00:02Intro
00:03Anda menyaksikan Breaking News Kompas TV bersama saya Nanda Aprilia
00:07Saudara ledakan dasyat terjadi di kawasan pertokohan San Antonio Pekuon City, Surabaya pada selasa pagi
00:20Dari visual yang Anda saksikan saat ini, saudara memperlihatkan situasi pasca ledakan di kawasan pertokohan San Antonio Pekuon City, Surabaya
00:29Diduga ledakan ini terjadi akibat kebocoran gas LPG 50 kg di salah satu resto di kawasan itu
00:37Besarnya ledakan membuat sejumlah bangunan dengan radius 20 meter hingga 30 meter mengalami kerusakan
00:45Informasinya saudara, 5 orang dikabarkan menjadi korban dan telah dibawa ke rumah sakit
01:10Untuk lebih jelas lagi saudara, informasi terkini ledakan di kawasan Pekuon City, Surabaya
01:16Kita terhubung dengan jurnalis Kompas TV Mahendra Tri Ginajar di Surabaya, Jawa Timur
01:21Mahendra, selamat pagi
01:23Bisa dijelaskan kepada kami terkait dengan penyebab ledakan yang terjadi di sana seperti apa
01:27Dan gambaran di TKP saat ini seperti apa
01:31Ya, dan saudara bahwa memang terjadi ledakan desa di area pertokohan San Antonio
01:37Di kawasan Pekuon City pada pagi tadi sekitar pukul 7 pagi
01:43Memang ada salah satu resto yang diduga menjadi pusat dari ledakan ini sendiri
01:50Yang dimana dugaan awalnya adalah ledakan dari gas LPG 50 kg
01:59Yang dimana meledak saat pegawai sedang menyiapkan untuk membuka cam operasional dari resto tersebut
02:10Memang gasatnya ledakan ini sendiri berdampak terhadap sejumlah bangunan
02:16Yang berada di sekitar lokasi beradius antara 20 hingga 50 meter
02:22Ini mengalami kerusakan
02:24Sementara itu hingga saat ini menurut informasi dari pihak perusahaan sendiri
02:29Ada lima orang yang merupakan karyawan dari pihak resto ini mengalami luka bakar
02:36Dan saat ini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat
02:40Untuk saat ini proses olah TKP dan identifikasi masih dilakukan oleh
02:44Tipi Nenafis termasuk dari tim Gegana dari Polda Jawa Timur
02:49Yang saat ini masih melakukan penyelidikan dan juga masuk ke area lokasi ledakan
02:54Untuk memastikan apa penyebab pasti dari ledakan yang menyebabkan puluhan dari bangunan mengalami kerusakan
03:02Dan juga lima orang ini mengalami luka
03:05Hingga saat ini memang belum ada menurut mas pasti dari pihak perusahaan terkait penyebab pasti ledakan
03:11Namun informasi yang berada di lapangan menyebutkan bahwa ledakan ini juga dari kepocoran gas LPG kemasan 50 kg
03:21Yang dimana ada 3 LPG yang ini meledak secara bersamaan hingga menyebabkan ledakan yang dasar di salah satu resto
03:30Dampaknya memang sangat luar biasa karena sejumlah bangunan yang beradius lebih dari 20 hingga 50 meter ini mengalami kerusakan
03:39Terutama pecahnya kaca-kaca dari pintu Ruko-Ruko yang ada di sekitar lokasi kejadian
03:46Saat ini masih dilakukan oleh TKP dari tim Nenafis dan juga tim Gegana Polda Jawa Timur
03:50Untuk memastikan penyebab pasti dari ledakan yang terjadi
03:56Informasinya ada sebanyak 5 orang yang saat ini tengah dibawa ke rumah sakit dan mengalami luka-luka
04:02Apakah terkonfirmasi 5 orang ini merupakan pegawai resto atau seperti apa?
