono,
07:27Pak Narko,
07:27silakan.
07:33Baik,
07:34terima kasih.
07:35Assalamualaikum,
07:36warahmatullahi wabarakatuh.
07:38selamat menikmati.
07:40Terima kasih.

Dianjurkan