00:00Dalam operasi tangkap tangan Bupati Kelatihan KPK Minita Subah Tong berwarna biru, Tong ini ternyata berisi uang yang diduga hasil
00:07korupsi dengan jumlah hampir 1 miliar rupiah.
00:34Inilah barang bukti yang disita dalam operasi tangkap tangan OTT Komisi Pemberantasan Korupsi KPK terhadap Bupati Kelatihan Hame Nangwajarismoyo.
00:44Tong berwarna biru ini dibawa KPK dari Kelatihan menuju Jakarta menggunakan kereta.
00:50Tong ditemukan di rumah adik Bupati Kelatihan Hanaku Agni Sadewo.
00:57Dalam konferensi pers, KPK mengatakan uang yang ditemukan dalam tong biru ini diduga hasil korupsi penyelenggaran negara,
01:04berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain.
01:10Untuk uang Rp 934 juta, itu betul yang ada dalam tong warna biru yang ditemukan oleh tim di rumah sodara
01:21HS,
01:21adik kandung Bupati yang bersangkutan, untuk klusternya ini sudah bercampur.
01:29Peneliti Bukat UGM Zainur Rahman menyebut,
01:32ada beragam cara yang dilakukan koruptor untuk menyimpan uang haram hasil korupsi.
01:37Yang jelas uang yang didapat koruptor biasanya dilakukan dengan menjual konangan untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
01:44Ya mungkin kalau dari sisi alat untuk menyimpannya berbeda-beda ya,
01:49tetapi kalau dari sisi modus sepertinya tidak ada perbedaan, Bang Tifal.
01:53Yaitu menjual keunangan di bidang perizinan, pengadaan barang dan jasa,
01:59terkait dengan pupah pungut maupun bentuk-bentuk kickback lainnya.
02:03Artinya ini merupakan modus yang sangat tradisional,
02:07pengumpulan dana oleh para kepala daerah,
02:10barangkali untuk pengembalian modal politik maupun pengumpulan modal politik untuk kontestasi berikutnya.
02:16Usai terjerat OTTKPK Bupati Hamenang,
02:19wajar Ismoyo yang juga merupakan kader PDI Perjuangan meminta maaf.
02:39Secara total KPK menyita uang 1,2 miliar rupiah dari kasus dugaan korupsi Bupati Klaten ini.
02:45Selain Bupati Klaten Hamenang, wajar Ismoyo,
02:48KPK juga menetapkan dua tersangka lain,
02:50yakni Ahmad Lutfi H. Rahmatullah,
02:53Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan BPK Jawa Tengah dan Muhammad Amin Wahyu Utomo,
02:58yang merupakan pihak swasta.