Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kalapas Cibinong Cuma Tumbal? DPR Curigai Keterlibatan Pejabat Atas di Kasus Fasilitas Mewah

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PAN, Edison Sitorus, meminta publik tidak terburu-buru sepenuhnya melempar kesalahan kepada Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong terkait maraknya temuan fasilitas mewah bagi narapidana.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di Kompleks Parlemen, Senayan, ia menegaskan pentingnya menelusuri secara mendalam siapa pihak sebenarnya yang paling bertanggung jawab di balik keberadaan fasilitas berstandar apartemen tersebut.

Edison bahkan melontarkan kecurigaan bahwa penyediaan sarana istimewa di dalam lembaga pemasyarakatan itu tidak berdiri sendiri, melainkan diduga kuat melibatkan instruksi atau perintah dari pejabat tingkat atasan.

Sorotan tajam dari jajaran legislatif ini menjadikan skandal perlakuan khusus bagi warga binaan di Lapas Cibinong sebagai salah satu agenda utama yang paling disoroti dalam forum rapat tersebut.

#KalapasCibinong #KomisiXIIIDPRRI

Creative/Video Editor: Lia/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:02Yang saya hormati Ketua dan Pimpinan Komisi 13 dan teman-teman di Komisi 13.
00:10Yang saya hormati Pak Dirjen dan jajarannya,
00:14hari ini telah kita dengar tadi pemamparan dengan peristiwa kalapas Cibinong ya.
00:21Saya lihat di media juga akan ada korban dari apa? Kepala Lapas.
00:28Sebenarnya kalapas ini bisa buat apa sih dengan peristiwa ini?
00:32Kalau kita lihat Pak Dirjen ya, ya enggak usah menutup mata bahwa masyarakat sudah lihat di media sosial
00:41bahwa kejadian itu memang terjadi, bahwa ada hunian-hunian yang memang ada.
00:52Jadi kalapas juga enggak bisa disalahkan dan dikorbankan juga.
00:56Kalapas kan instruksi dari atas sebuahnya.
00:59Bisa apa kalapas dengan pimpinan-pimpinan dia di atas?
01:04Jalan pikiran kita mengatakan, ya jangan korbankan dia, tapi perbaikin sistem yang ada.
01:10Ini tiba-tiba dinonaktifkan.
01:13Mereka bisa apa dengan pimpinan mereka?
01:16Suruh diam-diam.
01:18Suruh jalan-jalan. Itu kalapas.
01:20Jadi kita tahu semua sangat disayangkan.
01:24Ketika ada peristiwa besar seperti ini, nasional peristiwanya hanya korbannya lima orang.
01:32Kasih yang kalapas ini.
01:33Dia enggak salah apa-apa, sistem yang Bapak bangun yang salah.
01:39Orang ini pasti lelah masuk.
01:40Ada video Pak Permadi mengatakan,
01:43Waktu jamannya apa itu?
01:45Orang kayak Sumatera Sitorus itu masuk penjara, bisa berkunjung kok.
01:48Satu marga itu.
01:49Satu marga itu.
01:50Ada videonya, ada barang bukti.
01:53Ini kita enggak bisa tutupi Pak Dirjen.
01:56Ya, katakan saya-saya perbaikin.
01:59Dan itu aja.
02:01Kalau belum perlu, kalau orang Jepang itu hirang kiri.
02:04Itu yang penting.
02:05Daripada ini pembusukan dibiarkan terus muter-muter-muter jelek seluruh negara.
02:10Ujung-ujungnya, satunya apa, presidennya yang dijelekkan.
02:14Kita pinginnya dengan era jaman Prabowo ini, ini perbaikan banget.
02:19Ini sudah eranya sudah mulai beberapa presiden terjadi.
02:22Di era jaman ini, gas sikat.
02:25Nah, ini yang penting kita buat.
02:27Perbaiki sebaik mungkin.
02:29Dengan kejadian ini, menasional.
02:32Dia mau orang kaya, mau orang hebat, mau bupati di penjara, sama posisinya diberhukum.
02:38Enggak ada cerita.
02:39Nah, ini bagaimana kita mau buat seperti ini?
02:42Mau Dewan, DPRR di penjara, duduk di situ.
02:46Satu kamar 15 orang, satu kamar 18 orang, itu yang benar.
02:50Ini yang saya hati nurani, berlawanan dari tadi.
02:53Masa kelapa-lapa dikorbankan?
02:56Sistem kita yang salah.
02:59Ini, Pak Pimpinan, tolong setelah kejadian ini, ada perubahan lah di lapas-lapas kita ini.
03:06Yang berikutnya, saya pinginnya, kita ketika kunjung itu, terus terang, kita kunjung sebagai komisi 13.
03:14Terus diawasin sama petugas-petugas lapas.
03:17Kita juga gak bisa nanya sama warga binaan, apa yang terjadi, bagaimana yang terjadi.
03:25Ini kekurangan-kekurangan kita.
03:26Saya merasa dua tahun mengawasi lapas ini.
03:29Saya sudah lihat seperti itu.
03:31Tapi Allah membuktikan peristiwa ini.
03:34Membuka tabir ini.
03:36Ya, ada perbaikan di kemudian hari.
03:38Ini memang, apa ya, isi hati ketua, terus terang ini, mudah-mudahan selepas kejadian ini, ya keadilan ditarapkan di lapas
03:49-lapas itu.
03:50Terima kasih.
03:50Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dianjurkan