04:07Mahendra
04:08Ya Ananda dan Sudara memang bersedia informasi dari saksi yang merupakan pegawai juga dari Ruko yang berada tepat
04:16Di depan salah satu resto yang meledak ini menyebutkan bahwa terdapat 5 karyawan dari perusahaan resto
04:26Ruko resto ini sendiri yang menjadi korban dan mayoritas mengalami luka bakar yang cukup parah
04:31Dan saat ini masih dalam berseperawatan karena telah dilalikan ke rumah sakit terdekat di semua kawasan di kota Surabaya
04:39Seperti rumah sakit haji dan juga rumah sakit mitra keluarga yang memang lokasinya berdekatan dengan lokasi kejadian ini sendiri
04:47Untuk saat ini proses oleh TKP masih dilakukan oleh TKP Minimastis Forest Abel Surabaya
04:53Dibantu juga oleh tim Gegana dari Polda Jawa Timur
04:56Untuk memastikan apakah benar ledakan ini disebabkan oleh gas LPG 50 kg ataupun sebab-sebab lainnya
05:04Ya Ananda
05:08Kita tahan dulu informasinya Mahendra
05:11Karena sudah terhubung juga bersama kami di Breaking News Kompas TV pagi ini
05:14Ada wakil wali kota Surabaya, Pak Armuji
05:17Pak Armuji, selamat pagi
05:21Bantu
05:22Pak Armuji, bisa mendengar suara nanda dari studio?
05:34Oke, saudara
05:37Pagi ini terjadi ledakan yang cukup dasyat
05:41Terjadi di kawasan Pokuwon City, Surabaya, Jawa Timur
05:46Informasi yang tadi disampaikan oleh jurnalis Kompas TV Mahendra Tri Kinanjar
05:52Yang berada di lokasi bahwa yang menjadi sumber ledakan ini berasal dari sebuah resto
05:59Yang memang baru hendak beroperasi pagi ini
06:02Dan ada sebanyak lima orang menjadi korban akibat ledakan ini
06:08Mengalami luka-luka dan saat ini sudah dibawa ke rumah sakit terdekat
06:13Kita akan sapa kembali wakil wali kota Surabaya, Pak Armuji
06:16Selamat pagi Pak Armuji, ada nanda dari studio
06:24Pak Armuji, bisa mendengar suara nanda dari studio?
06:27Tidak
06:37Baik, kami masih mencoba untuk terus menghubungi wakil wali kota Surabaya
06:42Pak Armuji, saudara
06:43Tampaknya masih ada terkendala terkait dengan teknik suara?
06:48Teknik suara?
06:50Iya, selamat pagi
06:53Pak Armuji, bagaimana terkait dengan perkembangan ledakan yang terjadi di kawasan Pakuon City, Surabaya saat ini?
07:00Informasi ada lima korban, apakah Anda mendapatkan informasi mungkin ada korban lain?
07:05Pak Armuji, ini suaranya kok kecil ya?
07:19Bagaimana penanganan untuk di Paku Wong City Surabaya
07:23Pasca ledakan Pak Arwoji
07:28Sementara yang kita terinformasi ke kita ya 5 orang itu
07:33Maka ledakan yang tadi pagi sekitar jam 7
07:38Sekarang ini sudah dipasang polis lain
07:46Oke berarti pasca ledakan terjadi penanganan yang saat ini
07:50Tengah dikerahkan di lokasi seperti apa Pak Arwoji
07:54Pasang polis lain tentunya para korban
07:59Yang sudah dilarikan di rumah sakit terdekat
08:04Ini mendapat jatuh perawatan
08:06Mendapat jatuh perawatan yang identif
08:08Tapi
08:10Jadi penanganan yang saat ini tengah dikerahkan di lokasi seperti apa Pak?
08:18Dari ya polisian maupun dari dinas-dinas terkait
08:23Kita sudah menuju arah sana
08:25Supaya penanganan ini segera bisa diatasi dengan baik
08:31Terima kasih telah menonton!