Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MADIUN, KOMPAS.TV - Antisipasi risiko banjir saat memasuki musim hujan, BPBD Kota Madiun, Jawa Timur bersama sejumlah instansi lintas sektoral membersihkan sungai dan saluran drainase.

Pembersihan difokuskan pada aliran Sungai Sono.

Pembersihan sungai sebagai langkah mitigasi dan penanganan dini risiko bencana banjir.

BPBD Kota Madiun mencatat ada 80 titik aliran sungai dan saluran drainase yang perlu ditangani.

Baca Juga Indofood Dorong Inovasi Pangan Lokal Lewat Simposium 2026 di https://www.kompas.tv/advertorial/695103/indofood-dorong-inovasi-pangan-lokal-lewat-simposium-2026

#banjir #bpbd #madiun #mitigasibanjir

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/695104/antisipasi-banjir-bpbd-kota-madiun-bersih-bersih-sungai-dan-saluran-drainase-jmp
Transkrip
00:13Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:30Kota Madiun, pembersihan sungai sebagai langkah mitigasi dan penanganan dini risiko bencana banjir.
00:37BPBD Kota Madiun mencatat ada 80 titik aliran sungai dan saluran drainase yang perlu ditangani.
00:48Sungai di wilayah Kota Madiun ini tujuannya untuk mengurangi risiko banjir yang ada di wilayah kota Madiun.
00:58Khususnya di wilayah Tawang Rejo, Kelun, Bilang Bangu.
01:02Analisa kami sebenarnya ada 80 titik yang perlu diintervensi.
01:06Cuman untuk yang paling rawan, yang paling besar dampaknya itu ada 10 titik.
01:12Yang akan kita intervensi dimulai dari tanggal 3 Oktober sampai nanti tanggal 24 Oktober.
01:19Terima kasih.
01:19Terima kasih.

Dianjurkan