Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAYAPURA, KOMPAS.TV - Mahkamah Agung memberikan pembinaan kepada puluhan hakim di Papua untuk meningkatkan profesionalitas sekaligus menyamakan persepsi terkait kebijakan dan penerapan hukum di lingkungan peradilan. Kegiatan digelar di Pengadilan Tinggi Jayapura, Selasa, 29 September 2026.

Pembinaan diikuti sekitar 80 hakim dan dipimpin Hakim Agung Kamar Pidana Achmad Setyo Pudjoharsoyo bersama Hakim Agung Kamar Perdata Sobandi serta Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara Khusus Pajak Hari Sih Advianto.

Achmad mengatakan kegiatan tersebut merupakan pembinaan pertama yang digelar MA di Papua dan menjadi bagian dari kebijakan pengawasan hakim di daerah.

Pembinaan bertujuan memberikan pemahaman kepada hakim dari berbagai lingkungan peradilan, mulai dari peradilan umum, agama hingga militer.

MA juga membuka ruang bagi hakim di daerah untuk menyampaikan persoalan dan aspirasi yang dihadapi. Komunikasi tersebut diharapkan memperkuat koordinasi serta memastikan kebijakan peradilan diterapkan secara konsisten hingga wilayah paling timur Indonesia.

#mahkamahagung #jayapura #hakim

Baca Juga Mahkamah Agung Dorong Peningkatan Kompetensi SDM Peradilan melalui Beasiswa LPDP | MA NEWS di https://www.kompas.tv/regional/693793/mahkamah-agung-dorong-peningkatan-kompetensi-sdm-peradilan-melalui-beasiswa-lpdp-ma-news

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/694404/mahkamah-agung-berikan-pembinaan-puluhan-hakim-di-papua-ma-news
Transkrip
00:06Intro
00:13Mahkamah Agung memberikan pembinaan kepada puluhan hakim di Papua
00:17untuk meningkatkan profesionalitas sekaligus menyamakan persepsi
00:21terkait kebijakan dan penerapan hukum di lingkungan peradilan
00:24pada Selasa 29 September 2026.
00:27Pembinaan yang berlangsung di pengadilan tinggi Jayapura ini
00:31diikuti sekitar 80 hakim dan dipimpin langsung
00:34Hakim Agung Kamar Pidana Ahmad Setio Pujo Harsoyo
00:38bersama Hakim Agung Kamar Perdata Sobandi
00:41serta Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara Khusus Pajak Hari Sih Atvianto.
00:47Hakim Agung Ahmad Setio bilang kegiatan tersebut
00:49merupakan pembinaan pertama yang digelar MA di Papua.
00:53Kegiatan itu juga menjadi bagian dari pelaksanaan kebijakan pengawasan hakim
00:58di daerah sebagaimana keputusan Ketua Mahkamah Agung tahun 2026.
01:03Pembinaan tersebut juga bertujuan memberikan pemahaman kepada hakim
01:06dari berbagai lingkungan peradilan, mulai dari peradilan umum,
01:09peradilan agama, hingga peradilan militer.
01:13Ahmad menilai penyampaian kebijakan MA secara langsung kepada hakim di daerah
01:17penting agar surat edaran maupun kebijakan yang dikeluarkan lembaga peradilan tertinggi tersebut
01:22dapat dipahami secara seragam hingga ke daerah.
01:26Pembinaan tersebut diharapkan dapat memastikan adanya kesamaan pandangan
01:30antara MA di tingkat pusat dengan jajaran pengadilan di daerah
01:34dalam menjalankan berbagai kebijakan.
01:37Kami dari Mahkamah Agung, para hakim agung, lintas kamar hadir di sini
01:44dalam kapasitas sebagai hakim agung pengawas dan pembina daerah
01:49berdasarkan keputusan Ketua Mahkamah Agung tahun 2026, nomor 148.
01:59Tujuan kita ke sini adalah yang pertama untuk menjaga konsistensi putusan kita
02:06sekaligus menyamakan persepsi atas kebijakan-kebijakan Mahkamah Agung
02:11dan juga memberikan bekal kepada hakim-hakim
02:14baik untuk lingkungan peradilan agama, peradilan umum, perdata maupun pidana
02:24termasuk juga militer dan tata usaha negara.
02:27Ini penting agar sema-sema itu betul-betul masuk ke hati nurani para hakim yang ada di daerah
02:36dan membuktikan bahwa Mahkamah Agung itu hadir sampai ke ujung Indonesia Timur.
02:42Ini penting bagi kita supaya dari Sabang sampai Merauke, dari Aceh sampai ini
02:47semua juga sama perpandangannya terkait dengan kebijakan-kebijakan Mahkamah Agung.
02:53Selain menyampaikan kebijakan dari pusat, Mahkamah Agung juga membuka ruang
02:57bagi hakim di daerah untuk menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi
03:01yang dihadapi dalam menjalankan tugas.
03:04Pola komunikasi tersebut tidak hanya bersifat top-down,
03:07tetapi juga memungkinkan adanya masukan dari tingkat bawah
03:11untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan Mahkamah Agung.
03:15Pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi
03:18antara Mahkamah Agung dan pengadilan di daerah,
03:21khususnya dalam menjaga profesionalitas hakim
03:24serta memastikan penerapan kebijakan peradilan berjalan secara konsisten
03:28hingga wilayah paling timur Indonesia.
03:31Findi Rakmeni, Kompas TV, Jayapura, Papua
03:35Terima kasih.
03:36Terima kasih.

Dianjurkan