Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sarcopenia adalah salah satu tanda perubahan pada otot yang dapat muncul seiring bertambahnya usia.

Proses perubahan tersebut bisa berlangsung perlahan, dan diikuti dengan gejala yang tidak selalu kentara.

Sayangnya, tidak jarang yang menganggap kondisi ini sebagai bagian yang wajar dari proses penuaan, sehingga dibiarkan begitu saja.

Padahal, dengan strategi yang tepat, risiko sarcopenia bisa dicegah lebih awal, sehingga fungsi otot bisa tetap bekerja optimal meski usia terus bertambah.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #sarcopenia #maslaahotot

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Mengenal sarcopenia, masalah otot yang muncul seiring usia bertambah.
00:04Sarcopenia merupakan kondisi berupa penurunan masa, kekuatan, dan fungsi otot yang umumnya berkaitan dengan pertambahan usia.
00:12Kondisi ini berkembang perlahan dan kerap dianggap sebagai bagian normal dari penuaan.
00:17Padahal, risiko sarcopenia dapat ditekan melalui aktivitas fisik dan asupan nutrisi yang cukup.
00:23Mengenali gejalanya sejak dini penting untuk menjaga fungsi otot dan kemampuan beraktivitas sehari-hari.
00:28Dikutip dari Cleveland Clinic, sarcopenia merupakan masalah kesehatan yang memengaruhi sistem muskuloskeletal dan dapat menyebabkan seseorang kesulitan berjalan, berdiri dari
00:38kursi, mengangkat barang, atau menaiki tangga.
00:41Selain usia, sarcopenia dapat dipengaruhi kurangnya aktivitas fisik, asupan nutrisi yang tidak optimal, perubahan hormon, dan gangguan metabolisme.
00:50Gejala sarcopenia
00:52Gejala yang umum terjadi antara lain, satu masa dan kekuatan otot menurun.
00:57Ditandai kesulitan mengangkat atau membawa benda yang sebelumnya terasa ringan.
01:02Dua, stamina menurun.
01:04Tubuh lebih cepat lelah saat melakukan aktivitas fisik dan membutuhkan waktu pemulihan lebih lama.
01:10Tiga, keseimbangan terganggu.
01:12Kelemahan otot dapat mengurangi kemampuan tubuh menjaga stabilitas sehingga meningkatkan risiko terjatuh.
01:18Empat, kemampuan berjalan melemah.
01:19Kelemahan otot tungkai dapat membuat langkah lebih pendek, lambat, dan kurang stabil.
01:26Penyebab sarcopenia
01:27Beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap sarcopenia meliputi.
01:32Satu, kurang aktivitas fisik.
01:34Minimnya aktivitas fisik membuat otot kekurangan rangsangan untuk mempertahankan masa dan kekuatannya.
01:39Dua, asupan nutrisi kurang optimal.
01:43Kekurangan protein dan asam amino dapat menghambat pemeliharaan serta regenerasi jaringan otot.
01:48Tiga, perubahan hormon.
01:50Pertambahan usia dapat disertai penurunan hormon seperti testosteron, estrogen, dan insulin-like growth factor 1, IGF-1, yang berperan dalam
01:59pemeliharaan otot.
02:01Empat, gangguan metabolisme.
02:03Gangguan metabolisme, termasuk diabetes, dapat memengaruhi pemanfaatan energi oleh sel otot dan berkontribusi terhadap penurunan fungsi otot.

Dianjurkan