Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 minggu yang lalu
Kalau kamu berpikir kota-kota Bangsa Mesir Kuno selalu berdiri di tempat yang mudah dan strategis, video ini akan membantah anggapan itu. Dari Amarna yang dibangun di gersang, sampai kompleks piramida di Giza yang berdiri di dataran tandus, ternyata alasan mereka memilih lokasi tersebut jauh lebih rumit dan menarik daripada sekadar soal air dan tanah subur. Kamu akan diajak menyusuri bagaimana Bangsa Mesir Kuno membangun kota-kota mereka, apa yang memandu pilihan lokasi mereka, dan apa yang terjadi ketika alam berubah di sekitar mereka. Jangan lupa subscribe agar tidak ketinggalan cerita peradaban kuno berikutnya. Tulis di kolom komentar kota Mesir kuno mana yang paling kamu penasari. Saksikan videonya sampai selesai!
Transkrip
00:00Kota Mesir kuno berdiri di tepi sungai, di tanah subur, dan dekat jalur perdagangan.
00:05Itu yang diajarkan di sekolah dan selalu dikira benar.
00:09Tapi kenyataannya, banyak kota mereka justru berdiri di lokasi yang tidak terduga.
00:14Bahkan ada yang sengaja dibangun di tengah gurun tandus.
00:18Dan yang lebih mengejutkan, beberapa kota itu justru lebih makmur daripada yang dianggap ideal.
00:24Kalau kamu lihat peta Mesir kuno, ada satu garis yang mengatur segalanya.
00:30Sungai Nil.
00:30Tapi tidak semua kota dibangun di tepinya.
00:33Kota seperti Amarna malah didirikan di tepi dataran tandus di tepi timur sungai.
00:38Tidak ada pelabuhan besar, tidak ada tanah yang dikenal subur.
00:42Dan ada satu kota yang dibangun di tepi jurang tandus dan masih menyimpan penanda arah yang sampai hari ini belum
00:49sepenuhnya dipahami.
00:50Dan kita akan membongkar isinya menjelang akhir video.
00:55Jadi kenapa mereka memilih tempat seperti itu?
00:57Jawabannya ada di tiga hal yang jarang dibahas sekaligus.
01:01Keamanan, posisi politik, dan perhitungan bintang.
01:05Amarna dibangun oleh Firaun A'akhenaten sebagai ibu kota baru.
01:10Bukan karena tanahnya subur, tapi karena dia ingin melepaskan diri dari kuil dan imam di Tebes.
01:16Kota itu justru dirancang untuk mengubah arah kekuasaan.
01:20Bayangkan membangun kota di tanah yang tidak bisa-bisa ditanami apa-apa, lalu membuatnya jadi pusat kerajaan.
01:27Itulah yang terjadi di Amarna.
01:29Kota ini dibangun sekitar tahun 1346 sebelum masehi dan dalam waktu singkat berisi kuil, istana, dan permukiman besar.
01:38Sungai Nil tetap di sisi barat, tapi pembangunannya memilih tanah di seberangnya.
01:44Ini setara dengan membangun ibu kota baru di padang pasir yang sama sekali belum terjamah, dan itu berhasil.
01:52Dan ini yang jarang disebut, orientasi kota Amarna tidak mengikuti utara-selatan seperti kota Mesir pada umumnya.
01:59Sebagian besar kuilnya menghadap ke timur langsung ke arah terbitnya matahari.
02:03Bagi Akhenaten, matahari bukan sekadar penerang.
02:08Dalam kepercayaannya, matahari adalah simbol kekuasaan tertinggi, jadi seluruh tata-tata kota berputar di sekitar arah itu.
02:16Bayangkan denah kota London, yang tiba-tiba berputar 90 derajat hanya untuk menghadap satu titik di langit.
02:24Pilihan lokasi kota Mesir kuno ternyata bukan sekadar soal air dan tanah subur.
02:29Kadang itu soal siapa yang memegang kekuasaan, arah mana yang dianggap sakral, dan bagaimana sebuah bangsa memandang langit di atas
02:36mereka.
02:38Lupakan gambar Tamesir kuno yang selalu digambarkan berada di tepi hijau sungai.
02:43Kenyataannya, sebagian besar jejak mereka justru ditemukan di tempat yang tidak pernah kita sangka.
02:49Dan yang paling menarik, beberapa kota itu masih menyimpan rahasia yang belum sepenuhnya dipahami.
02:56Satu fakta kecil yang mungkin belum kamu tahu, Amarna hanya menjadi ibu kota selama sekitar 17 tahun, lalu ditinggalkan dan
03:05ditutup oleh penerus Akhenaten.
03:07Saking cepatnya, banyak bangunan di sana tidak sempat diselesaikan, sehingga para arkeolog bisa melihat jelas bagaimana teknik pembangunan mereka.
03:17Kalau kamu penasaran dengan kota Mesir kuno mana lagi yang punya cerita unik, tulis di kolom komentar kota mana yang
03:24harus kita bahas selanjutnya.
03:26Terima kasih sudah menonton sampai habis.
03:29Jangan lupa subscribe supaya episode berikutnya langsung muncul di berandamu.
03:33Sampai jumpa lagi.
03:35Sampai jumpa lagi.

Dianjurkan