Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Senin, 28 September 2026, Mahkamah Agung RI menerima kunjungan delegasi Negara Palestina dalam agenda "Trilateral Law Enforcement Dialogue" di Ruang Rapat Panitera, Mahkamah Agung, Jakarta. Pertemuan juga dihadiri perwakilan Pemerintah Australia, perwakilan Bappenas RI, serta Kementerian Luar Negeri RI.

Selama dialog yang berlangsung 2 jam, delegasi Palestina menunjukkan ketertarikan terhadap kemajuan peradilan di Indonesia, seperti digitalisasi layanan peradilan, akses terhadap keadilan, hingga transparansi lembaga.

Mahkamah Agung RI menyambut baik dialog trilateral ini. Ketua Kamar Pembinaan MA RI, Syamsul Ma'arif, menyinggung keberhasilan MA mereduksi tunggakan perkara, dari 88 persen menjadi 0,1 sampai 0,3 persen, melalui pemanfaatan ekosistem peradilan digital.

Selain digitalisasi, MA juga membagikan pengalaman perluasan akses peradilan bagi kelompok rentan, masyarakat kurang mampu, serta penyandang disabilitas.

Melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik ini, negara-negara yang terlibat diharapkan dapat mempererat kemitraan, sekaligus mendukung penguatan kapasitas dan pembaruan peradilan.

Baca Juga MA Sosialisasikan Pedoman Pemidanaan Tindak Pidana Terorisme Tertentu | MA NEWS di https://www.kompas.tv/nasional/693175/ma-sosialisasikan-pedoman-pemidanaan-tindak-pidana-terorisme-tertentu-ma-news

#manews #mahkamahagung #palestina

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693408/mahkamah-agung-ri-terima-delegasi-palestina-berdialog-penegakan-hukum-ma-news
Transkrip
00:06Intro
00:14Senin 28 September 2026,
00:18Mahkamah Agung RI menerima kunjungan delegasi negara Palestina
00:21dalam agenda Trilateral Law Enforcement Dialogue
00:25di ruang rapat panitra Mahkamah Agung Jakarta.
00:30Pertemuan juga dihadiri perwakilan pemerintah Australia,
00:33perwakilan Bapenas RI, serta Kementerian Luar Negeri RI.
00:37Selama dialog yang berlangsung dua jam,
00:40delegasi Palestina menunjukkan ketertarikan terhadap kemajuan peradilan di Indonesia,
00:45seperti digitalisasi layanan peradilan,
00:48akses terhadap keadilan, hingga transparansi lembaga.
00:52It is a great honor for the Palestinian delegation
00:55to be received by the Supreme Court of the Republic of Indonesia.
00:59We attach great importance to this visit,
01:03as the strength of the rule of law depends not only on sound legislation,
01:09but also on strong institutions,
01:12effective justice, and public confidence
01:15in the ability of those institutions to upload the law.
01:20We are particularly interested in Indonesia's experience
01:24in advancing access to justice,
01:27digitalization judicial services,
01:30strengthening legal identity,
01:32and civil registration, as you mentioned, Your Excellency,
01:35and ensuring effective oversight and accountability in accordance with the law.
01:41Mahkamah Agung RI menyambut baik dialog trilateral ini.
01:45Ketua Kamar Pembinaan MA RI Syamsul Ma'arif
01:48menyinggung keberhasilan MA mereduksi tunggakan perkara
01:52dari 88 persen menjadi 0,1 sampai 0,3 persen
01:57melalui pemanfaatan ekosistem peradilan digital.
02:00Selain digitalisasi, MA juga membagikan pengalaman
02:05perluasan akses peradilan bagi kelompok rentan,
02:08masyarakat kurang mampu, serta penyandang disabilitas.
02:12Terutama mereka ingin tahu perkembangan peradilan kita
02:17dalam banyak hal,
02:19subtansinya status kependudukan,
02:23anak, kalau cerai,
02:27kemudian harta, dan seterusnya.
02:29Mereka ingin exchange itu.
02:32Kemudian mereka juga ingin tahu
02:34kenapa kita berhasil meredus bad log perkara.
02:39Peranan IT terhadap penanganan perkara.
02:44Dan kita sampaikan luar biasa gitu kan.
02:47Dari sekian 88 persen bad log
02:52sampai sekarang hanya tinggal mungkin 0,1, 0,3 persen.
02:58Ini semua IT dan kita share gitu.
03:01Kemudian mereka juga menanyakan
03:03bagaimana dengan legal aid.
03:06Karena di sana kan juga banyak yang tidak mampu.
03:10Bagaimana dengan peradilan yang jauh
03:13dari tempat penduduk.
03:15Apalagi mereka kan di buku gedungan gitu kan.
03:18Nah kita sampaikan juga,
03:20di sini ada peradilan di luar kantor pengadilan.
03:23Melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik ini,
03:28negara-negara yang terlibat diharapkan dapat mempererat kemitraan,
03:32sekaligus mendukung penguatan kapasitas dan pembaruan peradilan.
03:36Tim Liputan, Kompas TV.

Dianjurkan